Sedikit Ilmu Tentang Rumus Pendidikan Blog mahasiswa Universitas Brawijaya

14Apr/19Off

Pengertian dan Sifat Sifat Enzim

enzim

Enzim berkaitan erat dengan semua jenis proses metabolisme yang terjadi dalam tubuh suatu organisme. Metabolisme tidak akan sempurna tanpa enzim, jadi apa enzimnya? Dan bagaimana cara kerjanya dan perannya dalam proses metabolisme? Berikut ini adalah uraian lengkapnya.

Pengertian Enzim

Enzim adalah senyawa protein yang terdiri dari komponen protein dan juga katalitik yang bertujuan mempercepat proses metabolisme di dalam tubuh organisme. Mengapa komponen ini sangat penting dalam proses metabolisme, karena mereka dapat mempercepat dengan mengurangi energi aktivasi yang diperlukan ketika reaksi metabolisme dimulai?

Kata enzim berasal dari bahasa Yunani yang berarti ragi. Eksperimen fermentasi dengan alkohol yang dibuat oleh Louis Pasteur adalah landasan dari koneksi dengan penemuan enzim. Enzim adalah senyawa yang tersusun dari protein (apoenzim) dan senyawa non-protein (kofaktor).

Sifat katalitik adalah karakteristik dari enzim yang membedakan antara enzim dan protein lainnya. Sifat katalitik ini diperoleh dari gugus kofaktor yang dapat berupa senyawa organik (koenzim dan gugus prostetik) atau senyawa anorganik (ion logam).
Bagaimana cara kerja enzim?

enzim

Cara enzim bertindak dalam reaksi metabolik dalam tubuh organisme adalah dengan mengurangi energi aktivasi, yang merupakan energi yang diperlukan untuk memulai reaksi. Dengan meminimalkan "biaya", proses yang terjadi juga akan lebih cepat. Energi aktivasi dalam reaksi kimia dapat dibandingkan dengan "biaya jalan" dalam proses produksi. Semakin rendah "biaya jalan", semakin cepat prosesnya.

Terlepas dari itu, keuntungan menggunakan enzim adalah bahwa, selain menjadi lebih "murah", proses reaksi berlanjut sebagaimana mestinya, karena enzim ini membantu proses metabolisme tidak bereaksi.

Cara enzim bertindak untuk mempercepat reaksi kimia adalah melalui interaksi dengan substrat, setelah itu substrat akan menjadi produk. Ketika suatu produk terbentuk, enzim akan melepaskan "I" dari substrat. Ini karena enzim tidak bereaksi dengan substrat. Ada dua teori yang menjelaskan cara kerja enzim, termasuk yang berikut:

Gembok dan teori kunci

Emil Fischer pada tahun 1894 adalah orang yang menemukan teori ini. Menurut dia, enzim akan mengikat substrat yang memiliki bentuk (spesifik) yang sama dengan sisi aktif enzim. Dengan kata lain, hanya substrat yang memiliki bentuk khusus yang cocok yang dapat dikaitkan dengan enzim.

Itulah mengapa disebut kunci dan teori kunci, di mana enzim diilustrasikan sebagai kunci dan substrat disebut kunci. karena gembok dan kunci akan memiliki kecocokan yang sama untuk membuka atau sebaliknya.

Teorinya memiliki kekurangan yang tidak dapat menjelaskan stabilitas enzim pada saat transisi dari titik reaksi enzim. Teori kedua adalah teori induksi.

Teori induksi

Daniel Koshland adalah orang yang menggunakan teori ini pada tahun 1958, enzim ini memiliki sisi aktif yang fleksibel. Namun, sisi aktif enzim memiliki titik pengikatan / spesifik yang sama. Sehingga hanya substrat yang memiliki situs pengikatan spesifik yang sama yang akan menginduksi sisi aktif enzim agar sesuai (terbentuk sebagai substrat).

Teori induksi oleh induksi adalah apa yang dapat merespon kekurangan teori gembok dan kunci sebelumnya. Oleh karena itu, teori induksi yang diajukan oleh Daniel Koshland pada tahun 1958 adalah teori yang paling dikenal oleh para peneliti untuk menjelaskan bagaimana enzim bekerja.
Fungsi enzim

Enzim memiliki peran yang sangat penting dalam reaksi kimia. Seperti yang dijelaskan, fungsi enzim adalah mempercepat reaksi kimia dalam tubuh opera. Tanpa enzim, proses metabolisme anabolisme dan katabolisme akan terganggu.
Terlepas dari itu, sifat enzim yang tidak berpartisipasi dalam bereaksi dengan substrat ini adalah yang paling bermanfaat dalam reaksi kimia yang dipercepat dalam tubuh organisme.

Karakteristik enzim

Peran enzim yang sangat penting dalam kelangsungan hidup organisme. Karena itu, kita harus tahu apa saja sifat enzim ini. Di bawah ini adalah deskripsi sifat-sifat enzim yang harus kita ketahui:

Biokatalis

Biokatalitik berarti bahwa enzim tersebut adalah senyawa katalis, senyawa yang mempercepat reaksi kimia tanpa bereaksi. Karena enzim ini berasal dari suatu organisme, enzim ini juga disebut biokatalis.

Termolabil

Bagian dari struktur enzim adalah senyawa protein. Oleh karena itu, enzim ini juga memiliki sifat termoplastik, yang berarti bahwa enzim ini.

Sumber :

Filed under: Biologi Comments Off