Univ. of Brawijaya Change the World

Informatics Students Blog of Brawijaya University

Nah ini dia salah satu postingan yang ingin saya share ke kalian semua apabila pergi liburan ke kampung halaman saya di Bali dengan julukan “Pulau  Seribu Pura dan Sejuta Turis” ini. Nah, selain tempat-tempat wisata di Bali memang eksotis, makanannya juga tak kalah eksotis dan mantap. Bahkan Bali merupakan salah satu tujuan wisata kuliner yang patut dipertimbangkan karena keragaman masakannya.

Berikut ini saya merekomendasikan masakan Bali yang wajib dicoba saat berkunjung ke Bali walaupun saya belum mencobanya semua. Namun, bagi yang beragama Islam jangan mencoba beberapa makanan karena bahan utamanya mengandung babi dan bahan-bahan lain yang tergolong haram  #pengalaman pribadi hehe.

Babi Guling

 

 

Boleh dibilang, ini merupakan ikonnya masakan Bali. Di sekitar Denpasar, setiap beberapa ratus meter terdapat banyak warung yang menyediakan masakan khas Bali. Penandanya jelas, papan nama warungnya biasanya bergambar babi. Tapi, setelah kalian mencoba masakan ini, ehm… yummy, rasanya sangat gurih dan lezat, apalagi kulit luarnya yang terasa kriuk… saat mendarat di mulut (denger” dari temen” saya di Bali).

Babi guling, dari namanya jelas adalah babi yang diguling atau dipanggang. Sebelum memanggang, penjual akan mengeluarkan isi perut babi dan menggantinya dengan bumbu rempah-rempah. Kemudian si penjual kembali menjahit perut babi dan barulah siap memanggang. Jadi, saat memanggang akan terlihat seperti babi utuh, hanya bulu-bulunya saja yang sudah dibersihkan. Nah, proses menggulingnya bisa berjam-jam, lho. Ini dilakukan supaya babi matang sampai sedalam-dalamnya dan kulit luarnya terasa kriuk-kriuk.

Dimana kita bisa mendapatkan babi guling yang enak? Hampir di setiap sudut ada. Beberapa nama, seperti Babi Guling Ibu Oka, di Ubud, Babi Guling Candra di Denpasar, dan Babi Guling Handayani juga di Denpasar sudah banyak sekali pengunjung atau wisatawan yang mengenalnya, khususnya yang sudah pernah ke Bali.

Untuk harga, makanan yang satu ini tergolong murah. Warung-warung kecil biasanya membandrol dengan harga sekitar Rp10.000,00 per porsi dan sekitar Rp25.000,00 untuk warung yang sudah terkenal. Satu lagi, akan terasa sangat nikmat bila menyantap babi guling saat makan siang lengkap dengan es jeruknya. Dijamin Anda akan ketagihan dan ingin terus menyantap babi guling khas Bali.

Lawar

 

Lawar, makanan yang satu ini memiliki tiga pilihan, yaitu lawar babi, lawar ayam, dan lawar sapi. Bahan utama lawar ini adalah daging yang dicampur kacang atau kelapa, dan bumbu Bali lengkap. Ada juga penjual yang mencampur lawar dengan darah ayam atau babi. Bila ingin menikmati makanan ini Anda bisa menemukannya di tempat babi guling.

Ayam Betutu

 

Hidangan yang satu ini juga menjadi salah satu ikon kuliner Bali. Cara pengolahannya hampir sama dengan babi guling. Penjual mengeluarkan isi perut ayam dan menggantinya dengan bumbu dan sayur-sayuran. Bedanya, ayam betutu tidak dipanggang tapi dikukus dan bisa dimakan khusunya bagi yang beragam Islam.

Saat menikmati hidangan ini mulut akan langsung ketagihan. Bumbunya merasuk ke dalam daging ayam dan rasanya sangat gurih. Berhubung orang Bali suka masakan yang pedas, jadi ayam betutu ini rasanya juga lumayan pedas.

Tapi jangan khawatir, ayam betutu ini sudah mulai go internasional. Beberapa warung yang menyediakan menu ini sudah mengurangi kadar pedas pada masakan ayam betutu.

Penasaran mencoba? Anda bisa mencoba Ayam Betutu Gilimanuk, cabangnya banyak tersedia di sekitar Denpasar dan Kuta. Harganya juga bersahabat dengan kantong alias cukup murah. Mengeluarkan uang sekitar Rp30.000,00 Anda sudah bisa menikmati lezatnya ayam betutu khas Bali.

Jaja Bali

 

Jaja Bali adalah kue-kue basah ala Bali. Rasa kuee di Bali itu cenderung manis, selain suka pedas lidah orang Bali suka manis. Dari deretan kue-kue basah yang cukup terkenal di Bali, misalnya laklak, kelepon, dan bulung biasanya selalu menawarkan rasa manis. Orang Bali biasa membuat pemanisnya dari gula kelapa atau mereka menyebutnya dengan gula Bali.

Uniknya kue kelepon yang memiliki bentuk bulat-bulat seukuran bakso yang kecil dan di dalamnya berisi cairan gula merah, cara makannya haruslah ekstra hati-hati. Anda jangan langsung menggigitnya karena gula di dalam kue tersebut akan muncrat dan mengotori baju. Oleh sebab itu, sebaiknya harus dimasukkan terlebih dahulu, kalau sudah yakin mulut tertutup rapat, barulah menggigit kue tersebut, dan cres… rasakan sensasi cairan gula merah yang manis lumer di dalam mulut.

Anda bisa mendapatkan kue-kue ini di semua pasar tradisional. Harganya juga hanya sekitar Rp500,00 per kue. Murah bukan?

Tipat Cantok

 

Tipat cantok yang berbalut bumbu kacang rasanya pedas-pedas gurih. Jajan Bali yang legit, gurih dan hangat bermandikan saus gula merah sungguh membelai lidah. Tipat cantok ini tak lain adalah ketupat berikut sayuran berbumbu kacang. Jadi mirip lotek atau gado-gado uleg yang jadi favorit saya

Tuak atau Arak

 

 

Dan, yang terakhir minuman ini hanya boleh untuk orang dewasa. Bagi yang tidak suka alkohol sebaiknya jangan sekai-kali mencoba minuman ini. Arak Bali memang cukup terkenal karena kadar alkoholnya yang tinggi. Sedangkan tuak tidak terlalu tinggi.  Tapi, bila Anda tetap penasaran dengan rasa tuak, biasanya para penjual tuak juga menyediakan tuak yang rasanya manis dan tidak mengandung alkohol.

Sebenarnya masih banyak varian masakan dan minuman khas Bali rasanya sangat nikmat dan lezat. Kalau masih penasaran, cobalah masuk ke pasar tradisional atau pasar malam. Akan ada banyak makanan dan minuman khas Bali yang bisa Anda temukan.

Kalo Anda suka bertualang mencicipi masakan nusantara, Bali bisa menjadi salah satu surganya.

 

 

Both comments and pings are currently closed.