TES FORMATIF

1.      Jelaskan mengapa suatu sistem manajemen database butuh diciptakan dalam organisasi sektor publik!

 Suatu sistem manajemen database butuh diciptakan dalam organisasi sektor public karena pentingnya peranan informasi bagi pemimpin adalah untuk membantu dalam pengambilan keputusan. Selain sistem pendukung keputusan, lingkup sistem informasi manajemen yang banyak terdapat di dalam organisasi public adalah berkenaan dengan manajemen database. Begitu banyak permasalahan dibidang sistem informasi yang dipergunakan didalam pelayanan publik yang sesungguhnya merupakan permasalahan manajemen database, yaitu bagaimana mengelola data dan informasi yang tersimpan dalam organisasi secara efesien dan aman serta menciptakan prosedur cari-ambil yang cepat dan mudah. Seperti yang kita ketahui bahwasanya birokrasi yang memberikan pelayanan public saat ini sangat berbelit-belit, sehingga pemerintah perlu merampingkan birokrasi agar masyarakat dapat dengan mudah dan cepat mengurus surat izin atau surat legalitas dari pemerintah, misalnya pembuatan KTP, surat izin usaha, dsb.  Untuk memperbaiki sistem birokrasi yang berbelit-belit tersebut, maka pemerintah mendirikan instansi layanan satu pintu (one stop service). Dalam layanan satu pintu (one stop service) dibutuhkan suatu sistem informasi manajemen yang baik khususnya dalam keandalan manajemen database agar dalam memberikan pelayanan secara cepat dan mudah. Manajemen database menyangkut dengan aspek pemakaian (use) dan pengendalian (control) data. Bagi organisasi public kedua aspek manajemen tersebut sama pentingnya. Pemakaian data harus dibuat supaya lebih efesien dan tanggap terhadap kebutuhan organisasi yang mempunyai misi pelayanan publik. Pada saat yang sama, database harus tetap dijaga integrasinya karena dalam organisasi public cukup banyak data yang benar-benar rahasia dan harus dilindungi dari pihak-pihak yang mungkin menyalahgunakan data tersebut.

 

 

2.      Manfaat penggunaan struktur data yang tepat dan penciptaan sistem manajemen data base.

Secara singkat, pemahaman mengenai struktur data yang tepat dan penciptaan sistem manajemen database yang baik akan mempunyai manfaat:

a)      Integrasi Data. Struktur data yang logis dan disesuaikan dengan sasaran maupun bentuk layanan organisasi akan memungkinkan rumusan yang pasti tentang hubungan-hubungan di antara entitas pengolah data.

b)      Aksesibilitas Data. Yang dimaksud dengan aksesibilitas adalah kemudahan bagi seseorang akan memperoleh informasi yang diperlukan di dalam data base. Karena itu dalam system manajemen data base biasanya dilengkapi dengan bahasa query tingkat tinggi.

c)      Kontrol Atas Data. Kelebihan data akan terhindar karena sumber-sumber data dikendalikan oleh suatu program

d)     Kemudahan Pengembangan. Seorang manajer tidak akan pusing oleh pengembangan suatu persoalan struktur, organisasi, atau lokasi sebuah file. Dan organisasi dapat mengubah struktur data base tanpa mengubah program-program aplikasi yang mengakses data

e)      Keamanan Data. Organisasi public akan memerlukan perlindungan dari akses data yang tidak sah dan system manajemen Data base memungkinkan kontrol yang terpadu sehingga fungsi keamanan data akan lebih mudah dilaksanakan.

 

3.      Bagaimana cara menangani data yang volumenya besar di dalam organisasi dalam struktur data elektronik!

Cara yang paling mendasar untuk memungkinkan efisiensi penanganan data adalah membuat supaya volume data yang besar tetap terstruktur dengan baik. Pada dasarnya ada tiga teknik untuk menangani data, yaitu :

a)         Akses berurutan. Merupakan metode penyimpanan data atau pencarian rekaman data secara satu persatu

b)         Akses langsung. Pada akses langsung ini diperlukan sebuah alamat yang menunjukkan lokasi rekaman datanya

c)         Akses berindeks. Adalah akses yang di beri file yang berindeks dengan menggunakan tabel-tabel petak data kunci yang berisi indeks yang menyediakan alamat–alamat file data dalam medium atau rekaman data di sebuah file.

 

 

4.      Jelaskan penggunaan database komputer dalam pelayanan SIAK?

Penggunaan database komputer dalam pelayanan SIAK pada mulanya dengan kategorisasi data, pencatatan serta penyimpanan layanan yang ada, sehingga dapat dilihat dalam penggunaan SIAK Online yang merupakan bagian dari SIAK, yang dengan menggunakan teknologi J2EE (Java 2 Enterprise Edition) yang mempunyai kemudahan untuk di kembangkan. Dengan layanan Database server yang digunakan berupa  Oracle Server 9i dan Application server yang digunakanadalah Bea Web Logic Server dengan manfaat dari berbasis Web yang memiliki requirement berakkumulasi minimal untuk TPDK agar dapat menggunakan SIAK sebaik mungkin, dengan Infrastruktur SIAK Online  yang dirancang dengan menggunakan VPN dial, yang melakukan proses koneksi secara synchronusdari TPDK kePusat (Data center Adminduk) dan sebaliknya.

 

Categories: Kuliah | Leave a comment

Depkeu ManfaatkanTeknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk Dukung Manajemen SDM

Gelombang perubahan lingkungan strategis yang didorong oleh perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah berdampak luas dalam dimensi kehidupan manusia. Bahkan dewasa ini pemanfaatan peralatan jaringan komputer, dan jaringan telekomunikasi untuk mendukung manajemen menjadi imperatif (is a must). Kebutuhan organisasi profit maupun non-profit atas perangkat keras (hardware) , dan perangkat lunak (software) semakin tinggi baik dari sisi budget maupun ragamnya. Sangat sulit dibayangkan pada abad 21 ini apabila dalam bekerja kita tidak dibantu komputer, jaringan komputer,  maupun internet.

Di sisi lain harapan masyarakat (stakeholders) semakin tinggi atas membaiknya sistem pelayanan publik dengan segala kemudahan yang ditawarkan teknologi informasi dan komunikasi tersebut. Masyarakat beranggapan bahwa semakin terjangkaunya dan meningkatnya kecanggihan TIK tidak lagi menjadi kendala bagi banyak organisasi untuk mengadakannya (acquisition), bahkan pada organisasi publik dengan budget terbatas seperti Pemda Sragen dapat mengaplikasikan TIK untuk administrasi pemerintahannya sampai ke pelosok desa. Adalah sebuah keniscayaan apabila suatu organisasi yang sudah mapan tidak mampu memodernkan birokrasi dan perangkatnya dengan TIK.

Pada organisasi publik, seperti Departemen Keuangan, tuntutan masyarakat  tersebut antara lain berupa tuntutan untuk meningkatkan pelayanan publik, seperti pelayanan perpajakan, bea dan cukai, perbendaharaan, kekayaan negara dan sebagainya. Pada stakeholder internal,  muncul tuntutan untuk meningkatkan pelayanan terhadap internal customer, yaitu para pegawai dan manajemen SDM/para pembina kepegawaian  Departemen Keuangan. Sudah lama didambakan adanya sistem informasi yang bisa menyediakan informasi SDM yang akurat dan cepat agar administrasi dan pelayanan kepegawaian dapat dijalankan dengan prima.

Pada suatu sisi yang lain  ternyata pemanfaatan TIK dalam mendukung belum optimal untuk mendukung Sistem Informasi Manajemen (SIM) SDM walaupun dari sisi jumlah pegawai dan kompleksitas organisasi sudah sangat membutuhkan bantuan implementasi TIK. Saat ini Departemen Keuangan memiliki pegawai cukup besar sejumlah 63.000 orang dan memiliki organisasi birokrasi yang cukup kompleks yang dapat dikategorikan sebagai holding type company karena memiliki 12  unit eselon I yang memiliki core business berbeda dan ribuan unit vertikal yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Kekurang-optimalan SIM SDM dapat ditengarai dengan ketidakakuratan data pegawai. Pada level pusat dan daerah, informasi mengenai current status pegawai seringkali tidak akurat. Bahkan terjadi kesalahan administrasi disebabkan adanya data yang tidak akurat. Informasi yang kurang akurat tersebut tentu akan sangat menghambat proses manajemen SDM. Keputusan-keputusan perencanaan SDM,  rekrutmen, staffing/penempatan, mutasi jabatan, kepangkatan, pengembangan SDM, pendidikan dan pelatihan, remunerasi/benefit, disiplin bergantung kepada data yang akurat.

Masalah ini bukannya tidak disadari oleh pimpinan, namun untuk membangun sistem informasi yang andal di dalam organisiasi sekompleks Depkeu bukan pekerjaan semudah membalik telapak tangan. Dibutuhkan konsep yang jelas dalam pengembangan SIM SDM dan tentu yang amat vital adalah komitmen dari pimpinan untuk melakukan endorsement dan enforcement kebijakan penerapan SIMPEG.

Disadari bersama bahwa SIM SDM sebagai suatu alat kerja hanya akan terlaksana dengan efektif dalam suatu lingkungan yang mendukung. Hasil output data berupa informasi yang akurat akan dihasilkan oleh proses pengelolaan data yang baik, sedangkan proses pengeIolaan data akan tergantung pada kualitas input data. Pendeknya, Garbage In Garbage Out (GIGO).

 

Dalam organisasi seluas dan sekompleks Depkeu untuk mengintegrasikan input data yang berawal dari ribuan satker yang secara geografis tersebar dari Sabang sampai Merauke dengan kondisi infrastruktur TIK yang beragam tentu bukan hal yang mudah. Masalahnya adalah sifat data SDM yang sangat dinamis dan sensitif. Tidak mungkin tanpa sistem yang andal dan partisipasi luas dari seluruh elemen pembinan kepegawaian di Depkeu input data yang akurat bisa diperoleh.

 

Pada suatu sisi ketersediaan input data juga tergantung kepada kualitas bisnis proses SDM itu sendiri. Apabila setiap mutasi kepegawaian dilaksanakn sesuai peraturan dan ketentuan SOP dan dilaporkan secara berkala dengan disiplin tinggi tentu kualitas input data dapat dijaga. Ketersediaan data yang akurat sebenarnya sangat tergantung pada kualitas manajemen SDM/pembinaan kepegawaian di masing-masing SATKER karena pada dasarnya data SDM di-drive dari bawah ke atas, atau dari satuan unit kerja paling kecil, termasuk Biro SDM dalam konteks ini, untuk diagregasi dalam database di level pusat. Jadi seringkali terjadi mispersepsi di kalangan masyarakat bahwa organisasi merasa sudah cukup tanggap atas kebutuhan implementasi TIK dengan mengadakan hardware dan software.

Beberapa permasalahan yang dapat dididentifikasi adalah sebagai berikut :

  • Sistem yang tersebar secara teknis menyulitkan dalam hal perawatan/ maintenance;
  • Dari segi biaya total, perawatannya membutuhkan alokasi dana yang cukup besar;
  • Menyulitkan dalam hal pengembangan sistem selanjutnya;
  • Perbedaan struktur dan konstrain masing-masing database unit eselon I dengan database pusat menyulitkan proses pengintegrasian data;
  • Permasalahan sinkronisasi database ini memicu keterlambatan proses updating/pemutakhiran data;
  • Validitas data kepegawaian yang rendah tidak dapat mendukung proses manajemen SDM dengan baik;
  • Keterlambatan proses transaksi pelayanan penerbitan keputusan mutasi kepegawaian;

 

Solusi

Terhadap berbagai permasalahan sebagaimana diulas di Bagian I tulisan ini, Tim Reformasi Birokrasi Pusat Depkeu mengambil langkah yang strategis untuk mengembangakan SIMPEG yang terintegrasi. Tujuan dari pengembangan tersebut untuk dapat memberikan pelayanan informasi kepegawaian yang akurat untuk keperluan manajemen pembinaan kepegawaian, pengambilan keputusan, dan mendukung manajemen anggaran belanja pegawai Departemen Keuangan. SIM SDM di Depkeu dinamakan dengan Sistem Informasi dan Manajemen  Kepegawaian (SIMPEG). Kegiatan pengembangan SIMPEG perlu diformulasikan ke dalam strategi sebagai berikut :

a. Meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif para pembina kepegawaian dan pegawai di lingkungan Departemen Keuangan akan pentingnya kebutuhan informasi kepegawaian yang akurat dan aktual;
b. Meningkatkan koordinasi antarunit pembina kepegawaian di lingkungan Departemen Keuangan dengan memperbaiki business process manajemen kepegawaian melalui penyusunan SOP untuk pertukaran data (exchange/communication), sehingga pada tahun 2009 diharapkan aplikasi SIMPEG sudah mulai bisa diterapkan secara luas di lingkungan Departemen Keuangan (Depkeu-wide);
c. Meningkatkan dan mengembangkan sumber daya manusia (brainware) secara bertahap, meliputi: rekrutmen dan placement SDM IT yang berkualitas, training/diklat SDM sesuai perkembangan teknologi, kejelasan jenjang karier/fungsional, dan penghargaan/kompensasi yang layak sesuai market standard atas prestasi pegawai serta  penyediaan pendukung teknis (hardware dan software) pada unit-unit pembina kepegawaian;
d. Standarisasi manajemen kepegawaian di lingkungan Departemen Keuangan (misalnya pola mutasi, proses kenaikan pangkat, penetapan grading), agar SIMPEG dapat di integrasikan ke dalam bisnis proses manajemen SDM;
e. Pelaksanaan PUPNS (Pendataan Ulang PNS) Depkeu untuk dijadikan modal dasar / saldo awal database SIMPEG karena PUPNS mengambil data primer (langsung dari pegawai).

 

Saat ini tengah berlangsung pegembangan SIMPEG di Departemen Keuangan. Diharapkan pada tahun 2008 ini aplikasi sudah selesai dibangun dan dapat diterapkan di semua

unit Eselon I secara bertahap pada tahun 2009.

 

Substansi sistem tersebut berupa database pegawai Depkeu. Saat ini tengah dilaksanakan PUPNS (Pendataan Ulang PNS) Depkeu dengan mengambil data primer dari form

isian yang diisi tiap pegawai termasuk di dalamnya data hukuman disiplin yang disampaikan secara rahasia oleh masing-masing Satker.

Diharapkan dengan kedua kegiatan tersebut Depkeu dapat segera memiliki SIM SDM yang terintegrasi dan handal sehingga banyak manfaat yang  dapat diperoleh dengan optimalnya SIMPEG :

a. Meningkatnya akurasi data dan mengurangi kesalahan-kesalahan administrasi SDM di lingkungan Departemen Keuangan karena proses manajemen data sudah dibantu dengan aplikasi yang ter-integrasi dengan seluruh unit kerja;
b. Membantu dalam proses manajemen SDM yang meliputi proses perencanaan, rekrutmen dan seleksi, pengembangan karir, reward and punishment, sampai pemensiunan dengan tersedianya aplikasi dan informasi SDM;
c. Mendukung kegiatan assessment center yang merupakan pilar utama sistem promosi/mutasi kepegawaian yang handal;
d. Database kepegawaian dapat menjadi sumber informasi pertama bagi pimpinan dalam pengambilan kebijakan pembinaan kepegawaian  atau disebut Decision Support System/Executive Information System;
e. Informasi kepegawaian yang akurat amat bermanfaat bagi perencanaan, penggunaan, dan pengawasan anggaran belanja pegawai, sehingga meningkatkan akuntabilitas keuangan;
f. Informasi tentang pegawai dan pembinaan kepegawaian yang akurat dapat dipertanggungjawabkan ke stakeholders melalui internet/intranet, sehingga prinsip transparansi dan akuntabilitas publik dapat dilaksanakan dengan baik;
g. Memudahkan pegawai untuk mendapatkan akses informasi tentang pembinaan pegawai, misalnya informasi kenaikan pangkat, penyelenggaraan diklat, dll.;
h. Memudahkan proses birokrasi sistem pembinaan kepegawaian misalnya automasi proses cuti.

 

Pada akhirnya hanya kerja keras seluruh jajaran birokrasi di lingkungan Depkeu dan dukungan pimpinan yang memungkinkan sistem ini dapat dijalankan dengan baik.  Dengan dukungan TIK reformasi management SDM di Departemen Keuangan diharapkan akan mampu menciptakan pegawai yang handal, kompeten pada bidang tugasnya, ber …. tinggi, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. TIK diharapkan mampu melahirkan solusi yang objektive atas pilihan SDM yang tepat.

 

Categories: Kuliah | Leave a comment

Windows Flowchart

Windows-7-Flowchart

Categories: Kuliah | Leave a comment

MENGENAL OPERATING SYSTEM

Operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.S ecara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan “kernel” suatu Sistem Operasi.

Kalau sistem komputer terbagi dalam lapisan-lapisan, maka Sistem Operasi adalah penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. Lebih jauh daripada itu, Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem Operasi menjamin aplikasi software lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem file. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi mengatur skedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu.

Dalam banyak kasus, Sistem Operasi menyediakan suatu pustaka dari fungsi-fungsi standar, dimana aplikasi lain dapat memanggil fungsi-fungsi itu, sehingga dalam setiap pembuatan program baru, tidak perlu membuat fungsi-fungsi tersebut dari awal.
Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian:

1. Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory

2. Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi

3. Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna

4. Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain

5. Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrol mereka.

Sebagian Sistem Operasi hanya mengizinkan satu aplikasi saja yang berjalan pada satu waktu, tetapi sebagian besar Sistem Operasi baru mengizinkan beberapa aplikasi berjalan secara simultan pada waktu yang bersamaan. Sistem Operasi seperti itu disebut sebagai Multi-tasking Operating System. Beberapa Sistem Operasi berukuran sangat besar dan kompleks, serta inputnya tergantung kepada input pengguna, sedangkan Sistem Operasi lainnya sangat kecil dan dibuat dengan asumsi bekerja tanpa intervensi manusia sama sekali. Tipe yang pertama sering disebut sebagai Desktop OS, sedangkan tipe kedua adalah Real-Time OS

Sistem operasi-sistem operasi utama yang digunakan komputer sistem umum (termasuk PC, komputer personal) terbagi menjadi 3 kelompok besar:

1. Keluarga Microsoft Windows – yang antara lain terdiri dari Windows Desktop Environment (versi 1.x hingga versi 3.x), Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME), dan Windows NT (Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, Windows Vista, Windows 7 (Seven) yang akan dirilis pada tahun 2009, dan Windows Orient yang akan dirilis pada tahun 2014)).

2. Keluarga Unix yang menggunakan antarmuka sistem operasi POSIX, seperti SCO UNIX, keluarga BSD (Berkeley Software Distribution), GNU/Linux, MacOS/X (berbasis kernel BSD yang dimodifikasi, dan dikenal dengan nama Darwin) dan GNU/Hurd.

3. Mac OS, adalah sistem operasi untuk komputer keluaran Apple yang biasa disebut Mac atau Macintosh. Sistem operasi yang terbaru adalah Mac OS X versi 10.4 (Tiger). Awal tahun 2007 direncanakan peluncuran versi 10.5 (Leopard).

Sedangkan komputer Mainframe, dan Super komputer menggunakan banyak sekali sistem operasi yang berbeda-beda, umumnya merupakan turunan dari sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh vendor seperti IBM AIX, HP/UX, dll.

Categories: Kuliah | Leave a comment

PERKEMBANGAN SOFTWARE SAAT INI

Komputer membutuhkan data atau fakta, dimana data ini pada saat diinput akan diterjemahkan menjadi bilangan biner. Saat ini, tingkat pemrosesan yang dikerjakan perangkat lunak bersifat machine-like (keinginan mesin) mulai berubah dengan sifat human-like (keinginan manusia)

Perkembangan Software Operating System

  1. Sistem operasi

Kemampuan komputer dirasakan sangat berkaitan dengan perangkat keras dan perangkat lunaknya, maka dari itu diperlukan perangkat lunak yang benar-benar mendukung perangkat kerasnya.Bentuk paling sederhana dari perangkat lunak, menggunakan aljabar Boolean, yang di representasikan sebagai binary digit (bit), yaitu 1 (benar) atau 0 (salah), cara ini sudah pasti sangat menyulitkan, sehingga orang mulai mengelompokkan bit tersebut menjadi nible (4 bit), byte (8 bit), word (16 bit), double word (32 bit). Kelompok-kelompok bit ini di susun ke dalam struktur instruksi seperti penyimpanan, transfer, operasi aritmatika, operasi logika, dan bentuk bit ini di ubah menjadi kode-kode yang di kenal sebagai assembler. Kode-kode mesin sendiri masih cukup menyulitkan karena tuntutan untuk dapat menghapal kode tersebut dan format (aturan) penulisannya yang cukup membingungkan, dari masalah ini kemudian lahir bahasa pemrograman tingkat tinggi yang seperti bahasa manusia (bahasa Inggris). Saat ini pembuatan perangkat lunak sudah menjadi suatu proses produksi yang sangat kompleks, dengan urutan proses yang panjang dengan melibatkan puluhan bahkan ratusan orang dalam pembuatannya.

 

1971 : 4004 Microprocessor. Pada tahun 1971 munculah microprocessor pertama Intel , microprocessor 4004 ini digunakan pada mesin kalkulator Busicom. Dengan penemuan ini maka terbukalah jalan untuk memasukkan kecerdasan buatan pada benda mati.
1972 : 8008 Microprocessor Pada tahun 1972 munculah microprocessor 8008 yang berkekuatan 2 kali lipat dari pendahulunya yaitu 4004.

1974 : 8080 Microprocessor. Menjadi otak dari sebuah komputer yang bernama Altair, pada saat itu terjual sekitar sepuluh ribu dalam 1 bulan

1978 : 8086-8088 Microprocessor. Sebuah penjualan penting dalam divisi komputer terjadi pada produk untuk komputer pribadi buatan IBM yang memakai prosesor 8088 yang berhasil mendongkrak nama intel.

1982 : 286 Microprocessor. Intel 286 atau yang lebih dikenal dengan nama 80286 adalah sebuah processor yang pertama kali dapat mengenali dan menggunakan software yang digunakan untuk processor sebelumnya.

1985 : Intel386™ Microprocessor. Intel 386 adalah sebuah prosesor yang memiliki 275.000 transistor yang tertanam diprosessor tersebut yang jika dibandingkan dengan 4004 memiliki 100 kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan 4004

1989 : Intel486™ DX CPU Microprocessor. Processor yang pertama kali memudahkan berbagai aplikasi yang tadinya harus mengetikkan command-command menjadi hanya sebuah klik saja, dan mempunyai fungsi komplek matematika sehingga memperkecil beban kerja pada processor.

1993 : Intel® Pentium® Processor. Processor generasi baru yang mampu menangani berbagai jenis data seperti suara, bunyi, tulisan tangan, dan foto.

1995 : Intel® Pentium® Pro Processor. Processor yang dirancang untuk digunakan pada aplikasi server dan workstation, yang dibuat untuk memproses data secara cepat, processor ini mempunyai 5,5 jt transistor yang tertanam.

1997 : Intel® Pentium® II Processor Processor Pentium II merupakan processor yang menggabungkan Intel MMX yang dirancang secara khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafik secara efisien. Terdapat 7.5 juta transistor terintegrasi di dalamnya sehingga dengan processor ini pengguna PC dapat mengolah berbagai data dan menggunakan internet dengan lebih baik.

1998 : Intel® Pentium II Xeon® Processor. Processor yang dibuat untuk kebutuhan pada aplikasi server. Intel saat itu ingin memenuhi strateginya yang ingin memberikan sebuah processor unik untuk sebuah pasar tertentu.

1999 : Intel® Celeron® Processor. Processor Intel Celeron merupakan processor yang dikeluarkan sebagai processor yang ditujukan untuk pengguna yang tidak terlalu membutuhkan kinerja processor yang lebih cepat bagi pengguna yang ingin membangun sebuah system computer dengan budget (harga) yang tidak terlalu besar. Processor Intel Celeron ini memiliki bentuk dan formfactor yang sama dengan processor Intel jenis Pentium, tetapi hanya dengan instruksi-instruksi yang lebih sedikit, L2 cache-nya lebih kecil, kecepatan (clock speed) yang lebih lambat, dan harga yang lebih murah daripada processor Intel jenis Pentium. Dengan keluarnya processor Celeron ini maka Intel kembali memberikan sebuah processor untuk sebuah pasaran tertentu.

1999 : Intel® Pentium® III Processor. Processor Pentium III merupakan processor yang diberi tambahan 70 instruksi baru yang secara dramatis memperkaya kemampuan pencitraan tingkat tinggi, tiga dimensi, audio streaming, dan aplikasi-aplikasi video serta pengenalan suara.
1999 : Intel® Pentium® III Xeon® Processor. Intel kembali merambah pasaran server dan workstation dengan mengeluarkan seri Xeon tetapi jenis Pentium III yang mempunyai 70 perintah SIMD. Keunggulan processor ini adalah ia dapat mempercepat pengolahan informasi dari system bus ke processor , yang juga mendongkrak performa secara signifikan. Processor ini juga dirancang untuk dipadukan dengan processor lain yang sejenis.

2000 : Intel® Pentium® 4 Processor. Processor Pentium IV merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3.06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5GHz dengan formafactor pin 423, setelah itu intel merubah formfactor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 berkecepatan 1.3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga 3.4 GHz.

2001 : Intel® Xeon® Processor. Processor Intel Pentium 4 Xeon merupakan processor Intel Pentium 4 yang ditujukan khusus untuk berperan sebagai computer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih banyak dari processor Intel Pentium 4 serta dengan memory L2 cache yang lebih besar pula. 2001 : Intel® Itanium® Processor Itanium adalah processor pertama berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakain pada server dan workstation serta pemakai tertentu. Processor ini sudah dibuat dengan struktur yang benar-benar berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi Intel’s Explicitly Parallel Instruction Computing ( EPIC ).

2002 : Intel® Itanium® 2 Processor Itanium 2 adalah generasi kedua dari keluarga Itanium
2003 : Intel® Pentium® M Processor Chipset 855, dan Intel® PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari Intel® Centrino™. Intel Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana.

2004 : Intel Pentium M 735/745/755 processors. Dilengkapi dengan chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan dengan soket processor dengan seri-seri Pentium M sebelumnya. 2004 : Intel E7520/E7320 Chipsets 7320/7520 dapat digunakan untuk dual processor dengan konfigurasi 800MHz FSB, DDR2 400 memory, and PCI Express peripheral interfaces.

2005 : Intel Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHz. Sebuah processor yang ditujukan untuk pasar pengguna komputer yang menginginkan sesuatu yang lebih dari komputernya, processor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHz frequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan HyperThreading. 2005 : Intel Pentium D 820/830/840 Processor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan dukungan HyperThreading.

2006 : Intel Core 2 Quad Q6600. Processor untuk type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power ( TDP ) 2006 : Intel Quad-core Xeon X3210/X3220
Processor yang digunakan untuk tipe server dan memiliki 2 buah core dengan masing-masing memiliki konfigurasi 2.13 dan 2.4GHz, berturut-turut , dengan 8MB L2 cache ( dapat mencapai 4MB yang diakses untuk tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power (TDP)

2010 : Intel Core i3 Processor Kinerja smart dimulai disini. Presesor Intel Core i3 adalah bagian Intel HD Graphics yang memberikan arsitektur baru revolusioner bagi pengalaman komputasi yang tak tertandingi. Sebagai tingkat pertama dalam keluarga prosesor baru intel, prosesor Intel Core i3 adalah entry pint yang sempurna, cepat dan responsif. Prosesor ini dilengkapi dengan Intel HD Graphics, mesin cideo yang halus, pemutaran video HD dengan kualitas tinggi, dan kemampuan 3D tingkat lanjut , menyediakan solusi grafik yang ideal untuk komputasi sehari-hari.

2010 : Intel Core i5 Processor. Memperlancar Multitasker dalam Multimedia
Dengan kinerja yang cerdas akan mempercepat atas tugas-tugas yang menuntut, seperti maen game dan mengedit foto, prosesor Intel Core i5 bergerak lebih cepat ketika anda melakukannya.
Prosesor Intel Core i5 secara otomatis mengalokasikan daya proses yang paling dibutuhkan . Kalau anda sedang menciptakan video HD, mengubah musik digital, edikting foto, atau bermain game PC yang paling keren, dengan prosesor Intel Core i5 anda bisa multi tugas dengan mudah dan menjadi lebih produktif daripada sebelumnya. Informasi Produk
2.66 GHz up to 3.20 GHz with Intel Turbo Boost Technology 4 processing threads 8 MB of Intel Smart Cache 2 channels of DDR3 1333 MHz memory
2010 : Intel core i7 processor Pintar dan cepat. Dengan kecepatan,kecerdasan,multi-core teknologi yang kemampuan powernya berlaku di tempat yang di perlukan,processor intel core i7 baru menyejakan terobosan luar biasa dalam kinerja PC anda.Merupakan processor terbaik dari keluarga desktop processor yang ada selama ini. Kita akan merasakan pengalaman dengan kinerja yang maksimum untuk semua hal yang anda lakukan,hal ini karena adanya kombinasi dari intel turbo boost technology dan intel hyper treading techonolgy(intel HT technology).yang mempunyai performa maksimal agar sesuai dengan beban kerja kita.

  1. b.      Windows Vista

Siapa yang tidak kenal Windows 98? Atau Windows XP? Kedua Windows tersebut merupakan sistem operasi (OS: Operating System) yang paling terkenal dan paling sukses sejak Windows diluncurkan kepasaran oleh perusahaan Microsoft Corp. Setelah era kesuksesan Windows XP, Microsoft kembali meluncurkan Windows versi baru sebagai suksesor dua Windows sebelumnya, yaitu Windows VISTA. Pada dasarnya, Windows Vista ini diluncurkan untuk bersaing dengan OS yang diluncurkan oleh pihak Linux yang mengutamakan keindahan pada tampilan desktop dan user interface yang menarik. Hal ini sudah diadopsi oleh Windows Vista yang menghadirkan tampilan desktop yang menawan dengan tampilan aero-nya dan didalam Vista sudah ditanamkan program-program tambahan yang akan di install secara otomatis oleh Windows Vista apabila diperlukan, misalnya software untuk printer. Jadi apabila kita ingin menggunakan printer, kita hanya perlu menancapkan kabel dan secara otomatis software printer akan di install oleh Windows Vista, sehingga kita tidak perlu menginstall secara manual.
Mungkin secara sekilah Windows Vista tampak begitu sempurna sehingga Anda bertanya mengapa saya menyebut bahwa Windows Vista itu gagal di pasaran? Mengapa saya bilang kalau Vista gagal dipasaran karena dari hasil penjualan Windows ini jauh lebih sedikit dibandingkan dengan Windows XP yang begitu fenomenal. Sekarang mungkin Anda bertanya, apa yang menyebabkan Windows Vista tidak selaris Windows XP? Hal yang palin utama yang menyebabkan Windows Vista susah diterima adalah karena Windows Vista memerlukan spesifikasi perangkat keras yang sangat tinggi. Hal ini disebabkan oleh tampilan aero yang begitu “berat” untuk komputer dengan spesifikasi hardware yang biasa-bisa saja dan software-software tambahan yang tertanam dalam Windows Vista membuat spesifikasi hardware begitu tinggi. Hal inilah yang menjadi penyebab utama mengapa Windows Vista sulit diterima oleh para pengguna.
Microsoft Corp. selaku produsen terbesar dibidang OS tidak mau mengecewakan pelanggannya begitu saja, sehingga baru-baru ini mereka mengmbangkan OS baru yang diberi nama Windows7 (Windows Seven), menurut para pengamat, Windows baru ini diluncurkan untuk menggantikan posisi Windows Vista yang dianggap “gagal”. Menurut isu yang beredar, Windows7 ini akan diluncurkan pada akhir tahun 2009. Saat ini belum ada review yang menjelaskan Windows7 ini, apakah memerlukan spesifikasi yang tinggi atau tidak, karena pihak Microsoft masih belum memperkenalkan kepada publik secara resmi Windows7 ini. Yang pasti adalah pihak Microsoft akan memperbaiki kekurangan yang ada pada Windows Vista, dan untuk membuktikan ketangguhan Windows7 ini, kita hanya bisa menunggu akhir tahun 2009 untuk membuktikan apakah Windows7 lebih baik daripada Windows Vista dan bahkan Windows XP? Hanya waktu yang bisa menjawab. Apabila kita sudah mencoba Windows7 ini, barulah kita bisa menarik kesimpulan apakah Windows7 lebih baik dari Vista dan XP atau malah lebih buruk.

c. Windows Seven

Seorang bos enginner Windows, Steven Sinofsky, mengungkapkan bahwa pihak Microsoft telah me-launching blog Windows 7. Seperti yang telah dipaparkan dalam artikel sebelumnya mengenai Windows Server 2008, Windows Server Core merupakan salah satu opsi installasi yang ditawarkan oleh Microsoft dalam bundle installasi Windows Server 2008. Windows Server Core sendiri merupakan sebuah opsi installasi pada Windows Server 2008 yang meminimalisasi komponen-komponen yang tidak penting dalam server dengan tujuan untuk kestabilan dan meminimalkan resiko untuk diserang karena aplikasi/role yang ada pada server terbatas sesuai kebutuhan. Selain itu Windows Server Core juga menyediakan opsi pilihan Sistem Operasi 32 bit dan 64 bit untuk dapat disesuaikan mengikuti spesifikasi hardware yang ada.
Kehadiran Windows Server Core dalam Windows Server 2008 ini juga memberikan sebuah opsi spesifikasi hardware yang cukup melegakan di kalangan pengembang, oleh karena sistem ini tidak membutuhkan hardware spesifikasi tinggi seperti pada Vista untuk menjalankannya.
Spesifikasi minimum yang dianjurkan untuk Windows Server Core juga tidak terlalu memusingkan, karena Windows Server Core ini hanya membutuhkan sebuah otak processor Intel Pentium 4 dengan RAM 512 MB dan space penyimpanan 2 GB untuk installasi Server Core yang memakan space tidak lebih dari 1GB.

Windows Server Core sendiri tersedia dalam 3 pilihan versi, yaitu versi Standart, Enterprise dan Data Center. Untuk tampilan, Server Core menyajikan tampilan yang minimalis, karena tidak mempunyai desktop shell, wallpaper maupun screensaver. Karena ketiadaan desktop shell inilah, maka pengguna harus mempergunakan perintah Command Line pada Command Prompt untuk menjelajahi file dan directory. Untuk memaksimalkan utilisasi server, Windows Server Core juga meniadakan beberapa feature dasar Windows seperti IE (Internet Explorer), Wordpad, dan Paint. Hal ini ditempuh untuk karena aplikasi tersebut tidak berhubungan dengan fungsi server dan untuk meminimalisasi unsur Graphical User Interface (GUI) dan penggunaan efek-efek tampilan yang biasa menjadi ciri khas keunggulan Windows.

Lebih lanjut, hal yang mungkin paling disukai seorang Administrator dari Windows Server Core adalah karena dalam proses installasi kita dibebaskan untuk memilih fungsi layanan/role service dan feature mana saja untuk diinstall. Berikut ini merupakan feature-feature yang disediakan oleh Windows Server Core:

• Windows Hyper-V

• File Service

• Print Server

• ADDS (Active Directory Domain Service)

• DHCP (Dynamic Hosting Configuration Protocol)

• AD LDS (Active Directory Lightweight Directory Service)

• IIS (Internet Information Services)

• Streaming Media Service

• DNS (Domain Name Server)

Dengan tidak adanya desktop shell, maka Administrator hanya akan mempergunakan Command Prompt untuk untuk mengatur seluruh service layanan yang ada di Windows Server Core ini. Namun begitu Windows Server Core tetap mampu memberikan kinerja maksimal dan reliabilitas serta tingkat keamanan yang dapat diandalkan seperti pada opsi installasi lengkap  WindowsServer 2008.

d. Adobe Photoshop

Adobe Premiere Pro CS3 merupakan salah satu software pengolah video yang sangat populer dan sudah diakui kecanggihannya. Kelengkapan fasilitas dan kemampuannya yang luar biasa dalam mengolah video, menjadikan software ini banyak dipakai oleh production house, karena keberadaannya benar-benar mampu membantu dan memudahkan pemakai dalam menyelesaikan pekerjaan. Buku panduan ini mengupas tuntas fasilitas yang disediakan oleh Adobe Premiere Pro CS. Pada setiap pokok bahasan, diulas secara detail dan disertai contoh aplikasi dalam mengolah video. Buku ini juga mengulas beberapa fasilitas terbaru yang ada di dalam Adobe Premiere Pro CS3. Adobe Premiere Pro CS3 merupakan program untuk mengedit dan mendesain suatu film atau video. Pada umumnya Adobe Premiere Pro CS3 memang sering digunakan untuk mengedit suatu movie, tetapi Anda dapat pula menggunakan perangkat lunak ini untuk membuat suatu desain iklan digital untuk memenuhi kebutuhan dunia periklanan audio visual. Dengan sistem pengolahan dan daya kreasi yang tinggi maka Anda dapat menciptakan suatu hasil karya seni berbentuk desain iklan digital dengan animasi-animasi yang indah dan eksklusif.
Buku Editing Video dengan Adobe Premiere Pro CS3 membahas langkah-langkah untuk mengoperasikan program Adobe Premiere Pro CS3 serta membahas kelebihan-kelebihan Adobe Premiere Pro CS3 sebagai versi terbaru dari Program Adobe Premiere. Buku ini menjelaskan pula langkah-langkah pemberian efek pada suatu video sehingga akan menghasilkan video yang bagus. Dalam pembahasannya, buku ini disertai dengan petunjuk dan gambar yang akan membantu Anda dalam mempelajari dan memahami proses pembuatan dan pengeditan sebuah video.
Sajian yang tertata rapi dan contoh aplikasi yang tertuang dalam buku ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan latihan bagi Anda untuk lebih memahami dan menguasai program Adobe Premiere Pro CS3 dengan baik.

Pokok bahasan yang disajikan dalam buku ini meliputi:

• Mengenal lembar kerja Adobe Premiere Pro CS3

• Bagaimana cara membuat project

• Mengenal fungsi tool Adobe Premiere Pro CS3

• Membuat desain title dan mengolah title

• Mengenal animasi transformasi dasar

• Cara penggunaan efek video dan audio

• Mengolah video dan audio yang baik

• Cara mengolah Plugin Trapcode

• Rendering yang benar

• Membuat VCD dan DVD

Categories: Kuliah | Leave a comment

Undangan Rapat dan Formulir

1. Undangan Rapat,  unduh disini

2. Formulir SSB, unduh disini

Categories: Kuliah | Leave a comment