Promosi sebagai salah kegiatan dari pemasar yang harus dilakukan untuk mempengaruhi perilaku konsumen, menginformasikan produk, mengingatkan produk kepada konsumen, dan mendorong minat beli. Ada delapan kategori dari promosi yaitu sebagai berikut:

1. Iklan (advertising)

Menurut Kotler dan Keller (2007) dalam buku manajemen pemasaran mengartikan iklan adalah segala bentuk presentasi non pribadi dan promosi gagasan, barang atau jasa oleh sponsor tertentu yang harus dibayar. Iklan dapat merupakan cara yang berbiaya efektif guna menyebarkan pesan, entah untuk membangun preferensi merek atau untuk mendidik seseorang.

Menurut Peter dan Olson (1999) berpendapat “advertising is intended to influence consumers affect and cognitions – their evaluations, feelings, knowledge, meanings, beliefs, attitudes, and images concerning products and brands.”

Contoh, iklan di media eletronik dan cetak. Telkomsel menggunakan televisi dalam mempromosikan produknya.

2. Promosi penjualan (sales promotion)

Menurut Kotler dan Keller (2007) dalam buku manajemen pemasaran mengartikan promosi penjualan (sales promotion) sebagai unsur utama dalam kampanye pemasaran, berbagai kumpulan alat-alat insentif yang sebagian besar berjangka pendek, yang dirancang untuk merangsang pembelian produk atau jasa tertentu dengan lebih cepat dan lebih besar oleh konsumen atau pedagang. Kalau iklan menawarkan alasan untuk membeli, promosi penjualan menawarkan insentif untuk membeli.

Menurut Peter dan Olson (1999) berpendapat “sales promotion are direct inducements to the consumer to make a purchase.”

Contoh, promosi penjualan mencakup alat untuk promosi konsumen seperti sampel, kupon, tawaran uang kembali, potongan harga, cinderamata, hadiah, hadiah berlangganan, pengujian gratis, garansi, dan peragaan

3. Hubungan masyarakat (public relation)

Perusahaan tidak hanya harus berhubungan secara konstruktif dengan pelanggan, pemasok, dan penyalur, melainkan juga harus berhubungan dengan sejumlah besar masyarakat yang berkepentingan. Masyarakat (public) adalah setiap kelompok yang memiliki kepentingan dalam atau pengaruh terhadap kemampuan suatu perusahaan mencapai tujuan saat ini atau pada masa mendatang. Hubungan masyarakat (public relation) meliputi berbagai program yang dirancang untuk mempromosikan atau melindungi citra perusahaan atau masing-masing produknya.

Contoh dari hubungan masyarakat adalah membantu peluncuran produk-produk baru. Keberhasilan komersial yang menganggumkan untuk mainan-mainan seperti Teenage Mutant Ninja Turtles, Beanie Barbies, dan Pokemon sangat banyak tercapai ketika pemberitaan yang cerdas.

4. Pemasaran langsung (direct marketing)

Pemasaran langsung (direct marketing) adalah penggunaan saluran-saluran langsung konsumen (CD-consumer direct) untuk menjangkau dan menyerahkan barang dan jasa kepada pelanggan tanpa menggunakan perantara pemasaran.

Contoh dari kegiatan pemasaran langsung adalah perusahaan menggunakan katalog, telemarketing, TV interaktif, dan  mobile device. Sophie Martin menggunakan pemasaran langsung sebagai kegiatan promosinya dengan menggunakan katalog.

5. Penjualan pribadi (personal selling)

Menurut Peter dan Olson (1999) berpendapat “Personal selling involves direct personal interactions between a potential buyer and a salesperson. Personal selling can be a powerful promotion method for at least two reason. First, the personal communication with the salesperson may increase consumers involvement with the product and/or the decision process. Second, the interactive communication situation allows salespeople to adapt their sales presentations to fit the informational needs of each potential buyer.”

Contoh dari personal selling dengan menggunakan sales sebagai perantara untuk menjual produk perusahaan.

6. Event Sponsorship

Salah satu cara kegiatan promosi yang dilakukan oleh perusahaan untuk memperkenalkan serta menjual produknya. Biasanya event sponsorship bekerjasama dengan event organizer (EO) sebagai penyelenggara acara.

Contoh dari event sponsorship yaitu “Bango Kuliner” dimana kecap bango yang biasa diadakan di beberapa kota dan rutin diadakan.

7. Publicity

Menurut Peter dan Olson (1999) berpendapat “Publicity is any unpaid form of communication about the marketer’s company, products, or brands.”

Contohnya adalah penggunaan majalah ponsel sebagai media promosi. Perusahaan tidak perlu membayar ke majalah ponsel tersebut.

8. Social media

Social media adalah salah satu media promosi yang terbaru di era new era marketing saat ini. Penggunaan internet tidak terlepas dari kegiatan bisnis yang dilakukan oleh perusahaan. Pengguna social media biasanya menamakan netizen. Menurut Mark Plus, netizen adalah penduduk di dunia virtual layaknya penduduk di dunia fisik, mempunyai identitas kependudukan sipil (avatar, user name), punya rumah (homepage), mempunyai kotak pos untuk surat menyurat (alamat e-mail), punya telepon (VoIP: Voice over Internet Protocol), dapat berpegian dari satu tempat ke tempat yang lain (pakai browser, apakah itu firefox, Internet Explorer, Opera, dan lain sebagainya).

By: Satrio Mulyo – 0910220175

Daftar Pustaka

Keller, Kevin Lane dan Kotler Philip. 2007. Manajemen Pemasaran edisi 12 Jilid 2. PT. Macanan Jaya Cemerlang: Indeks

Olson, Jerry C dan Peter, J. Paul. 1999. Consumer Behavior and Marketing Strategy. USA: McGraw-Hill