Univ. of Brawijaya Change the World

Informatics Students Blog of Brawijaya University

Category : Tugas Kuliah

EdSim51

EdSim51 merupakan sebuah software berbasis java yang berfungsi sebagai simulator microcontroller dari keluarga AVR, yaitu khusus pada seri AT89C51. Simulator ini juga digunakan untuk mengerjakan suatu list program yang ditus dengan menggunakan bahasa Assembly.

Berikut ini merupakan screen shot dari edsim51 :

Berikut ini adalah penjelasan dari gambar beserta fungsinya :

Sebuah screenshot dari panel mikrokontroler. Hal inilah yang dapat  memberikan akses pengguna ke semua register pada 8051 dan memori data. Pada kotak yang bewarna putih dapat diedit secara langsung.Seadngkan pada kotak  yang bewarna abu-abu tidak bisa. Sebagai contoh, port latch bit dapat diedit langsung oleh user, tetapi pin port dikendalikan oleh periferal eksternal dan port mengunci dan tidak dapat diedit. Selain itu, program counter tidak dapat diedit.
Bila pointer mouse kiri untuk mengarahkan kursor ke salah satu label register, alamat register yang muncul, sebagai berlawanan ditunjukkan untuk register PCON.

Sebuah program perakitan sederhana akan ditampilkan pada panel kode assembly ke kiri. Program ini berjalan dalam sebuah loop terus menerus, akan menampilkan angka 0 sampai 9 dan kembali ke 0 pada layar 7-segmen pertama. Potret pelaksanaannya akan ditampilkan ke kanan.

Programer dapat menulis kode programnya secara langsung di sini, atau dapat memuat program dari file menggunakan tombol Load. Ketika program sudah siap untuk dilakukan pengujian, pengguna bisa mengklik tombol step untuk mengeksekusi instruksi satu per satu, atau pada tombol Run untuk menjalankan program secara terus menerus. Kemudian, program yang pertama akan dirakit. Jika suatu kesalahan dalam kode programnya ditemukan, sebuah pesan akan ditampilkan dalam kotak pesan di atas kode assembly (dengan latar belakang merah) dan garis dengan kesalahan disorot dalam kode di merah. Jika kode assembly tidak erro maka backgroun teks akan berubah menjadi warna abu-abu dan kode tidak dapat diedit pada saat itu. Namun jika ingin kembali untuk mengedit kode yang telah dibuat cukup mengeklik tombol reset.

Read More…

Kali ini saya akan men-share tentang tugas saya kali ini yang berhubungan dengan praktikum Sistem Operasi (Linux Ubuntu).

  1. Apa yang dimaksud Atribut File  dan berikan contoh screnshotnya :
  • Tipe File :
  • Karakter

    Arti

    File biasa

    d

    Direktori

    l

    Symbolic link

    b

    Block special  file

    c

    Character special file

    s

    Socket link

    P

    FIFO

 

  • Jumlah link : Jumlah link untuk file tersebut.
  • Pemilik (Owner) : Menentukan siapa pemilik file tersebut.
  • Group : Menentukan group yang memiliki file tersebut.
  • Jumlah Karakter : Menentukan ukuran file dalam byte.
  • Waktu Pembuatan : Menentukan kapan file terakhir dimodifikasi.
  • Nama File : Menentukan nama file yang dimaksud.

Contoh :

  • Buka Terminal.
  • Buat direktori baru dengan perinah mkdir <nama_direktori_baru>
  • Buat file baru dengan perintah touch <namafile>.txt
  • Pindah file yang telah dibuat menuju ke direktori yang telah dibuat pula dengan perintah

mv <namafile>.txt  <nama_direktori_baru>

  • Pindah menuju direktori yang telah dibuat dengan perintah cd <nama_direktori_baru>
  • Ketikkan perintah ls –l
berikut screenshot ketika memberikan instruksi ls -l di terminal :

 

2.Perbedaan useradd dan adduser:

  1. useradd akan menciptakan user tanpa diminta untuk mengeset password user tersebut. Sedangkan adduser akan menciptakan user dengan mengeset password user tersebut sekaligus.
  2. useradd akan menciptakan user tanpa ada sebuah home directory. Sedangkan adduser akan menciptakan user sekaligus dengan home directory.
  3. useradd akan menciptakan user tanpa memberikan informasi lebih lengkap tentang user. Sedangkan adduser akan menciptakan user sekaligus dapat memberikan keterangan lebih lengkap tentang user.

Contoh useradd :

  • Buka Terminal
  • Masuk sebagai root (super user)
  • Ketikkan perintah useradd <nama_user_baru>

Contoh adduser :

  • Buka Terminal
  • Masuk sebagai root (super user)
  • Ketikkan perintah adduser <nama_user_baru>
  • Inputkan data sesuai dengan yang diminta system

 

Nah berikut ini merupakan Tugas Sistem mikroprosesor dengan Program assembly untuk fungsi tertentu, minimal 50 baris
;=====Start Program=====

;Program ini menampilkan output dari seven segmen mulai angka 1 sampai huruf F

; Notice Bila O LED menyala , Bila 1 LED mati

Tahap1: ;

SETB P3.3

SETB P3.4                                    ;Mengijinkan tampilan layar 3

MOV P1, #11111001B                 ; menampilkan angka 1 padalayar(addressing mode : immediate)

MOV P1, #0FFH                          ; menghapus layar(addressing mode: immediate)

CLR P3.3                          ; Mengijinkan tampilanlayar 2

MOV P1, #10100100B                 ; menampilkan angka 2 pada layar(addressing mode: immediate)

MOV P1, #0FFH                          ; menghapus layar(addressing mode: immediate)

CLR P3.4

SETB P3.3                                    ;Mengijinkan tampilan layar 1

MOV P1, #10110000B                 ; menampilkan angka 3 padalayar(addressing mode: immediate)

MOV P1, #0FFh                           ; menghapus layar(addressing mode: immediate)

CLR P3.3                          ;Mengijinkan tampilan layar 0

MOV P1, #10011001B                 ; menampilkan angka 4 pada layar(addressing mode: immediate)

MOV P1, #0FFH                          ; menghapus layar(addressing mode: immediate)

JMP Tahap2                                   ; melompat ke step2

Read More…

Kali ini saya akan memposting salah satu Tugas Algoritma dan Struktur Data, yaitu bagaimana cara membuat program dengan bahasa C game Kotak Ajaib (Sudoku)

Nah berikut Potongan Programnya :

#include <stdio.h>#include <conio.h>int nilaiGrid[3][3]={{0,3,0},{0,2,0},{0,5,0}};void grafikPermainan(){
…..
}void masukkanNilai(){
…..
}

int cekPermainan(){
…..
}

int main(){
grafikPermainan(); // fungsi membuat grid tampilan
do{
masukkanNilai();

}while (cekPermainan()==0);

getch();
return 0;
}

Game kotak ajaib ini dimana rulenya bila semua kotak terisi angka dengan jumlah angka 10 maka game terselesaikan. Untuk program kali ini saya hanya akan memberikan file Exenya. Untuk syntaxnya silahkan di coba-coba dengan panduan contoh potongan program diatas ^^

Read More…

Pada tugas perulangan saya kali ini, saya mengemban tugas membuat program Animasi Detak Jantung dimana menyertakan fungsi “gotoxy”.

Pertama apa itu fungsi gotoxy didalam bahasa C…?

Fungsi ini dimana kita bisa dengan bebas untuk menempatkan kursor ditempat yang tidak dapat di capai bila kita hanya menggunakan sekuensi program saja. Jika kita gunakan gotoxy, maka kita dapat meletakan kursor kita dimana saja sesuai dengan titik koordinatnya.

berikut contoh source code nya dengan memakai library #include <windows.h>:

void gotoxy(int x, int y)
{
HANDLE hConsoleOutput;
COORD dwCursorPosition;
dwCursorPosition.X = x;
dwCursorPosition.Y = y;
hConsoleOutput = GetStdHandle(STD_OUTPUT_HANDLE);
SetConsoleCursorPosition(hConsoleOutput,dwCursorPosition);
}

Fungsi gotoxy mempunyai dua parameter. Parameter tersebut adalah koordinat dimana kita ingin meletakan kursor. Titik pojok kiri atas mempunyai titik koordinat [0,0]. Jika ingin menggeser kekanan maka x ditambahkan sesuai dengan posisi yang kmu inginkan. Jika ingin menggeser ke bawah maka y ditambahkan.

Read More…

Nah kali ini saya akan memposting salah satu tugas Probabilitas dan statiska yang di berikan Bu.Rekyan tentang Probablitas/Peluang.

Nah sebelum menuju ke soal kita akan mereview tentang peluang.

Apa itu Probablitas…?

Probabilitas sendiri merupakan besarnya harapan peluang suatu kejadian akan terjadi. Juga bisa dikatakan sebagai derajat tingkat keyakinan dari munculnya hasil percobaan statistik. Sebagai contoh dalam kehidupan sehari-hari adalah pada saat kita sedang bermain dadu. Saat dadu dilempar maka kemudian akan muncul suatu angka (yang berupa titik-titik). Sebenarnya peluang suatu angka pada dadu akan keluar tersebut bisa kita perhitungan probabilitasnya, dengan menggunakan rumusan-rumusan tertentu.

Probabilitas tidak lepas dari yang namanya eksperimen dan ruang sampel (S). Ruang sampel adalah himpunan semua hasil yang mungkin muncul atau terjadi pada suatu percobaan statistik. Anggota ruang sampel disebut titik-titik sampel.

  • Berikut 8 soal tugas yang di berikan Bu. Rekyan :

1.  Contoh berupa empat komponen elektronik diambil dari keluaran produksi. Probabilitas dari beragam produk, dihitung sbb : P(0 cacat) = 0,6561, P(1 cacat) = 0,2916, P(2 cacat) = 0,0486,  P(3 cacat) = 0,0036, P(4cacat) = 0,0001. Berapa probabilitas paling sedikit 1 cacat ?

2.  Seseorang harus mengerjakan 6 soaldari 9 soal yang tersedia. Berapa kemungkinan 3 soal pertama dikerjakan ?

Read More…

Set intruksi 8051 dibagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu :

1. Intruksi-intruksi transfer data
2. Intruksi-intruksi pemrosesan data
3. Intruksi-intruksi lompatan

 

1. Intruksi-intruksi transfer data

 

1.1. Daftar Intruksi Transfer data

 

1.2. Instruksi Transfer Data

a) RAM Internal
Perintah perpindahan data (MOV, XCH, POP, PUSH) pada RAM internal membutuhkan 1 sampai 2 cycle. Format instruksi :
MOV (tujuan), (asal)
Memungkinkan data untuk berpindah diantara 2 lokasi RAM internal atau SFR tanpa harus melalui akumulator terlebih dahulu.

 

b) RAM EKternal
Perintah MOV 16-bit digunakan untuk inisialisasi DPTR atau untuk akses data 16-bit pada memori ekternal.perpindahan data antera memori internal dan ekternal menggunakan indirect addressing dengan menggunakan alamat 1-byte (@R1) atau 2-byte (@DPTR).

 

c) Look Up Tables
Ada dua perintah untuk membaca look-up tables pada ROM. MOVC (move constant) menggunakan program counter sebagai base register dan akumulator sebagai offsetnya.
MOVC A, @A+DPTR
Perintah tersebut dapat mengakses 256 entri. Nomor entri dimasukkan ke akumulator dan awal tabelnya pada DPTR.
MOVC A, @A+PC

 

 Berikut Contoh Program EdSim 51 untuk transfer data :

Read More…

115060801111065
Rusliawan Santoso

 

Rancangan Sistem Mikroprosesor Z-80 dengan ROM 4kB mulai alamat 3000H, RAM 6kB mulai alamat 4000H, Input/output dengan alamat 70H dan 90H. Berikut ini merupakan langkah-langkah”nya :

a) Peta memori,
b) Peta I/O
c) Daftar Memori
d) Daftar I/O
e) Rangakaian dekoder memory
f) Rangkaian I/O

Setelah kalian tau urutan kerja untuk rancangan sistem mikroprosesor Z-80 kalian tentukan :
1. ROM 4kb alamat memory 3000H , 4kb = 0-FFFH dengan 212
2. RAM 6kb alamat memory 4000H ,6kb dibagi menjadi 2 RAM yaitu RAM1 2kb=0-7FFH  dengan 211& RAM 2 4kb=0-FFFH dengan 212 
    
 Kenapa saya memakai RAM 1 dengan jumlah 2 kb dan RAM 2 dengan jumlah 4kb..?? karena menurut saya mengisinya harus dari angka terkecil seperti 1,2,4,8,16,32 dst.
Walaupun tadi saya sempat bertanya kepada Dosen SISMIK saya yaitu Beliau Heru Nurwasito mengatakan ” Boleh-boleh saja mau 4kb dulu atau 2kb ataupun dengan membagi RAM 6kb dengn 2kb sebanyak 3 x  hasilnya akhirnya tetap sama”. Dan saya sudah mencoba menghitungnya dan akhirnya benar.

 

1.Peta Memory

Alamat 8 bit
3000H ROM
3FFFH 4kb
4000H  RAM1
47FFH 2kb
4800H RAM2
57FFH 4kb
5800H Not
FFFH Use
2 .Peta I/O

Port Input 70H
Port Output 90H

 

3.Daftar Memory
Komponen Alamat A15 A14 A13 A12 A11 A10 A9 A8 A7 A6 A5 A4 A3 A2 A1 A0
ROM 3000h 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
4kb 3FFFh 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
RAM1 4000h 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
2kb 47FFh 0 1 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
RAM2 4800h 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
4kb 57FFh 0 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1

 

4.Daftar Piranti I/O

Komponen Alamat A7 A6 A5 A4 A3 A2 A1 A0
Port Input 70H 0 1 1 1 0 0 0 0
Port Output 90h 1 0 0 1 0 0 0 0

 

5. Rangkaian Dekoder Memory

6. Rangkaian Piranty I/O
Semoga bermanfaat ^^

 

1. Penjelasan saya suatu program harus menyimpan nilai-nilai tertentu pada memorinya untuk digunakan selama pemrosesan komputasi program. Ukuran tempat penyimpanan sangat bergantung pada besr memori yang disediakan oelh compiler program. Di dalam bahasa C, tempat penyimpanan nilai-nilai di dalam memori disebut Identifier. Identifier di bagi menjadi 2 yaitu :

A) Konstanta

Identifier ini nilainya tetap selama program berjalan (dieksekusi). Programmer tidak bisa merubah nilai ini selama program berjalan. contoh : phi = 3.14

B) Variabel

Identifier ini nilainya dapat berubah atau diubah selama program berjalan (dieksekusi). yang boleh mengubah adalah pengguna ataupun statement pada proses.

Tipe data diatur dan dikelompokan menjadi dua, yaitu tipe data numerik dan non-numerik,

Tipe data numerik
contoh ; tipe data bilangan bulat dan tipe data bilangan pecahan.
Tipe data non-numerik
contoh; karakter dan pointer.

2.Proses Input.
Proses Input berarti proses programmer memasukan data ke dalam program akan menghasilkan keluaran berupa data yang ditampilkan dilayar ataupun tercetak di printer.
Pemasukan data dilakukan dengan menggunakan fungsi-fungsi pustaka dari file header stdio.h, contoh yaitu gets(), scanf(), dari conio.h contoh getche(), getchar(), dan getch().

Struktur input dibagi menjadi 2 yaitu

Struktur input tak terformat
-Memasukan Data Karakter Tak Terformat

Fungsi getche() = tanpa enter, karakter terlihat.
Fungsi getchar() = dengan enter, karakter terlihat.
Fungsi getch() = tanpa enter, karakter tidak terlihat.

-Memasukan Data String Tak Terformat
String adalah kumpulan karakter.
#Include
#inculde

int main()
{
char kata [10];
printf (“Masukan suatu nilai string : “);
gets ( kata);
printf (“Nilai string yang dimasukan : %s\n”,kata);
}

Struktur Input terformat
Memasukan data terformat berarti data yang diterima akan diatur bentuk dan lebarnya dengan kode-kode format menggunakan fungsi Scanf(). Read More…

115060801111065
Rusliawan Santoso

Sejarah Perkembangan Sistem Operasi

 

Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris: operating system atau OS adalah
perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen
perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software
aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.

Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh
pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan softwaresoftware
lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi
akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti
umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan
antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan
tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem
Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut
dinamakan dengan “kernel” suatu Sistem Operasi.

Pada pertengahan 60an, sistem operasi pertama yang dapat digunakan pada semua
komputer adalah OS/360 dari IBM. OS/360 merupakan sistem pertama yang
mensyaratkan sebuah mass storage, seperti harddisk.

Pada akhir 60an muncul prototipe untuk semua sistem operasi yang ada saat ini,
yaitu Unix. Selain windows, semua sistem operasi yang ada seperti Linux, Mac OS
X atau Solaris lahir dari Unix. Selama fase perkembangan bertahun-tahun, Unix
melakukan banyak pembaruan yang sudah kita kenal saat ini, yaitu file system,
yang secara hierarkis terbagi dalam direktori-direktori, sebuah kernel untuk
mengakses hardware melalui device driver, memory virtualization beserta konsep
file.

Sampai detik ini, banyak sekali jenis-jenis operasi sistem yang ada, berkembang
dan dikembangkan di berbagai belahan dunia. Operasi yang paling banyak
didominasi seperti sistem operasi windows, linux beserta distro-distronya, juga
mac OS dan masih banyak sistem operasi lain yang booming di dunia. Di tulisan
ini, saya akan mencoba memberikan sedikit gambaran apa yang disebut dengan
sistem operasi itu, beserta bagian-bagiannya dan bagaimana perkembangannya
sampai saat ini.

Sistem operasi merupakan suatu perangkat lunak sistem yang bertanggung jawab
untuk mengendalikan langsung dan mengelola perangkat keras dan pengoperasian
dasar sistem, termasuk juga menjalankan bermacam aplikasi di atasnya misalnya
pengolah kata atau perambah website. Secara umum, Sistem Operasi adalah
software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat
komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah
Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum
untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk,
manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masingmasing
software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena
dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan
tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan “kernel” suatu Sistem
Operasi.

Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian:

1. Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory
2. Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi
3. Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna
4. Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar
yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain
5. Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk
mengontrol mereka. Read More…

 

Proses Switching atau Pengalihan proses akan terjadi jika proses yang di running beralih menajadi state lain (ready,blocked) kemudian system operasi membuat perubahan-perubahan berarti terhadap lingkungan.

Apa itu Ready dan blocked..?

  • Ready, Proses   siap   dieksekusi,   tetapi   proses   tidak tersedia untuk eksekusi proses ini.
  • Blocked, Proses   menunggu   kejadian   untuk   melengkapi tugasnya

Dalam hal ini muncul beberapa masalah, yaitu :

  • Kejadian-kejadian apa yang memicu alih proses ?
  • Masalah  lain  adalah  terdapatnya  perbedaan  antara  alih  proses  (process switching) dan alih konteks (context switching).
  • Apa yang harus dilakukan sistem operasi terhadap beragam struktur data yang dibawah kendalinya dalam alih proses ?

Berikut ini merupakan faktor-faktor penyebab terjadi nya proses switching

 

  1. Interupsi sistem, disebabkan kejadian eksternal dan tak bergantung proses yang saat itu sedang running. Contoh : selesainya operasi masukan/keluaran. Pada kejadian interupsi, kendali lebih dulu ditransfer ke interrupt handler yang melakukan penyimpanan data-data dan kemudian beralih ke rutin sistem operasi yang berkaitan dengan tipe interupsi itu.
  2. Trap, Adalah interupsi karena terjadinya kesalahan atau kondisi kekecualian (exception conditions) yang dihasilkan proses yang running, seperti usaha illegal dalam mengakses file. Apakah Dengan trap, sistem operasi menentukan apakah kesalahan yang dibuat merupakan kesalahan fatal ?

Kemungkinan yang dilakukan adalah menjalankan prosedur pemulihan atau memperingkatkan ke pemakai. Saat terjadi trap, mungkin terjadi pengalihan proses mungkin pula resume proses.

3.  Supervisor call, yaitu panggilan meminta atau mengaktifkan bagian sistem operasi. Contoh: Proses pemakai running meminta layanan masukan/keluaran seperti membuka file. Panggilan ini menghasilkan transfer ke rutin bagian sistem operasi. Biasanya, penggunaan system call membuat proses pemakai blockedkarena diaktifkan proses kernel (sistem operasi).

 

Notice: Pengalihan konteks dapat terjadi tanpa pengalihan state process yang sedang running, sedang pengalihan proses pasti melibatkan juga pengalihan konteks.

Langkah – Langkah pada Proses Switching

 

Langkah-langkah yang terlibat dalam pengalihan proses(Proses Switching) sebagai berikut :

  • Simpan konteks pemroses, termasuk register PC dan register-register lain.
  • Perbarui PCB proses yang running. Pelaksanaan termasuk mengubah state proses menjadi salah satu state (ready, blocked, suspendedready).
  • Field-field yang relevan juga diperbarui misalnya alasan meninggalkan state running dan informasi akunting.
  • Pindahkan PCB proses ke senarai yang cocok (ready, blocked).
  • Pilih satu proses lain untuk dieksekusi sesuai dengan teknik penjadwalan.
  • Perbarui PCB proses yang dipilih termasuk perubahan state menjadi running.
  • Perbarui struktur-struktur data manajemen memori. Pekerjaan ini sesuai dengan pengelolaan translasi alamat.
  • Kembalikan konteks pemroses dengan konteks simpanan yang memberitahu konteks proses terakhir saat dialihkan dari state running. Pengembalian konteks ini dilakukan dengan memuatkan nilai-nilai register PC dan register-register lain dengan nilai konteks yang tersimpan.

 

Pengalihan proses melibatkan pengalihan konteks dan perubahan state, memerlukan usaha lebih besar daripada pengalihan konteks.

 

 

Direktori,Sistem Berkas & Terminal pada Linux Ubuntu

Sistem berkas Linux dan Unix diorganisir dalam struktur hirarki, seperti pohon. Level tertinggi dari sistem berkas adalah / atau direktori root. Dalam filosofi disain Unix dan Linux, semua dianggap sebagai berkas, termasuk hard disks, partisi dan removable media. Ini berarti bahwa semua berkas dan direktori (termasuk cakram dan partisi lain) ada di bawah direktori root.

Sebagai contoh, /home/jebediah/cheeses.odt menampilkan alur (path) ke berkas cheeses.odt yang ada di dalam direktori jebediah yang mana ada di bawah direktori home, yang berada di bawah direktori root (/).

Di bawah direktori root (/), ada beberapa kumpulan direktori sistem penting yang umum digunakan oleh banyak distribusi Linux lainnya. Di bawah ini adalah daftar dari direktori umum yang berada tepat di bawah direktori root (/) :

  • /bin – aplikasi biner penting
  • /boot – lokasi berkas konfigurasi untuk boot.
  • /dev – berkas peranti (device)
  • /etc – berkas konfigurasi, skrip startup, dll (etc)…
  • /home – direktori pangkal (home) untuk pengguna
  • /lib – libraries yang diperlukan oleh sistem
  • /lost+found – menyediakan sistem lost+found untuk berkas yang berada dibawah direktori root (/)
  • /media – mount (memuat) removable media seperti CD-ROM, kamera digital, dll…
  • /mnt – untuk me-mount sistem berkas
  • /opt – tempat lokasi untuk menginstal aplikasi tambahan (optional)
  • /proc – direktori dinamis khusus yang menangani informasi mengenai kondisi sistem, termasuk proses-proses (processes) yang sedang berjalan
  • /root – direktori pangkal untuk root, diucapkan ‘slash-root’
  • /sbin – sistem biner penting
  • /sys – mengandung informasi mengenai system
  • /tmp – berkas sementara (temporary)
  • /usr – tempat aplikasi dan berkas yang sering digunakan oleh pengguna (users)
  • /var – berkas variabel seperti log dan database

Hak Akses

Semua berkas dalam sistem Linux mempunyai hak akses yang dapat mengizinkan atau mencegah orang lain dari menilik, mengubah atau mengeksekusi. Pengguna super “root” mempunyai kemampuan untuk mengakses setiap berkas dalam sistem. Setiap berkas memiliki pembatasan akses, pembatasan pengguna, dan memiliki asosiasi pemilik/grup.

Setiap berkas dilindungi oleh tiga lapis hak akses berikut ini:

  • penggunaberlaku bagi pengguna yang adalah pemilik dari suatu berkas
  • grupberlaku bagi grup yang berhubungan dengan suatu berkas
  • lainnyaberlaku bagi semua pengguna lainnya

Di dalam setiap dari tiga setelan hak izin ada hak izin sesungguhnya. Hak izin, dan cara penggunaannya untuk berkas dan direktori, diuraikan dibawah ini:

  • bacaberkas dapat ditampilkan/dibukaisi direktori dari ditampilkan
  • tulisberkas dapat disunting atau dihapusisi direktori dari dimodifikasi
  • eksekusiberkas eksekusi dapat dijalankan sebagai programdirektori dapat dimasuki

Untuk menilik dan menyunting hak izin pada berkas dan direktori, buka Applications->Accessories->Home Folder dan klik kanan di berkas atau direktori. Kemudian pilih Properties. Info hak izin ada di tab Permissions dan Anda dapat mengubah seluruh level hak izin, apabila Anda adalah pemilik dari berkas tersebut.

Terminal

Bekerja dengan baris perintah tidaklah tugas yang menakutkan seperti yang Anda pikir sebelumnya. Tidak dibutuhkan pengetahuan khusus untuk mengetahui bagaimana menggunakan baris perintah, ini adalah program seperti yang lainnya. Semua tugas di Linux dapat diselesaikan menggunakan baris perintah, walaupun telah ada alat berbasis grafik untuk semua program, tetapi kadang-kadang itu semua tidak cukup. Disinilah baris perintah akan membantu Anda.

Terminal berada di Applications->Terminal . Terminal sering disebut command prompt atau shell. Di masa lalu, hal ini adalah cara pengguna untuk berinteraksi dengan komputer, dan para pengguna Linux berpendapat bahwa penggunaan perintah melalui shell akan lebih cepat dibanding melalui aplikasi berbasis grafik dan hal ini masih berlaku sampai sekarang. Disini Anda akan mempelajari bagaimana menggunakan terminal.

Kegunaan awal dari terminal adalah sebagai peramban (browser) berkas dan kenyataannya saat ini masih digunakan sebagai peramban berkas, di saat lingkungan berbasis grafik tidak tersedia. Anda dapat menggunakan terminal sebagai peramban berkas untuk melihat berkas dan membatalkan perubahan yang telah dibuat.

Pada saat pertama kali membuka terminal tulisan yang tampil adalah “namauser@namakomputer:~$”. Contoh di komputer saya yang tampil “Rusliawan@ubuntu:~$” artinya rusliawan= username, ubuntu = nama komputer/hostname, ~ lokasi folder aktif sekarang berada di folder home si user, dan $ artinya sedang dalam posisi user biasa, jika bukan $ tetapi # berarti dalam posisi root(administrator).

File dan Folder

  • Melihat petunjuk pemakaian perintah : $ man namaperintah. Contoh mau melihat manual perintah pwd : $ man pwd
  • Melihat alamat folder aktif : $ pwd
  • Pindah ke folder home si user : $ cd
  • Pindah folder : $ cd foldertujuan. Contoh pindah ke folder /usr : $ cd /usr
  • Pindah ke folder induk : $ cd .. [titik dua kali]. Contoh sekarang berada di folder /home/user/Documents/Data1/Data1a mau naik satu tingkat ke folder Data1 ketik $ cd ..
  • Melihat isi folder : $ ls
  • Membuat folder : $ mkdir namafolder
  • Membuat/mengedit file menggunakan text editor : $ nano namafile.txt atau $ vi namafile.txt
  • Melihat isi file text : $ cat namafile.txt atau $ more namafile.txt
  • Mengcopy file/folder : $ cp sumberfile foldertujuan
  • Merubah nama file/folder : $ mv namafileasli namafilebaru
  • Memindahkan file/folder : $ mv sumber tujuan
  • Hapus file : $ rm namafile
  • Hapus folder : $ rm -rf folder
  • Mencari file/folder : $ locate yang-dicari
  • Membersihkan layar : $ clear
  • Keluar dari terminal : $ exit

Root

  • Menjalankan perintah sebagai root : $ sudo namaperintah
  • Beralih ke mode root : $ sudo su, setelah memasukkan password tanda $ akan berubah menjadi #
  • Restart : $ sudo reboot
  • Shutdown : $ sudo poweroff

Repostiroy dan Paket

  • Update repository : $ sudo apt-get update
  • Upgrade paket : $ sudo apt-get upgrade
  • Install paket : $ sudo apt-get install nama-paket
  • Uninstall paket : $ sudo apt-get remove nama-paket
  • Install paket dari file .deb : $ sudo dpkg -i file-paket.deb

Kompresi File

  • Membuat file zip dari file : $ zip output.zip sumber-file
  • Membuat file zip dari direktori : $ zip -r output.zip sumber-direktori
  • Mengekstrak file zip : $ unzip namafile.zip -d folder-tujuan
  • Membuat file tar.gz : $ tar -cvzf output.tar.gz sumber-direktori
  • Mengkstrak file tar.gz : $ tar xzvf file.tar.gz
  • Mengekstrak file tar.gz dengan folder tujuan : $ tar xzvf file.tar.gz -C /folder/tujuan/harus/ada

Jaringan dan Internet

  • Cek koneksi jaringan : $ ping noip
  • Info settingan interface jaringan : $ ifconfig
  • Download : $ wget http://website.com/file.zip

Perintah Umum

Menilik Direktori – ls
Perintah ls (LiSt) melihat daftar berkas dalam suatu direktori.
Membuat Direktori: – mkdir (nama direktori)
Perintah mkdir (MaKeDIRectory) untuk membuat direktori.
Mengubah Direktori: – cd (/direktori/lokasi)
Perintah cd perintah (ChangeDirectory) akan mengubah dari direktori Anda saat ini ke direktori yang Anda tentukan.
Menyalin Berkas/Direktori: – cp (nama berkas atau direktori) (ke direktori atau nama berkas)
Perintah cp (CoPy) akan menyalin setiap berkas yang Anda tentukan. Perintah cp -r akan menyalin setiap direktori yang Anda tentukan.
Menghapus Berkas/Direktori: – rm (nama berkas atau direktori)
Perintah rm perintah (ReMove) akan menghapus setiap berkas yang Anda tentukan. Perintah rm -rf akan menghapus setiap direktori yang Anda tentukan.
Ganti Name Berkas/Direktori – mv (nama berkas atau direktori)
Perintah mv (MoVe) akan mengganti nama/memindahkan setiap berkas atau direktori yang Anda tentukan.
Mencari Berkas/Direktori: – mv (nama berkas atau direktori)
Perintah locate akan setiap nama berkas yang anda tentukan yang ada di dalam komputer. Perintah ini menggunakan indeks dari berkas dalam sistem Anda untuk bekerja dengan cepat: untuk memutakhirkan indeks ini jalankan perintah updatedb. Perintah ini berjalan otomatis setiap hari, apabila komputer Anda nyala terus setiap hari. Dan perintah ini harus dijalankan dengan hak istimewa administratif (lihat “Root Dan Sudo”).

Anda juga dapat menggunakan wildcard untuk mencocokkan satu atau lebih berkas, seperti “*” (untuk semua berkas) atau “?” (untuk mencocokkan satu karakter).

Penyuntingan Teks

Semua konfigurasi dan setelan di Linux tersimpan di dalam berkas teks. Walaupun biasanya Anda menyunting konfigurasi ini melalui antarmuka berbasis grafik, sesekali mungkin Anda harus menyuntingnya secara manual. Geditadalah editor teks baku di Ubuntu, yang dapat Anda luncurkan dengan mengeklik Applications->Accessories->Mousepad di sistem menu desktop.

Anda juga dapat menjalankan Mousepad lewat baris perintah menggunakan gksudo, yang akan menjalankan Mousepad dengan hak akses administratif, dalam rangka untuk mengubah berkas konfigurasi.

Jika Anda ingin menggunakan editor teks dari baris perintah, Anda dapat menggunakan nano, editor teks sederhana yang mudah dipakai. Saat menjalankannya dari baris perintah, selalu gunakan perintah berikut, untuk memastikan editor tidak memasukkan jeda baris:

nano -w

Selain ini ada juga beberapa editor berbasis terminal yang tersedia di Ubuntu, paling populer adalah seperti VIM dan Emacs. Aplikasi ini lebih kompleks untuk digunakan dibandingkan nano, akan tetapi lebih handal.

Root Dan Sudo

Pengguna root di GNU/Linux adalah pengguna yang mempunyai akses administratif untuk mengelola sistem. Pengguna biasa tidak mempunyai akses ini karena alasan keamanan. Akan tetapi, Kubuntu tidak menyertakan pengguna root. Malahan, akses pengelolaan diberikan kepada pengguna individu, yang dapat menggunakan aplikasi “sudo” untuk melakukan tugas pengelolaan. Akun pengguna pertama yang Anda buat pada sistem saat instalasi akan, dengan baku, mempunyai akses ke sudo.

Ketika Anda menjalankan aplikasi yang membutuhkan hak akses root, sudo akan menanyakan Anda untuk memasukkan kata sandi pengguna normal. Hal ini untuk memastikan agar aplikasi berbahaya tidak merusak sistem Anda, dan berfungsi sebagai pengingat bahwa Anda sedang melakukan tugas administratif sistem yang mengharuskan Anda agar berhati-hati!

Untuk menggunakan sudo pada baris perintah, cukup ketik “sudo” sebelum perintah yang Anda ingin jalankan. Sudo kemudian akan menanyakan kata sandi.

Sudo akan mengingat kata sandi Anda untuk waktu yang telah ditentukan sebelumnya (bakunya 15 menit). Fitur ini didisain untuk mengizinkan pengguna melakukan multitugas administratif tanpa harus menanyakan kata sandi setiap waktu.

Harap berhati-hati ketika melakukan tugas administratif — sebab dapat merusak sistem Anda!

Beberapa tips lain untuk menggunakan sudo:

  • Untuk menggunakan terminal “root”, ketik “sudo -i” pada baris perintah.
  • Seluruh grup perkakas konfigurasi berbasis grafik dalam Ubuntu sudah menggunakan sudo, jadi Anda akan ditanyakan kata sandi jika dibutuhkan.
  • Ketika menjalankan perkakas berbasis grafis dengan “sudo”, cobalah jalankan dengan “gksudo”. Perintah ini akan membuka window kecil yang akan menanyakan kata sandi pengguna. “gksudo” sangat berguna jika Anda ingin men-setup launcher untuk Synaptic di panel Anda, atau aplikasi lainnya.
  • Untuk informasi mengenai program sudo dan penjelasan tentang tidak adanya pengguna root di Ubuntu, silakan baca halaman di wiki Ubuntui.

Implementasi Mikroprosesor dan proses kerjanya:

1. Barcode Reader

Simbol kode batang (bar code) berisi sampai tiga puluh karakter yang disandikan dalam bentuk yang bisa dibaca mesin. Sumber cahaya didalam scanner dikenakan pada symbol kode-batang, batang-batang itu menyerap cahaya dan spasi akan memantulkan cahaya. Detektor foto menerima  cahaya yang membentuk pola sinyal elektronik yang kemudian disajikan dalam symbol yang tercetak. Dekoder menerima sinyal dari scanner dan mengubah data menjadi data karakter wakil dari kode symbol yang bersangkutan.Space (ruangan) kosong pada salah satu sisi dari symbol kode batang disebut daerah tenang, bersama-sama dengan karakter start dan stop, membiarkan scanner mengetahui apakah data memulai atau berakhir.

 

2. Pengendali Motor dengan Remote Sony.

 

Pada sistem ini prosesor mengendalikan atau mengatur jalannya motor melalui remote control yaitu input berasal dari remote dan disalurkan kemicroprosesor melalui sebuah jaringan ( infrared,dll ) dan diaplikasikan kemotor tersebutFungsi aplikasi ini adalah mengatur arah putaran motor DC dengan menggunakan remote control Sony. Menggunakan Small System AT89205. Dengan alat ini kita bisa menghidupkan motor dari jarak jauh serta mencari motor kita di desakan parkiran mall yang terdapat banyak motor sehingga memudahkan pencarian kita dengan bunyi yang terpasang dengan memanfaatkan Small System AT89205 tersebut.

 

3.Sensor Warna TCS230.

 

Seperti halnya robot,sensor warna hampir memiliki cara kerja yang hampir sama dengan robot,tetapi kalau robot mempunyai atau mendeteksi sedikit warna tetapi hal ini bisa mendeteksi warna jauh lebih banyak dan spesifik warna tersebut
dan warna warna tersbut ada kode kode binernya
TCS230 adalah konverter warna cahaya ke frekuensi. Ada dua komponen utama pembentuk IC ini, yaitu photodioda dan pengkonversi arus ke frekuensi.

 

4. Pengamanan Berdasarkan Pola Sidik Jari Yang Tersimpan Pada Kartu Pintar.


MikrokontrolerDT51 MinSys menjadikan suatu basis yang dapat berdiri sendiri dan sangat diminati serta banyak manfaat yang berguna bagi para pecinta perangkat keras yang berbasiskan pemprograman bahasa mesin yang menunjang sistem keamanan tersebut. Perangkat ini dapat bekerja secara normal (online) dengan keadaan mikrokontroler DT51 MinSys dan komputer beserta program bekerja dengan baik, namun dapat juga bekerja walaupun dalam keadaan listrik padam atau disebut juga bekerja secara mandiri (offline), karena disediakannya suplai tegangan yang berasal dari catu daya dan juga ada sumber tegangan yang lain berasal dari bateri yang dapat diisi ulang dan berkesinambungan. Papan tekan yang dikendalikan oleh mikrokontroler DT51 MinSys digunakan sebagai alat masukan yang berbentuk kode. Liquid Crystal Display (LCD) dijadikan sebagai penampil dari aktifitas kegiatan sistem pengamanan tersebut. Dalam penggunaan sistem pengamanan yang berbasiskan mikrokontroler DT51 MinSys ini hanya pengguna yang mengetahui kode akses dan memiliki kartu pintar serta pola sidik jari yang telah tersimpan didalam kartu pintar yang berhak masuk kedalam sistem pengamanan yang berbasiskan pola sidik jari. Percobaan yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui kestabilan, kecepatan, kompatibilitas, info program, tingkat keamanan yang tinggi serta menunjukkan hasil yang baik.

 

5.  Pengendali Penerangan Ruangan Berbasis Mikrokontroler ATMEGA8535


Sebagai pengendali utama pada sistem menggunakan miktokontroller ATmega8535 dengan input dari sensor cahaya (LDR). Output dari pendendali selanjutnya ditampilkan LCD M1632 sebagai penampil dan sebagai input rangkaian pengatur tegangan. Sistem ini bekerja di dalam ruangan (in door) menggunakan maket rumah dengan tiga ruangan sebagai model. Dalam pengujian perangkat keras dan lunak, diketahui bahwa system pengendalian penerangan ruangan ini dapat menghemat energi. Dari pengujian sensor cahaya diperoleh hubungan antara luminansi dan tegangan yang mendekati linier, sehingga pengendalian dengan mikrokontroler ATmega8535 dapat bekerja dengan baik.
6. Sistem Pengendalian Suhu Menggunakan AT89S51dengan Tampilan di PC


Hasil suhu di ruangan bisa diset dan ditampilkan di komputer. Sistem yang dibuat ini memanfaatkan kemampuan mikrokontroler AT89S51 dalam akuisisi data dan mengambil keputusan. Kawasan suhu yang bisa di kendalikan adalah 230 Celcius sampai dengan 400 Celcius. Hasil pengujian dengan termometer menunjukan sistem dibuat ini mampu mempertahankan suhu yang dikehendaki pada daerah di sekitar sensor dalam radius

 

7. Monitoring Debit Air dan Alat Penggerak Pintu Air di Bendungan


Dalam hal ini digunakan mikrokontroUer AT89C51 sebagai unit penerima danpengirim data biner. Sedangkan sebagai media komunikasi yang digunakan adalah serial RS-232. Selain untuk memonitor debit air penggunaan komunikasi mikrokontroller AT89C5 I dan komputer memungkinkan untuk pengendalian gerakan motor sebagai penggerak pintu bendungan dari pusat pantau juga.
8.  Sistem keamanan ruangan menggunakan sensor passive infra red (PIR) KC7783R dengan Mikrokontroler AT89S51


Perangkat lunak mikrokontroler dalam penelitian ini dibuat dengan menggunakan bahasa assembly. Alarm akan aktif setiap waktu jika da gerakan manusia. Sistem ini bekerja setelah PIR sensor KC7783R mendeteksi gerakan manusia, maka PIR sensor KC7783R akan mengirim sinyal ke mikrokontroler, kemudian mikrokontroler menyalakan alarm yang diwakili oleh buzzer. Sistem ini telah terealisasi dan dapat dijadikan sistem keamanan dengan membunyikan alarm secara otomatis. Apabila ada orang yang mendekat pada saat yang tidak diinginkan, maka alarm akan berbunyi.

 

9. Jam Digital dengan Bahasa C

Dalam proses ini prosesor mengkalkulasi bcodding yang berhitung dengan rumus ( + 1) dan  menampilkan data waktu yang berupa detik, menit, jam, hari, tanggal, bulan dan tahun. Modul RTC-1287 sebagai sumber data waktu yang akan ditampilkan, dan Key-44 sebagai input untuk menset waktu

115060801111065 / Rusliawan Santoso

 

Mikrokontroler adalah sebuah sistem mikroprosesor lengkap yang terkandung di dalam sebuah chip yang mempunyai masukan dan keluaran serta kendali dengan program yang bisa ditulis dan dihapus dengan cara yang khusus.

Dalam perkembangannya, mikroprosesor dibuat menurut kebutuhan aplikasinya yang lebih spesifik, dalam hal ini menjadi beberapa jenis, yaitu;
• Mikoprosesor RISC (Reduced Instruction Set of Computing) dan CISC (Complex Instruction Set of Computing). Jenis ini yang digunakan untuk pengolahan informasi dengan software yang rumit dan digunakan untuk kebanyakan PC saat ini.
• Pengolah Sinyal Digital – DSP (Digital Signal Processor). Memiliki software dan hardware yang ditujukan untuk mempermudah memproses sinyal-sinyal digital. Digunakan pada perangkat audio – video modern seperti VCD, DVD, home teatre dan juga pada card-card multimedia di komputer.
• Mikrokontroler, adalah mikroprosesor yang dikhususkan untuk instrumentasi dan kendali. Contoh aplikasi pada kendali motor, berperan seperti PLC (Programmable Logic Controller), pengaturan pengapian dan injeksi bahan bakar pada kendaraan bermotor atau alat mengukur suatu besaran, seprti suhu, tekanan, kelembaban dan lain-lain.

Mikrokontroler dapat disebut sebagai “one chip solution” karena terdiri dari :

·        CPU (central processing unit)

CPU ialah bagian yang paling penting dari suatu mikroprosesor, ia melakukan pemrosesan data.

·        RAM (Random Access Memory)

RAM digunakan Untuk menyimpan data sementara

·        EPROM/PROM/ROM (Erasable Programmable Read Only Memory)

ROM digunakan untuk menyimpan program yang bersifat permanen.

·        I/O (input/output) – serial and parallel

Unit ini berfungsi agar mikrokontroler dapat berkomunikasi dalam format serial atau paralel, sehingga dapat berkomunikasi dengan mudah dengan PC dan devais standar digital lainnya.

·        Timer

Timer berguna untuk mengatur pewaktuan pada sistem berbasis mikrokontroler, misal untuk delay atau pencacah.

·        Interrupt controller

Berfungsi menangani suatu request pada saat mikrokontroler sedang running.

Adapun berbagai peranan mikroprosesor, antara lain:
1. Pengendali Motor dengan Remote Sony.
Fungsi aplikasi adalah mengatur arah putaran motor DC dengan menggunakan remote control Sony. Menggunakan Small System AT89205

2. Sensor Warna TCS230.
TCS230 adalah konverter warna cahaya ke frekuensi. Ada dua komponen utama pembentuk IC ini, yaitu photodioda dan pengkonversi arus ke frekuensi.

3. Jam Digital dengan Bahasa C
Modul DST-51 sebagai central pemroses, LCD Hitachi digunakan untuk menampilkan data waktu yang berupa detik, menit, jam, hari, tanggal, bulan dan tahun. Modul RTC-1287 sebagai sumber data waktu yang akan ditampilkan, dan Key-44 sebagai input untuk menset waktu.

4. Pengamanan Berdasarkan Pola Sidik Jari Yang Tersimpan Pada Kartu Pintar.
MikrokontrolerDT51 MinSys menjadikan suatu basis yang dapat berdiri sendiri dan sangat diminati serta banyak manfaat yang berguna bagi para pecinta perangkat keras yang berbasiskan pemprograman bahasa mesin yang menunjang sistem keamanan tersebut. Perangkat ini dapat bekerja secara normal (online) dengan keadaan mikrokontroler DT51 MinSys dan komputer beserta program bekerja dengan baik, namun dapat juga bekerja walaupun dalam keadaan listrik padam atau disebut juga bekerja secara mandiri (offline), karena disediakannya suplai tegangan yang berasal dari catu daya dan juga ada sumber tegangan yang lain berasal dari bateri yang dapat diisi ulang dan berkesinambungan. Papan tekan yang dikendalikan oleh mikrokontroler DT51 MinSys digunakan sebagai alat masukan yang berbentuk kode. Liquid Crystal Display (LCD) dijadikan sebagai penampil dari aktifitas kegiatan sistem pengamanan tersebut. Dalam penggunaan sistem pengamanan yang berbasiskan mikrokontroler DT51 MinSys ini hanya pengguna yang mengetahui kode akses dan memiliki kartu pintar serta pola sidik jari yang telah tersimpan didalam kartu pintar yang berhak masuk kedalam sistem pengamanan yang berbasiskan pola sidik jari. Percobaan yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui kestabilan, kecepatan, kompatibilitas, info program, tingkat keamanan yang tinggi serta menunjukkan hasil yang baik.

5. Pengendali Penerangan Ruangan Berbasis Mikrokontroler ATMEGA8535
Sebagai pengendali utama pada sistem menggunakan miktokontroller ATmega8535 dengan input dari sensor cahaya (LDR). Output dari pendendali selanjutnya ditampilkan LCD M1632 sebagai penampil dan sebagai input rangkaian pengatur tegangan. Sistem ini bekerja di dalam ruangan (in door) menggunakan maket rumah dengan tiga ruangan sebagai model. Dalam pengujian perangkat keras dan lunak, diketahui bahwa system pengendalian penerangan ruangan ini dapat menghemat energi. Dari pengujian sensor cahaya diperoleh hubungan antara luminansi dan tegangan yang mendekati linier, sehingga pengendalian dengan mikrokontroler ATmega8535 dapat bekerja dengan baik.

6. Sistem Pengendalian Suhu Menggunakan AT89S51dengan Tampilan di PC
Hasil suhu di ruangan bisa diset dan ditampilkan di komputer. Sistem yang dibuat ini memanfaatkan kemampuan mikrokontroler AT89S51 dalam akuisisi data dan mengambil keputusan. Kawasan suhu yang bisa di kendalikan adalah 230 Celcius sampai dengan 400 Celcius. Hasil pengujian dengan termometer menunjukan sistem dibuat ini mampu mempertahankan suhu yang dikehendaki pada daerah di sekitar sensor dalam radius 2 cm, untuk radius lebih besar 2 cm dari sensor suhu, suhu yang terukur oleh termometer adalah berbeda.

7. Monitoring Debit Air dan Alat Penggerak Pintu Air di Bendungan
Dalam hal ini digunakan mikrokontroUer AT89C51 sebagai unit penerima danpengirim data biner. Sedangkan sebagai media komunikasi yang digunakan adalah serial RS-232. Selain untuk memonitor debit air penggunaan komunikasi mikrokontroller AT89C5 I dan komputer memungkinkan untuk pengendalian gerakan motor sebagai penggerak pintu bendungan dari pusat pantau juga.

8. Sistem keamanan ruangan menggunakan sensor passive infra red (PIR) KC7783R dengan Mikrokontroler AT89S51
Perangkat lunak mikrokontroler dalam penelitian ini dibuat dengan menggunakan bahasa assembly. Alarm akan aktif setiap waktu jika da gerakan manusia. Sistem ini bekerja setelah PIR sensor KC7783R mendeteksi gerakan manusia, maka PIR sensor KC7783R akan mengirim sinyal ke mikrokontroler, kemudian mikrokontroler menyalakan alarm yang diwakili oleh buzzer. Sistem ini telah terealisasi dan dapat dijadikan sistem keamanan dengan membunyikan alarm secara otomatis. Apabila ada orang yang mendekat pada saat yang tidak diinginkan, maka alarm akan berbunyi.Sebuah IC mikrokontroler tidakakan berarti bila hanya berdiri sendiri.

Pada dasarnya sebuah sistem minimal mikrokontroler AVR memiliki prinsip yang sama, yang terdiri dari 4 bagian, yaitu :

1. prosesor, yaitu mikrokontroler itu sendiri

2. rangkaian reset agar mikrokontroler dapat menjalankan program mulai dari awal

3. rangkaian clock, yang digunakan untuk memberi detak pada CPU

4. rangkaian catu daya, yang digunakan untuk memberi sumberdaya

Dan prinsip kerjanya adalah :

sebagai salah satu contohnya yaitu Mikrokontroler AT89S51 yang dikembangkan oleh Atmel.

Prinsip kerja mikrokontroler adalah sebagai berikut :

a. Berdasarkan nilai yang berada pada register Program Counter,
mikrokontroler mengambil data pada ROM dengan alamat yang tertera pada register Program Counter. Selanjutnya isi dari register Program Counter ditambah dengan satu (increment) secara otomatis. Data yang diambil pada ROM merupakan urutan nstruksi program yang telah dibuat dan diisikan sebelumnya oleh pengguna.
b. Instruksi yang diambil tersebut kemudian diolah dan dijalankan oleh
mikrokontroler. Proses pengerjaan bergantung pada jenis instruksi, dapat
membaca, mengubah nilai-nilai pada register, RAM, Isi Port, atau melakukan
pembacaan dan dilanjutkan dengan pengubahan data.
c. Program Counter telah berubah nilainya. Selanjutnya yang dilakukan
mikrokontroler adalah mengulang kembali siklus ini pada langkah pertama
dan demikian seterusnya hingga catudaya dimatikan.

Jadi dapat disimpulkan bahwa suatu mikrokontrontroler adalah suatu chip (rangkaian terintegrasi – IC) VLSI (Very Large Scale IC) mikroprosesor yang dikhususkan untuk instrumentasi dan kendali dan bersifat reprogrammable. Mikrokontroler memiliki unit memory sendiri (meskipun sangat terbatas), unit I/O (Input/Output) yang bisa dikoneksikan langsung dengan sensor atau aktuator. Program disimpan dalam memori yang tidak hilang bila catu daya padam, biasanya dalam bentuk ROM, PROM atau EPROM diluar mikrokontroler, atau beberapa seri atau varian memiliki ROM didalam mikrokontroler itu sendiri. Cara mengisi program dengan suatu alat pemrogram, yang biasanya berhubungan dengan PC. Untuk mempelajari dan mengaplikasikan mikrokontroler diperlukan perangkat pengembang, literatur dan forum-forum diskusi.