Rss

Archi & Meidy (Jilid 2)

coverarchi2

Judul: Archi & Meidy (Jilid 2)

Sub Judul: Udara

Seri: Serial Misteri Ilmu Pengetahuan

Penulis: Wendy Chandra (Vega), MsBA. & Yohanes Surya, PhD.

Komikus: Li Julian

Penerbit: Megindo Tunggal Sejahtera

Jumlah Halaman: 224

Terbit Perdana: Januari 2003

Kepemilikan: Cetakan Pertama, Januari 2003

ISBN: 9799739209

cooltext-blurb

Archi dan Meidy kembali! kali ini mereka terlibat berbagai misteri ilmu pengetahuan yang ada hubungannya dengan udara. Apakah dara itu, sifat udara dan kegunaan udara dibahas habis di buku yang ke-2 ini. Bukan cuma itu saja, Archi dan Meidy berhasil memecahkan banyak kasus dengan menggunakan sifat udara. Salah satunya adalah cara meloloskan sebuah truk yang tingginya lebih tinggi dari gerbang sekolah bisa diselesaikan dengan jitu oleh kedua anak kembar tersebut.

Archi dan Meidy juga berkesempatan menjadi detektif di kasus spesial untuk mengungkapkan siapa yang memasang jebakan balon yang berisi air yang memakan korban seorang guru di kelas mereka. Petualangan lainnya Archi dan Meidy lebih gawat lagi, yaitu dengan hantu! Sewaktu mereka berlibur akhir pekan dengan mengunjungi bibinya, mereka malah terlibat dengan misteri hantu apartemen yang selalu mengganggu bibinya. Bagaimana Archi dan Meidy menerapkan ilmu pengetahuan untuk menyelesaikan semuanya itu? Silahkan saja langsung buka buku Archi dan Meidy ke-2 dalam Serial Misteri Ilmu Pengetahuan.

Ingat tidak ada misteri yang tidak bisa dipecahkan, kalau kita mau berusaha………

cooltext-review

Komik ini sebenarnya sudah lama saya ketahui karena hampir satu dekade yang lalu saya berlangganan majalah bulanan Animonster (yang akhirnya kini sudah tutup usia). Hampir setiap edisinya ada iklan tentang komik Archi dan Meidy ini. Setelah saya lihat, ternyata komikusnya juga salah seorang kru redaksi majalah dan penerbit komik ini juga sama dengan penerbit majalah Animonster. Namun, peredaran komik ini di kota saya sangat minim sehingga saya baru bisa memperolehnya saat ada pesta buku murah.

Komik ini memiliki tokoh utama bernama Archi dan Meidy (ya iyalah), sepasang saudara kembar berbeda jenis kelamin yang masih duduk di kelas 6 SD. Pada dasarnya, komik ini adalah komik edukasi karena memuat unsur ilmu pengetahuan untuk anak sekolah. Hanya saja dikemas secara ringan dan diselipkan pada berbagai petualangan sehingga dimasukkan dalam Serial Misteri Ilmu Pengetahuan.

Cerita pertama berjudul Misteri Udara mengawali komik ini. Pagi itu, kelas Archi dan Meidy akan belajar bersama Pak Yosu mengenai udara. Pada cerita pertama kali ini benar-benar sarat akan ilmu pengetahuan. Mulai dari apa itu udara, kandungan udara, sifat udara, hingga contohnya. Tak lupa penyampaiannya sungguh menarik dan tidak membosankan karena disampaikan oleh teman-teman sekelas Archi dan Meidy.

Jangan marah dulu Pak, saya hanya memberikan contoh kalau makhluk hidup memerlukan udara. Lihat, Adi langsung lemas begitu saya tutup hidungnya….. (Halaman 15)

Cerita kedua menyajikan hal baru dalam judul Misteri Makhluk Hidup. Kali ini tokoh utamanya adalah Meidy yang sedang terbaring lemah tak berdaya karena sakit flu. Bukannya istirahat cukup, ia malah ngomel-ngomel melulu sehingga membuat sang ibu geleng-geleng kepala. Meidy iri dengan Newton, robot canggih yang polos, karena tidak perlu mengalami masalah seperti dirinya.

Lain halnya dengan Newton, kepolosannya dalam mengartikan ekspresi dan perasaan Katleen, kucing(?) ajaib peliharaan Meidy, dan ibu Meidy, justru membuatnya kebingungan dan ingin menjadi makhluk hidup saja agar memahami apa artinya “jatuh cinta”, “bahagia”, “kasih”, dan sebagainya. Lucu sekali melihat Newton panik dan mengganggu Meidy yang sedang istirahat.

Makhluk hidup mempunyai sesuatu yang tidak dimiliki benda mati… Walau oleh robot…. Atau komputer sepintar apapun… Yaitu… Perasaan… (Halaman 41)

Truk & Gerbang Sekolah adalah judul episode ketiga. Ketika Archi dan Meidy baru sampai sekolah, mereka melihat ada sebuah truk pengangkut barang tidak bisa masuk ke halaman sekolah dikarenakan ukurannya melebihi gerbang sekolah. Para mandor truk dan Pak Kepala Sekolah berinisiatif membongkar gerbang sekolah agar truk bisa masuk, karena mereka tidak melihat jalan keluar lain.

Archi dan Meidy yang menyaksikan kejadian itu memberikan sebuah jalan keluar yang tidak seekstrim membongkar gerbang. Bahkan solusi dari Archi dan Meidy bisa diselesaikan dalam beberapa menit saja. Wah kira-kira apa ya ide dari Archi dan Meidy agar truk bisa masuk ke dalam sekolah? Psst, idenya masih berhubungan dengan sifat dasar udara lho. Penasaran?

Padahal, perbedaan tinggi truk dan pintu gerbang tak begitu jauh… Cuma berbeda sekitar 5-8 cm sepertinya… (Halaman 48)

Selain cerita kasual keseharian Archi dan Meidy, ada cerita khusus di deretan keempat berjudul Special Case: Misteri Balon Air. Settingnya masih sama yaitu di kelas 6-A, kelasnya Archi dan Meidy. Saat itu mereke hendak ujian matematika. Namun sebelum ujian dapat dimulai, terjadi insiden balon berisi air menimpa kepala Pak Lamda, sang guru matematika. Akibatnya, beliau marah besar dan mengancam memberi semua anak kelas 6-A nilai nol.

Anak-anak tentu terperanjat. Bagaimana mungkin mereka harus mendapat nilai nol karena kejadian tak terduga itu. Apalagi Pak Lamda juga mengancam tidak akan mengajar kelas 6-A lagi kalau tidak ada yang mengakui perbuatannya. Selidik punya selidik, Archi bisa mengumpulkan enam tersangka pemasang balon air yaitu Joko, Dennis, Adi, Imran, Jefry, Connie. Lagi-lagi dengan sedikit kejelian dan pengetahuan, terungkap pelaku sebenarnya.

Kenapa ngga’ kamu periksa saja sidik jari yang ada di balon yang sudah pecah itu pasti ketahuan kan! (Halaman 87)

Kisah berikutnya masih berbumbu detektif ala-ala Archi dan Meidy berjudul Misteri Penunggu Apartemen. Kali ini kejadiannya di apartemen Tante Linda, adik ibu mereka berdua. Kondisi apartemen Tante Linda sangat bagus. Berada di lantai 16, kondisi mewah, serta dilengkapi kolam renang membuat Archi dan Meidy betah disana. Sayangnya, Tante Linda tidak berkenan memperpanjang masa tinggalnya di apartemen karena kerap diganggu hantu.

Ya benar, hantu itu membuat Tante Linda tidak betah. Awalnya Archi dan Meidy tidak percaya. Namun ketika mereka berdua dan Tante Linda menyaksikan sendiri si hantu, Archi dan Meidy yakin bahwa itu bukan hantu sungguhan. Penyelidikan pun dimulai. Ada tiga orang tersangka yaitu tetangga sebelah kanan dan kiri Linda, serta penghuni apartemen tepat di bawah apartemen Tante Linda. Kira-kira siapa ya pelaku yang menakuti Tante Linda?

Archi juga engga, kalau balon disembunyikan masih bisa, tapi kalau tabung gas hampir tidak bisa khan besar. (Halaman 165)

Selain lima cerita di atas, ada satu lagi cerita tambahan berjudul World Mission: Chapter 02. Cerita ini masih menghadirkan tokoh Archi dan Meidy, namun dengan setting waktu sepuluh tahun mendatang. Ya benar, kisah masa depan saat Archi dan Meidy sudah berusia dua puluhan tahun. Hanya saja karena saya ketinggalan mengikuti chapter satu, jadi saya tidak akan membahasnya. Padahal kalau dilihat-lihat ceritanya akan berbau sci-fi banget.

Komik Archi dan Meidy ini sunggu saya menyukainya. Gambarnya imut-imut dan sungguh sedap dipandang. Karakternya hidup dan jalinan ceritanya padat. Meskipun demikian, karena komik ini juga mumat ilmu pengetahuan untuk anak sekolah, penyajiannya juga cukup ringan dan tidak bertele-tele. Andai saja buku teks pelajaran sekolah berbentuk seperti ini, tentu tidak ada anak-anak yang malas belajar hahaha.

Mengenai artwork, saya suka gaya gambar Li Julian. Meskipun mirip dengan gambar manga, Yohanes dan Vega membuat segala setting dan budayanya Indonesia banget. Apalagi kalau membaca celetukan dan humor yang ada di setiap cerita, pasti kelihatan sekali itu dialog yang “Indonesia banget” hehehe. Sayangnya, ketika cerita bergulir di kelas 6-A, saya tidak bisa membedakan gambar karakter murid laki-laki. Soalnya mirip semuanya!!

Kalau anak-anak perempuan masih bisa dibedakan berdasarkan gaya rambutnya. Namun anak laki-laki pasti ya begitu-begitu saja model rambut usia SD. Dan sepertinya Li Julian tidak bisa membedakan dengan jelas sehingga saya mengira semua anak laki-laki di kelas 6-A adalah saudara kembar Archi semua. Untung saja ada penyebutan nama sehingga saya lebih sadar nama si tokoh.

Mengenai cerita yang berbau detektif-detektifan, terlihat sekali bahwa Li Julian mencomot persis pakaian Conan Edogawa dan Kaito Kid untuk beberapa panel pakaian Archi. Hal ini sesungguhnya sebagai gimmick aja sih biar tidak terlalu tegang. Hanya saja orisinalitas komik ini jadi sedikit” ternoda dengan hal itu. Untung saja hampir semua nama setiap karakter di komik ini tidak terlalu “bule” atau “negara orang” banget.

Oh iya, di akhir cerita pertama ada satu halaman berisi artikel serba-serbi udara yang sangat panjang. Sebenarnya isinya bagus dan sarat akan ilmu. Namun saking panjang dan tulisannya yang kecil membuat capek mata. Harusnya sih artikel seperti itu dipisahkan saja dalam beberapa halaman agar tulisannya besar dan tidak membuat lelah. Eits, ada juga kuis yang jawabannya bisa dikirimkan ke penerbit komik ini dan mendapatkan hadiah. Seru!

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus