Univ. of Brawijaya Change the World

Informatics Students Blog of Brawijaya University

PERIPHERAL INTERFACE (PPI) 8255 Adalah suatu komponen Paralel Input atau Paralel Output Port dalam suatu chip serbaguna yang dapat diprogram fungsi input / outputnya ataupun keduanya. PPI 8255 dibuat oleh Intel Co untuk digunakan bersama mikroprosesor buatan Intel. Tetapi karena komponen ini standart komplitable dengan IC TTL, maka dapat dimanfaatkan oleh prosesor yang lain.

Keterangan:

1.Bus Alamat

PA-PA0 & PB7 – PB0 & PC7 – PC0 adalah Terminal I/O port.

2.Bus Data

D7 – D0 adalah Data Bus

3.Bus Kontrol: /CS, /WR, /RD dan RESET

CS (Chip Select) adalah  Jika CS di set “0″ maka PPI akan bekerja.

RD(Read) adalah Jika RD di set “0″ maka CPU Komputer sedang membaca data dari PPI 8255.

WR(Write) adalah jika diset “0″ maka CPU Komputer sedang menulis data ke PPI 8255.

4.A0 – A1 adalah Kombinasi mereka digunakan untuk memilih Port yang mana yang akan di gunakan.

5. Vcc dan GND adalah Terminal Tegangan Suplai.

 

PPI (Programmable periperal interface) 8255 itu sendiri adalah chip yang dirancang khusus untuk keperluan antarmuka (interface) pada sistem komputer yang menggunakan mikroprosesor intel. Istilah antarmuka di sini mengandung arti jembatan atau penghubung. Menghubungkan sebuah mikroprosesor dengan sebuah piranti luar (periperal) misalnya dengan keyboard, mouse, layar monitor, printer, dan lain-lain.PPI 8255 hanyalah satu jenis yang dapat diprogram untuk beberapa keperluan tertentu.Chip PPI 8255 memiliki 40 buah pin, yang konfigurasi pin-pinnya diperlihatkan pada gambar diatas. PPI 8255 (perhatikan gambar 2.12 ) memiliki 3 buah port (port A,B dan C) dan sebuah bus data 8-bit. Bus data adalah penghubung antara mikroprosesor dengan PPI 8255, sedangkan port A,B dan C adalah penghubung antara PPI 8255 dengan rangkaian kendali/piranti luar

Karena bus data  pada PPI 8255 hanya satu buah sedangkan port PPI ada 3 buah, bus data tidak dapat terhubung dengan ketiga port pada waktu yang bersamaan. Oleh karenanya, untuk menghubungkan bus data dengan salah satu port dapat dilakukan dengan memberikan kombinasi data tertentu pada pin A0 dan A1 sebagai berikut.


Gambar Mikroprosesor, PPI 8255, dan piranti luar

Tabel Kombinasi data pada pin A0 dan A1

GambarFormat Control Word IC PPI 8255

PPI-8255 mempunyai 24 pin I/O  yang terdiri dari 3 port, yaitu:

–     Port A (8 pin) disebut atau ditandai PA0-PA7

–     Port B (8 pin) disebut atau ditandai PB0-PB7

–     Port C (8 pin) disebut atau ditandai PC0-PC7

Ketiga port ini dapat berfungsi sebagai port keluaran (untuk mengeluarkan data)dan sebagai port masukan (untuk menerima data). Ketiga port tersebut dikelompokkan dalam 2 group A dan B dimana:

–     Group A

Port A (PA0-PA7) dan Port C Upper (PC0-PC4)

–     Group B

Port B (PB0-PB7) dan Port C lower (PC5-PC7)

Untuk mengatur (mendefinisikan) fungsi masing-masing port dapat dilakukan dengan memberikan kata kendali (control word) berupa 8 angka biner pada pin D0,D1,.. D7 (bus data). Selain itu untuk mendefinisikan fungsi ketiga port, kendali port ini juga berfungsi untuk mendefinisikan mode, bit set, bit reset, dan lain-lain. Untuk lebih jelasnya, dapat kita lihat pada gambar 2.14 ini adalah format data kendali beserta maksudnya

Ada tiga mode operasi yang dapat dipilih oleh sistem perangkat lunak untuk mengoperasikan PPI 8255 yaitu:

Mode 0 – Basic Input/Output : Port A, Port B, dan Port C bekerja sebagai port I/O sederhana,yaitu tanpa hubungan dengan perangkat keras

Mode 1 – Strobe Input/Output : Port A dan Port B bekerja sebagai port I/O yang dilengkapi dengan hubungan otomatis, yaitu dengan menggunakan sebagian dari pin –  pin untuk port C.

Mode 2 – Bidirectional Bus : Port A, dapat dibuat bekerja sebagai port I/O dua arah, sekaligus untuk menerima masukan dan mengeluarkan data, dilengkapi dengan hubungan.

Dari ketiga mode yang tersedia tersebut, yang akan kita gunakan adalah mode 0, mode yang paling sederhana untuk keperluan antarmuka.

Mode – mode ini dapat dipilih dengan memberikan control word pada saat inisialisasi. Control word yang diberikan cukup sekali pada awal PPI ini diaktifkan. Selain itu selama Program sedang berjalan, PPI 8255 sewaktu – waktu dapat diubah mode operasinya dengan memberikan sebuah control word lagi. tersedianya fasilitas ini memungkinkan PPI 8255 dapat dimanfaatkan untuk melayani berbagai keperluan interfacing dengan program subroutine yag berada dalam sebuah sistem rangkaian.

  • Peta alamat I/O

Dalam menentukan alamat I/O maka harus dipilih alamat Yang kosong (reserved) sehingga tidak mengganggu device yang lain yang telah ada sebelumnya. Untuk itu maka dipilih alamat 03E0H – 03E3H untuk keperluan PPI-8255.

Tabel Alamat Port I/O

Pada gambar diatas adalah gambar skematik dari sebuah rangkaian kartu ekaspansi PPI yang menggunakan PPI 8255, disini kartu PPI dirancang sedemikian rupa sehingga dapat ditancapkan pada slot ekspansi komputer

Gambar: Rangkaian skematik  kartu PPI 8255

Pada rancangan kartu PPI 8255 yang diperlihatkan pada gambar diatas digunakan sebuah saklar 8-bit yang kombinasinya dapat di set sedemikian rupa untuk menjaga agar daerah kerja kartu berada pada alamat 0300H-031FH. Kedelapan saklar tersebut dihubungkan dengan A2-A9 pada slot ekspansi. Pada rangkaian ini, digunakan pula sebuah komparator 74LS688, yang akan selalu membandingkan alamat dari CPU dengan alamat daerah kerja kartu PPI. Bila hasil perbandingan oleh komparator sama, akan dikirimkan sebuh sinyal yang mengaktifkan CS (mengaktifkan CS berarti mengaktifkan PPI 8255).

Karena daerah kerja kartu berada pada alamat 0300H-031FH, dari 20-bit alamat yang dimiliki oleh slot ekspansi, hanya 10-bit alamat yang digunakan. Pada tabel dibawah terdapat alamat yang digunakan untuk kartu PPI tersebut.

Tabel .Alamat kartu PPI

Dari tabel diatas, bila kita akan memilih daerah kerja kartu PPI, kita dapat melakukannya dengan mengubah bit-bit pada A2,A3 dan A4.

Contoh Aplikasi PPI 8255 Terhadap Mikrokontroler yaitu :
-Aplikasi peraga LED
-Aplikasi pengendali lampu lalulintas
-Aplikasi motor stepper yang di program untuk menggerakkan lengan (rigid body) robot
-Aplikasi detector suhu dan cahaya
-Aplikasi intelligent home controller
-dll.

 

Both comments and pings are currently closed.