Univ. of Brawijaya Change the World

Informatics Students Blog of Brawijaya University

Posts Tagged ‘blok migas di intimidasi pihak asing’

 

PEMERINTAHAN Presiden SBY ditantang menyerahkan pengelolaan 23 sumur minyak bumi yang akan habis masa kontraknya dalam waktu dekat ke Pertamina. Kalau hal itu dilakukan, berarti rezim pemerintahan sekarang berpihak pada rakyat, kata ekonom Dr Hendri Saparini di depan mahasiswa dan dosen Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta (SM, 28/06/11).

Membumbungnya harga BBM dan gas di Indonesia, jika ditelusuri Iebih dalam, adalah akibat amburadulnya kebijakan energi primer (BBM dan Gas) dan sekunder (PLN) di Indonesia.
Problem kelangkaan BBM, menurut Bapak Sodik (SP Pertamina), diakibatkan oleh rusaknya sistem yang digunakan Pemerintah. Ujungnya adalah diterapkannya UU 22/2001 tentang Minyak dan Gas Bumi yang sangat liberal. Pemenintah, melalui UU mi, lepas tanggung jawab dalam pengelolaan Migas. Dalam UU mi:

  1. Pemerintah membuka peluang pengelolaan Migas karena BUMN Migas Nasional diprivatisasi;
  2. Pemerintah memberikan kewenangan kepada perusahaan asing maupun domestik untuk melakukan eksplorasi dan eksploitasi minyak;
  3. Perusahaan asing dan domestik dibiarkan menetapkan harga sendiri. Sungguh aneh!

Di Indonesia ada 60 kontraktor Migas yang terkategori ke dalam 3 kelompok:

  1. Super Major: terdiri dari ExxonMobile, Total Fina Elf, BP Amoco Arco, dan Texaco yang menguasai cadangan minyak ‘70% dan gas 80% Indonesia;
  2. Major; terdiri dari Conoco, Repsol, Unocal, Santa Fe, Gulf, Premier, Lasmo, Inpex dan Japex yang menguasai cadangan minyak 18% dan gas 15%;
  3. Perusahaan independen; menguasai cadangan minyak 12% dan gas 5%.

Read More…