0

UAP PRAKTIKUM PLO

**PENGUMUMAN UAP PLO**

1. Untuk Jadwal UAP Tulis dapat dilihat besok pagi di Gedung D Lantai 3 sebelum masuk ruangan

2. UAP dimulai Pukul 08.00 WIB (Praktikan diwajibkan datang 15 menit sebelum UAP berlansung)

3. TM UAP Tulis : (Name tag, Laporan yang sudah ACC Asisten, Kartu Kendali)

4. Peralatan yang dibawa (Alat Tulis, Kalkulator)

5. Untuk Jadwal Shift UAP wawancara dapat di download di link SHIFT UAP WAWANCARA PRAKTIKUM PLO

Terima kasih.

3

Dia yang hanya bisa aku pandang

Aku tidak tau tepatnya aku suka, sayang, dan bahkan sampai mencintainya. Aku berharap dan aku menginginkannya menjadi milikku. Sopan, ramah namun terkadang mematikan. Itulah sikapnya seperti singa. Jangan mencoba membuat gaduh, dia tidak terlalu senang bercanda. Dia akan marah hanya dengan kau salah berucap. Namun begitu disisi yang lain dia begitu hangat. Aku terjatuh dalam kata “jatuh cinta”. Aku  selalu mengelak ketika perasaan itu datang, aku tidak terlalu mempedulikannya. Karena alibi yang aku buat, karena karakterku yang dingin dan mudah menyukai semua hal. Awalnya aku hanya mengira aku kagum, suka dan perasaan sejenis. Namun aku salah, aku sudah jatuh terlalu dalam.

Aku sangat mengetahui aku tidak mungkin bersamanya, itu begitu mustahil. Aku salah memilih, aku salah mendefinisikan semua perasaan yang telah tersimpan rapi yang terajut dengan sangat rapi. Bagaimana jika terlepas dengan paksa? Sakitkah? Membuat luka yang membekas? Aku butuh waktu untuk menghancurkannya. Aku butuh waktu untuk menjadikannya tidak ada.

Penyangkalan awal begitu menganggu, namun dengan berjalannya waktu sedikit demi sedikit sudah mulai terbiasa. Tidak dapat terlepas langsung, namun begitu aku sudah tidak mengharapkannya lagi. Tuhan telah menunjukkan satu persatu hal yang mustahil aku raih, pilihan-pilihan, kepentingan diatas kepentingan, prioritas yang harus diutamakan. Terkadang ketika aku sedang marah aku berkata “semoga Tuhan lebih menyayangimu”. Ada sedikit penekanan di kata “lebih” karena ada tujuan lain. Begitu egois, sudahlah meskipun aku belum mengikhlaskannya setidaknya aku sudah berusaha. Tanggungjawab dan resiko yang harus lalui sesuai dengan keputusan yang aku pilih dulu.