Taylor Swift “Anak Baik-Baik Yang Paling Baik-Baik di Negara Ini”

March 28th, 2011

“Saya selalu ingin mempertanggungjawabkan apa yang saya katakan dan lakukan. Saya juga keberatan berbohong kepada orang tua saya mengenai itu”. Kalimat itulah yang keluar dari Taylor Swift ketika diwawancarai Vanessa Grigorialis dari majalah Rolling Stone edisi 48 April 2009. Prinsip yang dipegang oleh gadis kelahiran 13 Dessember 1989 ini memang patut dijadikan teladan bagi anak muda zaman sekarang yang identik dengan pergaulan bebas. Sewaktu SMA, indeks prestasinya 4,0 ketika dia disekolahkan di rumah pada tahun ketiga dan keempat SMA, dia menyelesaikan masa studinya dalam 12 bulan. Dia tidak pernah mengubah warna rambut, tidak akan melakukan aktivitas fisik apapun yang membahayakan atau menggigit kukunya sampai ke kulit. Di usianya 19 tahun dia mengaku tidak pernah merokok atau minum alkohol setetespun.

Taylor Swift on stage in Seoul, South Korea during the Asian leg of the 2011 Speak Now World Tour. Photo courtesy of  TaylorSwift.com.

Swift tinggal bersama orang tuanya di pinggir kota Nashville dalam sebuah rumah besar yang menghadap ke danau. Dalam kesehariannya siapa sangka kalau dia mempunyai sifat banyak tertawa dan norak, memikirkan lelaki dan banyak menuangkannya ke dalam lagu dan perfeksionisme yang sangat gigih dan penuh kendali. Dibalik semua itu, remaja ini sangat sopan bersikap kepada orang tuanya. Tidak hanya itu, dia juga terus khawatir akan mengatakan sesuatu yang dianggap menyinggung para penggemarnya dan bahkan menolak menjawab pertanyaan tentang preferensi politiknya sebelum mengaku bahwa dirinya mendukung sang presiden: “Seumur hidup, saya belum pernah melihat negara ini begitu bahagia mengenai sebuah keputusan politik” katanya. Read the rest of this entry »

Keep Doing And Give The Best, Do As Infinity!

March 20th, 2011

Fukai Mori“, “Shinjitsu no Uta“, “Rakuen” dan “Kimi ga Inai Mirai“. Jika kalian pernah mendengar beberapa soundtrack dari serial anime Jepang Inuyasha ini pasti tidak asing lagi dengan yang namanya Do As Infinity. Salah satu grup band asal Aoyama, Tokyo, Jepang yang mengusung genre J-Pop dan Rock ini memiliki perjalanan karier yang sangat fluktuatif. Grup band yang awalnya terdiri dari tiga personil dengan Van Tomiko sebagai lead vocalist, Ryo Owatari sebagai gitaris dan Dai Nagao sebagai gitaris sekaligus komposer dari pembuatan lagu-lagu mereka. Do As Infinity yang biasa dikenal dengan sebutan DAI, berdiri sejak 1999 dengan single pertama “Tangerine Dream” pada 29 September 2009. Tahun 2000 “Break Of Dawn” menjadi album pertama mereka setelah meluncurkan lebih dari tiga single dalam kurun 1999-2000. Lebih dari 5 buah studio album telah dirilis setelah peluncuran album pertama diantaranya adalah “New World” dan Deep Forest” pada 2001 lalu pada 2002 dengan album kompilasi pertamanya “ Do The Best” diikuti studio album “True Song” sedangkan “Gates of Heaven” di tahun 2003 dan  “Need Your Love” pada tahun 2005.

Read the rest of this entry »

Dibalik Nama “Mandriva”

March 17th, 2011

Meski masih dikategorikan pemula dalam menggunakan Mandriva aatau sekedar tahu dan bisa dibilang cukup familiar dengan salah satu distro open source ini namun tidak ada salahnya jika kita sedikit menengok sejarah perkembanganMandriva sejak awal berdiri hingga tetap eksis sampai sekarang.

Mandriva .Nama salah satu distro open source yang selama ini kita kenal ternyata bukan nama yang sejak awal digunakan. Mandriva Linux (dahulu dikenal dengan nama Mandrakelinux atau Mandrake Linux) adalah sistem operasi yang dibuat olehMandrivadahulu dikenal dengan nama Mandrakesoft). Mandriva Linux menggunakan RPM Package Manager. Sejak pertama kali dirilis pada 23 Juli 1998 dengan versi KDE 1.0 linux ini masih berbasisRedhat Linuxversi 5.1.

Sejarah perubahan nama dari linux ini dimulai sejak pertama kali dirilis hingga versi 8.0 yang pada saat itu dikenal dengan Linux Mandrake. Sedangkan pada versi 8.1 sampai 9.2 diberi nama Mandrake Linux. Namun pada Pebruari 2004, Mandrakesoft dituduh oleh Hearst Corporation, pemilik King Features Syndicate. Hearst menuduh Mandrakesoft melanggar hak cipta karakter King Features bernama “Mandrake the Magician. Oleh karena itu, Mandrakesoft mengganti nama produknya dengan menghilangkan spasi antara merek dan nama produk serta mengubah huruf pertama dari nama produk menjadi huruf kecil sehingga menjadi satu kata. Mulai dari versi 10.0 Mandrake Linux dikenal sebagai “Mandrakelinux”.

Read the rest of this entry »

YUI, Musisi Jepang Multi Talenta

March 6th, 2011

YUI. Gadis asal Jepang yang berbakat dalam menyanyi dengan suaranya yang khas sekaligus mahir dalam memetik senar gitar ini selain berprofesi sebagai penyanyi dia juga pandai menulis lirik lagu. Salah satu musisi Jepang yang juga komposer ini dilahirkan 26 Maret 1987 di Fukuoka, Prefektur Fukuoka.


Berawal dari film Midnight Sun (Taiyou no Uta), dari situlah aku mulai mengenal lagu-lagu yang diciptakannya mulai dari single dan album yang ia ciptakan. Tidak hanya jago main gitar tetapi dia juga mahir memainkan piano. Kepiawaiannya dalam bermain piano itu bisa kalian temukan di videoklip  “To Mother”. Jika dibandingkan dari beberapa video yang terbaru dengan yang lama, formasi band YUI agak sedikit berbeda. Kalau dulu didominasi oleh cowok tetapi sekarang lebih menonjolkan sisi girlpower-nya dengan didominasi oleh cewek seperti pada videoklip “It’s All too Much”, “Gloria” dan “It’s My Life/Your Heaven”.

Perjalanan karir YUI dimulai sejak dia masih sekolah di kelas 3 SMP. Saat itu YUI sudah aktif menulis lirik lagunya sendiri sampai suatu ketika ia menyaksikan pertunjukan musik dari musisi jalanan Bianco Nero. Sejak saat itu sewaktu SMA, YUI memutuskan untuk berhenti sekolah dan mulai fokus belajar menyanyi, menulis lagu dan memainkan alat musik gitar dengan mengikuti kursus musik di kota kelahirannya, Fukuoka. Read the rest of this entry »

Reset Canon iP1700

February 27th, 2011

Blink pada printer terkadang membuat kita risih. Ada beberapa macam yang menyebabkan printer blink mulai dari kertas habis sebelum proses ngeprint selesai, tinta habis sampai masalah cartridge yang tidak cocok dengan model printer (cartridge bajakan). Meski terkadang pada kasus-kasus tertentu blink ini bisa hilang dengan menekan tombol resume namun repot juga kalau setiap kali menghidupkan printer dan setiap kali akan ngeprint harus menekan resume lagi padahal suplai kertas masih ada. Kasus ini sering dijumpai pada masalah cartridge yang full atau terlalu banyak tinta yang disuntikkan sehingga pesan yang ditampilkan mengharuskan untuk membersihkan print head. Meski sudah dibersihkan dan dipakai untuk ngeprint berkali-kali permasalahan tersebut tidak selalu bisa teratasi dan blink tetap saja ada.

Solusi dengan mereset printer memang salah satu alternatif yang paling ampuh tetapi tidak selalu berhasil atau bahkan menambah masalah baru yang lebih besar. Permasalahan ini saya alami ketika mereset printer Canon iP1700. Awalnya printer ini blink karena cartridge full sehingga harus me-resume setiap kali akan ngeprint. Meski setelah di-resume bisa kembali normal dan proses ngeperint berjalan lancar namun saya suka risih melihat printer yang terus blink ini. Karena penasaran, iseng saya reset Canon iP1700 ini sesuai dengan langkah-langkah yang telah saya dapatkan melalui internet. Proses cleaning yang harus dilakukan ketika printer dalam status service mode setelah direset tidak berhasil dan parahnya Canon iP1700 ini berubah tipe menjadi Canon iP1300. Setelah saya utak-atik dengan berbagai macam software reseter untuk jenis printer ini tetap saja tidak berhasil. Menginstall driver Canon iP1300 tetapi tetap saja tidak menyelesaikan masalah. Sempat kepikiran untuk membawanya ke tukang servis printer tetapi rasa-rasanya terlalu cepat untuk masalah yang sepele ini sampai akhirnya saya menemukan solusi di bawah ini. Read the rest of this entry »