IF THEN ELSE Pada Decimal Basic

April 11th, 2015

Misalnya saat kita membuat suatu program yang dikhususkan untuk usia tertentu, maka kita harus memakai koding IF THEN ELSE untuk saat itu. Apa perbedaannya?

1. IF THEN

IF THEN disini dimaksudkan apabila dalam satu kondisi saja. Misalnya, jika dia berumur >18 tahun kemudian….

Berikut contohnya

G1

2. IF THEN ELSE kita gunakan apabila ada 2 kondisi.

Misalnya jika dia berumur > 18 tahun maka….

Namun bia dia berumur selain itu maka….

Berikut contohnya apabila dia sesuai kondisi pertama

G2

Apabila tidak sesuai kondisi maka akan menghasilkan pernyataan kedua

G3

3. IF THEN ELSE IF

Digunakan apabila satu kondisi yang memiliki banyak syarat. Misalnya range umur yang boleh meneruskan adalah dari 18-24, tetapi untuk umur 14-17 harus dengan bimbingan orang tua. Maka seperti ini contohnya

G4

Sehingga apabila kita memasukkan umur 20, maka:

G5

Apabila kita memasukkan umur 15, maka:

G6

Sedangkan selain dari 2 syarat tersebut, maka:

G7

Manipulasi STRING NUMERIK pada Desimal Basic

April 11th, 2015

Kali ini kita akan membahas manipulasi STRING ke NUMERIK begitu pula sebaliknya. Sebagai contohnya, kita gunakan rumus usaha sebagai permisalan.

1. Manipulasi STRING ke NUMERIK

Manipulasi ini disebut juga dengan Value (VAL). Digunakan ketika kita menginput data dari STRING contohnya pada gambar dibawah ini:

G1

Massa = m$

Percepatan = a$

Perpindahan = s$

Maka kita ubah dulu STRING diatas menjadi NUMERIK agar bisa dihitung sesuai rumus. Berikut contoh perubahannya:

G2

2.  Manipulasi NUMERIK ke STRING

Manipulasi ini disebut juga kodingnya dengan STR$. Biasanya, Manipulasi ini digunakan pada saat terakhir apabila kita menghitung rumus. Tujuannya adalah agar bisa kita panggil saat print hasil akhir. Berikut contohnya:

G3

Usaha kita ibaratkan W$. Lalu kita tambahkan STR$ diawal perhitungan rumusnya. Maksudnya disini adalah merubah NUMERIK ke STRING.

Sebagai hasil akhirnya:

G4 G5

Menyimpan Materi Fisika Dalam Satu Program

April 11th, 2015

Kita sering kali lupa dengan materi-materi yang sering diajarkan pada kita. Untuk itu, kita bisa menyimpannya didalam program agar nantinya bisa lebih mudah pencariannya. Selain itu, kita bisa membuat sendiri rangkuman tersebut sesuai yang kita inginkan. Berikut contoh pembuatan program tersebut:

1. Contohnya pada bab gaya. Disini kita tanyakan dahulu apa yang ingin diketahui. Sertakan juga angka sebagai kode untuk memilih. Setelah itu INPUT A$ bertujuan agar user bisa menjawab dan memilih kodenya.

G1

2. Pada part ini, user diharuskan memilih lagi untuk penjelasan disetiap hukum newton. Dengan memasukkan kodenya.

G2

3. Pada kotak merah berikut penjelasan tiap hukum newton

G3

4. Contohnya, bila kita pilih 1 maka..

G4

Akan ada penjelasan materi sesuai yang kita pilih

5. Sekarang kita panggil lagi variabel A$ pada kodingan untuk penjelasan mengenai tekanan. Dan jangan lupa pada gaya tadi, berikan END IF diakhir.

Ini contoh kodingan tekanan

G5

Sehingga bila diawal kita pilih 2, maka…

G6

Seperti itulah contoh membuat program untuk merangkum materi. Program sederhana ini bisa bermanfaat untuk siswa smp. Apa lagi bisa dikembangkan dengan memasukkan perhitungan didalamnya. Semoga bermanfaat.

Hello world!

April 8th, 2015

Selamat datang di Student Blogs. Ini adalah posting pertamaku!