Univ. of Brawijaya Change the World

Informatics Students Blog of Brawijaya University

Category : Linux & Open Source

Rilisnya Ubuntu For Android

 

Ubuntu for Android resmi diumumkan oleh Canonical, Selasa (21/1). Ubuntu for Android didesain untuk membawa sistem operasi ini ke smartphone berbasis Android.

Ubuntu for Android bukanlah sebuah sistem operasi yang terpasang secara penuh pada smartphone, namun hanya sebagai aplikasi tambahan yang akan bekerja saat smartphoneterpasang pada docking khusus.

Meski bukan berupa sistem operasi, didalam Ubuntu for Android telah terpasang berbagai aplikasi umum layaknya sebuah OS, seperti aplikasi office, multimedia, web browsing, dan juga email.

Nantinya pengguna bisa mengoperasikan aplikasi ini menggunakan keyboard dan monitor yang terhubung dengandocking tersebut. Jadi saat smartphone dicabut dari docking-nya, maka smartphone akan berfungsi kembali layaknyasmartphone Android biasa.

Tujuan dihadirkannya aplikasi ini adalah untuk memindahkan fungsi desktop Ubuntu ke smartphone Android. Konsep ini mengingatkan orang akan platform WebTop pada perangkat Atrix yang diperkenalkan Motorola.

Ubuntu for Android baru dalam tahap perkenalan dan belum dipertunjukkan secara resmi kepada umum. Demo aplikasi tersebut baru akan dilakukan bertepatan pada saat ajang MWC 2012 berlangsung.

Aplikasi ini bisa jadi sebagai awal langkah Ubuntu untuk memperkenalkan proyek selanjutnya yaitu Ubuntu mobilesebagai sebuah sistem operasi penuh yang rencananya akan diluncurkan tahun 2014

Repository merupakan tempat penyimpanan ratusan aplikasi atau program yang telah diatur sedemikian rupa dan tersedia untuk dapat diakses melalui internet. Namun, repository tidak hanya dapat diakses melalui internet saja tetapi kita juga dapat menggunakan alternatif repository lewat distribusi pada media lain seperti DVD yang tentunya sangat membantu sekali buat kita yang tidak memliki koneksi internet yang cepat.

Ketika melakukan update repository Ubuntu,  kita melakukan download repository dari alamat server yang ada pada /etc/apt/sources.list dan default alamat server yang ada pada sources.list tersebut adalah alamat server luar, seperti archive.ubuntu.com, security.ubuntu.com.Server repository di sini berfungsi sebagai server yang menyediakan kumpulan paket software ataupun kumpulan aplikasi dari distro-distro Linux yang bisa diakses melalui internet.

Langkah-langkah yang dilakukan adalah sebagai berikut :

1. Buka Dashboard, kemudian pilih Terminal

2. Setelah jendela terminal terbuka, ketikkan ”$ sudo su

3. Masukkan password Anda

4. Edit repository dengan mengetikkan “# gedit /etc/apt/sources.list

5. Hapus semua alamat server repository yang ada pada jendela teks editor

6. Buka web browser, misalnya Firefox, dan buka alamat server repository yang menyediakan berbagai software atau aplikasi, misal di http://singo.ub.ac.id

7. Cari versi Linux yang Anda gunakan, kemudian Copy dan Paste repository yang ada pada website Singo.ub.ac.id ini khusus daerah Malang bilang ingin cepat mendownload file repositorynya, tersebut sesuai dengan versi Linux Anda.

Contohnya, untuk Linux Ubuntu 11.10 :

deb http://singo.ub.ac.id/ubuntu oneiric main restricted universe multiverse
deb http://singo.ub.ac.id/ubuntu oneiric- updates main restricted universe multiverse
deb http://singo.ub.ac.id/ubuntu oneiric- security main restricted universe multiverse
deb http://singo.ub.ac.id/ubuntu oneiric- backports main restricted universe multiverse
deb http://singo.ub.ac.id/ubuntu oneiric-proposed main restricted universe multiverse

nah bisa juga copy paste kan link-link tersebut kedalam  update manager lalu pilih sofware source lalu add

berikut penjelasan untuk format yang ada pada file source.list tersebut

  • deb : repository ini berisi file-file binaries atau precompiled packages. repository ini dibutuhkan oleh sebagian besar pengguna.
  • deb-src : repository ini berisi source code dari package yang ada dan ini berguna bagi developer.
  • http://id.archive.ubuntu.com/ubuntu/ : ini merupakan alamat atau lokasi di internet.
  • hardy : release name dan versi dari distribusi ubuntu yang kita gunakan.
  • main & restricted : merupakan bagian dari components.
Kalian dapat menghapus semua isi dari file source.list atau memberi tanda # (dianggap sebagai comment) di awal baris dari setiap list repository, selanjutnya teman-teman dapat meng-copy-kan daftar source list yang ingin digunakan

8. Klik Save

9. Ketikkan “#apt-get update“, tunggu sampai proses selesai

10. Linux yang Anda gunakan akan terupdate secara otomatis

seperti gambar dibawah ini

Bilang ingin mengetahui lebih lanjut visit >>https://help.ubuntu.com/community/Repositories

Backtrack 5 Has Been Released


The evolution of BackTrack spans many years of development, penetration tests, and unprecedented help from the security community. BackTrack originally started with earlier versions of live Linux distributions called Whoppix, IWHAX, and Auditor. When BackTrack was developed, it was designed to be an all in one live cd used on security audits and was specifically crafted to not leave any remnants of itself on the laptop. It has since expanded to being the most widely adopted penetration testing framework in existence and is used by the security community all over the world.

BackTrack is intended for all audiences from the most savvy security professionals to early newcomers to the information security field. BackTrack promotes a quick and easy way to find and update the largest database of security tools collection to-date. Our community of users range from skilled penetration testers in the information security field, government entities, information technology, security enthusiasts, and individuals new to the security community.

Feedback from all industries and skill levels allows us to truly develop a solution that is tailored towards everyone and far exceeds anything ever developed both commercially and freely available. The project is funded by Offensive Security. Whether you’re hacking wireless, exploiting servers, performing a web application assessment, learning, or social-engineering a client, BackTrack is the one-stop-shop for all of your security needs.

For download this click here from http://www.backtrack-linux.org/downloads/

Linux Fedora 16

 

Fedora is a Linux-based operating system, a collection of software that makes your computer run. You can use Fedora in addition to, or instead of, other operating systems such as Microsoft Windows™ or Mac OS X™. The Fedora operating system is completely free of cost for you to enjoy and share.

The Fedora Project is the name of a worldwide community of people who love, use, and build free software. We want to lead in the creation and spread of free code and content by working together as a community. Fedora is sponsored by Red Hat, the world’s most trusted provider of open source technology. Red Hat invests in Fedora to encourage collaboration and incubate innovative new free software technologies.

Fedora offers a lot of the same advantages of Ubuntu as a good hardwaresupport, desktop fine and unusual package options. latest release of Fedora15 is the first major distribution to use the new Gnome – Gnome Shell. AsUbuntu Unity-Unity, Shell is an attempt to change people’s expectationsabout what Linux desktop should be visible. desktop approaches such asanimated transitions, etc launcher.

 

For download Fedora new 16
click here size [605 Mb] ISO image format to a compatible PC with Intel (32-bit)

Banyak sekali kemajuan-kemajuan yang ada di dunia persilatan distro GNU/Linux distro,Kompatibilitas hardware, kemudahan penggunaan, dukungan repositori perangkat lunak. Ketiga atribut ini mutlak harus ada dalam setiap distro linux. Hal ini menciptakan situasi yang agak unik, di mana ide-ide developer cepat menyebar. Dan sebagai hasilnya, ada puluhan distribusi update setiap bulan, ratusan setiap tahun, berlomba-lomba untuk menjadi urutan teratas di DistroWatch.com. Berikut Ini adalah 10 distro linux menurut saya hehe :

1.Ubuntu

 

Ubuntu merupakan distro Linux yang paling populer diantara distro distro linux lainnya. Sifatnya yang stabil serta user friendly membuatnya sangat diminati oleh publik. Ubuntu juga merupakan distro Linux yang paling cocok bagi pengguna awam yang baru belajar menggunakan Linux, karena memang distro linux inilah yang paling gampang pengoperasiannya. Dukungan komunitas yang besar membuat Anda tidak akan pernah kehabisan tempat untuk bertanya.

Tetapi ada dua alasan mengapa Ubuntu masih merupakan pilihan yang fantastis untuk pemula – kompatibilitas hardware dan kemudahan instalasi. Ubuntu masih menawarkan salah satu desktop terbaik, sebuah repositori perangkat lunak tak tertandingi, kemudahan instalasi perangkat lunak proprietary seperti Flash dan driver Nvidia, dan menggabungkan salah satu komunitas terbesar di internet. Ubuntu adalah juaranya.

2.Linux Mint

LinuxMint yang merupakan distro Linux berbasis Ubuntu, pertama kali di luncurkan pada tahun 2006 oleh seorang kelahiran perancis yang bernama Clement Lefebvre. Clement merupakan pekerja IT yang menetap di Irlandia.
Hal yang telah berubah dalam hirarki distro Linux. Dengan beralihnya Ubuntu ke Unity dan Fedora ke Gnome Shell, sekarang ada ruang untuk distribusi kelas pertama Gnome yang sudah familiar di kalangan user.

3.Fedora

Fedora adalah distro linux yang pertama kali dirilis pada tahun 1995, dikembangkan oleh 2 orang yang bernama Bob Young and Marc Ewing dibawah nama perusahaan Red Hat Linux. Walaupun dirilis sudah sejak lama namun fedora baru mulai populer pada tahun 2004

Fedora menawarkan banyak keuntungan yang sama dari Ubuntu seperti dukungan hardware yang baik, desktop halus dan pilihan paket luar biasa. rilis terbaru Fedora 15 adalah distribusi besar pertama yang menggunakan Gnome baru – Gnome Shell. Seperti Persatuan Ubuntu-Unity, Shell adalah upaya untuk mengubah harapan orang tentang seperti apa desktop Linux harus terlihat. dengan pendekatan desktop seperti animasi transisi, launcher dll.

4. Linux OpenSuse

Opensuse pertama kali dipublikasikan pada tahun 1992 oleh 4 orang maniak Linux berkebangsaan jerman. Mereka adalah Roland Dyroff, Thomas Fehr, Hubert Mantel dan Burchard Steinbild. Project mereka diberikan nama SUSE yang merupakan kepanjangan dari (Software und System Entwicklung). Edisi distro linux opensuse yang tersedia saat ini adalah openSuse dan Suse Linux Enterprise.

Ini adalah distribusi dalam daftar klasifikasi ini yang menggunakan desktop KDE secara default, dan OpenSuse telah memilih KDE untuk alasan yang baik: karena desktop ini paling akrab di lingkungan kantor.
KDE sering disamakan dengan Windows.

5. PCLinuxOS

 

Pertama kali diluncurkan pada tahun 2005 oleh Bill Reynolds atau yang lebih dikenal dengan julukan “texstar”. Sebelum Bill Reynolds menciptakan PclinuxOS, ternyata texstar adalah salah satu developer yang cukup terkenal dari Mandrake Linux. Edisi yang tersedia adalah MiniMe, Junior and BigDaddy  wah unyu-unyu juga ya namanya.

6.Puppy Linux

Kekuatan besar Linux adalah fleksibilitas. Akibatnya kita harus membuat pilihan yang baik untuk perangkat keras lama. Tidak seperti beberapa sistem operasi lain. Ada banyak distribusi yang akan membawa perangkat lunak terbaru, kernel terbaru dan driver terbaru, dan membangun mereka menjadi distribusi disesuaikan untuk masa sekarang. Yang terbaik dari klasifikasi ini adalah Puppy . OS ini hanya membutuh ISO 128MB yang di burn ke CD dan boot. dan tentang versi 5 adalah bahwa sekarang Puppy menggunakan repositori paket yang sama dengan Ubuntu. Ini memberi Anda akses langsung ke ribuan paket yang paling populer dari seluruh dunia.

7. Debian

Distro linux Debian GNU Linux pertama kali di publikasikan 1993. Pembuatnya adalah Ian Murdock. Debian GNU linux merupakan sebuah project non-komersil yang dikembangkan secara bersama-sama oleh ratusan programmer diwaktu senggang mereka. Awalnya Debian diprediksikan tidak akan berkembang dan akan segera menghilang begitu saja, namun apa yang terjadi kemudian malah sebaliknya. Debian tumbuh menjadi distro linux yang besar dan populer, memiliki komunitas yang besar, serta menelurkan berbagai macam distro-distro turunan.

8.Mandriva

Mandriva Linux pertama kali diluncurkan pada tahun 1998 oleh Gaël Duval dibawah nama Mandrake Linux . Pada awalnya mandriva merupakan hasil olahan dari distro linux Red Hat dengan berbagai sentuhan tambahan, namun lambat laun mandriva memiliki fungsi-fungsi dan sentuhan tambahan yang membuatnya lebih user friendly, seperti proses instalasi yang lebih mudah, deteksi hardware yang lebih baik serta kemampuan partisi harddisk.

9.Backtrack

Backtrack merupakan salah satu distro linux yang merupakan turunan dari slackware yang mana merupakan merger dari whax dan auditor security collection. Backtrack ini Hacking Friendlydan backtrack ini memang spesifikasinya pada aktivitas meretas komputer alias hacking.

10.Centos

Red Hat Enterprise Linux (RHEL) hampir tak tersentuh di pasar bisnis. ini adalah daerah yang paling menguntungkan dan didukung ekosistem Linux, dan seperti yang Anda duga, itu mahal. Ini hanya tersedia jika Anda bersedia membayar untuk dukungan, layanan dan upgrade, dengan harga yang diluar jangkauan.

Tapi RHEL masih open source, Yang mana CentOS masuk dan mengubah kode sumber dan membangun kembali RHEL dalam fitur sendiri untuk setiap rilis.cukup kompatibel dengan pihak ketiga paket RHEL, dan merupakan pilihan terbaik untuk proyek-proyek online yang didukung oleh RHEL.

Dan komunitas CentOS sudah sangat aktif, dan selalu ada yang membantu, membuat CentOS-satu-satunya pilihan untuk dunia nyata dengan kinerja terbaik dan hampir tanpa biaya. Perbedaan nyata antara CentOS dan RHEL logo dan tema desktop.

Nah itulah menurut saya 10 Distro Linux yang bisa digunakan dan sudah umum dipasaran karena beberapa keunggulan dan kelebihan dari masing-masing Distro Linux tersebut.

linuxmint

 

Linux Mint boleh berbangga hati dengan statistik peringkatnya di Distrowatch. Saat ini (3 Febuari 2012), total view Linux Mint sudah mencapai 3473, mengalahkan Ubuntu di angka 2088. Peringkat 3-5 menyusul Fedora, OpenSUSE, dan Debian. Inovasi Linux Mint dengan dekstop Cinnamon seolah menegaskan bahwa mereka berhak merajai chart Distrowatch, sebagai situs barometer berbagai distro Linux yang ada.

 

Berikut ini merupakan keunggulan dari Linux Mint di banding Ubuntu

1.Start Menu yang lebih baik. Ter-organisir dengan baik dan dilengkapi dengan pencarian.

2.Sudah ter-install Codecs untuk memainkan file multimedia (video & audio) seperti mp3, wma, wmv, avi (Main Edition).

3.Sudah ter-install ndisgtk untuk meng-install driver Wireless Windows dengan mudah.

4.Klik kanan folder di sudah ada “Open with Terminal”, “Sharing Options” dan “Open as Root”. Saat masuk sebagai Root, akan masuk dengan window manager xfe. Untuk membedakan dengan user biasa, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

5,Boot Menu sudah menggunakan grub-gfxboot, so… tidak lagi berbentuk text lagi.

6. Dan yang terakhir menurut saya karena  Boot Menu sudah menggunakan grub-gfxboot, so… tidak lagi berbentuk text lagi.

 

Direktori,Sistem Berkas & Terminal pada Linux Ubuntu

Sistem berkas Linux dan Unix diorganisir dalam struktur hirarki, seperti pohon. Level tertinggi dari sistem berkas adalah / atau direktori root. Dalam filosofi disain Unix dan Linux, semua dianggap sebagai berkas, termasuk hard disks, partisi dan removable media. Ini berarti bahwa semua berkas dan direktori (termasuk cakram dan partisi lain) ada di bawah direktori root.

Sebagai contoh, /home/jebediah/cheeses.odt menampilkan alur (path) ke berkas cheeses.odt yang ada di dalam direktori jebediah yang mana ada di bawah direktori home, yang berada di bawah direktori root (/).

Di bawah direktori root (/), ada beberapa kumpulan direktori sistem penting yang umum digunakan oleh banyak distribusi Linux lainnya. Di bawah ini adalah daftar dari direktori umum yang berada tepat di bawah direktori root (/) :

  • /bin – aplikasi biner penting
  • /boot – lokasi berkas konfigurasi untuk boot.
  • /dev – berkas peranti (device)
  • /etc – berkas konfigurasi, skrip startup, dll (etc)…
  • /home – direktori pangkal (home) untuk pengguna
  • /lib – libraries yang diperlukan oleh sistem
  • /lost+found – menyediakan sistem lost+found untuk berkas yang berada dibawah direktori root (/)
  • /media – mount (memuat) removable media seperti CD-ROM, kamera digital, dll…
  • /mnt – untuk me-mount sistem berkas
  • /opt – tempat lokasi untuk menginstal aplikasi tambahan (optional)
  • /proc – direktori dinamis khusus yang menangani informasi mengenai kondisi sistem, termasuk proses-proses (processes) yang sedang berjalan
  • /root – direktori pangkal untuk root, diucapkan ‘slash-root’
  • /sbin – sistem biner penting
  • /sys – mengandung informasi mengenai system
  • /tmp – berkas sementara (temporary)
  • /usr – tempat aplikasi dan berkas yang sering digunakan oleh pengguna (users)
  • /var – berkas variabel seperti log dan database

Hak Akses

Semua berkas dalam sistem Linux mempunyai hak akses yang dapat mengizinkan atau mencegah orang lain dari menilik, mengubah atau mengeksekusi. Pengguna super “root” mempunyai kemampuan untuk mengakses setiap berkas dalam sistem. Setiap berkas memiliki pembatasan akses, pembatasan pengguna, dan memiliki asosiasi pemilik/grup.

Setiap berkas dilindungi oleh tiga lapis hak akses berikut ini:

  • penggunaberlaku bagi pengguna yang adalah pemilik dari suatu berkas
  • grupberlaku bagi grup yang berhubungan dengan suatu berkas
  • lainnyaberlaku bagi semua pengguna lainnya

Di dalam setiap dari tiga setelan hak izin ada hak izin sesungguhnya. Hak izin, dan cara penggunaannya untuk berkas dan direktori, diuraikan dibawah ini:

  • bacaberkas dapat ditampilkan/dibukaisi direktori dari ditampilkan
  • tulisberkas dapat disunting atau dihapusisi direktori dari dimodifikasi
  • eksekusiberkas eksekusi dapat dijalankan sebagai programdirektori dapat dimasuki

Untuk menilik dan menyunting hak izin pada berkas dan direktori, buka Applications->Accessories->Home Folder dan klik kanan di berkas atau direktori. Kemudian pilih Properties. Info hak izin ada di tab Permissions dan Anda dapat mengubah seluruh level hak izin, apabila Anda adalah pemilik dari berkas tersebut.

Terminal

Bekerja dengan baris perintah tidaklah tugas yang menakutkan seperti yang Anda pikir sebelumnya. Tidak dibutuhkan pengetahuan khusus untuk mengetahui bagaimana menggunakan baris perintah, ini adalah program seperti yang lainnya. Semua tugas di Linux dapat diselesaikan menggunakan baris perintah, walaupun telah ada alat berbasis grafik untuk semua program, tetapi kadang-kadang itu semua tidak cukup. Disinilah baris perintah akan membantu Anda.

Terminal berada di Applications->Terminal . Terminal sering disebut command prompt atau shell. Di masa lalu, hal ini adalah cara pengguna untuk berinteraksi dengan komputer, dan para pengguna Linux berpendapat bahwa penggunaan perintah melalui shell akan lebih cepat dibanding melalui aplikasi berbasis grafik dan hal ini masih berlaku sampai sekarang. Disini Anda akan mempelajari bagaimana menggunakan terminal.

Kegunaan awal dari terminal adalah sebagai peramban (browser) berkas dan kenyataannya saat ini masih digunakan sebagai peramban berkas, di saat lingkungan berbasis grafik tidak tersedia. Anda dapat menggunakan terminal sebagai peramban berkas untuk melihat berkas dan membatalkan perubahan yang telah dibuat.

Pada saat pertama kali membuka terminal tulisan yang tampil adalah “namauser@namakomputer:~$”. Contoh di komputer saya yang tampil “Rusliawan@ubuntu:~$” artinya rusliawan= username, ubuntu = nama komputer/hostname, ~ lokasi folder aktif sekarang berada di folder home si user, dan $ artinya sedang dalam posisi user biasa, jika bukan $ tetapi # berarti dalam posisi root(administrator).

File dan Folder

  • Melihat petunjuk pemakaian perintah : $ man namaperintah. Contoh mau melihat manual perintah pwd : $ man pwd
  • Melihat alamat folder aktif : $ pwd
  • Pindah ke folder home si user : $ cd
  • Pindah folder : $ cd foldertujuan. Contoh pindah ke folder /usr : $ cd /usr
  • Pindah ke folder induk : $ cd .. [titik dua kali]. Contoh sekarang berada di folder /home/user/Documents/Data1/Data1a mau naik satu tingkat ke folder Data1 ketik $ cd ..
  • Melihat isi folder : $ ls
  • Membuat folder : $ mkdir namafolder
  • Membuat/mengedit file menggunakan text editor : $ nano namafile.txt atau $ vi namafile.txt
  • Melihat isi file text : $ cat namafile.txt atau $ more namafile.txt
  • Mengcopy file/folder : $ cp sumberfile foldertujuan
  • Merubah nama file/folder : $ mv namafileasli namafilebaru
  • Memindahkan file/folder : $ mv sumber tujuan
  • Hapus file : $ rm namafile
  • Hapus folder : $ rm -rf folder
  • Mencari file/folder : $ locate yang-dicari
  • Membersihkan layar : $ clear
  • Keluar dari terminal : $ exit

Root

  • Menjalankan perintah sebagai root : $ sudo namaperintah
  • Beralih ke mode root : $ sudo su, setelah memasukkan password tanda $ akan berubah menjadi #
  • Restart : $ sudo reboot
  • Shutdown : $ sudo poweroff

Repostiroy dan Paket

  • Update repository : $ sudo apt-get update
  • Upgrade paket : $ sudo apt-get upgrade
  • Install paket : $ sudo apt-get install nama-paket
  • Uninstall paket : $ sudo apt-get remove nama-paket
  • Install paket dari file .deb : $ sudo dpkg -i file-paket.deb

Kompresi File

  • Membuat file zip dari file : $ zip output.zip sumber-file
  • Membuat file zip dari direktori : $ zip -r output.zip sumber-direktori
  • Mengekstrak file zip : $ unzip namafile.zip -d folder-tujuan
  • Membuat file tar.gz : $ tar -cvzf output.tar.gz sumber-direktori
  • Mengkstrak file tar.gz : $ tar xzvf file.tar.gz
  • Mengekstrak file tar.gz dengan folder tujuan : $ tar xzvf file.tar.gz -C /folder/tujuan/harus/ada

Jaringan dan Internet

  • Cek koneksi jaringan : $ ping noip
  • Info settingan interface jaringan : $ ifconfig
  • Download : $ wget http://website.com/file.zip

Perintah Umum

Menilik Direktori – ls
Perintah ls (LiSt) melihat daftar berkas dalam suatu direktori.
Membuat Direktori: – mkdir (nama direktori)
Perintah mkdir (MaKeDIRectory) untuk membuat direktori.
Mengubah Direktori: – cd (/direktori/lokasi)
Perintah cd perintah (ChangeDirectory) akan mengubah dari direktori Anda saat ini ke direktori yang Anda tentukan.
Menyalin Berkas/Direktori: – cp (nama berkas atau direktori) (ke direktori atau nama berkas)
Perintah cp (CoPy) akan menyalin setiap berkas yang Anda tentukan. Perintah cp -r akan menyalin setiap direktori yang Anda tentukan.
Menghapus Berkas/Direktori: – rm (nama berkas atau direktori)
Perintah rm perintah (ReMove) akan menghapus setiap berkas yang Anda tentukan. Perintah rm -rf akan menghapus setiap direktori yang Anda tentukan.
Ganti Name Berkas/Direktori – mv (nama berkas atau direktori)
Perintah mv (MoVe) akan mengganti nama/memindahkan setiap berkas atau direktori yang Anda tentukan.
Mencari Berkas/Direktori: – mv (nama berkas atau direktori)
Perintah locate akan setiap nama berkas yang anda tentukan yang ada di dalam komputer. Perintah ini menggunakan indeks dari berkas dalam sistem Anda untuk bekerja dengan cepat: untuk memutakhirkan indeks ini jalankan perintah updatedb. Perintah ini berjalan otomatis setiap hari, apabila komputer Anda nyala terus setiap hari. Dan perintah ini harus dijalankan dengan hak istimewa administratif (lihat “Root Dan Sudo”).

Anda juga dapat menggunakan wildcard untuk mencocokkan satu atau lebih berkas, seperti “*” (untuk semua berkas) atau “?” (untuk mencocokkan satu karakter).

Penyuntingan Teks

Semua konfigurasi dan setelan di Linux tersimpan di dalam berkas teks. Walaupun biasanya Anda menyunting konfigurasi ini melalui antarmuka berbasis grafik, sesekali mungkin Anda harus menyuntingnya secara manual. Geditadalah editor teks baku di Ubuntu, yang dapat Anda luncurkan dengan mengeklik Applications->Accessories->Mousepad di sistem menu desktop.

Anda juga dapat menjalankan Mousepad lewat baris perintah menggunakan gksudo, yang akan menjalankan Mousepad dengan hak akses administratif, dalam rangka untuk mengubah berkas konfigurasi.

Jika Anda ingin menggunakan editor teks dari baris perintah, Anda dapat menggunakan nano, editor teks sederhana yang mudah dipakai. Saat menjalankannya dari baris perintah, selalu gunakan perintah berikut, untuk memastikan editor tidak memasukkan jeda baris:

nano -w

Selain ini ada juga beberapa editor berbasis terminal yang tersedia di Ubuntu, paling populer adalah seperti VIM dan Emacs. Aplikasi ini lebih kompleks untuk digunakan dibandingkan nano, akan tetapi lebih handal.

Root Dan Sudo

Pengguna root di GNU/Linux adalah pengguna yang mempunyai akses administratif untuk mengelola sistem. Pengguna biasa tidak mempunyai akses ini karena alasan keamanan. Akan tetapi, Kubuntu tidak menyertakan pengguna root. Malahan, akses pengelolaan diberikan kepada pengguna individu, yang dapat menggunakan aplikasi “sudo” untuk melakukan tugas pengelolaan. Akun pengguna pertama yang Anda buat pada sistem saat instalasi akan, dengan baku, mempunyai akses ke sudo.

Ketika Anda menjalankan aplikasi yang membutuhkan hak akses root, sudo akan menanyakan Anda untuk memasukkan kata sandi pengguna normal. Hal ini untuk memastikan agar aplikasi berbahaya tidak merusak sistem Anda, dan berfungsi sebagai pengingat bahwa Anda sedang melakukan tugas administratif sistem yang mengharuskan Anda agar berhati-hati!

Untuk menggunakan sudo pada baris perintah, cukup ketik “sudo” sebelum perintah yang Anda ingin jalankan. Sudo kemudian akan menanyakan kata sandi.

Sudo akan mengingat kata sandi Anda untuk waktu yang telah ditentukan sebelumnya (bakunya 15 menit). Fitur ini didisain untuk mengizinkan pengguna melakukan multitugas administratif tanpa harus menanyakan kata sandi setiap waktu.

Harap berhati-hati ketika melakukan tugas administratif — sebab dapat merusak sistem Anda!

Beberapa tips lain untuk menggunakan sudo:

  • Untuk menggunakan terminal “root”, ketik “sudo -i” pada baris perintah.
  • Seluruh grup perkakas konfigurasi berbasis grafik dalam Ubuntu sudah menggunakan sudo, jadi Anda akan ditanyakan kata sandi jika dibutuhkan.
  • Ketika menjalankan perkakas berbasis grafis dengan “sudo”, cobalah jalankan dengan “gksudo”. Perintah ini akan membuka window kecil yang akan menanyakan kata sandi pengguna. “gksudo” sangat berguna jika Anda ingin men-setup launcher untuk Synaptic di panel Anda, atau aplikasi lainnya.
  • Untuk informasi mengenai program sudo dan penjelasan tentang tidak adanya pengguna root di Ubuntu, silakan baca halaman di wiki Ubuntui.

Apa Itu Linux….?? dan apa manfaatnya…??

Linux adalah sebuah program open source yang gratis di bawah lisensi GNU, sistem operasi 32-64 bit, yang merupakan turunan dari Unix dan dapat dijalankan pada berbagai macam platform perangkat keras mulai dari Intel (x86), hingga prosesor RISC. Linux sebagai program open source yang gratis Salah satu yang membuat Linux terkenal adalah karena gratis. Dengan lisensi GNU (Gnu Not Unix) Anda dapat memperoleh program, lengkap dengan kode sumbernya (source code). Tidak hanya itu, Anda diberikan hak untuk mengkopi sebanyak Anda mau, atau bahkan mengubah kode sumbernya.Dan itu semua legal dibawah lisensi. Meskipun gratis, lisensi GNU memperbolehkan pihak yang ingin menarik biaya untuk penggandaan maupun pengiriman program. Lisensi lengkap dari GNU, dapat Anda baca di Lampiran III. Penerjemahan lisensi GNU ke dalam Bahasa Indonesia, saat buku ini disusun masih dilakukan.

Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa Anda dapat memperoleh Linux tanpa harus membayar sama sekali. Jika Anda harus membayar tiap kali instal perangkat lunak di lain komputer, maka dengan Linux Anda dapat menginstalnya dimana saja tanpa harus membayar lisensi.

Kebebasan yang paling penting dari Linux, terutama bagi programmer dan administrator jaringan, adalah kebebasan memperoleh kode sumber (source code) dan kebebasan untuk mengubahnya. Ini berimplikasi pada beberapa hal penting. Pertama keamanan, yang kedua dinamika.

Walaupun dalam artian bebas tetapi linux itu “tidak” digratiskan mau bukti…?
Dalam arti kata makna Indonesia Free itu bisa didimaknakan dalam 2 arti yaitu bebas dan gratis. Tentu saja dalam artian bebas dan gratis itu hal yang berbeda. Richard Stallman – pendiri Free Software Foundation (FSF), dalam bukunya Free as in FREEDOM – lebih mengkaitkan Linux dengan kata bebas atau merdeka, bukannya gratis. So.. walaupun kita dapat dengan mudah mendapatkan OS linux dan bersifat open source bukan berarti itu gratis.

Jika perangkat lunak komersial tidak memperkenankan Anda untuk mengetahui kode sumbenya maka Anda tidak akan pernah tahu apakah program yang Anda beli dari mereka itu aman atau tidak (sering disebut security by obscurity). Hidup Anda di tangan para vendor. Dan jika ada pemberitahuan tentang bug dari perangkat lunak komersial tersebut, seringkali sudah terlambat. Dengan Linux, Anda dapat meneliti kode sumbernya langsung, bersama dengan pengguna Linux lainnya. Berkembangnya pengguna Linux sebagai komunitas yang terbuka, membuat bug akan cepat diketahui, dan secepat itu pula para programmer akan memperbaiki programnya. Anda sendiri juga yang menentukan kode yang cocok sesuai dengan perangkat keras maupun kebutuhan dasar perangkat lunak lainnya untuk dapat diimplementasikan. Ibarat sebuah mobil, Anda bisa memodifikasi sesukanya, bahkan hingga mesin sekalipun, untuk memperoleh bentuk yang diinginkan.

Keterbukaan kode sumber juga memungkinkan sistem operasi berkembang dengan pesat. Jika sebuah program dengan sistem tertutup dan hanya dikembangkan oleh vendor tertentu, paling banyak sekitar seribu hingga lima ribu orang. Sedangkan Linux, dengan keterbukaan kode sumbernya, dikembangkan oleh sukarelawan seluruh dunia. Bug lebih cepat diketahui dan program penambalnya (patch) lebih cepat tersedia. Pendekatan pengembangan sistem operasi ini disebut Bazaar. Kebalikannya sistem Chatedraal sangat tertutup dan hanya berpusat pada satu atau dua pengembang saja.

Sebagai tambahan, Linux menyediakan bahasa pemrograman gratis, lengkap dengan kompilernya, maupun program pembantunya. Beberapa diantaranya adalah :

  • ADA
  • BASIC
  • C
  • C++
  • Expect
  • FORTRAN
  • GTK, untuk membuat aplikasi GUI di Linux
  • PASCAL
  • Phyton
  • Skrip Shell
  • TCL
  • Perl (The Practical Extraction and Report Language), sering dipakai untuk membuat skrip CGI di web.

manfaat menggunakan Linux adalah:
1. Bebas Virus: Ok .. Melihat ke fakta, Linux bukanlah imun pada virus 100%. Ingat tu! Cuma sejauh ini masih belum ada lagi virus yang dapat menapak dan menyebar dengan kokoh. Mr.Hac ada melihat video dari Youtube yang menunjukkan ia terkena infeksi virus dari sebuah situs
. Tetapi eksploitasi yang ditunjuk menunjukkan beliau agak ceroboh dalam menangani setiap situs yang dikunjungi. Fakta: Keylogger bukan virus! Sebelum Anda berkata apa-apa yang bisa membuat darah manis Mr.Hac tersirap, lebih baik pergi baca di Wikipedia dahulu tentang keylogger! Ya. Keylogger mampu menyelinap ke dalam Linux. Namun Anda harus ingat, keylogger untuk Linux yang paling hebat pun masih tidak lengkap dan tidak ‘semenggah’ seperti keylogger untuk Windows. Misalnya logkeys. Tambahan, Anda harus tahu, Linux adalah sistem operasi sumber terbuka, dan ini berarti siapa saja dapat melihat ke kode sumbernya. Jika hari ini eksploitasi atau virus dilepaskan, InsyaAllah esok lusa tambalan (patch) sudah siap dibuat. Apa yang Anda harus buat adalah update sistem operasi Anda setiap hari.

2. Mudah didapatkan kerena linux itu bersifat opensource dan free.

3. Driver telepon: Biasanya jika Anda menginstal ulang Windows, Anda perlu waktu untuk menemukan driver. Apa? Gunakan Driver Pack Solution? Untuk Linux tak perlu semua tu. InsyaAllah, hampir semua driver sudah terpasang kernel. Tinggal plug and play saja! Yes 4G tak terdeteksi oleh Linux? Gunakan pemasang dari fikri.my ini!

4. Tak Butuh Antivirus: Karena ia menghampiri kesempurnaan bebas virus, maka biasanya antivirus itu tidak perlu. Tiadalah pula salahnya jika Anda tetap mau memasangnya! Lagi pula ada beberapa antivirus gratis untuk Linux. Tetapi untuk Mr.Hac, tak payahlah!

5. Tidak ada lagi Blue Screen of Death Doom!: Maaf cakap, tapi melainkan Anda benar-benar noob, masalah ini memang tak akan terjadi. Linux adalah sangat stabil. Memang tidak sesuatu yang benar-benar sempurna di dunia ini. Tetapi hakikatnya Anda tidak perlu mulai kembali komputer Anda saat sistem Anda crash, atau mengalami ‘kejang misterius’ seperti Windows.
6. Restart = Tak Butuh: Lepas pasang sesuatu lunak pada Windows, Anda harus mulai kembali (restart) komputer Anda. Jika Anda melakukan update ke sistem Anda, Anda harus mulai kembali juga. Ketika sistem Anda terlihat mulai goyah, pusing, mual, atau menunjukkan tanda-tanda ‘hang’, silalah mulai kembali untuk menjadikan kondisi ‘segar’ kembali. Situasi ini tidak akan terjadi pada Linux. Titik noktah.

7. Perangkat lunak Windows Tanpa Windows: Berikut satu lagi persoalan yang kerap ditanyakan. “Dapatkah saya menjalankan perangkat lunak Windows di Linux?”. Jawabannya bisa. Kita ada WINE (Wine Is Not Emulator), Crossover (Pro), dan Playonlinux untuk menginstal permainan Windows yang dijalankan melalui Wine juga. Cuma nasihat Mr.Hac satu saja, dah gunakan Linux, tak salah untuk kita embrace teknologi dengan menggunakan semua sumber teknologi yang ada, termasuk perangkat lunak-perangkat lunak Windows. Tetapi lebih baik jika Anda kuasai lunak-perangkat lunak yang diciptakan khusus untuk Linux. Dengan cara ini Anda tidak akan mudah panik ketika membutuhkan sesuatu lunak yang ada pada Windows untuk menyiapkan kerja. Sekali-sekala guna ok la!

8. Ratusan Software dan Permainan Gratis: Anda bosan dengan apa yang ada? Mau menginstal perangkat lunak baru? Tak perlu lagi susah payah mencari. Ambil contoh Ubuntu yang memiliki Ubuntu Software Center (USC). Sangat mudah. Anda cuma perlu membuka USC, lakukan sedikit klik dan siap! Perangkat lunak yang Anda mau sudah terinstal di komputer Anda.

9. Perangkat lunak-perangkat lunak telepon: Bila Anda menginstal ulang Windows, hal kedua setelah menginstal driver adalah menginstal pula perangkat lunak-perangkat lunak dasar dan penting, misalnya perangkat lunak kantor, browser, manajer arsip dan sebagainya. Ini sekali lagi tidak perlu dilakukan dalam Linux, karena semuanya sudah cukup, lengkap, dan tersedia. Kita ada Libre Office untuk perangkat lunak kantor menggantikan Microsoft Office, Firefox untuk browser, Totem Movie Player untuk memainkan video, Banshee atau Rhythmbox untuk memainkan musik dan berbagai lagi!

10. Aktifkan Komputer Lama!: Komputer dengan spesifikasi lama memang ‘menyedihkan’ saat ia dilengkapi dengan Windows. Jika Anda mau update ke yang lebih baru misalnya migrasi dari Windows XP ke Windows 7, Anda bisa ucapkan kirim salam sayang lagi sedih ke Windows 7 karena spesifikasi yang tidak mencukupi. Dengan Linux, untuk tampilan desktop yang terlihat lebih modern sekalipun Anda bisa pasang karena kebutuhan minimal untuk Linux adalah benar-benar minimal dalam arti kata yang sebenarnya!

11. 3D Desktop: Mungkin ada perangkat lunak yang mampu membuat desktop Windows pada suasana 3D misalnya Deskspace, tetapi ia masih ada kekurangan, yaitu masih harus dibeli, dan tidak secantik efek visual COMPIZ pada Linux! Oh ya. Compiz itu gratis pula! Efek visual yang dapat dibuat menggunakan Compiz juga adalah lebih banyak dan bisa dimodifikasi sesuai kemauan pengguna.