Univ. of Brawijaya Change the World

Informatics Students Blog of Brawijaya University

Archive for April 25th, 2012

Biasanya, makanan yang tidak sehat misalnya makanan yang manis-manis menjadi pemicu kerusakan gigi. Namun penelitian terbaru menunjukkan hal yang sebaliknya, yakni gigi yang rusak bikin orang cenderung mengonsumsi makanan tidak sehat.

Para ilmuwan dariUniversity of Queensland saat ini berencana untuk meneliti kembali hubungan antara kesehatan gigi dengan pola makan. Kali ini bukan pengaruh makanan terhadap kesehatan gigi, tetapi sebaliknya yakni pengaruh kesehatan gigi terhadap kecenderungan dalam memilih makanan.

Ketika giginya kurang terawat, diyakini pemilihan makanan juga cenderung tidak sehat. Misalnya ketika giginya keropos atau berlubang, maka dengan sendirinya orang akan memilih makanan apa saja yang lebih mudah dikunyah meski mungkin kandungan nutrisinya tidak lebih baik.

Karena itu pula, seseorang yang memiliki gigi berlubang atau tidak terawat biasanya lebih sering makan junk food. Bukan cuma tingginya kadar gula dalam junk food yang memicu gigi berlubang, tapi juga sebaliknya gigi berlubang membuat orang hanya bisa mengonsumsi makanan cepat saji.

Read More…

Skenario El Clasico di final Liga Champions dipastikan pupus, setelah Barcelona di tahan Chelsea 2-2 pada leg kedua semi-final di Camp Nou, Selasa (24/4) malam. The Blues memastikan diri melaju ke partai penentu gelar juara di Allianz Arena bulan depan karena keunggulan agregat 3-2.

Sejumlah drama menghiasi laga di Cam Nou, di mana Blaugrana unggul lebih dulu melalui Sergio Busquets di pertengahan babak pertama. Laga ini diwarnai kartu merah setelah John Terry melakukan pelanggaran terhadap Alexis Sanchez.

Barca sukses memanfaatkan kelebihan pemain dan Andres Iniesta menggandakan keunggulan. Namun, tuan rumah mendapat tekanan besar harus mengejar defisit gol karena Ramires sukses menaklukkan Victor Valdes di menit akhir babak pertama.

Kegagalan Lionel Messi mengeksekusi penalti membuat Blaugrana lupa menjaga pertahanan. Dan, kelengahan itu dimanfaatkan pemain pengganti Fernando Torres yang menyamakan kedudukan saat injury time.

 

Nah kali ini google akan menawarkan salah satu media penyimpanan yang akan mempermudah pengguna menyimpan data-data yang ingin di upload di google awan tersebut.

Misalnya  jika pengguna ingin mengirim email video yang direkam dengan smartphone Android, maka ia bisa menguploadnya ke aplikasi mobile Google Drive dan mengirim email link ke video itu. Jadi tak perlu mengirim file terlalu besar. Software produktivitas Google Docs juga terintegrasi dengan Drive.

“Hari ini, kami memperkenalkan Google Drive, sebuah pusat di mana Anda bisa menciptakan, share, berkolaborasi dan menyimpan,” kata Sunda Picai, Senior Vice President of Chrome and Apps Google.

Kehadiran Google Drive pun menyaingi rival yang sudah lebih dulu hadir di pasar layanan penyimpanan cloud, seperti Dropbox dan Microsoft SkyDrive. Drive sendiri awalnya menawarkan storage gratis sampai 5GB.

Setelahnya, user bisa memilih upgrade dengan biaya tertentu. Yaitu 25GB dengan biaya USD 2,49 per bulan, 100 GB dengan USD 4,99 per bulan serta yang terbesar sampai 1 TB dengan ongkos USD 49,44 per bulan.

Layanan cloud saat ini memang telah menjadi populer. Google sendiri dipandang terlambat hadir dengan layanan semacam ini, namun kehadiran Google Drive bisa mengubah arah pasar.

“Facebook juga belum punya layanan cloud dan ini (Google Drive-red) bisa memicu mereka melakukan akuisisi,” kata Richard Edwards, analis di Ovum yang kutip dari USAToday, Rabu (25/4/2012).