Univ. of Brawijaya Change the World

Informatics Students Blog of Brawijaya University

Set intruksi 8051 dibagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu :

1. Intruksi-intruksi transfer data
2. Intruksi-intruksi pemrosesan data
3. Intruksi-intruksi lompatan

 

1. Intruksi-intruksi transfer data

 

1.1. Daftar Intruksi Transfer data

 

1.2. Instruksi Transfer Data

a) RAM Internal
Perintah perpindahan data (MOV, XCH, POP, PUSH) pada RAM internal membutuhkan 1 sampai 2 cycle. Format instruksi :
MOV (tujuan), (asal)
Memungkinkan data untuk berpindah diantara 2 lokasi RAM internal atau SFR tanpa harus melalui akumulator terlebih dahulu.

 

b) RAM EKternal
Perintah MOV 16-bit digunakan untuk inisialisasi DPTR atau untuk akses data 16-bit pada memori ekternal.perpindahan data antera memori internal dan ekternal menggunakan indirect addressing dengan menggunakan alamat 1-byte (@R1) atau 2-byte (@DPTR).

 

c) Look Up Tables
Ada dua perintah untuk membaca look-up tables pada ROM. MOVC (move constant) menggunakan program counter sebagai base register dan akumulator sebagai offsetnya.
MOVC A, @A+DPTR
Perintah tersebut dapat mengakses 256 entri. Nomor entri dimasukkan ke akumulator dan awal tabelnya pada DPTR.
MOVC A, @A+PC

 

 Berikut Contoh Program EdSim 51 untuk transfer data :


 

2. Instruksi-intruksi Pemrosesan Data

Instruksi-intruksi pemrosesan data dibagi manjadi 2 :
– Instruksi-instruksi Aritmatika
– Instruksi-intruksi Logika

 

2.1 Intruksi-intruksi Aritmatika
Set intruksi Aritmatika terdiri dari :
– Instruksi-instruksi penjumlahan dan pengurangan
– Instruksi-instruksi perkalian dan pembagian
– Instruksi-instruksi Increment dan Decrement
– Instruksi pengubahan ke decimal (Decimal Adjust)

 

Daftar Set intruksi
Dengan beberapa macam type addresing maka instruksi aritmatika dapat dituliskan dengan setiap macam addresing seperti :

 

ADD A, 7FH (direct addressing)
ADD A, @R0 (indirect addressing)
ADD A, R7 (register addressing)
ADD A, #35H (immediate addressing)

 

Semua instruksi aritmatika mempunyai waktu eksekusi 1 cycle kecuali INC DPTR (2 cycle),MUL AB dan DIV AB (4 cycle). Perintah INC dapat berperasi pada data pointer 16-bit, yang biasanya digunakan untuk alamat 16-bit pada memori aksternal. Karena perintah DEC untuk data pointer ada, maka diperlukan serangkaian perintah sebagai berikut :

 

DEL DPL    ; pengurangan low-byte dari DPTR
MOV R7, DPL  ; disalin ke R7
CJNE R7, #0FFH, SKIP  ; pindah jika R7 dibawahb 0FFH
DEC DPH  ; mengurangi high-byte
SKIP   ; melanjutkan program

 

2.2 Instruksi-instruksi Logika
set instruksi logika terdiri dari :
– Instruksi-instruksi AND, OR, dan EX-OR
– Instruksi-instruksi komplemen dan clear
– Instruksi-instruksi putar
– Instruksi SWAP
– Instruksi logika per-bit

 

Daftar set intruksi

 

Berikut contoh program EdSim 51 untuk pemrosesan intruksi aritmatika:


Prosesnya :

  

CY=0, AC=0, dan kita harus memeriksa kondisi Carry tersebut untuk mengetahui hasilnya positif atau negatif.


 

3.Instruksi-Instruksi Lompatan

Instruksi-instruksi lompatan dibagi menjadi 3 yaitu:

  • Instruksi-instruksi lompatan tak bersyarat
  • Instruksi-instruksi lompatan bersyarat
  • Instruksi CALL dan RET
Berikut Contoh program untuk menyalin 55h ke dalam memory lokasi 40 s/d 15h menggunakan intruksi lompatan Loop menggunakan edsim 51 :

 


berikut ini rincianya :

 

  •         MOV  A,#55h                   ;A= 55h
  •         MOV  R0,#40h               ;isi dengan pointer
  •         MOV  R2,#5                      ;isi dengan counter
  •          LOOP:   MOV  @R0,A       ;salin A pada lokasi ditunjuk R0
  •         INC  R0                                ;ke alamat selanjutnya
  •         DJNZ R2,LOOP              ;kurangi R2 lompat jika tidak 0

 

Beberapa Jenis instruksi dan fungsinya secara lebih jelas diuraikan dalam tabel di bawah ini:

ACALL Absolute Call Memanggil subrutin program
ADD Add Accumulator Instruksi ADD digunakan untuk melakukan penambahan pada dua buah operand. Dan destination (tempat hasil dari proses) selalu pada A, sdang operand source dapat berupa register, data langsung, maupun memory
ADDC Add Accumulator (With Carry) Instruksi ADD digunakan untuk melakukan penambahan pada dua buah operand dengan carry
AJMP Absolute Jump AJMP ini adalah lompat tidak bersyarat jarak menengah. Disebut juga sebagai Jump 11-bit. Ini adalah instruksi 2-byte. Menjangkau alamat instruksi tepat di bawah AJMP, dan alamat label yang dituju, harus berada pada blok 2 KB yang sama.
ANL AND Logic Instruksi ini adalah melakukan AND logika pada dua operand dan menaruh hasilnya pada destination ( Akumulator)
CJNE Compare and Jump if Not Equal Membandingkan data langsung dengan lokasi memori yang dialamati oleh register atau Akumulator jika tidak sama maka instruksi akan menuju ke alamat kode
CLR Clear Register Mereset isi register
CPL Complement Register Mengkomplement isi register
DA Decimal Adjust Mengkoreksi masalah yang timbul yang berkaitan denga penjumlahan bilangan BCD
DEC Decrement Register Mengurangi isi lokasi memori yang ditujukan oleh register R dengan 1, dan hasilnya disimpan pada lokasi tersebut
DIV Divide Accumulator Melakukan operasi pembagian
DJNZ Decrement Register and Jump if Not Zero Mengurangi nilai register dengan 1 dan jika hasilnya sudah 0 maka instruksi selanjutnya akan dieksekusi. Jika belum 0 akan menuju ke alamat kode
INC Increment Register Menambahkan isi memori dengan 1 dan menyimpannya pada alamat tersebut
JB Jump if Bit Set Membaca data per satu bit, jika data tersebut adalah 1 maka akan menuju ke alamat kode dan jika 0 tidak akan menuju ke alamat kode
JBC Jump if Bit Set and Clear Bit Membaca data per satu bit, jika data tersebut adalah 1, selain akan melompat ke instruksi lain juga akan menolkan bit yang baru saja diperiksa
JC Jump if Carry Set Membaca data carry
JMP Jump to Address Instruksi untuk memerintahkan menjangkau ke alamat kode tertentu
JNB Jump if Bit Not Set Membaca data per satu bit, jika data tersebut adalah 0 maka akan menuju ke alamat kode dan jika 1 tidak akan menuju ke alamat kode
JNC Jump if Carry Not Set (jump if no carry, jump if CY=1) Instruksi ini, menggunakan carry sebagai menentu keputusan dalam jump. Jika CY=1, maka program akan melompat ke alamat yang ditunjuk. Namun jika CY=0, maka program akan mengeksekusi instruksi selanjutnya dibawah JNC tersebut.
JNZ Jump if Accumulator Not Zero Instruksi ini tidak akan memeriksa isi A. Jika 00, maka program akan melompat ke alamat yang ditunjuk
JZ Jump if Accumulator Zero JZ (lompat jika A=0), atau JC (lompat jika CY=1), akan membuat program melompat pada lokasi yang ditunjuk hanya jika kondisi yang diminta terpenuhi
LCALL Long Call Ini adalah instruksi 3-byte. Byte pertama adalah opcode, sedang 2-byte lainnya adalah alamat 16-bit yang dituju. Saat instruksi LCALL ini dijalankan, CPU tidak lagi mengeksekusi instruksi-instruksi di bawah LCALL, namun segera melompat pada alamat yang dituju
LJMP Long Jump Instruksi 3-byte, di mana byte pertama adalah opcode, sedang dua byte yang lain adalah representasi dari alamat 16-bit yang dituju
MOV Move Memory Instruksi ini untuk memindahkan isi akumulator/register atau data dari nilai luar atau alamat lain
MOVC Move Code Memory Membedakan bahwa instruksi ini dipakai di memori program
MOVX Move Extended Memory Perintah yang dipakai untuk memori data eksternal
MUL Multiply Melakukan operasi perkalian
NOP No Operation Menyisipkan instruksi untuk tidak mengerjakan apa-apa
ORL OR Logic Operand tujuan dan sumber di-OR-kan, dan menempatkan hasilnya pada tujuan destination. Instruksi ORL dapat digunakan untuk men-Set menjadi 1′s beberapa bit dalam register.
POP Pop Value From Stack Memanggil subrutin dengan instruksi CALL, memory stack akan menyimpan alamat di mana CPU akan kembali setelah menjalankan subrutin
PUSH Push Value Onto Stack Memanggil subrutin dengan instruksi CALL, memory stack akan menyimpan alamat di mana CPU akan kembali setelah menjalankan subrutin
RET Return From Subroutine Intruksi untuk kembali dari suatu subrutin program ke alamat terakhir subrutin tersebut di panggil
RETI Return From Interrupt Mereset bit yang bersangkutan
RL Rotate Accumulator Left Pada putar kiri , 8-bit dalam akumulator digeser ke kiri sejauh satu bit. Bit D7 keluar dari Most Significant Bit (MSB) dan ditempatkan pada D0 atau Least Significant Bit (LSB)
RLC Rotate Accumulator Left Through Carry Menggeser 8-bit dalam akumulator ke kanan sejauh 1 bit melewati Carry. Bit D0 keluar dari Least Significant Bit (LSB) dan ditempatkan pada Carry. Sedangkan isi Carry ditempatkan pada D7 atau Most Significant Bit (MSB)
RR Rotate Accumulator Right Pada putar kanan , 8-bit dalam akumulator digeser ke kanan sejauh satu bit. Bit D0 keluar dari Least Significant Bit (LSB) dan ditempatkan pada D7 atau Most Significant Bit (MSB)
RRC Rotate Accumulator Right Through Carry Menggeser 8-bit dalam akumulator ke kanan sejauh 1 bit melewati Carry. Bit D0 keluar dari Least Significant Bit (LSB) dan ditempatkan pada Carry. Sementara isi Carry ditempatkan pada D7 atau Most Significant Bit (MSB)
SETB Set Bit Instruksi untuk mengaktikan atau memberikan logika 1 pada sebuat bit data
SJMP Short Jump SJMP adalah lompat tanpa syarat jarak pendek. Disebut juga sebagai Jump relatif 8-bit. Ini adalah instruksi 2 byte. Byte pertama adalah opcode, sedang byte lainnya adalah alamat relatif yang dituju. Ya alamat relatif, sehingga nilai pada byte ke dua ini bukan representasi dari alamat yang dituju, melainkan nilai relatif terhadap nilai PC saat itu
SUBB Subtract From Accumulator With Borrow SUBB bisa difungsikan sebagai SUB. Yaitu dengan membuat/memastikan CY=0 sebelum perintah SUBB dilaksanakan
SWAP Swap Accumulator Nibbles men-swap (menukar balik) nible bawah dan nible atas
XCH Exchange Bytes Merubah bit
XCHD Exchange Digits Merubah digit
XRL Exclusive OR Logic Membalik nilai (complement) beberapa bit tertentu dari sebuah bilangan biner 8 bit, caranya dengan membentuk sebuah bilangan biner 8 bit sebagai data konstan yang di-XRL-kan bilangan asal. Bit yang ingin dibalik-nilai diwakili dengan ‘1’ pada data konstan, sedangkan bit lainnya diberi nilai ‘0’

 

Both comments and pings are currently closed.