Sedikit Ilmu Tentang Rumus Pendidikan Blog mahasiswa Universitas Brawijaya

14Aug/19Off

Nama Pakaian Adat Betawi dan Penjelasannya

pakaian adat betawi

Secara historis, suku Betawi tidak termasuk dalam suku asli DKI Jakarta. Namun budaya dan adat istiadat masyarakat Betawi selalu terkenal sebagai simbol ikon budaya Jakarta. Kulit telur, gambangkromong, dan ondel-ondel adalah contoh budaya asli Betawi.

Ini termasuk pakaian tradisional Betawi. Budaya ini tidak dapat dipisahkan dari Jakarta sebagai identitas nasional. Penduduk asli Jakarta sering menerima julukan Betawi. Sebagai orang Betawi, tentu saja, mereka memiliki pakaian tradisional yang sangat unik dan berbeda dari suku-suku lain di Indonesia.

Orang Betawi selalu terkenal dengan budaya mereka yang unik. Budaya ini dipertahankan dan dilestarikan sebagai bentuk warisan leluhur mereka.

Dengan beberapa contoh warisan budaya leluhur mereka, suku Betawi menjadi terkenal di seluruh negeri. Misalnya, pakaian tradisional Betawi yang sangat berbeda dengan pakaian tradisional di tempat lain. Pakaian tradisional Betawi ini memiliki atribut dan karakteristiknya sendiri. Beberapa contoh pakaian tradisional Betawi termasuk

pakaian adat betawi

Pakaian Adat Betawi

Ada beberapa jenis pakaian adat untuk pria Betawi, yang dilengkapi dengan atribut mereka, yang meliputi:

1. Celana batik

Celana batik termasuk dalam atribut pakaian tradisional pria Betawi. Bentuk celana ini seperti tali atau memiliki karet di bagian pinggang. Model celana batik ini panjang dengan ukuran di bawah lutut. Sementara motif batik tidak terlalu ramai, mereka cenderung alami. Warna kain yang biasa digunakan dalam pembuatan celana pria khas Betawi adalah cokelat, hitam dan putih.

2. Kemeja Koko

Nama lain untuk baju koko ini adalah sadariah. Baju koko ini adalah atribut pakaian tradisional Betawi untuk pria. Model sadariah ini hampir sama dengan pakaian koko di pasaran. Perbedaannya adalah jika Anda menyadari bahwa Anda tidak punya alasan. Pakaian pribadi ini bukan campuran berbagai warna. Tapi itu hanya terdiri dari satu warna (polos). Kemeja koko ini sering dikenakan oleh pria Betawi yang sering disebut "saudara."

3. Selendang

Atribut lain dari pakaian tradisional pria Betawi adalah selendang. Arti selendang di sini tentu saja berbeda dengan selendang panjang yang biasa digunakan oleh wanita. Selendang dalam pakaian Betawi ini sering dikenal sebagai pareo (turban). Sorban yang dimaksud bukanlah sorban yang biasa dikenakan di kepala. Namun kain yang dilipat terus merentang ke pundak atau dikenakan di leher.

4. Pakaian harian untuk pria

Orang Betawi memiliki pakaian khusus untuk sehari-hari, terutama pria. Pakaian ini dikenakan oleh orang Betawi dalam kehidupan sehari-hari mereka. Pakaian harian pria Betawi terdiri dari pakaian sadariah (koko) dan celana empuk, kemudian ditambahkan dengan pareo yang digulung dan diikat ke pinggang. Kemudian kenakan sabuk hijau dan topi merah.

Pakaian tradisional Betawi ini adalah fitur khusus dari budaya Betawi, warisan leluhur mereka. Pakaian sehari-hari pria Betawi sudah sangat terkenal dan sangat identik. Jadi, meskipun hanya model pakaian yang terlihat, memang benar bahwa itu adalah orang Betawi asli.

5. Aksesori pakaian adat dalam bentuk Peci atau Kopyah

Sebenarnya, ini sama dengan topi hitam yang sering dipakai Muslim ketika mereka melakukan ibadah. Tetapi untuk topi Betawi, atau lebih umum disebut Kopyah, itu biasa digunakan oleh pria dalam kehidupan sehari-hari mereka. Kopyah atau topi Betawi biasanya berwarna hitam. Tetapi beberapa berwarna merah dan terbuat dari beludru.

6. Pakaian pacar

Pada saat upacara pernikahan Betawi, nilai-nilai budaya masih kuat. Yaitu, dengan gaun pengantin tradisional khusus Betawi. Pakaian ini dikenal sebagai bentuk akulturasi berbagai budaya.

Yaitu, budaya Melayu, budaya Arab dan budaya Cina. Gaun pengantin khusus Betawi untuk pria ini sering disebut "perawatan haji." Pada upacara pernikahan, pengantin pria mengenakan jubah panjang dan penutup kepala merah.

Lapisan itu sendiri terdiri dari dua bagian, yaitu bagian luar dari kain beludru, sedangkan bagian dalam kain putih tipis. Untuk penutup kepala, sorban biasa disebut Alpie digunakan. Untuk membuatnya terlihat harmonis, pacar Betawi memakai sepatu dalam bentuk sepatu.

refrensi :

Filed under: Umum Comments Off