rizalrifada

Blog mahasiswa Universitas Brawijaya

pertanian dan agribisnis

TUGAS PEMBELAJARAN 2

MANAJEMEN AGRIBISNIS

 

 

 

Oleh

M. RIZAL MAULA RIFADA                     115040101111056

NURUL SULISTYONINGSIH                    115040101111108

      DIAH MIFTAKHUL F                              115040101111121

NUNIK AMALYA MILANI                        115040101111147

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS

FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS BRAWIJAYA

MALANG

2012

 

TUGAS PEMBELAJARAN 2

 

 

  1. Pertanian adalah sebuah sektor, dan agribisnis adalah sebuah sistem. Jelaskan perbedaan itu!

 

Pertanian adalah sebuah sector yang didalamnya terdapat kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang dilakukan manusia untuk menghasilkan bahan pangan, bahan baku industri, atau sumber energi, serta untuk mengelola lingkungan hidupnya. Kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang termasuk dalam pertanian biasa difahami orang sebagai budidaya tanaman atau bercocok tanam (bahasa Inggris: crop cultivation) serta pembesaran hewan ternak (raising),

 

Agribisnis Sebagai Suatu Sistem

Pada dasarnya sistem dapat didefinisikan sebagai sekumpulan unsur-unsur (subsistem-subsistem ) yang saling berhubungan melalui berbagai bentuk interaksi dan bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan yang tedrtentu. Karakteristik atau ciri-ciri suatu sistem adalah sebagai berikut :

  • Terdiri atas unsur-unsur/komponen-komponen/subsistem-subsistem yang membentuk satu kesatuan (totalitas) sistem .
  • Adanya tujuan dan saling ketergantungan antara satu subsistem dengan subsistem yang lainnya.
  • Adanya interaksi antar subsistem.
  • Mengandung mekanisme, kadang-kadang disebut juga sebagai transformasi (dalam sistem produksi misalnya mengubah input menjadi output)
  • Ada lingkungan yang mengakibatkan dinamika sistem (cuaca, lingkungan ekonomi, sosial-budaya, hukum dan politik, perkembangan teknologi, persaingan, kekuatan eksternal lainnya).

SUBSISTEM AGRIBISNIS

1.    Subsistem Pasokan Input (Agro-input).

2.    Subsistem Usahatani (Agro-Production),

3.    Subsistem Pasca Panen dan Pengolahan (Aqro Industry).

4.    Subsistem Distribusi dan Pemasaran.

5.    Subsistem Jasa Pendukung.

 

  1. Carilah referensi tentang sistem agribisnis, jelaskan beserta bagannya. Serta jelaskan hubungan antara Agribisnis dan Agroindustri, beserta bagan keterkaitannya.

 

Sistem Agribisnis

Secara konspsional Sistem Agribisnis adalah semua aktivitas mulai dari pengadaan dan penyaluran sarana produksi sampai kepada pemasaran produk-produk yang dihasilakan oleh usaha tani dan agroindustriyang saling terkait satu sama lain.

Sistem agribisnis merupakan suatu konsep yang menempatkan kegiatan pertanian sebagai suatu kegiatan yang utuh dan komprehensif sekaligus sebagai suatu konsep yang dapat menelaah dan menjawab berbagai masalah dan tantangan.

Sistem Agribisnis merupakan suatu system yang terdiri dari beberapa susisten, diantaranya:

 

 

  1. a.    Subsisten Hulu

Adalah industri yang menghasilkan barang-barang sebagai modal bagi kegiatan pertanian.
Contohnya industri pembibitan tumbuhan dan hewan, industri agrokimia (pupuk,pestisida)

b. Subsisten Usahatani
Adalah kegiatan yang menggunakan barang-barang modal dan sumberdaya alam untuk menghasilkan komoditas pertanian primer.
Contoh usaha tanaman pangan dan holtikultura, perkebunan, tanaman Obat

c. Subsistem Pengolahan
Adalah industri yang mengolah komoditas pertanian primer menjadi produk olahan berupa produk antara dan produk akhir.
Contohnya produk makanan dan minuman, industri serat alam, industri biofarmaka

d. Subsistem Pemasaran
Adalah kegiatan untuk memperlancar pemasaran komoditas pertanian baik segar maupun olahan untuk nasional dan ekspor ke luar negeri.
Contohnya adalah distribusi, konsumsi, promosi, informasi pasar

e. Subsistem Jasa Pendukung
Adalah menyediakan jasa bagi subsistem agribisnis hulu,subsistem usaha tani,dan subsistem agribisnis hilir.
Contohnya adalah penelitian, perkreditan, transportasi, penyuluhan

Bagan keterkaitan antara agribisnis dengan agroindustri

  1. Jelaskan fungsi dan peranan lembaga penunjang dalam bagan sistem agribisnis!

 

Proses yang melibatkan kelembagaan, baik dalam bentuk lembaga organisasi maupun kelembagaan norma dan tata pengaturan, pada umumnya masih terpusat pada proses pengumpulan dan pemasaran dalam skala tertentu. Bagi sebagian besar wilayah eksistensi kelembagaan pertanian dan petani belum terlihat perannya. Padahal fungsi kelembagaan pertanian sangat beragam, antara lain adalah:
• sebagai penggerak

  • • penghimpun
  • • penyalur sarana produksi
  • • pembangkit minat dan sikap

 

 

 

 

 

  1. Carilah referensi tentang peranan sistem agribisnis dalam perekonomian nasional!

Peranan Pertanian Dalam pembangunan Perekonomian Indonesia

Pembangunan Pertanian di Indonesia tetap dianggap terpenting dari keseluruhan pembangunan ekonomi, apalagi semenjak sektor pertanian ini menjadi penyelamat perekonomian nasional karena justru pertumbuhannya meningkat, sementara sektor lain pertumbuhannya negatif. Beberapa alasan yang mendasari pentingnya pertanian di Indonesia:
(1) potensi sumberdayanya yang besar dan beragam,
(2) pangsa terhadap pendapatan nasional cukup besar,
(3) besarnya penduduk yang menggantungkan hidupnya pada sektor ini dan
(4) menjadi basis pertumbuhan di pedesaan

Potensi pertanian yang besar namun sebagian besar dari petani banyak yang termasuk golongan miskin adalah sangat ironis terjadi di Indonesia. Hal ini mengindikasikan bahwa pemerintah bukan saja kurang memberdayakan petani tetapi sektor pertanian keseluruhan. Disisi lain adanya peningkatan investasi dalam pertanian yang dilakukan oleh investor PMA dan PMDN yang berorientasi pada pasar ekspor umumnya padat modal dan perananya kecil dalam penyerapan tenaga kerja atau lebih banyak menciptakan buruh tani.

Berdasarkan latar belakang tersebut ditambah dengan kenyataan justru kuatnya aksesibilitas pada investor asing /swasta besar dibandingkan dengan petani kecil dalam pemanfaatan sumberdaya pertanian di Indonesia, maka dipandang perlu adanya grand strategy pembangunan pertanian melalui pemberdayaan petani kecil. Melalui konsepsi tersebut, maka diharapkan mampu menumbuhkan sektor pertanian, sehingga pada gilirannya mampu menjadi sumber pertumbuhan baru bagi perekonomian Indonesia, khususnya dalam hal pencapaian sasaran :
(1) mensejahterkan petani,
(2) menyediakan pangan,
(3) sebagai wahana pemerataan pembangunan untuk mengatasi kesenjangan pendapatan    antar masyarakat maupun kesenjangan antar wilayah,
(4) merupakan pasar input bagi pengembangan agroindustri,
(5) menghasilkan devisa,
(6) menyediakan lapangan pekerjaan,
(7) peningkatan pendapatan nasional, dan
(8) tetap mempertahankan kelestarian sumberdaya.

  1.  Apakah manajemen agribisnis itu? Jelaskan beserta ruang lingkupnya.

 

 

 

 

 

Pengertian Manajemen Agribisnis

Agribisnis adalah semua aktivitas dalam bidang pertanian.Mulai dari industri hulu,usaha tani,indutri hilir hingga distribusinya.

Sedangkan, manajemen adalah suatu proses untuk mencapai hasil-hasil yang diinginkan dengnan menggunakan sumber daya yang tersedia dengan menjalankan fungsi-fungsi manajemen yaitu fungsi perencanaan,fungsi pengorganisasian,fungsi pengarahan dan pengimplementasian dan fungsi pengawasan dan pengendalain.

Dengan demikian Manajemen Agribisnis adalah suatu kegiatan dalam bidang pertanian yang menerapkan manajemen dengan melaksanakan fungsi fungsi perencanaan,fungsi pengorganisasian,fungsi pengarahan dan pengendalian dan fungsi pengawasan dan pengendalain dengan menggunakan sumber daya yang tersedia untuk menghasilkan produk pertanian dan keuntungan yang maksimal.

 

Ruang Lingkup

            Ruang lingkupnya mencangkup semua kegiatan pertanian yang dimulai dengan pengadaan penyaluran sarana produksi (the manufacture and distribution of farm supplies), produk usaha tani (production on the farm), dan pengolahan serta pemasaran (marketing) produk usaha tani ataupun olahannya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

http://id.wikipedia.org/wiki/Pertanian

http://kevin040.student.umm.ac.id/peranan-pertanian-dalam-pembangunan-perekonomian-indonesia/

TUGAS PEMBELAJARAN 2

MANAJEMEN AGRIBISNIS

 

Oleh

M. RIZAL MAULA RIFADA                     115040101111056

NURUL SULISTYONINGSIH                    115040101111108

      DIAH MIFTAKHUL F                              115040101111121

NUNIK AMALYA MILANI                        115040101111147

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS

FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS BRAWIJAYA

MALANG

2012

 

TUGAS PEMBELAJARAN 2

 

 

  1. Pertanian adalah sebuah sektor, dan agribisnis adalah sebuah sistem. Jelaskan perbedaan itu!

 

Pertanian adalah sebuah sector yang didalamnya terdapat kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang dilakukan manusia untuk menghasilkan bahan pangan, bahan baku industri, atau sumber energi, serta untuk mengelola lingkungan hidupnya. Kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang termasuk dalam pertanian biasa difahami orang sebagai budidaya tanaman atau bercocok tanam (bahasa Inggris: crop cultivation) serta pembesaran hewan ternak (raising),

 

Agribisnis Sebagai Suatu Sistem

Pada dasarnya sistem dapat didefinisikan sebagai sekumpulan unsur-unsur (subsistem-subsistem ) yang saling berhubungan melalui berbagai bentuk interaksi dan bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan yang tedrtentu. Karakteristik atau ciri-ciri suatu sistem adalah sebagai berikut :

  • Terdiri atas unsur-unsur/komponen-komponen/subsistem-subsistem yang membentuk satu kesatuan (totalitas) sistem .
  • Adanya tujuan dan saling ketergantungan antara satu subsistem dengan subsistem yang lainnya.
  • Adanya interaksi antar subsistem.
  • Mengandung mekanisme, kadang-kadang disebut juga sebagai transformasi (dalam sistem produksi misalnya mengubah input menjadi output)
  • Ada lingkungan yang mengakibatkan dinamika sistem (cuaca, lingkungan ekonomi, sosial-budaya, hukum dan politik, perkembangan teknologi, persaingan, kekuatan eksternal lainnya).

SUBSISTEM AGRIBISNIS

1.    Subsistem Pasokan Input (Agro-input).

2.    Subsistem Usahatani (Agro-Production),

3.    Subsistem Pasca Panen dan Pengolahan (Aqro Industry).

4.    Subsistem Distribusi dan Pemasaran.

5.    Subsistem Jasa Pendukung.

 

  1. Carilah referensi tentang sistem agribisnis, jelaskan beserta bagannya. Serta jelaskan hubungan antara Agribisnis dan Agroindustri, beserta bagan keterkaitannya.

 

Sistem Agribisnis

Secara konspsional Sistem Agribisnis adalah semua aktivitas mulai dari pengadaan dan penyaluran sarana produksi sampai kepada pemasaran produk-produk yang dihasilakan oleh usaha tani dan agroindustriyang saling terkait satu sama lain.

Sistem agribisnis merupakan suatu konsep yang menempatkan kegiatan pertanian sebagai suatu kegiatan yang utuh dan komprehensif sekaligus sebagai suatu konsep yang dapat menelaah dan menjawab berbagai masalah dan tantangan.

Sistem Agribisnis merupakan suatu system yang terdiri dari beberapa susisten, diantaranya:

 

 

  1. a.    Subsisten Hulu

Adalah industri yang menghasilkan barang-barang sebagai modal bagi kegiatan pertanian.
Contohnya industri pembibitan tumbuhan dan hewan, industri agrokimia (pupuk,pestisida)

b. Subsisten Usahatani
Adalah kegiatan yang menggunakan barang-barang modal dan sumberdaya alam untuk menghasilkan komoditas pertanian primer.
Contoh usaha tanaman pangan dan holtikultura, perkebunan, tanaman Obat

c. Subsistem Pengolahan
Adalah industri yang mengolah komoditas pertanian primer menjadi produk olahan berupa produk antara dan produk akhir.
Contohnya produk makanan dan minuman, industri serat alam, industri biofarmaka

d. Subsistem Pemasaran
Adalah kegiatan untuk memperlancar pemasaran komoditas pertanian baik segar maupun olahan untuk nasional dan ekspor ke luar negeri.
Contohnya adalah distribusi, konsumsi, promosi, informasi pasar

e. Subsistem Jasa Pendukung
Adalah menyediakan jasa bagi subsistem agribisnis hulu,subsistem usaha tani,dan subsistem agribisnis hilir.
Contohnya adalah penelitian, perkreditan, transportasi, penyuluhan

Bagan keterkaitan antara agribisnis dengan agroindustri

  1. Jelaskan fungsi dan peranan lembaga penunjang dalam bagan sistem agribisnis!

 

Proses yang melibatkan kelembagaan, baik dalam bentuk lembaga organisasi maupun kelembagaan norma dan tata pengaturan, pada umumnya masih terpusat pada proses pengumpulan dan pemasaran dalam skala tertentu. Bagi sebagian besar wilayah eksistensi kelembagaan pertanian dan petani belum terlihat perannya. Padahal fungsi kelembagaan pertanian sangat beragam, antara lain adalah:
• sebagai penggerak

  • • penghimpun
  • • penyalur sarana produksi
  • • pembangkit minat dan sikap

 

 

 

 

 

  1. Carilah referensi tentang peranan sistem agribisnis dalam perekonomian nasional!

Peranan Pertanian Dalam pembangunan Perekonomian Indonesia

Pembangunan Pertanian di Indonesia tetap dianggap terpenting dari keseluruhan pembangunan ekonomi, apalagi semenjak sektor pertanian ini menjadi penyelamat perekonomian nasional karena justru pertumbuhannya meningkat, sementara sektor lain pertumbuhannya negatif. Beberapa alasan yang mendasari pentingnya pertanian di Indonesia:
(1) potensi sumberdayanya yang besar dan beragam,
(2) pangsa terhadap pendapatan nasional cukup besar,
(3) besarnya penduduk yang menggantungkan hidupnya pada sektor ini dan
(4) menjadi basis pertumbuhan di pedesaan

Potensi pertanian yang besar namun sebagian besar dari petani banyak yang termasuk golongan miskin adalah sangat ironis terjadi di Indonesia. Hal ini mengindikasikan bahwa pemerintah bukan saja kurang memberdayakan petani tetapi sektor pertanian keseluruhan. Disisi lain adanya peningkatan investasi dalam pertanian yang dilakukan oleh investor PMA dan PMDN yang berorientasi pada pasar ekspor umumnya padat modal dan perananya kecil dalam penyerapan tenaga kerja atau lebih banyak menciptakan buruh tani.

Berdasarkan latar belakang tersebut ditambah dengan kenyataan justru kuatnya aksesibilitas pada investor asing /swasta besar dibandingkan dengan petani kecil dalam pemanfaatan sumberdaya pertanian di Indonesia, maka dipandang perlu adanya grand strategy pembangunan pertanian melalui pemberdayaan petani kecil. Melalui konsepsi tersebut, maka diharapkan mampu menumbuhkan sektor pertanian, sehingga pada gilirannya mampu menjadi sumber pertumbuhan baru bagi perekonomian Indonesia, khususnya dalam hal pencapaian sasaran :
(1) mensejahterkan petani,
(2) menyediakan pangan,
(3) sebagai wahana pemerataan pembangunan untuk mengatasi kesenjangan pendapatan    antar masyarakat maupun kesenjangan antar wilayah,
(4) merupakan pasar input bagi pengembangan agroindustri,
(5) menghasilkan devisa,
(6) menyediakan lapangan pekerjaan,
(7) peningkatan pendapatan nasional, dan
(8) tetap mempertahankan kelestarian sumberdaya.

  1.  Apakah manajemen agribisnis itu? Jelaskan beserta ruang lingkupnya.

 

 

 

 

 

Pengertian Manajemen Agribisnis

Agribisnis adalah semua aktivitas dalam bidang pertanian.Mulai dari industri hulu,usaha tani,indutri hilir hingga distribusinya.

Sedangkan, manajemen adalah suatu proses untuk mencapai hasil-hasil yang diinginkan dengnan menggunakan sumber daya yang tersedia dengan menjalankan fungsi-fungsi manajemen yaitu fungsi perencanaan,fungsi pengorganisasian,fungsi pengarahan dan pengimplementasian dan fungsi pengawasan dan pengendalain.

Dengan demikian Manajemen Agribisnis adalah suatu kegiatan dalam bidang pertanian yang menerapkan manajemen dengan melaksanakan fungsi fungsi perencanaan,fungsi pengorganisasian,fungsi pengarahan dan pengendalian dan fungsi pengawasan dan pengendalain dengan menggunakan sumber daya yang tersedia untuk menghasilkan produk pertanian dan keuntungan yang maksimal.

 

Ruang Lingkup

            Ruang lingkupnya mencangkup semua kegiatan pertanian yang dimulai dengan pengadaan penyaluran sarana produksi (the manufacture and distribution of farm supplies), produk usaha tani (production on the farm), dan pengolahan serta pemasaran (marketing) produk usaha tani ataupun olahannya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

http://id.wikipedia.org/wiki/Pertanian

http://kevin040.student.umm.ac.id/peranan-pertanian-dalam-pembangunan-perekonomian-indonesia/

 

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

CAPTCHA Image
*