silvie blog

Blog mahasiswa Universitas Brawijaya

OPC & FPC pembuatan sari buah apel UKM BROSEM

 Opration Process Chart

Peta proses operasi merupakan suatu diagram yang menggambarkan langkah-langkah proses yang akan dialami bahan (bahan-bahan) baku mengenai urutan-urutan operasi dan pemeriksaan. Sejak dari awal sampai menjadi produk jadi utuh maupun sebagai komponen, dan juga memuat informasi-informasi yang diperlukan untuk analisa lebih lanjut, seperti: waktu yang dihabiskan, material yang digunakan, dan tempat atau alat atau mesin yang dipakai. Jadi dalam suatu peta proses operasi, dicatat hanyalah kegiatan-kegiatan operasi dan pemeriksaan saja, kadang-kadang pada akhir proses dicatat tentang penyimpanan. Dengan adanya informasi-informasi yang biasa dicatat melalui peta proses operasi, kita bisa memperoleh banyak manfaat diantaranya (Sutalaksana, 2005):

  • Biasa mengetahui kebutuhan akan mesin dan penganggarannya.
  • Biasa memperkirakan kebutuhan akan bahan baku (dengan memperhitungkan efisiensi ditiap operasi atau pemeriksaan).
  • Sebagai alat untuk menentukan tata letak pabrik.
  • Sebagai alat untuk melakukan perbaikan cara kerja yang sedang dipakai.
  • Sebagai alat untuk latihan kerja.
  • Dan lain-lain.

Dalam peta proses operasi pembuatan sari apel di BROSEM ini dapat diketahui bahan- bahan yang digunakan dalam pembuatan sari buah apel. Peta ini juga menunjukkan waktu yang diperlukan dalam sekali proses produksi sehingga dapat diketahui dalam sehari dapat memproduksi berapa banyak sari buah. Pada peta ini diketahui alat- alat yang dibutuhkan pada pembuatan sari buah apel.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Flow Process Chart

Peta aliran proses adalah suatu diagram yang menunjukkan urutan dari operasi, pemeriksaan, transportasi, menunggu dan penyimpanan yang terjadi selama satu proses atau prosedur berlangsung, serta didalamnya memuat pula informasi-informasi yang diperlukan untuk analisa seperti waktu yang dibutuhkan dan jarak perpindahan. Walau biasanya dinyatakan dalam jam dan jarak perpindahan biasanya dinyatakan dalam meter. Kegunaan Peta Aliran Proses (FPC) (Sofyan, 2002) :

  1. Bisa digunakan untuk mengetahui aliran bahan, aktivitas orang atau aliran kertas dari awal masuk dalam suatu proses atau prosedur sampai aktivitas terakhir.
  2. Peta ini bisa memberikan informasi mengenai waktu penyelesaian suatu proses atau prosedur.
  3. Bisa digunakan untuk mengetahui jumlah kegiatan yang dialami bahan atau dilakukan oleh orang selama proses atau prosedur berlangsung.
  4. Sebagai alat untuk melakukan perbaika-perbaikan proses atau metoda kerja.

Khusus untuk peta yang hanya menggambarkan aliran yang dialami oleh suatu komponen atau satu orang, secara lebih lengkap, meka peta ini merupakan suatu alat yang akan mempermudah proses analisis untuk mengetahui tempat-tempat dimana terjadi ketidakefisienan atau terjadi ketidaksempurnaan pekerjaan, sehingga dengan sendirinya dapat digunakan untuk menghilangkan ongkos-ongkos yang tersembunyi.

Dalam flow process chart ini langkah- langkah yang dialami bahan baku lebih rinci, pada peta ini diketahui pula proses delay dan perpindahan bahan. Untuk proses pembuatan sari buah apel ini dapat dilihat proses- proses yang dialami bahan hingga jadi dan masuk pada penyimpanan. Pada peta ini dapat diketahui scrup yang ada pada tiap-tiap proses sehingga dapat diperhitungkan berapa banyak produk jadinya. Flow process chat pembuatan sari buah apel ini menunjukkan pula berapa jarak tiap proses yang dialami bahan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

*