Sedikit Ilmu Tentang Rumus Pendidikan Blog mahasiswa Universitas Brawijaya

16Sep/19Off

Kwitansi – Definisi, Fungsi, Manfaat, dan komponen

Definisi dan fungsi Kwitansi

Kwitansi adalah tanda terima dari jumlah uang tunai yang ditandatangani oleh penerima dan dapat disajikan kepada mereka yang telah membayar atau juga dapat digunakan sebagai bukti transaksi.

Kwitansi adalah bukti yang menyatakan bahwa ada transfer sejumlah uang dari pemberi kepada penerima atau jumlah uang yang ditandatangani oleh penerima yang dapat dituliskan pada surat itu.

Dokumen tersebut juga berisi informasi tentang tempat, tanggal dan alasan transfer jumlah. Secara umum, dimungkinkan juga untuk memperkuat bukti transaksi pada kwitansi yang dikenakan bea materai sesuai dengan undang-undang perpajakan.

Kwitansi ini adalah dokumen yang sering berfungsi sebagai bukti bahwa suatu transaksi telah dilakukan untuk memperoleh uang dari pemberi pinjaman kepada penerima pembayaran, dan yang memuat beberapa informasi, seperti uang kertas. Tujuan atau transaksi, tempat dan tanggal di mana transaksi akan berlangsung. ,

Ada beberapa transaksi, setelah menerima bukti pembayaran yang dapat digunakan, yang harus dicap sebagai legalitas penerimaan, yang dianggap sebagai bukti transaksi.

Kwitansi - Definisi, Fungsi, Manfaat, dan komponen

Manfaat Kwitansi

Kwitansi berfungsi membuktikan bahwa transaksi dan pengiriman sejumlah uang telah dikonfirmasi oleh pemberi kepada penerima dan ditandatangani oleh penerima sejumlah uang yang dinyatakan dalam struk.

Kwitansi ini dapat dilengkapi dengan rincian seperti tempat, tanggal dan transfer uang. Biasanya untuk dapat memperkuat penerimaan tanda terima dicap Rp.6000 yang telah ditentukan oleh undang-undang perpajakan.

Dokumen kosong juga merupakan salah satu dokumen yang sering digunakan sebagai bukti transaksi antara donor dan penerima dan yang dapat dilengkapi dengan berbagai perincian seperti pembayaran, lokasi dan tanggal, dan lokasi transaksi.

Beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan saat membuat tanda terima untuk digunakan nanti sebagai bukti transaksi meliputi:

  • Jangan menandatangani tanda terima yang masih kosong.
  • Tuliskan nama orang yang akan menerima sejumlah uang secara lengkap dan benar.
  • Di akhir deskripsi atau penjelasan, Anda harus memberi catatan akhir pada huruf tersebut. Tujuannya adalah bahwa penjelasan dalam tanda terima tidak dapat dilengkapi dengan penjelasan lain, yang pada gilirannya berpotensi membahayakan.
  • Lokasi dan tanggal harus dekat dengan tanda tangan orang yang akan menerima sejumlah uang.
  • Jika tanda terima diperlukan atau diperlukan untuk tanda terima, tanda tangan harus merujuk pada stempel yang ditempelkan atau dilampirkan.
  • Dan Anda juga harus dapat membedakan antara membeli dan menjual dokumen.

Komponen Kwitansi

Beberapa karakteristik voucher meliputi:

  1. Tanda terima dibagi menjadi dua bagian, termasuk bagian kiri, yang disebut sebagai tanda terima. "Bagian ini digunakan sebagai bukti bagi mereka yang menerima uang, dan pihak kanan menerima mereka yang membayar atau memberi sejumlah uang.
  2. Untuk kwitansi yang dapat dibuat dalam rangkap dua, dengan bagian tertinggi atau asli ditugaskan kepada pembayar dan terendah atau file kepada mereka yang menerima jumlah uang.
  3. Informasi yang terkandung dalam tanda terima harus mencakup nama lengkap pengiriman uang, jumlah uang yang dikirim atau dibayar, tempat atau tanggal transfer uang dan nama lengkap atau tanda tangan penerima.

Bagian dari resepsi

Berikut beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat membuat voucher:

  • Nomor dokumen, yaitu nomor ini berperan dalam perbedaan antara dokumen dan dokumen lain. Anda juga dapat membuatnya satu demi satu menggunakan angka atau huruf.
  • Format penomoran dapat dipilih sesuai dengan persyaratan yang disyaratkan.
  • Nama lengkap orang yang akan melakukan transaksi, atau agen yang akan menyerahkan uang.
  • Jumlah uang yang diserahkan sesuai dengan jumlah nominal uang yang terdiri dari angka dan huruf.
  • Tempat, tanggal atau tanggal transaksi harus sesuai dengan nominal yang dikeluarkan pada waktu itu.
  • Tujuan pembayaran, dalam hal ini menjelaskan untuk apa pembayaran itu.
  • Nama lengkap orang dan posisi di agen yang menerima uang yang juga disertai tanda tangannya.
  • Perangko atau kantor prangko atau perusahaan yang juga menerima pembayaran.
  • Saat menggunakan stempel, tanda tangan harus cocok dengan stempel yang ditempatkan pada tanda terima.

demikianlah penjelasan diatas semoga dapat bermanfaat untuk teman teman. Terima kasih

Sumber : kuliahpendidikan.com

Filed under: Umum Comments Off