Pada printer jenis Ink jet menggunakan teknologi dor on demand, yaitu dengan cara menyemprotkan titik titik kecil tinta pada kertas melalui nozzle atau lubang pipa yang sangat kecil. teknologi lainnya yang dikembangkan oleh produsen printer seperti Canon dan HP dengan menggunakan panas. panas tersebut dapat membuat gelembung-gelembung tinta sehingga jika semakin panas akan semakin menekan tinta ke nozzle yang ditentukan dan tercetak pada kertas.
Karena menggunakan tinta cairan hasil cetaknya menunggu beberapa detik agar bisa kering. jenis printer ink jet ini penempatan dan pengisian tintanya bisa dimodifikasi dengan teknik infus, yaitu dengan menambahkan tabung tinta khusus pada bagian luar printer dan disambung dengan selang kecil untuk dihubungkan pada bagian pencetak di mesin printer.

 

 

Proses komunikasi dan interfacing printer :

  1. Modul I/O printer menerima perintah – perintah dari CPU yang dikirimkan sebagai sinyal pada bus kontrol. Misalnya, sebuah modul I/O untuk printer dapat menerima perintah: Read Document, Scan Document, Stop print, Start print.
  2. Modul I/o printer mengetahui alamat komputer yang dikontrolnya, Komputer dan printer terhubung melalui kabel usb. Pertukaran data antara CPU dan modul I/O printer dilakukan melalui bus data.
  3. Modul I/O kemudian akan menerjemahkan perintah yang diberikan oleh komputer. Printer akan menandai titik-titik dari isi dokumen yang diproses oleh printer, kemudian melakukan perintah yang diberikan.
  4. Ketika mengeksekusi perintah printer memberikan laporan  kondisi  status  modul  I/O printer berupa status kondisi Printing, Cancel, Busy atau Ready. Juga status bermacam macam kondisi kesalahan (error) yang mungkin terjadi.
  5. Jika terjadi buffering karena tinta yang habis atau kertas yag habis maka terjadi penyesuaian. Printer akan berhenti melakukan eksekusi karena printer menerima interupsi bahwa tinta atau kertas habis. Printer akan memasuki mode menunggu interupsi selanjutnya yang didapatkan dengan user menekan tombol yang berkedip pada printer.
  6. Apabila pada perangkat printer mengalami masalah sehingga proses tidak dapat dijalankan, maka modul I/O akan melaporkan kesalahan tersebut. Misal informasi kesalahan seperti: kertas tergulung, pinta habis, kertas habis, dan lain – lain. Teknik yang umum untuk deteksi kesalahan adalah penggunaan bit paritas yang dikirimkan ke CPU.