Univ. of Brawijaya Change the World

Informatics Students Blog of Brawijaya University

Category : Sistem Mikroprosesor

EdSim51

EdSim51 merupakan sebuah software berbasis java yang berfungsi sebagai simulator microcontroller dari keluarga AVR, yaitu khusus pada seri AT89C51. Simulator ini juga digunakan untuk mengerjakan suatu list program yang ditus dengan menggunakan bahasa Assembly.

Berikut ini merupakan screen shot dari edsim51 :

Berikut ini adalah penjelasan dari gambar beserta fungsinya :

Sebuah screenshot dari panel mikrokontroler. Hal inilah yang dapat  memberikan akses pengguna ke semua register pada 8051 dan memori data. Pada kotak yang bewarna putih dapat diedit secara langsung.Seadngkan pada kotak  yang bewarna abu-abu tidak bisa. Sebagai contoh, port latch bit dapat diedit langsung oleh user, tetapi pin port dikendalikan oleh periferal eksternal dan port mengunci dan tidak dapat diedit. Selain itu, program counter tidak dapat diedit.
Bila pointer mouse kiri untuk mengarahkan kursor ke salah satu label register, alamat register yang muncul, sebagai berlawanan ditunjukkan untuk register PCON.

Sebuah program perakitan sederhana akan ditampilkan pada panel kode assembly ke kiri. Program ini berjalan dalam sebuah loop terus menerus, akan menampilkan angka 0 sampai 9 dan kembali ke 0 pada layar 7-segmen pertama. Potret pelaksanaannya akan ditampilkan ke kanan.

Programer dapat menulis kode programnya secara langsung di sini, atau dapat memuat program dari file menggunakan tombol Load. Ketika program sudah siap untuk dilakukan pengujian, pengguna bisa mengklik tombol step untuk mengeksekusi instruksi satu per satu, atau pada tombol Run untuk menjalankan program secara terus menerus. Kemudian, program yang pertama akan dirakit. Jika suatu kesalahan dalam kode programnya ditemukan, sebuah pesan akan ditampilkan dalam kotak pesan di atas kode assembly (dengan latar belakang merah) dan garis dengan kesalahan disorot dalam kode di merah. Jika kode assembly tidak erro maka backgroun teks akan berubah menjadi warna abu-abu dan kode tidak dapat diedit pada saat itu. Namun jika ingin kembali untuk mengedit kode yang telah dibuat cukup mengeklik tombol reset.

Read More…

 

Nah berikut ini merupakan Tugas Sistem mikroprosesor dengan Program assembly untuk fungsi tertentu, minimal 50 baris
;=====Start Program=====

;Program ini menampilkan output dari seven segmen mulai angka 1 sampai huruf F

; Notice Bila O LED menyala , Bila 1 LED mati

Tahap1: ;

SETB P3.3

SETB P3.4                                    ;Mengijinkan tampilan layar 3

MOV P1, #11111001B                 ; menampilkan angka 1 padalayar(addressing mode : immediate)

MOV P1, #0FFH                          ; menghapus layar(addressing mode: immediate)

CLR P3.3                          ; Mengijinkan tampilanlayar 2

MOV P1, #10100100B                 ; menampilkan angka 2 pada layar(addressing mode: immediate)

MOV P1, #0FFH                          ; menghapus layar(addressing mode: immediate)

CLR P3.4

SETB P3.3                                    ;Mengijinkan tampilan layar 1

MOV P1, #10110000B                 ; menampilkan angka 3 padalayar(addressing mode: immediate)

MOV P1, #0FFh                           ; menghapus layar(addressing mode: immediate)

CLR P3.3                          ;Mengijinkan tampilan layar 0

MOV P1, #10011001B                 ; menampilkan angka 4 pada layar(addressing mode: immediate)

MOV P1, #0FFH                          ; menghapus layar(addressing mode: immediate)

JMP Tahap2                                   ; melompat ke step2

Read More…

Set intruksi 8051 dibagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu :

1. Intruksi-intruksi transfer data
2. Intruksi-intruksi pemrosesan data
3. Intruksi-intruksi lompatan

 

1. Intruksi-intruksi transfer data

 

1.1. Daftar Intruksi Transfer data

 

1.2. Instruksi Transfer Data

a) RAM Internal
Perintah perpindahan data (MOV, XCH, POP, PUSH) pada RAM internal membutuhkan 1 sampai 2 cycle. Format instruksi :
MOV (tujuan), (asal)
Memungkinkan data untuk berpindah diantara 2 lokasi RAM internal atau SFR tanpa harus melalui akumulator terlebih dahulu.

 

b) RAM EKternal
Perintah MOV 16-bit digunakan untuk inisialisasi DPTR atau untuk akses data 16-bit pada memori ekternal.perpindahan data antera memori internal dan ekternal menggunakan indirect addressing dengan menggunakan alamat 1-byte (@R1) atau 2-byte (@DPTR).

 

c) Look Up Tables
Ada dua perintah untuk membaca look-up tables pada ROM. MOVC (move constant) menggunakan program counter sebagai base register dan akumulator sebagai offsetnya.
MOVC A, @A+DPTR
Perintah tersebut dapat mengakses 256 entri. Nomor entri dimasukkan ke akumulator dan awal tabelnya pada DPTR.
MOVC A, @A+PC

 

 Berikut Contoh Program EdSim 51 untuk transfer data :

Read More…

115060801111065
Rusliawan Santoso

 

Rancangan Sistem Mikroprosesor Z-80 dengan ROM 4kB mulai alamat 3000H, RAM 6kB mulai alamat 4000H, Input/output dengan alamat 70H dan 90H. Berikut ini merupakan langkah-langkah”nya :

a) Peta memori,
b) Peta I/O
c) Daftar Memori
d) Daftar I/O
e) Rangakaian dekoder memory
f) Rangkaian I/O

Setelah kalian tau urutan kerja untuk rancangan sistem mikroprosesor Z-80 kalian tentukan :
1. ROM 4kb alamat memory 3000H , 4kb = 0-FFFH dengan 212
2. RAM 6kb alamat memory 4000H ,6kb dibagi menjadi 2 RAM yaitu RAM1 2kb=0-7FFH  dengan 211& RAM 2 4kb=0-FFFH dengan 212 
    
 Kenapa saya memakai RAM 1 dengan jumlah 2 kb dan RAM 2 dengan jumlah 4kb..?? karena menurut saya mengisinya harus dari angka terkecil seperti 1,2,4,8,16,32 dst.
Walaupun tadi saya sempat bertanya kepada Dosen SISMIK saya yaitu Beliau Heru Nurwasito mengatakan ” Boleh-boleh saja mau 4kb dulu atau 2kb ataupun dengan membagi RAM 6kb dengn 2kb sebanyak 3 x  hasilnya akhirnya tetap sama”. Dan saya sudah mencoba menghitungnya dan akhirnya benar.

 

1.Peta Memory

Alamat 8 bit
3000H ROM
3FFFH 4kb
4000H  RAM1
47FFH 2kb
4800H RAM2
57FFH 4kb
5800H Not
FFFH Use
2 .Peta I/O

Port Input 70H
Port Output 90H

 

3.Daftar Memory
Komponen Alamat A15 A14 A13 A12 A11 A10 A9 A8 A7 A6 A5 A4 A3 A2 A1 A0
ROM 3000h 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
4kb 3FFFh 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
RAM1 4000h 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
2kb 47FFh 0 1 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
RAM2 4800h 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
4kb 57FFh 0 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1

 

4.Daftar Piranti I/O

Komponen Alamat A7 A6 A5 A4 A3 A2 A1 A0
Port Input 70H 0 1 1 1 0 0 0 0
Port Output 90h 1 0 0 1 0 0 0 0

 

5. Rangkaian Dekoder Memory

6. Rangkaian Piranty I/O
Semoga bermanfaat ^^