Mekanisme Kerja Printer

Pada printer jenis Ink jet menggunakan teknologi dor on demand, yaitu dengan cara menyemprotkan titik titik kecil tinta pada kertas melalui nozzle atau lubang pipa yang sangat kecil. teknologi lainnya yang dikembangkan oleh produsen printer seperti Canon dan HP dengan menggunakan panas. panas tersebut dapat membuat gelembung-gelembung tinta sehingga jika semakin panas akan semakin menekan tinta ke nozzle yang ditentukan dan tercetak pada kertas.
Karena menggunakan tinta cairan hasil cetaknya menunggu beberapa detik agar bisa kering. jenis printer ink jet ini penempatan dan pengisian tintanya bisa dimodifikasi dengan teknik infus, yaitu dengan menambahkan tabung tinta khusus pada bagian luar printer dan disambung dengan selang kecil untuk dihubungkan pada bagian pencetak di mesin printer.

 

 

Proses komunikasi dan interfacing printer :

  1. Modul I/O printer menerima perintah – perintah dari CPU yang dikirimkan sebagai sinyal pada bus kontrol. Misalnya, sebuah modul I/O untuk printer dapat menerima perintah: Read Document, Scan Document, Stop print, Start print.
  2. Modul I/o printer mengetahui alamat komputer yang dikontrolnya, Komputer dan printer terhubung melalui kabel usb. Pertukaran data antara CPU dan modul I/O printer dilakukan melalui bus data.
  3. Modul I/O kemudian akan menerjemahkan perintah yang diberikan oleh komputer. Printer akan menandai titik-titik dari isi dokumen yang diproses oleh printer, kemudian melakukan perintah yang diberikan.
  4. Ketika mengeksekusi perintah printer memberikan laporan  kondisi  status  modul  I/O printer berupa status kondisi Printing, Cancel, Busy atau Ready. Juga status bermacam macam kondisi kesalahan (error) yang mungkin terjadi.
  5. Jika terjadi buffering karena tinta yang habis atau kertas yag habis maka terjadi penyesuaian. Printer akan berhenti melakukan eksekusi karena printer menerima interupsi bahwa tinta atau kertas habis. Printer akan memasuki mode menunggu interupsi selanjutnya yang didapatkan dengan user menekan tombol yang berkedip pada printer.
  6. Apabila pada perangkat printer mengalami masalah sehingga proses tidak dapat dijalankan, maka modul I/O akan melaporkan kesalahan tersebut. Misal informasi kesalahan seperti: kertas tergulung, pinta habis, kertas habis, dan lain – lain. Teknik yang umum untuk deteksi kesalahan adalah penggunaan bit paritas yang dikirimkan ke CPU.

External Memory : Magnetic Disk + Contoh Soal

Magnetic Disk

RAID

Pengertian

RAID merupakan singkatan dari Redundant Array of Independent Disks. Ada 6 level RAID dan tidak berhirarki. RAID terdiri atas sejumlah disks (fisik) yg dipandang sebagai satu drive (logical) oleh Sistem Operasi.

RAID 0 (Mode Stripe)

Disk Striping mengijinkan kita untuk menulis data ke beberapa Harddisk daripada menulis data ke satu Harddisk saja. Dengan Disk Striping, setiap Harddisk fisik akan dibagi menjadi beberapa elemen stripe (berkisar antara 8 KB, 16 KB, 32 KB, 64 KB, 128 KB, 256KB, 512KB, to 1024KB). Setiap bagian stripe dalam setiap Harddisk disebut strip.

Disk Striping dapat meningkatkan kinerja karena pengaksesan data diakses dengan lebih dari satu harddisk, sehingga lebih banyak spindle disk yang bekerja dalam melayani I/O data. Namun Disk Striping (RAID 0) tidak memiliki data redundancy / proteksi data terhadap kerusakan harddisk, karena semua data ditulis langsung apa adanya ke semua Harddisk.

RAID 1 (Mode Mirroring)

Membutuhkan ninimal 2 harddisk. Prinsipnya adalah menyalin isi dari sebuah harddisk ke harddisk lainnya dengan tujuan jika salah satu harddisk rusak secara fisik maka data tetap dapat diakses dari harddisk lainnya. Mirroring maksudnya setiap harddisk penyimpan data memiliki satu harddisk sebagai pem-backup data untuk mengembalikan data yang rusak ke data semula. Kelebihannya adalah keandalan dalam  mengembalikan data lebih baik. Sedangkan kekurangannya adalah membutuhkan biaya lebih mahal karena membutuhkan biaya 2x lipat.

RAID 2 

RAID 2, menggunakan sistem stripping. Namun ditambahkan tiga harddisk lagi untuk pariti hamming, sehingga data menjadi lebihreliable. Karena itu, jumlah harddisk yang dibutuhkan adalah minimal 5 (n+3, n > 1). Ketiga harddisk terakhir digunakan untuk menyimpan hamming code dari hasil perhitungan tiap bit-bit yang ada di harddisk lainnya.

RAID 3

Hampir mirip dengan RAID 2, perbedaannya RAID 3 hanya membutuhkan disk redundant tunggal, tidak tergantung jumlah array disknya. Bit paritas dikompputasikan untuk setiap data word dan ditulis pada disk paritas khusus. Saat terjadi kegagaln drive, data disusun kembali dari sisa data yang masih baik dan dari informasi paritasnya.

RAID 4

RAID 4 menggunakan teknik akses yang independen untuk setiap disknya sehingga permintaan baca atau tulis dilayani secara pararel. RAID ini cocok unruk menangani sistem dengan kelajuan transfer data yang tinggi. Tidak memerlukan sinkronasi disk karena setiap disknya beroperasi secara independen. Stripping data dalam ukuran yang besar.

RAID 5

Mempunyai kemiripan dengan RAID 4 dalam organisasinya, perbedaannya adalah strip-strip paritas didistribusikan pada seluruh disk. Untuk keamanan, strip paritas suatu disk disimpan pada disk lainnya. RAID 5 merupakan perbaikan dari RAID 4 dalam hal peringkatan kinerjanya. Disk ini biasanya digunakan dalam server jaringan.

RAID 6

Merupakan teknologi RAID terbaru. Menggunakan metode perhitungan dua paritas untuk alasan keakuratan dan antiisipasi terhadap koreksi kesalahan. Seperti halnya RAID 5, paritas tersimpan pada disk lainnya. Memiliki kecepatan transfer yang tinggi.

 

Contoh Soal

1. Pada layout sebuah disk, setiap track dibagi menjadi beberapa …

a. gap

b. zone

c. sector

d. head

e. space

2. Yang menyimpan data dalam bentuk “pits” adalah …..

a. RAM

b. CD-ROM

c. tape

d. floppy

e. cache

3. Dari jenis-jenis memori di bawah, yang kapasitasnya mampu mencapai 4,7Gbyte adalah ….

a. floppy

b. CD-ROM

c. RAM

d. DVD-ROM

e. disk

4. Sebuah memori 8Mbit dengan organisasi 1M x 8 mempunyai pin alamat sebanyak ….

a. 11

b. 12

c. 20

d. 22

e. 24

5. Sebuah pemetaan dengan direct mapping, memiliki 8 bit tag, 14 bit line, dan 2 bit word. Maka panjang alamatnya adalah …. bits

a. 8

b. 14

c. 22

d. 16

e. 24

6. Jenis memori yang erase-nya electrically adalah ….

a. RAM

b. ROM

c. PROM

d. EPROM

e. EEPROM

7. Jenis memori yang sifat programmable-nya hanya sekali adalah …

a. DRAM

b. SRAM

c. ROM

d. PROM

e. EEPROM

8. Yang sering digunakan untuk network servers adalah …

a. RAID 1

b. RAID 2

c. RAID 3

d. RAID 4

e. RAID 5

9. Dari jenis-jenis memori di bawah, yang memiliki kemampuan multi-layer adalah ….

a. floppy

b. CD-ROM

c. RAM

d. DVD-ROM

e. disk

10. Dari jenis-jenis memori di bawah ini, yang menggunakan optik adalah ….

a. disk

b. cache

c. tape

d. RAM

e. DVD

Arsitektur DDR 3 dan DDR 4

Arsitektur DDR 3

DDR3 adalah jenis DRAM (Dynamic Random) Access yang merupakan penerus dari DDR 1 dan DDR2. Karena spesifikasinya dianggap lebih baik maka kini DDR3 juga mulai digunakan pada laptop dan  komputer baru. Modul DDR3 pada laptop disebut dengan SO-DIMM dan ukuran panjangnya hanya 67,6 mm dengan jumlah pin < 204 pin.

Konsumsi energi DDR 3 terbagi dalam 3 tingkatan yaitu, 1,5 Volt untuk standar mode, 1,65 Volt untuk kinerja tinggi dan 1,35 Volt untuk tegangan rendah.

Pada frekuensi bus memori yang sama (frekuensi dasar atau frekuensi yang sesungguhnya), DDR3 memiliki bandwidth yang lebih tinggi dibandingkan generasi pendahulunya. Channel Bandwidth DDR3 berksisar antara 6,40 – 17,0 GBps. RAM DDR3 memiliki transfer rate antara 800 ~ 1600 MT/s, dengan kecepatan clock 200–533 MHz. Lebar prefetch dari RAM DDR3 adalah sebesar 8bit,

Arsitektur DDR 4

DDR4 mulai diperkenalkan pada tahun 2014 sebagai wujud penerus DDR3. Namun sayang DDR4 Masih belum terkenal di pasaran. Hal ini dikarenakan dipasaran masih banyak motherboard dengan dukungan DDR3. DDR4 memiliki kemajuan dan perbaikan faktor lebih tinggi diatas DDR3. DDR4 mendukung kepadatan memori hingga mencapai 16 GB.

Konsumsi energi DDR 4 sangat rendah antara 1,05 hingga 1,2 Volt.

Modul DDR 4 disebut DIMM 288-pin namun berukuran sama dengan DIMM DDR3 240-pin. DDR4 SO-DIMM memiliki 260 pin.

Channel Bandwidth DDR 4 berksisar antara 12,80 – 25,60 GBps.

DDR 4 memiliki transfer data mencapai 2133 ~ 3200 MT/s. DDR 4, sebenarnya starting dari clockspeed 1600MHz. Tapi khususnya di ranah notebook sendiri dimulai dari clock speed 2133MHz Lebar prefetch dari RAM DDR 4 adalah sebesar 8bit,

Arsitektur Cache Memory pada Core I7

Cache Memory pada Core i7

Memori Dalam mekanisme aksesnya, data yang akan diproses oleh prosesor pertama kali dicari di cache L1, bila tidak ada maka akan dicari di cache L2, kemudian dicari di L3 cache. L3 cache ini dibagi-pakai (shared) oleh keempat core. Bila yang digunakan hanya 1 core (misalnya menjalankan aplikasi yang single-threaded), core tersebut bisa mengakses sepenuhnya 8MB cache tersebut. Pada Core 2 Quad, berhubung terdiri dari 2 die, hal seperti ini sulit dilakukan. Hyper-Threading yang sudah ada sejak arsitektur NetBurst, digunakan kembali dengan peningkatan yang cukup signifikan.

Jika data ditemukan, prosesor akan langsung membacanya dengan delay yang sangat kecil. Tetapi jika data yang dicari tetap tidak ditemukan, maka akan dicari di main memori (RAM) dengan kecepatan yang lebih rendah. Pada umumnya, cache dapat menyediakan data yang dibutuhkan oleh prosesor sehingga pengaruh kerja RAM yang lambat dapat dikurangi. Dengan cara ini maka memory bandwidth akan naik dan kerja prosesor menjadi lebih efisien. Secara logika, kapasitas cache memori yang lebih besar dapat membantu memperbaiki kinerja prosesor, setidak-tidaknya mempersingkat waktu yang diperlukan dalam proses mengakses data.

Arsitektur Processor Intel i9-7900X

Arsitektur komputer intel yang terbaru yang akan saya bahas adalah Core i9-7900X

Processor Core i9-7900X memiliki jumlah core sebanyak 10 dan jumlah thread sebanyak 20 sampai 36 thread. Frekuensi dasar processor Core i9-7900X adalah 3,30 GHz, kecepatan ini masih dapat dimaksimalkan menggunakan Turbo Boost Technology menjadi 4,30 GHz. Namun, tak sampai disitu, processor Core i9-7900X juga dilengkapi dengan teknologi Intel Turbo Boost Max Technology 3.0 berfungsi untuk mengidenfikasi core yang memiliki performa terbaik pada prosesor dan menyediakan performa tambahan pada core tersebut melalui peningkatan frekuensi sesuai kebutuhan dengan memanfaatkan headroom termal dan daya sehingga meningkatkan kecepatan hingga 4,5 GHz.

Intel melengkapi cache Core i9-7900X dengan teknologi Intel Smart Cache, mengacu pada arsitektur yang memungkinkan semua inti berbagi akses secara dinamis ke cache tingkat terakhir. Shared Chahe L3  memiliki kecepatan 1,375 MB/s. Jenis memory yang digunakan Core i9-7900X adalah DDR4-2666 dan jumlah maksimum slot memori fisik pada processor sebanyak 4 slot.

Kecepatan Bus Interconnection pada Processor ini sebesar 8 GT/s.

Daya rata-rata yang dikeluarkan processor daat beroperasi pada Frekuensi dasar yaitu 140 W. Versi PCI express yang digunakan adalah 3.0 dengan jumlah maksimum jalur PCI  sebanyak 44.

Computer System

1. Cari motherboard desktop dan server, jelaskan arsitektur nya

Motherboard desktop
Arsitektur motherboard dekstop antara lain :
– Socket Processor : Berfungsi unruk menempatkan processor didalam motherboard. Bentuk soket berbeda-beda tergantung dengan processor yang akan dipasang dan bentuk soket yang ada di motherboard.
– Chip Nortbridge : Chip ini terletak didekat soket processor, berfungsi untuk menghubungkan dan mengendalikan processor dengan system memoty dan systeem grafis. Biasanya berukuran paling besar dibanding chip-chip lain, terkadang produsen motherboard menambahkan heatsink atau kipas pendinginn diatas chipset
– Chip Southbridge : Chip ini lebih kecil daripada chipset Northbridge, berfungsi untuk menghubungkan dan mengendalikan bus IDE, PCi, Keyboard, Mouse, USB dan Power Managemenr.
– Chip set :Merupakan sekumpulan chip controller cerdas yang ada di motherboard. Chipset terdiri dari interface bus processor (FSB), memori controller, bus controller, I/O Controller dan lainnya. Controller-controller diletakkan cukup dekat dengan CPU, karena controller-controller itu mengendalikan bus-bus disekitar CPU.
– Slot Ekspansi : Slot-slot pada motherboard yang memungkinkan pemakai melakukan ekspansi atau upgrade.Istilah upgrade berarti meningkatkan kemampuan computer dengan cara menambahkan komponen-komponen tertentu untuk melaksanakan tugas-tugas yang tak dicakup pada system sebelumnya.Istilah upgrade berarti menyatakan perubahan dari versi sekarang ke versi yang lebih tinggi dan juga dapat berupa perubahan jenis microprocessor atau perubahan system operasi.
– Slot PCI : Slot terdiri dari 2-6 buah ( tergantung dari motherboard ) yang digunakan untuk menancapkan peripheral tambahan berbasis PCI seperi Sound card, TV tuner, modem. Slot ini mendukung akses 32 bit.
– Slot Grafis AGP /PCI Express : Digunakan untuk menancapkan kartu grafis.slot ini ada 2 macam yaitu AGP dan PCI Express,untuk slot AGP untuk saat ini sudah sangat jarang digunakan.PCI Express ada 2 model PCI Express dan PCI Express x16.Secara teori PCI Express mempunyai bandwidth 4 GB/s dan PCI Express x16 juga menjanjikan tampilan grafis game yang bagus.
– Slot RAM : Slot berbentuk panjang yang berfungsi untuk memasang memori utama/RAM.Bentuk dan jumlah slot tergantung dari motherboard.
– Baterai CMOS : Baterai kecil yang berfungsi untuk menyimpan konfigurasi system computer.CMOS ( Complementary Metal Oxide Semiconductor ).
– Chip BIOS : Sama seperti CMOS berguna untuk menyimpan informasi di BIOS ( Basic Input/Output System ).
– Port Parallel ATA/IDE : Konektor untuk menghubungkan peripheral IDE seperti HDD PATA,atau drive CD /DVD.

– Port SATA : Generasi terbaru untuk konektor menhubungkan HDD SATA,atau CD/DVD,dan tentukan nya dengan transfer rate yang lebih cepat daripada port ATA/IDE.

Motherboard Server
– Socket Processor, merupakan tempat dimana Processor dipasang.

– Chipset Northbridge (MCH)
– Chipset Northbridge (MCH).
– Chipset Southbridge (ICH)
– Chipset Southbridge (ICH).
– Slot RAM (DIMM), Slot RAM (DIMM) merupakan tempat dimana memori atau RAM dipasang.
– Slot PCI (Peripheral Component Interconnect)
– Slot PCI (Peripheral Component Interconnect). Slot ini berfungsi untuk memasang berbagai Card Module (Add-in Card) yang tidak disediakan oleh sistem motherboard, seperti RAID, SCSI, Gigabit, SAS Controller dan sebaginya. Card tambahan ini diperlukan server untuk meningkatkan fungsinya.
– PCI, singkatan dari Peripheral Component Interconnect. PCI merupakan teknologi slot yang paling umum digunakan pada motherboard, baik Server maupun Desktop. Secara fisik PCI berwarna putih dan umumnya terdapat lebih dari satu unit dalam sebuah sistem motherboard. PCI masih menggunakan pengolahan paralel, dan biasa digunakan untuk fungsi RAID, Gigabit Ethernet, SAS dan lain-lain.
– Konektor ATA (Advanced Technology Attachment), konektor untuk mengkoneksikan Hard Disk tipe ATA atau Optical Drive (CD/DVD ROM). Baca mengenai Hard Disk.
– Konektor SATA (Serial – ATA), Konektor SATA (Serial – ATA) adalah konektor untuk mengkoneksikan Hard Disk tipe SATA. Baca mengenai Hard Disk.
– Konektor SCSI/SAS, konektor untuk mengkoneksikan Hard Disk tipe SCSI atau SAS. Baca mengenai Hard Disk.
– Power Connector, konektor untuk menghubungkan modul power supply dibarebone ke motherboard. Pada motherboardserver dikenal dua buah konektor power, yaitu 24-pin connector (sebagai konektor utama) dan 8-pin connector 12V (sebagai konektor tambahan).
– BIOS (Basic Input Output System), merupakan IC Controller yang berfungsi untuk menyimpan data-data perangkat (device) beserta setting-nya yang digunakan pada Server. Dengan BIOS, maka waktu booting server (inisialisasi) akan lebih cepat karena Processor tidak perlu membaca device satu per-satu untuk mengenali fungsi masing-masing perangkat itu.
– Chip-chip pendukung, merupakan controller yag memiliki fungsi tertentu dalam motherboard, seperti Audio, LAN (Ethernet), SCSI dan RAID. Jika kita melihat terdapat satu fungsi dalam motherboard (misalnya RAID), maka sebetulnya pada arsitektur Motherboard menggunakan chip controller tertentu. Misalnya untuk graphics adapter menggunakan chip controller merek ATI, atau fungsi RAID menggunakan chip controller dari LSI.
– Konektor (Port), merupakan gerbang input/output yang menghubungkan server dengan peralatan eksternal seperti Hub/Switch, Monitor, Modem, Acces Point dan lain-lain. Sebuah server umumnya mengandung konektor sebagai berikut (terletak dibagian belakang) :
•    PS/2 merupakan konektor untuk Keyboard&Mouse.
•    USB (Universal Serial Bus) merupakan konektor universal yang dapat dikoneksikan ke berbagai peralatan, seperti Modem, Access Point dan lain sebagainya. Saat ini konektor USB telah memasuki generasi kedua (USB 2.0 atau High Speed USB) dengan transfer rate mencapai 480 MB/s.
•    Ethernet/LAN merupakan konektor yang mengkoneksikan server ke jaringan. Pada server biasanya terdapat dua konektor Ethernet/LAN, dimana konektor pertama berfungsi untuk hubungan ke modem/router, dan konektor kedua berfungsi untuk koneksi ke sistem jaringan lokal (PC client) melalui hub/switch.
•    VGA Out merupakan konektor untuk Monitor atau LCD.
•    Serial Port merupakan konektor data untuk Hub/Switch/Router atau modem tipe lama.
– Chipset, merupakan “jantung” dari Motherboard. Perangkat ini menentukan spesifikasi dan fitur dari Motherboard secara keseluruhan. Bahkan bisa dikatakan bahwa sebuah Motherboard tergantung dengan chipsetnya. Motherboardserver umumnya memiliki dua tipe chipset yang saling bekerja sama, yaitu MCH dan ICH.

2. Bikin 5 soal multiple choice tiap topik : pendahuluan, evolusi, sistem bus

Pendahuluan

1. Berikut ini berhubungan dengan arsitektur komputer, kecuali
a. Set Instruksi
b. Teknik Pengalamatan
c. Mekanisme I/O
d. Internet

2. Dibawah ini berhubungan dengan organisasi komputer …
a. Set Instruksi
b. Teknik Pengalamatan
c. Mekanisme I/O
d. Sinyal kontrol

3. Berikut ini merupakan fungsi komputer kecuali
a. Data Processing
b. Data Storage
c. Data Delete
d. Data Control

4. Salah satu bagian Struktur komputer
a. I/O
b. USB
c. Keyboard
d, LCD

5. Register terletak pada
a. Memory
b. CPU
c. Komputer
d. System bus

Evolusi

1. Komputer generasi pertama adalah
a. IAS
b. Pentium
c. DEC PDP
d. ENIAC

2. Konsep Stored Program pertama kali dikenalkan oleh
a. Von Neumann
b. Cornelis de Hautman
c. Paulus
d. Staynling

3. Komputer generasi pertama menggunakan teknologi
a. IC
b. tabung Vakum
c. Silicon
d. Transistor

4. Komputer generasi kedua menggunakan teknologi
a. IC
b. tabung Vakum
c. Silicon
d. Transistor

5. Berikut ini merupakan Device I/O komputer
a. Mouse
b. Chipset
c. CPU
d. Register

System Bus

1. Sinyal read disalurkan pada bus
a. COntrol
b. data
c. alamat
d. processor

2. Dibawah ini salah satu penyebab interupt adalah
a. Log off
b. I/O
c. Loading
d. Komputasi

3. banyaknya device pada bus tunggal menyebabkan
a.  Loading
b. Eror
c. Propagation Delays
d. Multiple access

4. Bagaimana bentuk fisik bus
a. Chip
b. kumpulan kabel
c. Tabung vakum
d. Serat vibranium

5. Address bus digunakan untuk
a. Menentukan asal atau tujuan dari data
b. Menunjuk data yang diolah
c. Mengirim data dan instruksi ke PC
d. Mengolah data

Architecture and Performance

1. Cari arsitektur prosesor dengan 8 core, jelaskan fitur2nya

Salah satu processor 8-core yang di rilis oleh AMD yaitu AMD FX-8370E. AMD FX-8370E memiliki jumlah core sebanyak 8 berkecepatan 3,3 GHz yang dapat di push menggunakan teknologi Turbo Core hingga 4,3 GHz. Kecepatan processor ini akan menyesuaikan dengan keadaan loadnya, saat load dangat tinggi processor ini akan berjalan dengan kecepatan rendah atau base, sedangkan saat load ringan kecepatan processor akan mencapai titik maksimal.

Processor AMD FX-8370E memiliki konsumsi TDP (Therma Design Power) sebesar 95 watt.

Processor AMD FX-8370E memiliki 2 tipe cache, yaitu cache L2 dan L3. Cache L2 mendapatkan kapasitas cache sebesar 8 MB begitu juga dengan cache L3 dan kapasitasnya sama namun kecepatan cache L3 lebih rendah dari cache L2.

Processor AMD FX-8370E dilengkapi dengan teknologi Virtualization technology yang memungkinkan untuk menjalankan lingkungan virtual dalam hal menjalankan berbagai program yang sudah dialokasikan memorinya secara khusus,

AMD FX-8370E juga dilengkapi dengan HyperTransport Technology (HTT) yang berfungsi untuk meningkatkan kecepatan komunikasi antar perangkat elektronik.

Untuk kecepatan memori AMD FX-8370E tetap mendukung kecepatan hingga 1866 MHz.

 

2. Apa yg mempengaruhi performace komputer

Dari segi hardware berikut ini adalah hal-hal yang dapat memperngaruhi performa komputer :

– Processor

Processor adalah elemen penting dalam menjalankan komputasi komputer. Processor menentukan kecepatan software beroperasi. Semakin tinggi nilai processor maka hasil eksekusi yang dihasilkan akan semakin cepat. Beberapa fitur menentukan performa processor termasuk jumlah core dan cache yang beroperasi.

– Core

Core adalah tempat dimana suatu tugas atau program diproses. Semakin banyak Core semakin cepat tuas terselesaikan. Meningkatkan jumlah core juga lebih efektif dan menghemat daya listrik.

– Cache

Memori cache pada prosesor memiliki kecepatan paling tinggi diantara jenis memori yang lainnya dan berfungsi untuk menyimpan data yang paling sering di akses oleh prosesor. Semakin besar kapasitas caache semakin bagus.

– RAM

Random Acces Memory (RAM) akan menyimpan informasi sementara yang akan diproses oleh prosesor. RAM memudahkan prosesor sehingga tidak perlu untuk mengakses Harddrive

– Hard drive

Hard drive merupakan tempat penyimpanan jangka panjang. Pada umumnya komputer saat ini memiliki ukuran 100GB dapat digunakan untuk menyimpan file seperti foto, audio dan video. Semakin cepat kecepatan transfer data hard drive maka performa komputer akan semakin bagus.

Materi Arsitektur dan Organisasi Komputer [Updating]

Mengulang mata kuliah yang paling saya tidak suka adalah hal yang sangat tidak menyenangkan. Menghabiskan waktu liburan di kampus, mengerjakan tugas mingguan, bertemu materi yang tidak saya sukai dan lain-lain. Berikut adalah kumpulan materi tidak menyenangkan yang saya harus pelajari,

Arsitektur dan Organisasi Komputer [Updating] :

Chapter 0 : Introduction

Chapter 1 : Evolution Perfomance Computer

Chapter 2 : Top Level Computer System

Chapter 3 : Central Processing Unit (CPU)

Chapter 4 : Cache Memory

Chapter 5 : Internal Memory

Chapter 6 : External Memory

Chapter 7 : Input Output

Chapter 8 : Operating System

Chapter 9 :

Chapter 10 : Computer Aritmethic

 

Insyaallah saya akan terus mengupdate materi yang saya dapatkan dikelas. Jadi, jika dan hanya jika pembaca ingin silakan bookmark halaman ini. Chao~~

 

Hello world!

Selamat datang di Student Blogs. Ini adalah posting pertamaku!