Rss

Detektif Conan (Jilid 4)

coverconan4

Judul: Detektif Conan (Jilid 4)

Judul Asli: Meitantei Conan

Komikus: Aoyama Gosho

Penerjemah: Tita Feronti

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 180

Terbit Perdana: 1997

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 1997

ISBN: 9789796634941

cooltext-review

Akhirnya setelah sekian lama, saya bisa membuat review lagi. Maklum saja, dunia pedagang menjelang hari raya sungguh sungguh melelahkan. Jangankan membuat review ataupun membaca buku, online internet saja tidak sempat sama sekali kecual melalui handphone jadul saya. Nah, daripada saya keterusan curcol, mendingan saya mulai tulisan review Conan ini.

Museum Seni Beika menjadi lokasi terjadinya kasus pertama yang ada di jilid keempat ini. tidak seperti dua edisi sebelumnya yang saya baca, kali ini komik Detektif Conan sudah memiliki daftar isi yang merangkum judul setiap bab beserta halamannya. Tentu hal ini membuat saya sangat terbantu. Oh iya, kasus yang terjadi di museum ini adalah pembunuhan yang sadis.

Kubota dan Ijima adalah pegawai di Museum Beika yang dikepalai oleh Ociai. Meski awalnya ramai, museum ini lambat laun mulai sepi pengunjung dan akhirnya seorang pembeli museum bernama Manaka hendak merobohkan bangunan ini dan dibangun hotel. Chapter berjudul Pesan Korban menunjukkan ketika Manaka meregang nyawa saat dibunuh ksatria berbaju zirah.

Jangan pura-pura! Jika dilihat dari video, si pembunuh tidak menyentuh kertas ini! Setelah mayat ditemukan juga tak ada yang menyentuhnya! Jadi ini pesan korban sebelum tewas, yang menuliskan nama si pembunuh! (Halaman 27)

Empat Orang di Kereta Hijau adalah salah satu chapter selanjutnya yang memuat sebuah kejadian di kereta. Conan, Ran, dan Kogoro hendak menghadiri resepsi pernikahan kawan Kogoro. Tak disangka, di kereta ini Conan berjumpa lagi dengan dua orang berjubah hitam yang dahulu membuat tubuhnya mengecil karena satu obat. Kehadiran mereka berdua sangat mencurigakan.

Ya benar, ternyata mereka telah melakkan transaksi dengan salah seorang penumpang yang ternyata sang penumpang itu tidak mengetahui bahwa di koper yang ia dapatkan dari lelaki berjubah hitam itu ada bom waktu yang siap meedak dalam waktu sepuluh detik. Hal inilah yang membuat Conan harus berpacu dengan waktu mencari penumpang tersebut ada di mana.

Tapi masih terlalu banyak kemungkinan… Seandainya tahu di gerbong mana… Ingat… Pasti masih ada kunci dari pembicaraan mereka… (Halaman 73)

Kelompok Detektif Cilik kali ini muncul kembali. cerita bermula dengan sebuah teka-teki yang dibawa Ayumi ke sekolah. Ia berkata bahwa apabila teka-teki itu berhasil dipecahkan, ia bisa mendapat boneka ksatria baja hitam. Meski sudah sukses mendapatkan boneka, ada sebuah kesalah pahaman tatkala tas Ayumi tertukar dengan tas orang lain yang sama persis.

Genta yang curiga memungut kertas berisi sandi yang ia pikir sebuah peta harta karun. Memecahkan Kode Rahasia adalah sebuah chapter yang berisi perjalanan Ayumi, Genta, Mitsuhiko, dan Conan menyusuri simbol demi simbol yang ada di secarik kertas itu demi harta karun. Di sudut lain, ada gerombolan orang mencurigakan yang mengawasi mereka berempat…

Ada! Oro = Emas! Jadi simbol-simbol ini… memang menunjukkan tempat harta karun… (Halaman 131)

Jilid keempat ini lebih seru dibandingkan kedua jilid sebelumnya. Kasus pertama yang sangat sadis membuat saya cukup bergidik ketika melihat sendiri gambar Pak Manaka yang tertusuk pedang. Tidak ada sensor ya. eh tetapi kalau disensor juga jadinya tidak greget sama sekali. Jadi serba salah. Saya suka bagaimana Conan bertindak lugu saat mengungkap kebenaran kasus ini.

Kasus kedua cukup pelik karena Conan harus secepat mungkin menemukan satu orang pembawa bom diantara ratusan penumpang di dalam kereta. Meski awalnya sudah semakin bisa menemukan petunjuk, akhirnya Conan menyerah dan hendak mengaku yang sesungguhnya pada Ran. Sayang, saya dibuat gemas ketika Conan tidak menuntaskan hal itu.

Kasus ketiga yang paling banyak jumlah chapternya memiliki pengembangan cerita yang paling baik. Awalnya hanya menebak teka-teki demi boneka ksatria baja hitam, namun pada hari itu terjadi peristiwa tak terduga yang akhirnya membuat mereka berempat mengalami petualangan abru mencari harta karun. Harta? Benar, meski akhirnya bukan harta yang bisa mereka miliki.

Awal mula kasus dan penyelesaian yang cukup sederhana dan mudah diikuti sejauh ini menurut saya adalah kekuatan utama manga Detektif Conan. Mengangkat tema detektif sebagai bumbu utama komik tidak bisa dianggap mudah. Perhatian pembaca harus dibuat “teralih” dengan fakta sebelumnya agar ketika muncul bagian penyelesaian, “poff” pembaca akan takjub.

Interaksi Shinichi dalam wujud Conan dengan karakter yang lain juga lambat laun sudah mulai terasa kuat. Saya bahkan sudah menganggap Shinichi bukanlah Conan dan Shinichi bukanlah tokoh utama lagi. kendali Conan sebagai anak jenius membuat cerita-cerita di komik ini menjadi sangat seru untuk dinikmati. Well, saya tak ragu menyematkan bintang penuh untuk jilid ini.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Detektif Conan (Jilid 2)

coverconan2

Judul: Detektif Conan (Jilid 2)

Judul Asli: Meitantei Conan

Komikus: Aoyama Gosho

Penerjemah: Tita Feronti

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 180

Terbit Perdana: 1997

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 1997

ISBN: 9789796635122

cooltext-review

Petualangan Shinichi Kudo dalam wujud anak-anak bernama Conan Edogawa masih terus berlanjut. Kali ini saya akan mengulas jilid kedua komik Detektif Conan. Setelah sebelumnya Conan menumpang tinggal di rumah Kogoro Mouri, jilid kedua ini Conan dipaksa Porfesor Agasa agar mau besekolah di SD Teitan kelas 1 SD agar tidak menimbulkan kecurigaan.

Sepulang sekolah, Conan melihat Kogoro sedang mengintai seseorang bernama Masaki Negisi. Ternyata Kogoro mendapatkan pekerjaan memata-matai Masaki selama tiga hari. Tragedi mencuat ketika muncul berita Masaki tewas di perapian festival sejak dua hari yang lalu. Padahal sudah bisa dipastikan bahwa Kogoro memata-matai Masaki Negishi selama tiga hari.

Satu-satunya yang dicurigai Kogoro dan Inspektur Megure adalah Yutaka Abe, pewaris asuransi yang dimiliki Masaki. Meskipun Kogoro sangat curiga, alibi yang dimiliki Yutaka sangat kuat. Bahkan ia memiliki bukti otentik foto-foto yang menegaskan dirinya tidak terlibat sama sekali dengan kematian sahabat karibnya itu. benarkah demikian adanya? Hmmmm.

Aneh… Biasanya pembunuh menyembunyikan bukti-buktinya….. Tapi ia menyembunyikan mayat dalam perapian yang mudah ditemukan. Juga meninggalkan jejak si korban… Terlalu dibuat-buat! (Halaman 33)

Kasus kedua yang dihadapi Conan dan Kogoro ternyata cukup pelik. Berawal dengan laporan kehilangan ayah bernama Kenzo Hirota oleh serorang gadis bernama Masami Hirota. Meski terlihat baik-baik saja, ternyata kasus orang hilang ini berkembang ke arah yang sangat tidak disangka-sangka. Setelah berhasil mempertemukan keduanya, Kenzo justru tewas gantung diri.

Hal yang mencurigakan lagi adalah muncul seorang detektif yang mengaku mendapat permintaan mencari Kenzo Hirota dari seorang lelaki bernama Akira Hirota. Setelah kematian Kenzo, justru Akira yang kemudian menyusul tewas karena racun mematikan. Perkembangan kasus makin rumit ketika ternkuak fakta bahwa Kenzo tidak memiliki anak sama sekali. Lho?

Ini saya dengar dari perusahaan taksi tempat Pak Hirota bekerja… Setiap sore, Pak Hirota selalu lewat jalan yang sama tanpa membawa penumpang… Itu juga dengan kecepatan tinggi… (Halaman 89)

Kasus ketiga cukup unik karena kali ini Conan terpaksa ikut dengan teman-temannya sekelas menyelidiki sebuah rumah hantu. Ayumi Yoshida, Genta Kojima, dan Mitsuhiko Tsuburaya sudah siap dengan segala peralatan mulau dai pentungan, bahan makanan, serta senter dan kompas. Sedangkan Conan? Dia tidak bawa apa-apa sehingga dijuluki orang dusun. Hahahaha.

Meski awalnya Conan merasa rumah hantu itu hanya bualan semata, ternyata satu persatu misteri mulai terkuak dan berujung pada kasus kriminal lima tahun silam. Bahkan Genta dan Mitsuhiko harus rela menjadi salah satu korban sang pemilik rumah karena mereka dianggap mengganggu dan harus enyah secepatnya. Untung saja Conan dan Ayumi tidak tertangkap.

Ya, dalam puri ini ada seseorang… Ada seseorang yang keluar masuk sini! Tapi siapa!? Dan untuk apa!? (Halaman 141)

Jilid kedua ini misteri dan kasus yang harus dipecahkan Conan masih cukup mudah diikuti. Tidak terlalu rumit, petunjuk-petunjuknya juga masih sederhana, sehingga penyelesaiannya juga tidak terlalu kompleks. Meski hal ini menyisakan berbagai tanda tanya tentang petunjuk yang lain, sang mangaka langsung mengungkap pelaku sehingga mau tidak mau tetap diterima.

Kasus yang kedua yaitu hilangnya Kenzo Hirota ternyata bermuara pada organisasi berjubah hitam. Ya benar, organisasi yang membuat tubuh Shinichi mengecil dan menjadi Conan ternyata muncul kembali di jilid ini. meski demikian, kemunculan mereka sangat singkat dan hanya berurusan dengan Masami Hirota atau bernama asli Akemi Miyano yang berujung tragis.

SD Teitan sebagai tempat sekolah baru Shinichi eh, Conan lambat laun juga mulai terlihat seru. diawali dengan petualangan pertama Conan, Ayumi, Genta, dan Mitsuhiko, dapat dilihat bahwa keempat orang ini nantinya akan menjadi sahabat karib. Meskipun masih anak-anak, keingintahuan mereka sangat besar. Mungkin hal ini yang membuat Conan cocok bersamanya.

Sama seperti jilid pertama, jilid kedua ini juga berakhir gantung. Tidak jelas apakah kelak gantungnya cerita terakhir jilid ini akan dilanjutkan kembali di jilid ketiga. Oh iya, saya agak terganggu dengan ketiadaan judul chapter di komik ini. saya jadi tidak bisa menghitung ada berapa chapter dalam satu tankoubon. Menurut saya ini penting untuk mengetahui komposisi.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Detektif Conan (Jilid 1)

coverconan1

Judul: Detektif Conan (Jilid 1)

Judul Asli: Meitantei Conan

Komikus: Aoyama Gosho

Penerjemah: Tita Feronti

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 180

Terbit Perdana: 1997

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 1997

ISBN: 9789796677900

cooltext-review

Kisah misteri-kriminal-detektif memiliki penggemar yang tidak sedikit. Pemecahan misteri (biasanya kasus kriminal) yang coba diungkap oleh seorang detektif tidak pernah habis untuk dijelajahi. Pelaku yang memiliki naluri tidak ingin tertangkap berusah keras menyusun satu demi satu trik yang sempurna tanpa cacat. Inilah yang dianggap menarik oleh penggemarnya.

Komik yang memiliki tema detektif hadir dalam serial berjudul Detektif Conan. Dari judulnya yang sangat tersurat ini bisa diketahui bahwa cerita komik ini mengusung lika-liku seorang detektif dalam memecahkan kasus kriminal yang terjadi di sekitarnya. Biasanya san tokoh detektif adalah orang dewasa dan sangat jenius. Nah, mari simak ulasan saya berikut ini.

Jilid perdana komik ini tidak memiliki daftar isi yang memuat judul tiap chapter. Pun demikian dengan isinya yang tidak memiliki judul chapter yang memsahkannya. Kisah bermula ketika seorang detektif muda bernama Shinichi Kudo sedang bermain di Tropical Land bersama teman perempuannya, Ran Mouri. Di sini terjadi kasus kematian seseorang yang sangat sadis.

Lokasi kejadian adalah gerbong kereta roller coaster. Korban yang bernama Kishida adalah kekasih Aiko. Teman mereka berdua, Hitomi, naik di kereta yang sama. Secara kebetulan, Ran dan Shinichi ikut menjadi saksi kematian Kishida. Meski ada bukti yang ada di tas Aiko, Shinichi merasa bahwa gadis itu tidak akan bisa membunuh kekasihnya sendiri.

Memang tidak bisa jika hanya dengan tenaga manusia… Tapi… Jika menggunakan kecepatan kereta dan lilitan benang piano, itu memungkinkan! (Halaman 26-27)

Saat perjalanan pulang, Shinichi merasa curiga dengan lelaki berjubah hitam yang sempat berjumpa dengannya. Sayang, rasa ingin tahunya harus dibalas dengan pil penyusut tubuh yang membuat Shinichi yang notabene anak kelas 2 SMA berusia 17 tahun menjadi kecil seolah anak berusia 6 tahun! Mau tidak mau akhirnya ia menyamar dengan nama Conan Edogawa.

Saat itu, tiba-tiba ayah Ran yang bernama Kogoro Mouri yang menjadi detektif swasta mendapat panggilan kasus penculikan oleh lelaki berjubah hitam. Yang diculik adalah Akiko Tani, putri seorang konglomerat. Satu-satunya saksi yang ada adalah Aso, asisten Akiko. Meski tercium gelagat yang aneh, mereka semua tidak menyadari nyawa Akiko mulai terancam.

Padahal waktu aku menjadi Shinichi Kudo, Detektif SMA, semua menghormati kesimpulanku. Saat menjadi kecil, tak ada yang mau mendengar ucapanku. (Halaman 74)

Conan yang akhirnya menumpang di rumah Kogoro Mouri mlai terlibat kasus lain. Salah satunya kasus kematian seorang pria di apartemen artis kenamaan Yoko Okino. Awalnya Yoko dan manajernya, Yamagishi, ingin meminta bantuan Kogoro agar bisa menangkap pelaku penguntitan Yoko. Tak disangka ketika pulang, ada mayat seorang pria di kamar Yoko.

Di jari mayat itu ada rambut!? Rambut siapa!? Mengapa manajer itu menyembunyikannya!? Jangan-jangan pelaku kasus ini… (Halaman 141)

Hmm jilid perdana ini menawarkan premis yan sangat menarik. Seorang detektif SMA yang tersohor ke seluruh Jepang tiba-tiba harus menerima kenyataan dirinya menjadi anak-anak akibat sebuah obat yang dibawa organisasi misterius hanya karena ia penasaran tentang lelaki berjubah hitam. Kehidupannya tentu hancur seketika dan kembali mengulang jadi anak-anak.

Meski telah menjadi anak-anak, kemampuan Shinichi tidak menurun.ia tetap bisa memcahkan kasus yang bahkan seorang Kogoro Mouri dan Inspektur Megure dari kepolisian tidak bisa memecahkannya. Sebenarnya saya sangat benci sih dengan cerita detektif yang membuat polisi hanya sebagai boneka tak berguna. Tapi ya gimana, memang takdir mereka begitu. Pukpuk.

Oh iya, tentang kasus yang terjadi di komik perdana ini, menurut saya cukup menarik. Meski tidak terlalu berat, saya sangat menikmati alur yang dibuat Aoyama Gosho. Tentu saja saya tidak bisa memcahkan kasusnya karena saya digiring hanya mengikuti alur berpikir Conan yang menjadi inti kisah ini. Jilid perdana ini juga ditutup dengan amat manis meskipun sesungguhnya sangat sedih. Loh maksudnya? Penasaran? Simak sendiri saja ya~~

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

One Piece (Jilid 3)

coverone3

Judul: One Piece (Jilid 3)

Sub Judul: Hal yang Tak Dapat Dipungkiri

Komikus: Oda Eiichiro

Penerjemah: Faira Ammadea

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 198

Terbit Perdana: 2003

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2003

ISBN: 9789792041224

cooltext-blurb

Luffy tak bisa menahan marah saat golok Buggy Badut merobek topi jeraminya, dan tentu saja Buggy Badut mendapat balasan yang setimpal. Akhirnya Nami bersedia berlayar bersama Luffy dan Roronoa Zoro. Di tengah perjalanan menuju Grand Line, Luffy, Zoro, dan Nami mampir di sebuah pulau untuk mencari bekal makanan. Di sana mereka bertemu manusia aneh penjaga harta karun pulau…

cooltext-review

Kali ini saya akan mengulas jilid ketiga dari seri komik One Piece. Komik One Piece ini memiliki tipe chapter yang berkaitan antara satu dengan selanjutnya. Alurnya maju, sehingga harus mengikuti sejak awal agar mengetahui tentang awal mula konflik dan tokoh-tokohnya. Jilid kedua yang lalu berakhir ketika Lufffy akan berhadapan langsung dengan Buggy.

Jalan Sang Pencuri adalah detik-detik pertarungan Buggy si manusia Bara Bara melawan Luffy si manusia Gomu Gomu. Meskipun disebut pertarungan, menurut saya banyak dialog dan cerita yang disuguhkan daripada aksi yang sadis dan keras. Hal ini dimulai ketika Buggy mengisahkan hubungannya dimasa lalu dengan Shanks, bajak laut yang sangat dikagumi Luffy.

Ketika Buggy asik berhadapan dengan Luffy, Nami mencoba menjarah seluruh harta kekayaan kelompok bajak laut Buggy. Tak disangka, hal itu diketahui oleh Buggy. Ia segera mencerai-beraikan tubuhnya dan menyerang Nami. Melihat hal ini, tentu saja Luffy tidak tinggal diam dan menghalau Buggy. Antiklimaks pertarungan ini membuat saya terbahak-bahak. XD

Jangan bercanda! Hartaku adalah milikku!! Kau kira dengan mencurinya berarti jadi milikmu!? Dari mana kau belajar hal seperti itu!? (Halaman 50)

Luffy, Nami, dan Zoro akhirnya berlayar bersama menuju Grand Line. Sayangnya, Luffy dan Zoro terlalu bodoh dengan tidak mempersiapkan perbekalan sama sekali. Akhirnya mereka bertiga merapat ke sebuah pulau tak berpenghuni. Benarkah demikian? Ternyata pulau tersebut dihuni berbagai hewan aneh. Selain itu ada seorang penjaga pulau bernama “Gaimon”.

Gaimon sesungguhnya adalah bajak laut. Pada chapter berjudul Si Makhluk Ajaib, ia mengisahkan bagaimana awal mula ia menjadi penghuni tetap pulau itu selama dua puluh tahun tanpa bisa melarikan diri. Kemauannya yang keras tak meninggalkan pulau sesungguhnya dikarenakan ia melindungi lima peti harta karun yang ada di puncak tebing.

Gara-gara kotak ini, aku jadi terjebak!! Karena itulah selama dua puluh tahun aku terus melindungi harta karun ini!! Harta karun milikku!! (Halaman 105)

Babak baru petualangan yang cukup panjang dimulai ketika akhirnya Luffy, Nami, dan Zoro singgah ke sebuah desa di tepi pantai. Di desa tersebut hidup seorang pemuda seusia Luffy bernama Usopp. Ia memiliki tiga pengikut setia yang masih anak-anak bernama Ninjin, Pi-Man, dan Tamanegi. Sehari-hari Usopp membuat geram penduduk desa dengan berbuat onar.

Hal yang Tak Dapat Dipungkiri merupakan chapter yang sangat emosional terkait dengan Usopp. Semua bermula ketika Usopp sering menjenguk Kaya, gadis muda yang sakit-sakitan. Meskipun Usopp dibenci warga desa, Kaya sangat senang dengan Usopp yang lucu dan sering membuatnya tertawa. Namun, Kurohador, sang kepala pelayan tidak suka pada Usopp.

Aku kasihan padamu… Bukankah kau membancinya? Ayahmu yang tergila-gila pada harta hingga tega meninggalkan keluarga dan kampung halamannya. (Halaman 151)

Jilid ketiga ini semakin menarik saja. berbagai kejadian tidak membosankan untuk diikuti satu demi satu. Saya suka segi humor yang disuguhkan oleh sang mangaka. Tidak berlebihan dan porsinya pas sesai kebutuhan. Mau itu slapstick, antiklimaks, atau umpatan dan ejekan. Sepertinya saya dan sang mangaka memiliki sense of humor yang sama. Hahahaha.

Oh iya, selain beberapa tokoh yang telah saya sebutkan di atas, ada tokoh lain yaitu Jango si ahli hipnotis dan Yasopp, ayah Usopp yang sempat disinggung sedikit. Namun, karena kemunculan mereka masih sangat minim, saya tidak akan mengulas lebih banyak. Yang jelas, akhir jilid ini diisi dengan rencana busuk Kurohador dan Jango yang mengincar harta kekayaan Kaya.

Chemistry antara Nami, Luffy, dan Zoro yang baru saja dipertemukan dalam satu kelompok bajak laut terasa cukup mengalir dan tidak terlalu dipaksakan. Meskipun demikian, mereka bertiga sudah saling melengkapi dan melindungi satu sama lain sehingga petualangan pencarian harta karun terbesar dalam sejarah terasa mengasyikkan. Jadi penasaran kelanjutannya!

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

One Piece (Jilid 2)

coverone2

Judul: One Piece (Jilid 2)

Sub Judul: Versus!! Komplotan Bajak Laut Buggy

Komikus: Oda Eiichiro

Penerjemah: Faira Ammadea

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 198

Terbit Perdana: 2003

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2003

ISBN: 9789792040005

cooltext-blurb

Akhirnya aku berhasil mengajak Roronoa Zoro bergabung. Sekarang kami perlu seorang navigator. Aku menemukan seorang calon yang sangat tepat, namun dia bersikeras menolak bergabung karena dia sangat membenci bajak laut. Sementara itu, dalam keadaan terperangkap dalam kandang, aku harus menghadapi meriam Buggy Badut…

cooltext-review

Petualangan Monkey D. Luffy menuju gelar Raja Bajak Laut maih terus berlanjut. setelah berhasil mengajak Roronoa Zoro, sang ahli pedang, kali ini mereka hendak mencari seorang navigator atau penunjuk arah menuju Grand Line, lokasi yang disinyalir merupakan tempat seluruh kekayaan dan harta milik Raja Bajak Laut generasi sebelumnya.

Perjalanan itu diawali dengan tragedi Luffy yang dibawa oleh burung raksasa dan terdampar di sebuah kota yang dikuasai oleh kelompok bajak laut pimpinan Buggy. Selain bajak laut itu, ada seorang gadis bernama Nami yang gemar mencuri harta bajak laut. Pada chapter Insiden di Rumah Minum ini dikisahkan Nami yang membodohi Luffy dan menyerahkan pada Buggy.

Meski seolah berniat bergabung dengan mereka, sesungguhnya Nami hanya berniat mencuri peta lokasi Grand Line dan menjarah seluruh harta kelompok bajak laut itu yang disembunyikan di sebuah rumah yang dijadikan markas mereka. Sayangnya, keadaan mulai tak terkendali dan Buggy memaksa Nami untuk membunuh Luffy sebagai tanda kesungguhan.

…Tidak! Kenapa jadi begini…? Jika tidak menembaknya, pasti aku langsung dibunuh!! Tapi, meskipn dia seorang bajak laut… Kalau aku membunuhnya seperti ini, berarti aku sama rendahnya dengan mereka!! (Halaman 37)

Akhir yang cukup dramatis akhirnya terjadi ketika Zoro mulai menampakkan diri. Oh iya, Luffy saat itu sedang dikurung dalam sebuah kandang super kuat. Awalnya Zoro sudah yakin mengalahkan Buggy dengan memotong tubuh bajak laut berhidung merah itu berkeping-keping. Namun, ternyata Buggy telah memakan buah iblis Bara Bara sehingga ia tak bisa mati.

Harta yang Berharga adalah chapter yang mengisahkan pertarungan Luffy melawan Mohji, wakil ketua bajak laut dan singa peliharannya yang sangat besar bernama Richie. Sesungguhnya Luffy tak berniat bertarung. Hanya saja, ia menyaksikan seekor anjing bernama Shushu harus kehilangan harta satu-satunya karena seorang Mohji. Ia tak bisa memaafkan hal itu.

Kau tidak perlu minta maaf. Apa pun yang kau lakukan, kau tidak akan bisa mengembalikan harta yang paling berharga bagi anjing itu! (Halaman 105)

Meskipun kota itu sudah tidak berpenghuni, Walikota Boodle masih menyempatkan mengunjungi kota yang ia bangun dua puluh tahun silam bersama generasi pertama penduduk kota. Ia tidak rela kotanya hancur berantakan oleh Buggy. Meskipun ia yakin bahwa ia akan mati jika melawan Buggy, tetapi ia tidak menyerah begitu saja dan tetap ingin menantangnya.

Kehendak walikota itu akhirnya menyeret Luffy, Nami, dan Zoro yang tidak tega melihat walikota mati. Chapter Kedudukan mengisahkan pertarungan Zoro dengan Cabaji, kepala staf(?) bajak laut. Ia memiliki berbagai jurus dengan nama yang aneh dan siap menghabisi Zoro dalam sekejap. Kala itu Zoro sedang terluka karena tusukan pisau. Tentu saja hal ini diincar Cabaji.

Aku mengerti… Semua yang ada dalam dirimu berasal dari keinginan yang kuat… Tapi, tenang saja. Luka-lukamu itu sudah cukup sebagai alasan untuk dikalahkan olehku. (Halaman 173)

Sembilan chapter yang tersaji dalam jilid kedua ini mulai menampakkan geliat keseruan dibandingkan jilid pertama yang lalu. Meskipun tidak signifikan karena masih dalam proses perkenalan tokoh utama dan kemunculan konflik, sang mangaka bisa mengemas hal ini dengan baik. Apalagi dengan munculnya tokoh Buggy yang sangat emosional menambah keseruan.

Setelah Zoro yang sukses direkrut sebagai rekan bajak laut, kali ini Luffy mengajak Nami yang penggila harta untuk turut serta bersamanya. Awalnya Nami menolak karena ia sangat membenci bajak laut karena bajak laut pernah merenggut kebahagiaannya di masa lalu. Namun demikian, akhirnya Nami bersedia bergabung namun tidak ingin disebut sebagai bajak laut(?).

Kelompok bajak laut Buggy sukses membuat saya tertarik. Alih-alih tidak suka dengan tokoh antagonis ini, saya justru tertawa gara-gara kebodohan mereka. Bahkan Buggy senang sekali mencari gara-gara dan mudah naik pitam kemudian meledakkan anak buahnya sendiri. Ya benar, meledakkan dengan meriam adalah kesukaan Buggy. Hingga kemudian ia kena batunya.

Oh iya, satu hal yang menarik dari jilid ini adalah adanya sketsa kasar tiap akhir chapter. Sketsanya memang sangat kasar. Hanya terdiri dati goresan bulat dan garis-garis yang menandai adegan dalam satu halaman. Hal ini tentu membuat saya kagum ketika menyaksikan goresan-goresan kasar itu menjadi gambar jelas dan menarik ketika sudah siap dibaca.

Selain itu, ada bonus dua halaman mewarnai dan mainan kertas berbentuk luffy. Tentu saja saya tidak mewarnai kedua halaman itu dan merobek kertas komik yang timis hanya demi merakit mainan Luffy. Peling tidak kedua hal tersebut membuat jilid ini lebih interaktif dan berbeda. Apalagi ada sekilas trivia tentang bajak laut viking yang disampaikan mangaka. Wow!

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

One Piece (Jilid 1)

coverone1

Judul: One Piece (Jilid 1)

Sub Judul: Romance Dawn

Komikus: Oda Eiichiro

Penerjemah: Faira Ammadea

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 206

Terbit Perdana: 2002

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2002

ISBN: 9789792039504

cooltext-blurb

Namaku Luffy. Dahulu, ada seorang pria yang telah memiliki semua kekayaan, kemasyhuran, dan kekuasaan di dunia yang disebut One Piece, yaitu Gold Roger, si Raja Bajak laut. Kalimat terakhir yang diucapkan sebelum kematiannya telah mendorong orang-orang di seluruh dunia untuk mengarungi lautan, mencari harta karun, termasuk aku. Aku ingin menjadi Raja Bajak Laut! Namun, untuk meraih cita-cita itu aku harus jadi kuat! Buah gomu-gomu yang kumakan, membuatku menjadi manusia karet. Ya! Sekarang saatnya mencari kru untuk kapal bajak lautku!

cooltext-review

Bajak laut. Siapa yang tidak pernah mendengar istilah itu? Sering dikaitkan dengan dunia kejahatan di lautan membuat banyak kisah yang mengangkat sepak terjang bajak laut ini. penggambarannya juga macam-macam, ada yang bermata satu dan berkaki kayu, sering bertarung dengan gerombolan bajak laut lain, dan sebagainya. Begitu pula dengan komik ini.

One Piece adalah komik yang mengisahkan tentang perjalanan hidup seseorang bernama Monkey D. Luffy yang ingin menjadi Raja Bajak Laut dan memiliki semua kekayaan, kemasyhuran, dan kekuasaan di dunia atau biasa disebut One Piece. Pemilik One Piece sesungguhnya sudah ada, namun ia telah mati dan menyembunyikan segala kekayaannya itu.

Delapan chapter yang disuguhkan di jilid perdana ini diawali dengan masa kecil Luffy ketika ada kelompok bajak laut yang singgah di kotanya. Luffy yang belum genap sepuluh tahun selalu memohon pada Shanks Si Rambut Merah, pimpinan bajak laut itu, agar mengijinkannya ikut berlayar. Tentu saja Shanks tidak bersedia. Kisah ini tersaji dalam chapter Romance Dawn.

Masalah mulai muncul ketika tiba-tiba ada kelompok perompak gunung yang dipimpin oleh Higuma memporak-porandakan bar milik Makino. Tak ingin ada orang berperilaku jahat, Luffy menantang Higuma meminta maaf. Kekacauan makin heboh ketika Luffy memakan buah Gomu Gomu yang membuatnya menjadi manusia karet. Waduh, lantas bagaimana nih!?

Dengar… Meskipun aku dipukul dengan sebotol sake, atau dipermainkan oleh kalian, bagiku itu bukan masalah. Tapi! Apa pun alasannya, aku tidak akan mengampuni orang yang menyakiti sahabatku!! (Halaman 35)

Sepuluh tahun kemudian, Luffy sudah beranjak dewasa dan bertekad menjadi Raja Bajak Laut. Ia akhirnya mulai mengembara di lautan luas sambil mencari kru kapal bajak laut. Ia berjumpa dengan Coby, pesuruh di grup bajak laut pimpinan Alvida Si Gada Besi. Alvida bukanlah majikan yang baik. Hal ini membuat Coby muak dan ikut Luffy menuju pulau Angkatan Laut.

Zoro Si Pemburu Perompak adalah chapter yang membawa Luffy bertemu dengan calon rekannya mengarungi samudra. Roronoa Zoro yang dianggap pengacau kota dipasung oleh Helmeppo, putra dari Kapten Morgan Si Lengan Kapak. Ternyata selama menjadi kapten, Morgan ataupun Helmeppo sangat sewenang-wenang. Zoro ikut dijadikan calon orang yang akan dibunuh.

Apa? Dari mana kau dengar berita seperti itu? Janji itu hanya sebuah lelucon!! Hanya orang bodoh yang akan menganggapnya serius. He he he. (Halaman 100)

Chapter berjudul Orang Pertama mengisahkan tentang bagaimana Zoro mulai melawan balik karena ditipu mentah-mentah oleh Helmeppo. Kelihaiannya bermain pedang sangat mengagumkan. Belasan anggota angkatan laut yang diperintahkan Morgan untuk membunuhnya bisa ia kalahkan dalam sekejap. Hal ini tentu membuat Morgan geram.

Morgan sendiri berhadapan langsung dengan Luffy sang manusia karet. Kemampuannya tidak bisa dianggap remeh meskipun ia baru saja memulai perjalanan menjadi bajak laut. Sedangkan Coby? Ia terpaksa harus menerima satu tembakan di dada kirinya saat membantu Zoro membebaskan diri. Meskipun demikian, Coby tetap bertekad menjadi Perwira Angkatan Laut.

Kau tak bisa menyangkal bahwa kau pernah bekerja di kapal Alvida selama dua tahun, walaupun hanya sebagai pesuruh. Jangan pernah meremehkan penyelidikan Angkatan Laut. Kalau hal itu sampai ketahuan, kau tak akan bisa bergabung dengan mereka. (Halaman 172)

One Piece is cool!! Saya sebenarnya kurang begitu suka dengan bajak laut. Referensi tentang bajak laut yang jahat, kasar, dan licik membuat saya agak malas mengikuti cerita yang ada kaitannya dengan bajak laut. Namun, One Piece berbeda. Mereka dikisahkan memiliki karakteristik yang berbeda-beda, meski sisi kasar dan licik kerap ditemui. Hal ini bisa terobati.

Adanya tujuan yang menajadi cita-cita Luffy sejak jilid pertama membuat One Piece memiliki totok fokus yang sangat kuat sehingga (semoga saja) kelak tidak ada yang namanya cerita berceceran kemana-mana dan melupakann benang merah tentang cita-cita Luffy menjadi Raja Bajak Laut. Oh iya, meski konsep One Piece masih agak mengambang, saya tetap menikmati.

Satu hal yang membuat saya menyukai One Piece adalah segi humor yang tidak tanggung-tanggung. Slapstick, antiklimaks, dan berbagai hal lebay membuat cerita menjadi lebih berwarna. Misalnya saja ketika Alvida yang sangat ditakuti bawahannya tiba-tiba dihina Luffy sebagai tante-tante tua yang menyeramkan. Semua sontak melotot dan menganga lebar. Ahaha.

Munculnya tokoh Zoro yang menjadi rekan pertama Luffy juga sangat mengejutkan. Perjalanan Luffy menjadi calon Raja Bajak Laut memang baru saja dimulai. Kru kapal perahu juga masih dikumpulkan Luffy satu demi satu. Masih sangat panjang. Namun demikian, saya bisa menebak bahwa pengembaraan Luffy menjcari One Piece akan tetap menarik untuk diikuti.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Lum, The Invader Girl (Jilid 3)

coverlum3

Judul: Lum, The Invader Girl (Jilid 3)

Judul Asli: Urusei Yatsura (Shinso-ban)

Komikus: Takahashi Rumiko

Penerjemah: Lanny

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 196

Terbit Perdana: 2008

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2008

ISBN: 9789792735291

cooltext-blurb

Ataru Moroboshi punya saingan! Manusia ini mirip sekali dengannya. Cuma mungkin sedikit tampan? Namanya Shutaro Mendo. Bedanya, cowok satu ini sepertinya tidak anti pada Lum. Siapa dia?

cooltext-review

Halo. Jumpa lagi dengan resensi komik yang saya kebut terus dalam tahun ini. Masih mengusung judul yang sama, kali ini Lum, The Invader Girl sudah memasuki jilid ketiga yang saya baca. Jumlah chapter sudah meningkat lagi setelah jilid kedua turun. Sembilan chapter dan extra file yang disuguhkan dalam jilid ketiga ini masih tetap menarik. Penasaran?

Salah satu chapter yang sangat sentimentil sekaligus seru adalah yang berjudul Aku Tak Bermaksud Mengucapkan Selamat Tinggal. Cerita bermula ketika dalam perjalanan pulang sekolah, Ataru memakan permen pemberian Lum. Meskipun Shinobu sudah melarang memakannya, Ataru tetap menelan permen itu. Ternyata rasanya sangat pedas dan membuatnya terbirit-birit.

Demi menghilangkan rasa pedas, Ataru yang kebetulan melewati Cherry yang hendak mengubur kue manju, langsung saja melahap kue itu hingga tandas. Setelah habis, Ataru cegukan dan voila! Ataru terbagi menjadi dua orang kembar! Meski kembar, keduanya berbeda sifat. Meskipun demikian, Lum dan Shinobu justru bahagia dengan kondisi Ataru. Kok bisa?

Karena aku terbelah jadi 2 orang, aku akan tinggal selamanya di planet Lum, soalnya di sana lebih menarik dan aneh daripada kehidupan pelit di sini! (Halaman 60)

Sepertinya Takahashi Rumiko gemar memunculkan tokoh baru pada setiap jilid yang terbit. Kali ini ada satu tokoh utama baru yang menjadi “saingan” Ataru. Ia adalah pemuda kaya raya bernama Mendo Shutaro. Meskipun dia pintar, tampan, dan kaya, sesungguhnya dia “sama persis” dengan Ataru. Lum telah membuktikan betapa keduanya seimbang tanpa perbedaan.

Chapter berjudul Kesulitan Telah Datang ini mengisahkan bagaimana perangai Mendo yang mudah memikat hati cewek-cewek termasuk Shinobu. Padahal selama ini Ataru mati-matian mempertahankan hubungannya dengan Shinobu. Sedangkan Lum? Ia masih setia dengan Ataru meskipun lambat laun ada lelaki lain yang mulai tertarik padanya. Siapakah dia?

Orang seperti itu kalau dari awal sudah berlaku buruk, maka seterusnya pun akan tidak beres! Yang namanya keterlambatan adalah akar dari semua keburukan dalam kehidupan para siswa! (Halaman 105)

Chapter Menunggumu merupakan kelanjutan dari sepak terjang Mendo dalam jalinan cerita hidup Ataru, Lum, dan Shinobu. Cinta segi empat yang terjadi antara Lum, Ataru, Shinobu, dan Mendo menjadi babak baru hubungan percintaan antar tokoh utama. Tak main-main, baik Ataru maupun Mendo tetap berusaha merebut perhatian gadis yang mereka sukai.

Skema percintaan mereka berputar-putar. Ataru mencintai Shinobu, Shinobu mulai menyukai Mendo, Mendo terpikat pada Lum, dan Lum cinta mati pada Ataru. Masing-masing terkesan mengejar bayangan orang lain. Namun, justru hal ini menjadi menarik dengan bumbu-bumbu kebodohan Ataru, kemarahan Shinobu, ganasnya Lum, dan pesona kata-kata Mendo. Sweet.

Lum, bagaimana kalau kamu tinggalkan saja Moroboshi!? Dia cocoknya dengan orang yang tidak terpelajar dan penampilannya aneh. (Halaman 174)

Setelah dua jilid terjadi kesalahan pencantuman blurb, akhirnya jilid ketiga ini sudah tertulis blurb yang benar. Untung saja sudah diganti, kalau tidak, editor komik ini pasti akan saya cerca lagi hehehe. Anyway, saya suka juga dengan gaya bahasa yang digunakan sang penerjemah. Tidak kaku dan kaya akan perbendaharaan kata. Good job.

Menginjak jilid ketiga ini, ada sebuah perasaan ganjil yang saya rasakan terkait tokoh utama yang berperan. Saya merasa judul komik ini tidak merepresentasikan tokoh utama dan cerita yang disajikan. Lum yang dicantumkan di judul justru posisinya kalah oleh Ataru sehingga jadi setara dengan Shinobu. Sedangkan “invader”? Ah status itu sudah menguap sejak jilid perdana.

Kedatangan tokoh Mendo Shutaro memang menjadi jalan keluar tema hareem ala Ataru yang diusung komik ini sejak jilid pertama. Paling tidak, munculnya tokoh laki-laki pesaing Ataru membuat formula hareem tidak digunakan berlebihan. Soalnya saya jujur sudah agak muak dengan tema hareem. Apalagi jika tokoh utama laki-laki seperti Ataru yang bodoh dan nganu.

Oh iya, extra file jilid ketiga ini mengusung tokoh utama perempuan bernama Shinobu Miyake. Berbagai trivia tentang teman sekelas Ataru ini ternyata banyak yang terkuak. Salah satunya adalah nama lengkap Shinobu yang baru tertulis di bagian extra file ini. sayang, pencantuman trivia dari jilid yang jauh sesudahnya membuat kenikmatan membaca jadi berkurang. Huft.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Lum, The Invader Girl (Jilid 2)

coverlum2

Judul: Lum, The Invader Girl (Jilid 2)

Judul Asli: Urusei Yatsura (Shinso-ban)

Komikus: Takahashi Rumiko

Penerjemah: Lanny

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 196

Terbit Perdana: 2008

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2008

ISBN: 9789792733600

cooltext-blurb

Tak lama lagi SMA Kuyo akan mengadakan festival olahraga. Semua murid mempersiapkan segala sesuatunya dengan semangat tinggi, kecuali Utsunomiya yang dapat tugas untuk berpakaian ala “Si Tudung Merah” di festival nanti. Didandani seperti perempuan sudah jelas membuat Utsunomiya kesal, tapi yang paling membuatnya gundah adalah di festival itu para wali murid diharuskan hadir. Dan untuk membantu teman

cooltext-review

Yo! Balik lagi~ Kali ini saya masih mengusung komik yang sama namun jilid yang berbeda yaitu Lum, The Invader Girl jilid kedua. Tidak seperti jilid perdana, kali ini hanya ada delapan chapter plus bagian special data file. Hal ini membuat jumlah halamannya lebih sedikit dibandingkan jilid yang lalu. Namun, apakah masih tetap seseru pendahulunya? Yuk simak.

Salah satu chapter yang menurut saya sangat menarik adalah yang berjudul Keturunan. Awal mula sebenarnya sangat biasa saja sih, tentang Ataru yang sudah beberapa hari berturut-turut selalu terlambat sekolah. Kali ini juga terancam terlambat karena bangun kesiangan. Bahkan ia sarapan dan ganti baju secara bersamaan. Melihat ini, Lum berniat membantu “suaminya” itu.

Lum menciptakan lorong pintas ajaib sehingga Ataru bisa langsung sampai ke sekolah. Meski Ataru bisa sampai dengan sangat singkat, ternyata Lum membuat lorong pintas menuju masa sepuluh tahun yang akan datang, yang secara kebetulan di sekolah sedang ada reuni angkatan Ataru. Kelucuan mulai muncul ketika ada anak kecil bernama Kokeru Moroboshi. Siapa dia?

Oh iya, sekarang kan 10 tahun yang akan datang!! Gara-gara kamu, bekalku diambil, uangku habis sia-sia, dan telat datang ke sekolah!! (Halaman 67)

Chapter selanjutnya yang sangat menarik adalah berjudul Pita Kuning yang Membahayakan. Seringnya Ataru mendapat kekerasan dari “istrinya” alias Lum yang sangat kuat membuat Ataru frustrasi. Kekuatan terbesar Lum yaitu mengeluarkan tenaga listrik dan menyetrum Ataru hingga tak berdaya membuat Ataru meminta bantuan pada Cherry yang “sakti” :D

Ternyata Cherry menyanggupi permohonan Ataru dan mengirimkan sebuah pita kuning beserta surat yang berisi catatan untuk Ataru. Meskipun pita itu memang sangat bermanfaat menghilangkan kekuatan super milik Lum, Ataru justru mendapatkan masalah baru dan mau tidak mau mengakui segala tindakannya. Reaksi Lum tentu marah dan berniat menghabisinya.

Apa, ikat Lum dengan ini!? Ini hanya bisa dilepas oleh orang yang mengikatnya. Pita khusus untuk menyegel kekuatan jin. (Halaman 117)

Chapter Jadilah Perempuan adalah awal munculnya tokoh perempuan baru bernama Putri Kuramaya. Ketika kelas Ataru sedang ada kegiatan di luar kelas saat malam hari, tiba-tiba ada pesawat yang menyerupai bintang jatuh di area hutan tempat Ataru dan lainnya berkemah. Ternyata di pesawat itu terbaring putri yang tertidur dan menunggu ciuman pria biar bangun.

Singkatnya, Ataru yang (lagi-lagi) sial, dibawa oleh para pelayan Putri Kurama dan tentu saja, Ataru yang mata keranjang tergila-gila pada sang putri dan tidak berpikir dua kali untuk menciumnya. Naas, ketika Putri Kurama bangun, ia tidak sudi berikrar semalam bersama Ataru agar  bangsanya bisa terselamatkan. Ataru dirasa tak memenuhi kuaifikasi. Lantas bagaimana??

‘Kan sudah kubilang, kalian harus mencarikan laki-laki tampan!! Kenapa laki-laki serigala begini? Hei, aku takkan berikrar dengan orang bodoh kayak gini!! (Halaman 142)

Pertama, saya masih ingin mengkritik tentang teledornya editor komik Lum, The Invader Girl jilid kedua ini. bisabisanya kesalahan pencantuman blurb masih terjadi. Bahkan sama persis dengan jilid pertama. Blurb masih milik komik lain tetapi tetap dituliskan di bagian belakang buku. Seharusnya kesalahan jilid pertama bisa dijadikan pembelajaran. Eeh, malah terulang.

Dari segi cerita, masih tetap menarik dan seru layaknya jilid perdana. Hanya saja, jilid kedua ini sudah sangat random berbagai peristiwa yang terjadi. Seolah segala macam tokoh utama hanya diperkenalkan dan disinggung cikal bakal konflik pada jilid pertama. Sedangkan jilid kedua sudah sangat acak tentang lokasi, waktu, dan hal-hal yang disajikan setiap chapternya.

Lagi-lagi saya selalu membandingkan dengan komik Ranma ½ yang sudah saya baca. Dibandingkan judul tersebut, komik Lum (setidaknya hingga jilid dua ini) masih jalan di tempat. Tidak ada progress berarti tentang keberlanjutan hidup Ataru dan Shinobu. Tidak jelas pulsa status Lu sebagai “istri” Ataru yang notabene bukan manusia bumi. Entahlah.

Ataru selalu digambarkan bodoh, ceroboh,, dan mata keranjang. Seseungguhnya kombinasi sifat itu tidak disukai cewek-cewek. Sayangnya, komik ini juga bertema hareem dengan Ataru sebagai titik utamanya. Berbagai perempuan cantik dan seksi selalu bersinggungan dengan dirinya. Seolah segala sifat buruknya tak ada masalah. Padahal tabiat Ataru juga menyebalkan.

Oh iya, pada jilid ini ada extra file yang berisi tentang salah satu tokoh perempuan cantik bernama Sakura. Trivia-trivia yang ada di bagian ini banyak yang menyinggung komik jilid-jilid berikutnya, bahkan jilid yang sangat jauh ke depan. Menurut saya ini sangat mengganggu karena pengetahuan saya masih sampai jilid 2, tetapi sudah dicontohkan jilid 25. Kan kesel.

Meskipun demikian, hal-hal lebay dan terlalu ajaib menurut saya masih dalam porsi cukup dan menunjang keberlangsungan cerita. Misalnya saja tiba-tiba Ataru diculik ke istana Raja Naga di dasar danau ataupun Ataru yang disetrum jutaan volt oleh Lum masih baik-baik saja. Sang mangaka masih membuat benang merah sehingga cerita tetap jalan ke depan. #terTulus.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Lum, The Invader Girl (Jilid 1)

coverlum1

Judul: Lum, The Invader Girl (Jilid 1)

Judul Asli: Urusei Yatsura (Shinso-ban)

Komikus: Takahashi Rumiko

Penerjemah: Lanny

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 204

Terbit Perdana: 2008

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2008

ISBN: 9789792731873

cooltext-blurb

Tak lama lagi SMA Kuyo akan mengadakan festival olahraga. Semua murid mempersiapkan segala sesuatunya dengan semangat tinggi, kecuali Utsunomiya yang dapat tugas untuk berpakaian ala “Si Tudung Merah” di festival nanti. Didandani seperti perempuan sudah jelas membuat Utsunomiya kesal, tapi yang paling membuatnya gundah adalah di festival itu para wali murid diharuskan hadir. Dan untuk membantu teman

cooltext-review

Setelah mencicipi tiga belas jilid Ranma ½ hasil karya Takahashi Rumiko, kali ini saya berkesempatan membaca buah karya beliau yang berjudul Lum, The Invader Girl atau dalam bahasa Jepang dikenal dengan judul Urusei Yatsura. Cerita dan tokoh yang muncul di cerita ini sangat berbeda dibandingkan Ranma ½. Yang sama hanyalah hal-hal ajaib yang terjadi.

Jilid perdana ini memiliki sembilan chapter cerita dan ditambah dua extra files yang berisi trivia tentang komik ini. Tokoh utama cerita di komik ini adalah seorang pemuda SMU biasa bernama Moroboshi Ataru. Ia berpacaran dengan teman sekelasnya bernama Shinobu. Berbagai tragedi mulai muncul ketika ia berurusan dengan jin dan berbagai macam makhluk supernatural.

Chapter pertama berjudul Whirling Youth mengisahkan Ataru secara tidak sengaja harus memenangkan permainan jin-jinan selama maksimal sepuluh hari dengan makhluk luar angkasa agar bumi idak dikuasai makhluk asing. Lawan Ataru adalah Lum (dibaca Lam), invader atau alien cantik berpakaian bikini. Syaratnya Ataru harus memegang tanduk Lum.

Moroboshi menangis! Dia menangis sambil memeluk bra Lum yang tertinggal… Sungguh satu halaman masa muda yang indah, berjuanglah, Moroboshi! Jangan kalah, Moroboshi! Masih ada hari esok! (Halaman 18)

Selain Ataru, Shinobu, dan Lum, ada satu tokoh menyebalkan bernama Sakuranbo atau biasa (minta) dipanggil Cherry. Ia adalah seorang pendeta tua yang (mengaku) bisa melihat nasib buruk yang mengiringi Ataru dari melihat paras wajahnya. Chapter berjudul Kamu Pasti Mati adalah salah satu bukti ketika Lum yang telah kalah dari permainan jin-jinan melawan Ataru.

Secara tidak sengaja muncul kesalah pahaman yang membuat Lum menerima “lamaran” Ataru dan tinggal serumah. Ataru yang hanya mencintai Shinobu akhirnya terus menjaga hubungan dengannya dan terus menghindari Lum yang selalu saja membuatnya tidak nyaman di rumah sendiri. Tentu saja Lum sangat cemburu dan marah melihat hubungan Ataru dengan Shinobu.

Kedua kasus menghilang itu terjadi saat dia sedang menelepon kekasihnya. Lalu dari UFO Lum mengirim gelombang electrik dengan dahsyat ke rumah mereka berdua! Bentuk segitiga ini membuat black hole! (Halaman 100)

Cerita semakin kompleks ketika muncul satu lagi invader dari bangsa Lum yang hadir di bumi. Dia bernama Rei yang tak lain dan tak bukan adalah tunangan Lum. Sayangnya, sifat dirinya yang mudah berubah wujud menjadi sapi ketika marah membuat Lum tidak mau dijodohkan dengan Rei. Padahal Rei yang tidak bisa berbahsa Jepang sampai nekat menyusul tunangannya.

Tak Bisa Dibenci adalah chapter ketika Rei terus menerus mengejar Lum dan mengamuk ketika Ataru didekati oleh Lum setiap saat. Masalah semakin pelik ketika Rei yang tidak fasih berbahasa Jepang terus meneriakkan kalimat lamaran pada berbagai wanita saat mengejar Lum yang berlari kesana kemari. Tentu saja paras tampan Rei membuat kehebohan di mana-mana.

Sapi itu prototipenya, kalau jadi orang, pasti bentuknya jadi cowok aneh. Yah… untuk Lum, sih, bagus. sedikit di atas kami. Modal cowok, bukan tampang! (Halaman 137)

Dibandingkan dengan Ranma ½, komik Lum ini terasa lebih kompleks dan panjang jalinan ceritanya. Saya merasa komik Ranma ½ banyak dihiasi panel yang besar dan jalinan cerita singkat, sedangkan Lum banyak menggunakan ukuran panel yang kecil dan jalinan cerita yang tidak sederhana. meskipun demikian, sisi lebay dan terlalu ajaib masih khas Takahashi Rumiko.

Setting lokasi dan waktu pada awalnya tidak saya ketahui. Menilik berbagai macam keajaiban yang terjadi mulai dari setan, jin, dan alien, sepertinya tidak mungkin mengambil setting waktu modern. Sedangkan lokasi, bisa saya ketahui dari extra files bagian belakang bahwa lokasi Ataru hidup ada di Kota Tomobiki yang tentu saja hanya rekaan semata.

Oh iya, perlu saya sampaikan bahwa blurb yang tertulis di bagian belakang komik Lum, The Invader Girl ini entah bagaimana ceritanya lagi-lagi redaksi Elex Media Komputindo melakukan kesalahan fatal. Blurb yang tertulis di bagian belakang komik sesungguhnya adalah blurb untuk komik Jungle Boy jilid kedua karya Rie Nakamura. Entah kenapa redaksi bisa salah copy paste.

Segi cerita, saya lebih suka Lum daripada Ranma. Meskipun keduanya sama-sama mengambil tema slice of life yang tiap chaper tidak saling bertautan, cerita Lum yang leih kompleks dan ada akhir yang masuk akal membuat saya lebih puas ketika sampai pada penghujung cerita. Apalagi saya dibuat cengengesan ketika melihat kesialan Ataru yang tiada habisnya.

Jilid pertama kali ini memang masih berupa perkenalan tokoh dan awal mula konflik. Meskipun demikian, saya sudah bisa melihat keunikan masing-maing tokoh. Bukan hanya tokoh utama, tokoh pendamping pun juga mendapatkan porsi tayang yang cukup sehingga karakter dan sifat setiap tokohnya bisa tersajikan dengan baik. Well done, Lum! Tunggu review jilid berikutnya~

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Ranma ½ (Jilid 13)

coverranma13

Judul: Ranma ½ (Jilid 13)

Komikus: Takahashi Rumiko

Penerjemah: M Gunarsah

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 180

Terbit Perdana: 2007

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2007

ISBN: 9789792702385

cooltext-blurb

Ranma mendadak lemah karena jurus moxibusi penghilang tenaga Happosai. Untuk bisa kembali menjadi kuat, ia harus merebut diagram tubuh manusia yang menunjukkan titik pemunah moxa!!

cooltext-review

*WASPADA! Review ini kemungkinan mengandung spoiler jilid sebelumnya!* Akhirnya sampai juga di jilid ketiga belas dari serial Ranma ½ yang sudah saya baca. Cukup banyak hal yang berbeda dibandingkan jilid perdananya. Meskipun masih terdiri dari sebelas chapter, jilid ini hanya memiliki satu kisah yang saling terkait antar chapter, bahkan masih bersambung.

Pria Terlemah adalah chapter pembuka dari rangkaian periswtiwa yang akan terjadi. Kisah bermula ketika Kakek Happosai (lagi-lagi) dikejar-kejar oleh banyak gadis muda karena mencuri pakaian dalam mereka. Melihat hal itu, tentu saja Ranma tidak tinggal diam dan “menyelesaikan” perkara itu. tentu saja Happosai sangat geram karena kalah begitu saja.

Akhirnya, ia memberikan serangan balasan pada Ranma yaitu menempelkan batu moxibusi pada tubuh Ranma. Sayangnya, tak seorangpun di rumah keluarga Tendo yang mengetahui tentang khasiat batu itu pada seseorang. Ternyata moxibusi bisa menghilangkan kekuatan! Tentu saja Ranma yang sehari-hari kuat dan bertenaga, langsung lembek dan tak bisa memukul.

Ya. Menurut data… Diagram tubuh manusia yang menunjukkan titik moxibusi penghilang tenaga tersimpan di suatu tempat. (Halaman 29)

Benar sekali, meskipun Dokter Tofu telah mengetahui cara menyembuhkan Ranma, ia masih memerlukan gambar diagram tubuh manusia, yang secara kebetulan disembunyikan oleh Happosai. Satu-satunya cara ia harus mengalahkan kakek itu. Ranma, Genma, dan Ukyou akhirnya pergi ke Batu Mogusa di Lembah Yomogi yang ada di Desa Moxibusi untuk berlatih.

Latihan Khusus! Neraka Spiral adalah proses latihan Ranma yang sangat berat. Secara tiba-tiba Nenek Ke Lun datang ke Lembah Yomogi untuk membantu Ranma. Ia mengajarkan sebuah jurus yang sangat hebat dan bisa dikuasai Ranma meskipun ia tidak kuat lagi. jurus tersebut bernama jurus naga terbang ke langit. Tak tanggung-tanggung, Ryoga menjadi lawannya.

Jangan malu. Jangan marah. Jangan jadi panas!! Dengar, inti utama dari naga terbang ke langit adalah… hati yang dingin! Kalau tak mampu menggambar spiral dengan hati yang dingin, kau tak akan menguasai jurus naga terbang ke langit! (Halaman 76-77)

Setelah berhasil menguasai jurus tersebut, Ranma kembali ke rumah dan berniat menantang Happosai bertarung. Chapter berjudul Mulai! Pertarungan Pembalasan merupakan awal mula pertarungan Ranma dan Happosai. Banyak kendala yang terjadi sebelum Ranma bisa bertarung. Lantas, berhasilkah Ranma mengalahkan Happosai dan mendapatkan diagram tubuh manusia?

Kenapa ya…? Apa pun yang kulakukan, rasanya hampa… Ranma… Benar, lebih menyenangkan waktu masih ada Ranma. Ranma, kenapa kau tinggalkan aku? Dan menjadi bintang di langit!? (Halaman 127)

Seru! Jilid ini adalah jilid paling seru dibandingkan dua belas jilid sebelumnya. Ceritanya panjang, tidak bertele-tele, dan tetap menarik. Sepertinya sang mangaka sudah meninggalkan formula satu cerita tamat dalam tiga hingga empat chapter dan muai fokus menghadirkan kisah kompleks sepanjang satu tankoubon. Bahkan kisah ini belum selesai dan masih bersambung.

Moxibusi adalah sebuah kata benda yang asing bagi saya. Awal kemunculannya tidak diberi tahu benda apakah moxibusi itu. memang lambat laun terkuak bahwa moxibusi adalah sejenis batu. Tapi batu yang bagaimana? Bahannya seperti apa? Mengapa bisa memiliki khasiat melemahkan? Hingga akhir jilid ini masih tidak dijelaskan. Yang penting batu moxibusi. Titik.

Saya suka berbagai humor antiklimaks yang disuguhkan di jilid ini terasa mengalir dan cukup menghibur. Tidak ada lagi “nuansa” dipaksakan yang saya temui di jilid dua belas yang lalu. Banyaknya tokoh yang muncul tidak membuat karakter saling tumpang tindih. Justru kehadiran tokoh-tokoh pendukung lain turut serta membuat cerita makin menarik. Suka!

Yang cukup aneh adalah kondisi Ranma. Seperti yang sudah dijelaskan, batu moxibusi bisa membuat tenaga manusia menurun dan jadi lemah sama sekali. Namun, pada satu panel, Ranma berujar “Aku memang jadi lemah, tapi kecepatanku tidak menurun.” Lho? Kok bisa? Bergerak dengan lincah juga membutuhkan tenaga atau power kan? Katanya lemah? Lho?

Akhir kisah yang sangat gantung dan cukup mengejutkan membuat saya gemas ingin membaca jilid selanjutnya. Sayang, saya sudah tidak memiliki stok lanjutannya lagi. jadi saya tidak tahu bagaimana akhir pertarungan Ranma dengan jurus naga terbang ke langit itu. Apakah berhasil atau justru antiklimaks, saya juga tidak tahu. Yang jelas, saya suka dengan jilid ini. Yahooo~

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Ranma ½ (Jilid 12)

coverranma12

Judul: Ranma ½ (Jilid 12)

Komikus: Takahashi Rumiko

Penerjemah: M Gunarsah

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 180

Terbit Perdana: 2007

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2007

ISBN: 9789792700473

cooltext-blurb

Kepala sekolah SMU Furinkan akhirnya pulang setelah tiga tahun tak terlihat. Orang dengan pohon kelapa di kepalanya itu, menghadiahkan peraturan sekolah yang ekstrim. Merasa tertindas, para murid mulai bertarung melawan kepala sekolah.!!

cooltext-review

*WASPADA! Review ini kemungkinan mengandung spoiler jilid sebelumnya!* Jilid dua belas yang saya baca kali ini terasa sedikit berbeda dibandingkan jilid-jilid terdahulu. Meskipun ada sebelas chapter yang disuguhkan di jilid kali ini, secara umum hanya ada dua cerita besar yang diceritakan. Satu cerita dengan tokoh baru, satu lagi dengan tokoh lama. Penasaran?

Kembalinya Kepala Sekolah adalah chapter yang mengawali kisah pertama yang akan diberikan sang mangaka. Selama tiga tahun terakhir, Kepala SMU Furinkan tidak ada di sekolah karena sedang berada di laur negeri. Suatu ketika, ia kembali dan membuat gempar seluruh sekolah dengan menerapkan peraturan mengenai ketentuan model rambut murid cowok dan cewek.

Tak mau rambut mereka diatur dengan model yang tidak disukai, akhirnya seluruh siswa SMU Furinkan bahu membahu mengalahkan kepala sekolahnya sendiri dan merebut surat dispensasi peraturan sekolah. Perjangan mereka tidak mudah setelah sang Kepala Sekolah menjebak mereka semua di ruang bawah tanah sekolah yang ajaibnya sangat luas dan seperti Hawaii.

Di dalam buah kelapa ini ada surat dispensasi peraturan sekolah. Jika kalian bisa merebut buah kelapa ini… (Halaman 16)

Setelah urusan pertauran-sekolah-tentang-model-rambut-siswa-laki-laki-dan-perempuan usai, Kepala Sekolah lagi-lagi membuat gara-gara dengan menerapkan hukuman bagi siswa yang terlambat datang ke sekolah setelah bel berbunyi meskipun hanya satu detik. Hukumannya? Membersihkan toilet selama seminggu. Tentu saja Ranma tidak tinggal diam. Lalu bagaimana?

Sabun Kebahagiaan adalah chapter pembuka seuah kisah baru yang (lagi-lagi) masih melibatkan tokoh-tokoh yang terkena kutukan mata air Cina. Shan Pu yang baru saja kembali dari Cina membawa sebuah sabun ajaib yang membuatnya tidak akan berubah wujud menjadi kucing. Sehebat apakah sabun yang dibeli dari toko oleh-oleh di sekitar mata air kutukan Cina itu?

Bukan sabun biasa. Jika badan dibersihkan dengan ini, disiram air pun takkan berubah wujud. Sabun anti air yang membuka zaman baru! (Halaman 106)

Apesnya, sabun itu jatuh ke tangan Ryoga yang tidak tahu apa-apa bahkan saat Shan Pu belum menggunakannya sama sekali. Tentu saja hal ini membuat Ryoga tidak berubah wujud menjadi babi hitam kecil saat disiram air dingin. Ia yang sangat bahagia akhirnya berikrar akan mengungkapkan perasaannya pada Akane yang sangat ia cintai selama ini.

Ranma yang akhirnya mengetahui keberadaan sabun ituu akhirnya bersekongkol dengan Shan Pu agar sabun itu bisa mereka rebut. Namun, Shan Pu yang tidak ingin membaginya dengan Ranma jadi mengacaukan segala rencana yang tersusun rapi dan membuat kekacauan di mana-mana. Bahkan Akane jadi kesal dan marah dengan semuanya. Bagaimana kelanjutannya?

Karena hanya ada dua cerita besar yang ada di jilid ini, saya mau tidak mau jadi membandingkan mana yang lebih lucu, lebih menarik, dan lebih enak disimak dibandingkan yang lain. Dan pilihan saya jatuh pada cerita kedua. Meskipun tidak ada cerita baru, kehadiran sabun ajaib yang mengacaukan segalanya membuat saya tertawa beberapa kali.

Sedangkan cerita pertama, saya merasakan aura pemaksaan dan sok asik yang komikus coba hadirkan. Mulai dari kemunculan tiba-tiba sang Kepala Sekolah yang sangat lebay, peraturan sekolah yang juga sangat lebay, serta berbagai aksi dan reaksi sepanjang cerita yang (lagi-lagi) sangat lebay membuat cerita menjadi tidak asik dinikmati dengan baik. Sayang sekali.

Komik genre komedi memang terkadang menyuguhkan hal yang terlampau luar biasa sebagai slapstick yang mengundang tawa pembaca. Tetapi jika hal berlebihan itu diulang-ulang dengan formula yang sama, kesannya jadi sangat garing dan tidak lucu lagi. Hal inilah kekurangan besar cerita pertama. Padahal tokoh baru yang muncul ada kaitannya dengan tokoh utama lho.

Sedangkan cerita kedua lucu dari berbagai sisi. Sang mangaka tidak berusaha membuat hal-hal yang lebay mendominasi sisi humoris cerita. Setiap karakter masih dipertahankan dengan ciri khasnya sendiri. Hal inilah yang membuat cerita menjadi lucu dan menarik untuk diikuti. Misalnya saja Ryoga yang ingin berduaan dengan Akane, Ranma yang cemburu, dan lainnya.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Ranma ½ (Jilid 11)

coverranma11

Judul: Ranma ½ (Jilid 11)

Komikus: Takahashi Rumiko

Penerjemah: M Gunarsah

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 180

Terbit Perdana: 2007

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2007

ISBN: 9789792005127

cooltext-blurb

Pertarungan memperebutkan jurus rahasia dahsyat lingkaran bunga api antara Happosai, Soun Tendo, dan Genma Saotome tak bisa dihindarkan. Akane dan Ranma pun ikut serta dalam duel tersebut, sehingga kekacauan bertambah. Seperti apakah jurus rahasia bola maut itu?

cooltext-review

*WASPADA! Review ini kemungkinan mengandung spoiler jilid sebelumnya!* Tidak terasa akhirnya saya sudah menyelesaikan sepuluh jilid awal Ranma ½ tanpa jeda. Kali ini jilid kesebelas tidak ketinggalan akan saya ulsa. Meskipun jumlah chapter sebanyak sebelas buah masih sama seperti sebelumnya, ada empat kisah alih-alih hanya tiga. Aih makin pendek aja.

Selamat Datang, Kakak adalah salah satu chapter yang mengusuh kisah pertama. Certa bermula dari tayangan televisi yng menyiarkan seekor anjing betina yang baru saja melahirkan anak. Nama anjing tersebut adalah Hibiki Shirokuro. Ya benar, anjing itu milik Ryoga. Sang majikan yang lama tak pulang ke rumah membuat Shirokuro rindu pada pemuda tanggung itu.

Akhirnya suatu hari Ryoga mengajak Akane berkunjung ke rumahnya sekaligus menengok keadaan anak-anak Shirokuro. Masalah pertama terjadi ketika AKane berangkat duluan dan meninggalkan Ryoga yang buta arah parah termenung sendirian. Akhirnya mau tidak mau ia minta tolong Ranma mengantarkannya ke rumah secepat mungkin. Kemudian? Baca sendiri~

Shirokuro juga melahirkan selagi aku pergi. Kalaupun adikku lahir… Itu wajar!! (Halaman 24)

Happosai yang hobi berbuat onar sering menjadi bulan-bulanan Ranma, Genma, dan Soun yang jauh lebih muda. Suatu ketika, kakek Happosai amat marah dan hendak mengeluarkan jurus lingkaran bunga api yang sangat hebat, tapi apesnya ia sendiri lupa cara mengeluarkannya. Genma dan Soun yang pernah mendapatkan jurus itu sangat cemas jika Happosai ingat lagi.

Rebut Kitab Rahasia! adalah chapter yang mengisahkan bagaimana sepak terjang Ranma+Genma+Soun yang bersaing dengan Happosai mengambil kitab rahasia jurus lingkaran bunga api. Cerita semakin lucu ketika “kuburan” kitab rahasia tersebut ada di tengah-tengah pemandian umum wanita. Waduh! Bagaimana cara mengambil kitab rahasia itu??

Kalian paham? Poin utama dari pengintipan adalah… Menemukan cara untuk menyatu dengan alam di sekitarnya. (Halaman 72)

Hold Me Tonight adalah chapter yang mewakili kisah baru ketika Shan Pu mendapakan sebuah bahan unik yang bisa menghipnotis orang lain. Tidak sulit, hanya mencampurkan bahan tersebut pada sebuah masakan dan akhirnya membuat orang yang memakan hidangan itu bisa dikendalikan perbuatannya. Siapa target yang diincar Shan Pu? Tentu saja Saotome Ranma.

Lucunya, karena keteledorannya sendiri, Shan Pu justru membat Ranma terkena hipnotis yang dipicu dari bersin seseorang. Singkattnya ketika ada orang bersin di dekat Ranma, maka ia akan memeluk orang yang bersin itu. masalah makin rumit ketika Akane yang sedang flu harus berdua dengan Ranma di dalam rumah karena anggota keluarga yang lain sedang pergi.

Pengecut!! Mentang-mentang semua orang sedang pergi… Coba saja peluk aku lagi! Kamu tak akan melihat matahari esok hari!! (Halaman 116)

Secara umum, sesungguhnya Akane dan Shan Pu tidak terlalu jelas terlihat bahwa mereka berdua sedang dalam kondisi saling bersain. Shan Pu yang jelas mencintai Ranma sedangkan Akane benci-tapi-cinta-tapi-jaim pada Ranma kerap membuat mereka ingin tampil lebih unggul dibandingkan yang lain, khususnya di hadapan Saaotome Ranma.

Badminton Tenaga Raksasa adalah chapter yang mengisahkan bagaimana duel antara Akane dan Shan Pu di awal tahun baru. Meskipun awalnya Akane jauh lebih lemah dibandingkan Shan Pu, kali ini Akane sangat kuat. Hal ini dikarenakan ia memakan mi kuat yang sejatinya adalah milik Happosai. Akibatnya, kekuatan Akane bertambah besar dan bsia menantang Shan Pu duel.

Ooh!! Kali ini bahan moci! Semakin gagal memukul, gerakan akan semakin terhambat!! Kalau begini, dia tak bisa bergerak! (Halaman 151)

Jilid sebelas ini banyak hal yang membuat saya tertawa. Bukan hanya tersenyum, nyengir,, ataupun terkekeh, tapi benar-benar tertawa meskipun tidak sampai terbahak. Hal ini menurut saya merupakan kemajuan yang sangat baik dari segi humor, mengingat saya bukan orang yang mudah tertawa karena humor yang receh dan garing krik krik hehehe.

Kisah pertama, kedua, ketiga, dan keempat memiliki keunikan masing-masing. Namun demikian, formula salah paham dan tak mau melihat segala sesuatu dari sudut pandang yang lain sepertinya masih dipertahankan oleh Takahashi Rumiko. Hal ini akhirnya membuat perkembangan cerita utama mengenai Ranma yang ingin menjadi lelaku sejati jadi terlupakan.

Ya benar, saya rasa sejak jilid pertama hingga sebelas, hanya jilid satu atau dua saja yang memberikan kejelasan plot maju. Setelah itu, hanya penambahan tokoh serta penuturan cerita casual yang terjadi sehari-hari yang disuguhkan di komik ini. Agak disayangkan apabila sang mangaka terlena dengan slice of life ini dan terlalu sibuk meninggalkan plot maju yang penting.

Gaya terjemahan yang unik dan tidak monoton adalah salah satu hal yang membuat saya betah membaca komik ini hingga saat ini. misalnya saja lingkaran bunga api. Bunga api. Apa sinonimnya? Ya benar, alih-alih menggunakan sinonimnya yang sudah mengacu pada suatu benda, sang penerjemah memberikan nuansa dengan memberikan istilah bunga api :)

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Ranma ½ (Jilid 10)

coverranma10

Judul: Ranma ½ (Jilid 10)

Komikus: Takahashi Rumiko

Penerjemah: M Gunarsah

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 180

Terbit Perdana: 2006

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2006

ISBN: 9789792098518

cooltext-blurb

Akane disandera dan akan dijadikan angsa!? Itulah rencana Musu, pria rabun yang muncul untuk merebut Shan Pu yang dicintainya. Dia menantang Ranma bertempur dengan air dari mata air anak angsa yang dibawanya dari Cina. Ranma dan Akane dalam bahaya!!

cooltext-review

*WASPADA! Review ini kemungkinan mengandung spoiler jilid sebelumnya!* Yossh kembali lagi pada ulasan komik Ranma ½ jilid kesepuluh ini. Seperti baisa ada sebelas chapter yang disuguhkan di komik ini yang secara garis besar terbagi atas tiga cerita utama yang berbeda-beda. Namun demikian, semuanya masih bermuara pada tema slice of (Ranma’s) life.

Chapter berjudul Cinta Sesaat adalah chapter yang cukup lucu. Selama ini kakek Happosai sangat gemar mencuri pakaian dalam wanita muda dan selalu menggoda gadis cantik. Beliau sangat mendambakan pasangan perempuan berambut panjang dan bermata besar. Ranma yang sudah lelah berurusan dengan Shan Pu memiliki ide mengenalkan kakek itu dengannya.

Eh eh eh ternyata Ranma bukan mengenalkan Happosai pada Shan Pu, melainkan pada Ke Lun alias nenek buyut Shan Pu. Tak disangka, peprjumpaan mereka berdua membuka tabis masa lalu tentang seorang pemuda pencuri yang merampas harta keluarga Ke Lun berbentuk gelang. Yang berbahaya di gelang yang dicuri Happy alias Happosai tersebut terdapat hal mengerikan.

Benar. Obat jatuh cinta yang dimasukkan dalam gelang itu… Orang yang meminumnya… Akan jatuh cinta pada lawan jenis yang pertama dilihatnya. (Halaman 21)

Mu Su hadir lagii! Ah saya menantikan kemunculan kembali lelaki rabun dekat yang jago silat ini. Pada chater berjudul Rencana Bebek Ranma, Mu Su bermaksud menghabisi Ranma melalui sebuah pertunjukan sirkus Cina. Ia ingin membuat Ranma mengalami kesialan yang ia alami ketika tercebur mata air kutukan sehingga ia menjadi bebek saat tersiram air dingin.

Ya benar. Rabun dekat Mu Su sangat parah sehingga ia dengan mudah tercebur ke mata air kutukan anak bebek. Pada chapter kali ini juga sangat terlihat bagaimana kesungguhan hati Mu Su ingin mengalahkan Ranma dan merebut hati Shan Pu gadis yang sejak lama ia cintai. Awalnya Ranma bermaksud mengalah. Namun kemudian ia urung melanjutkan rencananya.

Aku sudah lama jadi pemandu wisata di sini. Tapi, Tuan orang pertama yang mendadak… Melompat ke mata air. (Halaman 71)

Tsubasa Kurenai adalah chapter pembuka sebuah kisah rumi yang baru. Masih ingat Konji Ukyo si tukang okonomiyaki yang menjadi tunangan Ranma saat masih kecil? Ternyata urusan dengan Ukyo belum selesai. Kini muncul seseorang bernama Tsubasa Kurenai yang mengincar nyawa Ranma. Hal ini ia lakukan karena merasa Ranma telah merebut Ukyo yang ia cintai.

Tsubasa adalah teman sekolah Ukyo saat belum pindah ke SMU Furinkan. Kelembutan hati Ukyo membuat Tsubasa langsung jatuh cinta dan tak mau melepaskannya. Ukyo yang merasa risih akhirnya mengirimkan surat bahwa ia telah bertunangan dengan Ranma. Pada chapter ini ada sebuah twist yang cukup mengejutan tentang sosok Tsubasa Kurenai dan Ukyo dimasa lalu.

Hmp… Kalau soal Ukyo seorang wanita… Aku sudah tahu dari awal. Dengar, ya! Aku cuma tertarik pada wanita!! (Halaman 146)

Jilid kesepuluh ini awalnya cukup membosankan karena saya kurang begitu suka dengan karakter Happosai dan Ke Lun yang tidak sesuai dengan kaidah manusia pada umumnya. Belum lagi sifat Happosai yang mata keranjang dan menghalalkan segala cara demi berdekatan dengan gadis muda sangat menjengkelkan. Pantas saja Genma & Soun berniat membunuhnya.

Kemunculan Mu Su yang tiba-tiba membuat jilid ini menjadi menarik. Setelah sebelumnya ia kalah telak dari Ranma dan “hilang” dari peredaran, kemunculannya kali ini dengan kondisi mendapatkan kutukan bebek menjadi hal yang menggelikan. Meskipun saya bingung Mu Su menjadi bebek ataukah angsa. Tapi yang jelas tetap saja lucu melihat bebek pakai kacamata.

Plot twist yang terjadi pada kisah ketiga tidak akan saya singgung arena takut spoiler. Yang jelas saya cukup kaget mengetahui siapa Tsubasa Kurenai ini sebenarnya. Meskipun demikian, saya tidak yakin Tsubasa akan kembali muncul di jilid selanjutnya. Padahal ia termasuk tokoh unik yang tidak perlu mendapat kutukan mata air demi keunikannya itu. tunggu saja deh.

Setelah membaca sepuluh jilid Ranma ½ ini, kemunculan tokoh-tokoh baru membuat kisah hidup Ranma semakin rumit. Padahal sebelumnya juga sudah rumit sih dengan mata air kutukan itu. Kalau boleh memberikan spoiler sedikit, sebenarnya hal-hal rumit itu terjadi hanya karena satu alasan: salah paham. Kesalah pahaman membuat kesimpulan sepihak kemudian bertindak sesuai pikirannya sendiri. Hal ini yang jadi poin utama konflik Ranma ½. Ciao!

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Ranma ½ (Jilid 9)

coverranma9

Judul: Ranma ½ (Jilid 9)

Komikus: Takahashi Rumiko

Penerjemah: M Gunarsah

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 180

Terbit Perdana: 2006

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2006

ISBN: 9789792097153

cooltext-blurb

Balapan ratu duel katering diadakan. Ranma wanita, Akane, dan Shan Pu melakukan pertarungan besar mempertaruhkan tekad wanita!! Siapakah yang akan menang!? Tiba-tiba, muncul guru ayah Ranma dan Akane yang bernama Happosai. Kakek mata keranjang yang sangat parah!!

cooltext-review

*WASPADA! Review ini kemungkinan mengandung spoiler jilid sebelumnya!* Yahoooo. Jumpa lagi nih dengan review judul yang saya baca beberapa minggu terakhir ini. Yup, Ranma ½ sudah sampai jilid sembilan yang telah saya baca. Kali ini saya akan memberikan sedikit kesan tentang jilid yang memiliki sebelas chapter cerita di dalamnya. Psst, ada tokoh baru lagi lho~

Oh iya, sebelumnya perlu saya sampaikan bahwa saya tidak keliru menuliskan blurb di atas yang sama persis dengan blurb di jilid keenam. Hal itu saya ketahui saat melihat sendiri jilid sembiilan ini. Ternyata kesalahan ada pada penerbit Elex yang mencetak halaman blurb jilid keenam pada jilid sembilan. Bahkan ISBN dan barcode juga ikut salah. Jadi bukan salah saya ya.

Cerita pertama memiliki jumlah beberapa chapter. Salah satu chapter tersebut berjudul Never Give Up. Mengisahkan tentang Kunou Kodachi di Sekolah Putri Saint Habereke yang baru saja praktikum memasak, khususnya membat kue. Namanya saja sekolah putri, Kodachi buru-buru ijin pulang cepat dengan tujuan memberikan kue buatannya pada Ranma, orang yang ia suka.

Pada saat yang bersamaan, kelas Akane di SMU Furinkan juga baru saja selesai kelas memasak kue. Banyak anak lelaki yang ingin mencicipi kue buatan Akane. Namun, Akane tidak bersedia memberikannya pada orang lain selain Ranma. Sayangnya, Ranma merasa kue buatan Akane tidak enak. Tiba-tiba muncul Kodachi yang membuat segalanya menjadi rumit.

Aku ingin makan film negatifnya. Maukah kau buatkan untukku? Masakan film negatif… (Halaman 23)

Kisah selanjutnya diiringi dengan kemunculan tokoh baru. Adalah seorang gadis penjual okonomiyaki bernama Kounji Ukyou. Perempuan ini adalah teman masa kecil Ranma ketika sedang mengembara untuk berlatih bersama ayahnya. Ukyou yang dipanggil Ucchan oleh Ranma ini adalah anak perempuan seorang tukang okonomiyaki yang sering dihutangi Ranma.

Pertandingan Maut Okonomiyaki adalah chapter yang mengisahkan pertandingan Ranma dan Ukyou yang teramat dendam kepadanya. Satu hal bodoh yang tidak disadari Ranma adalah, Ukyou sesungguhnya seorang perempuan. Tidak sampai di situ saja, Ukyou ternyata telah disetujui menjadi tunangan Ranma ketika masih kecil. Waduh bagaimana ini?

Gerobak yang dicuri itu, jnji membawamu yang dilanggar itu… Semuanya kejahatan ayahku, ‘kan? Kenapa aku juga jadi sasaran…? (Halaman 86)

Setelah urusan pertandingan antara Ranma dan Ukyou berakhir dengan antiklimaks, kali ini muncul lagi Ryoga yang (lagilagi) ingin menantang Ranma bertarung. Tak tanggung-tanggung, ia menyerang Ranma secara langsung. Melihat tunangannya sedang diserang, Ukyou tidak tinggal diam dan melindungi Ranma. Hal ini sempat membuat hubungan keduanya panas.

Melihat ada sebuah celah yang bisa dimanfaatkan demi merebut tunangannya lagi, Ukyou akhirnya berinisiatif membuat Akane dan Ryoga berkencan. Chapter berjudul Surat Cinta yang Sempurna turut menyuguhkan bagaimana akhirnya Ryoga dan Akane kencan di kedai okonomiyaki milik Ukyou. Melihat hal ini, Ranma jadi tidak rela Akane “direbut” dari dirinya.

Kencan pertama? Dia mau dekatkan aku dengan cowok lain… Untuk membatalkan pertunanganku! Siapa yang mau diatur begitu!? (Halaman 145)

Well well well. Saya cukup suka dengan kemunculan Kunou Kodachi lagi di chapter ini. setelah pada chapter kedua ia langsung lenyap setelah pertandingan senam ritmik, kemunculannya setelah tujuh jilid berlalu membuat cerita makin menarik. Terlebih sifatnya yang sangat naif dan menghalalkan segala cara agar berdekatan langsung (secara fisik) dengan Ranma sangat hmm.

Banyak berbagai hal yang sangat kebetulan kalau dipikir-pikir selama membaca Ranma ½ ini. Namanya juga cerita fiktif, memang tidak salah jika kebetulan-kebetulan merupakan hal yang sangat lumrah. Hanya saja, kebetulan yang terlalu pas dan terjadi berulang-ulang juga menjadi kurang nyaman dibaca. Ditambah beberapa karakter dibuat terlalu “bodoh” dan tidak peka.

Seperti apa contohnya? Kebetulan SMU Furinkan dan Sekolah Putri Saint Habereke sama-sama mengadakan kelas memasak. Kebetulan Ranma yang mengejar Kodachi harus tersungkur dan ada kontak fisik. Kebetulan Gosunkugi mengambil foto keduanya yang dimanfaatkan Kodachi sebagai ancaman. Dan kebetlan pula Akane tidak peka memperhatikan sekelilingnya. Huft.

Kemunculan Ukyou sang tukang okonomiyaki yang berstatus sebagai tunangan Ranma ketika amsih kecil dan menuntut balas ketika sudah cukup dewasa membuat cerita menjadi seakin rumit. Kalau dipikir-pikir, Ranma ini menjadi hareem deh. Sejauh ini ada Akane, Shan Pu, Kodachi, dan Ukyou yang menyukainya. Padahal Ranma teratrik pada satu orang saja.

Sedangkan Akane yang disukai Ranma, Kunou, Ryoga, dan Gosunkugi kurang tergali selayaknya hareem versi Ranma. Apakah ini artinya peran Akane tak lebih dari pasangan Ranma saja ataukah sang mangaka tak ingin membuat kisah cinta Akane lebih menarik daripada sang tokoh utama yaitu Saotome Ranma itu sendiri. Entahlah saya juga tak tahu.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Ranma ½ (Jilid 8)

coverranma8

Judul: Ranma ½ (Jilid 8)

Komikus: Takahashi Rumiko

Penerjemah: M Gunarsah

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 180

Terbit Perdana: 2006

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2006

ISBN: 9789792095852

cooltext-blurb

Karena yakin mampu memerankan Juliet, Akane tampil dalam kontes drama. Ternyata, yang jadi pemeran Romeo adalah Happosai dan Kak Kunou. Ranma ikut karena mendengar pemenangnya akan dapat hadiah wisata ke Cina!

cooltext-review

*WASPADA! Review ini kemungkinan mengandung spoiler jilid sebelumnya!* Kisah hdup Ranma yang memiliki dua wujud fisik diri masih berlanjuuut. Kali ini saya sudah memasuki jilid kedelapan. Ada sebelas chapter yang dimuat di tankoubon ini. Isi ceritanya masih berupa kisah-kisah slice of life yang acak alias tidak runtut secara waktu. Yuk mari simak saja dulu…

Tak Butuh Bantuan adalah chapter ketika terjadi tragedi pencurian papan nama perguruan milik keluarga Tendo. Saya tidak tahu mengapa hilangnya papan nama ini membuat Akane dan keluarga Tendo yang lain merasa murka. Akane sampai berniat menghabisi sang pencuri yang menantangnya berduel. Bukankah lebih mudah jika membuat yang baru saja ya? Hmmm.

Di sisi lain, Shan Pu tiba-tiba hadir membawa sebungkus bubuk mata air instan yang membuat siapapun menjadi laki-laki setelah mengguyurkan air yang telah ditaburi bubuk itu. Tentu saja Shan Pu sudah merencanakan akan memberikannya pada Ranma asalkan pemuda itu berkenan kencan dengan Shan Pu. Mau tidak mau Ranma menerimanya. Tapi suatu tragedi terjadi…

Orang itu kuat. Paling tidak… Dia bukan lawan yang bisa dikalahkan Akane. (Halaman 30)

Meninggalkan hiruk pikuk bubuk mata air instan dan pencuri papan nama perguruan, chapter berjudul Battle Royale – Romeo ini terasa sangat menarik. Akane sangat suka bermain drama, namun, sejak SD ia selalu mendapatkan peran maskulin. Hal ini membuatnya menolak mentah-mentah permintaan klub drama yang memintanya bermain pada kontes drama antar sekolah.

Yang mengejutkan, ternyata pemain yang dicari untuk peran Juliet. Akane yang sangat ingin memerankan gadis anggun dan lembut akhirnya menerima tawaran itu. Sayangnya, keputusan itu membuat Kunou Tatewaki, Gosunkugi Hikaru, dan kakek Happosai berniat menjadi Romeo. Ranma tak tinggal diam dan ikut serta karena iming-iming hadiah wisata Cina gratis. Benarkah?

I, ini kan drama… Lakukanlah pertandingan di panggung… Orang yang bertahan di pentas sampai akhir… Dialah Romeo yang sebenarnya! (Halaman 81)

Pada jilid kedelapan ini, Ryoga hadir kembali. Ia membawa sebuah peta yang sangat berharga. Chapter berjudul Cari Mata Air Laki-Laki Jepang ini mengisahkan bagaimana Ryoga ingin menemukan mata air yang bisa membuat siapapun menjadi pria setelah menceburkan diri di dalamnya. Sehingga ia tidak perlu pergi ke Cina hanya untuk mata air kutukan itu.

Perjumpaannya dengan Ranma akhirnya melibatkan Ranma yang juga ingin menemukan mata air itu. Yang sulit addalah ternyata mata air itu ada di lingkungan SMU Furinkan tepatnya di bawah ruang ganti wanita. Bisa dibayangkan bagaimana trik dan ide yang dilakukan Ranma dan Ryoga agar bisa menyelinap ke ruang ganti wanita dan mencari mata air itu. Hahahaha.

Membantuku!? Yang benar saja! Maksudmu… Kamu ingin ikut, ‘kan? Aku tak butuh bantuan! Toh, aku yang punya peta. Pokoknya, aku sendiri yang akan kembali jadi laki-la… (Halaman 141)

Jilid kedelapan ini masih seru meskipun satu rangkaian cerita tidak berkaitan langsung dengan jalinan cerita yang lain. Yang masih satu koridor adalah sang mangaka tetap memberikan porsi penampilan karakter yang telah muncul sebelumnya dan berhak menjadi tokoh tetap alias bukan slonong boy numpang lewat ala kadarnya. Hal ini cukup menyenangkan diikuti.

Mengenai interaksi antara Ranma dan Akane yang saya rasa menjadi satu-satunya benang merah yang akan bermuara hingga akhir cerita Ranma ½, masih belum menampakkan perkembangan yang signifikan hingga akhir jilid ini. Keduanya masih benci-tapi-peduli-meskipun-gengsi-mengakui. Mereka berdua selalu bertengkar pada hampir setiap kesempatan.

Meskipun demikian, mereka berdua juga terlihat saling peduli. Misalnya Ranma yang tidak ingin membiarkan Akane terluka saat berduel dengan si pencuri papan nama padahal ia sedang kencan ataupun Akane yang bersedia mengorbankan harga dirinya demi membuat Ranma memenangkan hadiah wisata Cina yang ia idam-idamkan sejak awal kontes drama.

Formula benci-tapi-peduli-meskipun-gengsi-mengakui ini sesungguhnya sangat menyebalkan dan membuat gemas. Namun, kalau dipikir-pikir justru hal itu yang membuat penasaran bagaimana akhir hubungan keduanya. Meskipun semakin ke sini, cerita yang disuguhkan sudah mulai stabil dan hanya berkutat pada eksplorasi karakter yang sudah muncul dahulu.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Ranma ½ (Jilid 7)

coverranma7

Judul: Ranma ½ (Jilid 7)

Komikus: Takahashi Rumiko

Penerjemah: M Gunarsah

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 178

Terbit Perdana: 2006

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2006

ISBN: 9789792094251

cooltext-blurb

Balapan ratu duel katering diadakan. Ranma wanita, Akane, dan Shan Pu melakukan pertarungan besar mempertaruhkan tekad wanita!! Siapakah yang akan menang!? Tiba-tiba, muncul guru ayah Ranma dan Akane yang bernama Happosai. Kakek mata keranjang yang sangat parah!!

cooltext-review

*WASPADA! Review ini kemungkinan mengandung spoiler jilid sebelumnya!* Jilid ketujuh ini sama dengan jilid sebelumnya dalam hal jumlah chapter yang terkandung di dalamnya. Sebelas chapter yang disuguhkan di jilid ini menyimpan kejutan yang tak terduga. Hal ini disebabkan oleh munculnya tokoh baru yang sangat unik sekaligus menyebalkan. Penasaran kan?

Balap Duel Katering adalah chapter pertama yang mengisahkan pertarungan tiga tokoh wanita komik ini yaitu Akane, Shan Pu, dan Ranma versi cewek. Ketiganya bertarung dalam pertandingan balapan ratu duel katering. Inti pertandingan ini adalah adu cepat mengantarkan makanan pada rumah yang ditunjuk oleh panitia. Lucunya, orang tersebut sangat tidak asing.

Dengar, gunakan kesempatan ini untuk mendapatkan Tuan Pengantin. Biarkan dia merasakan dalamnya ilmu katering. (Halaman 18)

Bangkitnya Kejahatan adalah babak baru yang harus dialami keluarga Tendo dan keluarga Saotome. Guru Happosai, orang yang menjadi mentor Genma dan Soun dimasa lalu. Akibat sebuah tindakan yang sangat “keras”, keduanya menyingkirkan Happosai di sebuah lubang yang ditutup batu. Tak disangka, sang guru bangkit kembali dan meneror kedua keluarga ini.

Tenang. Aku datang bukan untuk balas dendam. Aku juga sudah tua. Aku ingin melatih salah satu dari kalian… (Halaman 80)

Kemarahan Happosai adalah salah satu chapter yang menghadirkan tingkal laku sang kakek yang sangat tidak bermoral. Ia sangat hobi mengintip para gadis muda demi kesenangannya sendiri. Sampai-sampai Ranma menjulukinya sebagai kakek cabul. Bahkan saking cabulnya, ia memiliki Gejala Pantangan yang membuatnya sangat lemah apabila tidak menyentuh wanita. Ckckckck.

Kamu bisa bicara begitu karena tidak tahu kengerian sebenanrnya dari kemarahan guru. (Halaman 141)

Cerita tentang pertandingan balapan ratu duel katering menurut saya adalah sebuah kisah yang lucu dan terlalu ajaib. Sebuah pertandingan yang khusus diikuti oleh kaum hawa membuat ketiga tokoh (agak) utama di komik ini bisa berpartisipasi. Jurus yang dikeluarkan Shan Pu sepanjang pertandingan terasa sangat ajaib karena membuat peserta lain menjadi kesulitan.

Penunjukan rumah yang menjadi garis finish oleh panitia mmebuat saya langsung menggumam “kok ya kebetulan banget nih” berkali-kali. Pun demikian ketika tiga peserta tercepat (kita semua tahu lah ya siapa saja) sudah memasuki rumah target namun akhirnya penentuan juaranya harus melebar ke mana-mana. Cukup antiklimaks juga sih menurut saya.

“Kebangkitan” kakek Happosai setelah “tertimbun” di kaki gunung adalah hal yang (lagi-lagi) cukup fenomenal. Meskipun ia adalah kakek tua, kepandaiannya dalam hal silat dan kung fu jelas sangat lebih baik dibandingkan Ranma, Genma, Soun, dan yang lainnya. Tetapi hobinya mengintip gadis muda dan mencuri pakaian dalam wanita memang sangat menyebalkan.

Dari segi cerita, saya masih menikmati. Apa lagi munculnya Happosai yang mata keranjang namun tangguh bertarung juga menjadian cerita lebih seru lagi. hanya saja, saya masih agak terganggu dengan penggambaran kakek Happosai dan nenek buyut Shan Pu yang seperti anak-anak tetapi kerutan yang cukup banyak. Jadi sedikit aneh sih melihatnya. Hmm.

Oh iya, saat membaca komik ini, saya mendapat gangguan yaitu setelah halaman 124 langsung melompat ke halaman 141. Setelah saya telusuri, ternyata halaman 125 hingga 140 ada di bagian belakang setelah halaman terakhir. Salah posisi di akhir ini cukup menjengkelkan sih. Tetapi masih lebih baik daripada halaman hilang. Paling tidak masih mendingan daripada hilang.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Ranma ½ (Jilid 6)

coverranma6

Judul: Ranma ½ (Jilid 6)

Komikus: Takahashi Rumiko

Penerjemah: M Gunarsah

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 180

Terbit Perdana: 2006

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2006

ISBN: 9789792092523

cooltext-blurb

Ranma mendapat masalah sejak munculnya Nenek buyut Shan Pu. Karena totokan daya tahan panas, dia berusaha mati-matian mendapatkan pil phoenix. Tambah lagi, Ryoga yang menjadi saingannya, dilatih jurus maut Totokan Ledakan oleh nenek buyut untuk berduel dengan Ranma.

cooltext-review

*WASPADA! Review ini kemungkinan mengandung spoiler jilid sebelumnya!* Haloo. Jumpa lagi dengan postingan yang berisi ulasan sekaligus kesan-kesan yang saya alami selama membaca komik Ranma ½ jilid keenam. Tidak terasa saya sudah cukup banyak membaca serial ini. saya tidak tahu komik ini akan tamat pada jilid berapa, jadi mari nikmati saja ya.

Komik jilid keenam ini memiliki sebelas chapter. Cukup banyak juga untuk kuran tankoubon utuh. Jilid ini dibuka dengan kondisi Ranma yang masih tidak bisa berubah kembali menjadi laki-laki. Ada apa gerangan? Hal ini akibat ulah nenek buyutnya Shan Pu yang memberikan jurus Totok Daya Tahan Panas yang membuat Ranma tidak bisa menyentuh air panas.

Perang Laut Memperebutkan Mempelai Pria adalah chapter yang mengisahkan perjuangan Ranma mengejar si nenek hingga ke pantai. Tak disangka disana ada pertadingan memecahkan semangka. Selain berusaha mengalahkan nenek itu, Ranma juga berambisi mengambil pl phoenix yang disinyalir bisa mengembalikannya seperti sedia kala. Berhasilkah Ranma?

Ucapan terima kasih atas latihanmu selama ini… kukembalikan semuanya padamu!! Hehehe… Kenapa, Nek? Gerakanmu lamban. Sudah makin tua, ya!? (Halaman 23)

Setelah gagal merebut pil phoenix, pembaca aan dibawa pada chapter Totokan Ledakan. Kali ini lawan lama Ranma, Ryoga, mengirimkan surat tantangan dan berambisi mengalahkan Ranma. Sayangnya ia kalah telak dengan mudah. Mengetahui hal ini, nenek buyut Shan Pu menawarkan diri melatih Ryoga sebuah jurus bernama Totokan Ledakan yang sangat hebat.

Semua benda yang ada di alam semesta ini… punya titik ledakan. Termasuk katak, jangkrik, dan serngga air. Tentu saja, tubuh manusia juga. (Halaman 92)

Kisah terkhir sebagai penutup jilid keenam ini cukup unik. Alkisah ada seorang pria dari keluarga Daimonji hendak dinikahkan dengan Miyako Ooji Satsuki. Kedua kelarga ini sangat gemar mengadakan upacara minum teh. Keduanya memiliki aliran upacara yang berbeda yaitu Aliran Miyako Ooji Satsuki dan Aliran Daimon. Sayang, si pria tidak bisa menikahi “Satsuki”.

Jurus Upacara Teh adalah chapter di mana Ranma cewek terpaksa berurusan dengan keluarga Daimonji dan mengalahkan “Satsuki” agar si pria tidak mengganggu Ranma lagi. meskipun Ranma jago silat, ketentuan utama upacara minum teh yang mewajibkan petarung duduk bersila sangat merepotkan. Nah, bagaimana akhir pertarungan ini? Bagaimana nasib Ranma?

Ba-gai-ma-na-pun ju-ga aku tak bisa mencintainya… Untuk membatalkannya… Aku harus membawa wanita yang kupilih untuk bertarung dengan calon istriku dalam upacara teh… (Halaman 145-146)

Nenek buyut Shan Pu ternyata tidak mudah menyerah meyakinkan Ranma agar mau menikahi cicitnya itu. berbagai cara ia lakukan termasuk cara yang kotor sekalipun. Bahkan kesediannya melatih Ryoga dengan sangat intensif di pegunungan ternyata hanya kedok belaka agar keinginannya melihat Ranma dan Shan Pu bersanding di pernikahan dapat terlaksana.

Sedangkan cerita kedua tentang upacara minum teh keluarga Daimonji terasa cukup out of the box. Di cerita ini cukup terasa Ranma dan Akane menjadi tokoh figuran di belakang si pria Daimonji dan “Satsuki” yang ternyata diluar dugaan. Sebuah upacara minum teh yang seharusnya lembut dan anggun justru dijadikan pertarungan mempertahankan sikap diri.

Yang saya suka dari jilid ini adalah akhir cerita yang tidak menggantung. Saya sebenarnya agak nganu dengan komik berseri yang sengaja membuat cerita terakhir menggantung dan harus membaca jilid selanjutnya untuk tahu kelanjutannya. Saya lebih menikmati komik berseri yang setiap jilidnya ada titik akhir yang jelas. Hal ini lebih memuaskan daripada digantungkan. Hiks.

Sepertinya resep memnculkan tokoh baru yang hanya tampil sekilas masih digunakan sang mangaka. Pada jilid ini terlihat sekali bahwa tokoh pria Daimonji dan Satsuki bukanlah karakter yang akan bertahan lama dan akan menghilang seiring berakhirnya jilid keenam ini. meskipun saya agak jenuh dengan pola ini, saya masih bisa menerimanya dengan lapang dada.

Akhir kata, saya masih terus menantikan jildi selanjutnya dari komik Ranma ½ ini. masih penasaran apakah Ranma kelak akan menjadi lelaki sesungguhnya dan mendapatkan akhir cerita yang memuaskan dengan Akane, ataukah ia harus menelan pahitnya kenyataan yang tidak sesuai dengan angan pembaca macam saya ini. Entahlah. Terus pantau ulasan saya ya.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Ranma ½ (Jilid 5)

coverranma5

Judul: Ranma ½ (Jilid 5)

Komikus: Takahashi Rumiko

Penerjemah: M Gunarsah

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 180

Terbit Perdana: 2006

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2006

ISBN: 9789792091939

cooltext-blurb

Kelemahan besar Ranma terungkap. Tragedi baru menyerang Ranma yang berusaha keras untuk mengatasi titik kelemahannya. Shan Pu yang seharusnya sudah pulang ke Cina, kembali muncul. lalu, pria bernama Mu Su mengejar-ngejar Shan Pu. Situasi semakin kacau!!

cooltext-review

*WASPADA! Review ini kemungkinan mengandung spoiler jilid sebelumnya!* Sebelas chapter yang disuguhkan di jilid kelima ini terasa cukup padat jika dibandingkan jilid-jilid sebelumnya. Panjang chapter terasa semakin singkat dengan bukti jumlah halaman yang lebih sedikit namun memuat lebih banyak chapter. Meskipun demikian, sensasi serunya cerita masih bisa dinikmati.

Awal komik ini dibuka dengan tindak-tanduk Gosunkugi Hikaru, teman sekelas Ranma dan Akane yang mencari tahu tentang kelemahan Ranma agar bisa mengalahkannya dan merebut Akane. Ya benar, chapter berjudul Titik Kelemahan Ditemukan mengisahkan betapa Gosunkugi sangat menyukai Akane. Sampai-sampai, ia berkoalisi dengan Kunou agar rencananya tercapai.

Aku sudah dengar. Katanya, beberapa hari yang lalu kamu pingsan di sekolah. Aku tidak mendidikmu untuk jadi pria selemah itu!! (Halaman 23)

Sama Siapa Pun Mau adalah chapter yang memuat tentang Ranma yang telah “berubah” menjadi sesuatu yang paling ditakutinya. Akibat “perubahan” yang tidak direncanakan ini, Ranma secara kebetulan mencium Akane yang akhirnya justru membuat gadis ini merasa canggung. Meskipun ia sadar bahwa kejadian itu diluar kendali Ranma, ia masih kepikiran sekali.

Iya ya… Kenapa aku harus pusing? Semua salah Ranma… Ya. semua salah Ranma. Aku mau pulang. Baiklah sesampainya di rumah, akan kuhajar Ranma… (Halaman 73)

Kehidupan Ranma kembali bergejolak saat kedatangan nenek buyut Shan Pu yang berupaya membuatnya menikahi Shan Pu. Padahal sebelumnya Shan Pu telah mengucap salam perpisahan dan kembali ke Cina. Namun, siapa sangka disana ia bertarung dengan nenek buyutnya sendiri di mata air kutukan. Dan bisa dipastikan bahwa Shan Pu mendapat kutukan.

Kegaduhan tak berhenti sampai di situ. Teman masa kecil Shan Pu bernama Mu Su tiba-tiba menyusul ke Jepang dan ingin mengalahkan Ranma. Meskipun cowok ini rabun dekat, ia punya sederet jurus khusus seperti tinju bangau putih, tinju telur ayam, tendangan burung kasuari, dan jurus rahasia cakar elang saat melawan Ranma pada chapter Pertunjukan Pertarungan.

Waktu jadi wanita, jangkauan tangan dan kakinya jadi pendek. Fatal sekali dia tida menyadarinya. (Halaman 129)

Lagi-lagi kedatangan tokoh baru tru membuat cerita semakin berkembang. Saya termasuk pembaca yang tertipu ketika jilid keempat yang lalu Shan Pu mengucapkan selamat tinggal, tetapi tiba-tiba jilid kelima ini dia datang lagi. Bawa-bawa nenek buyut dan teman sepermainan pula. Duh rameee. Satu hal yang cukup unik adalah postur nenek Shan Pu yang…unik hahaha.

Hingga jilid kelima ini sebenarnya saya masih meraba-raba inti cerita komik ini akan seperti apa. Apakah berhenti pada Akane dan Ranma yang dijodohkan ataukah ada sebuah benang merah yang saling terkait antara kejadian satu dengan kejadian yang lain. Hal ini saya rasakan ketika mengetahui tokoh yang muncul silih berganti dan (seringnya) hanya muncul sekilas.

Segi cerita sesungguhnya masih sama menariknya dengan jilid sebelumnya. Namun, saya merasa sang mangaka mulai terlihat menghemat penceritaan dengan memenggal chapter sedikit lebih cepat. Ada beberapa chapter yang saya rasa masih bagus jika digabungkan jadi satu alih-alih memisahkannya pada chapter yang berbeda. Agak membuat geregetan sih hehe.

Banyaknya tokoh yang statusnya kurang jelas apakah utama ataupun pendukung jadi membuat jilid ini sedikit bias. Selain Ranma, saya merasa tokoh yang lain memiliki porsi yang sama. Bahkan Akane yang sejak awal akan menjadi pemeran utama wanita jadi sedikit bergeser menjadi karakter pendukung Ranma. Saya jadi bingung dengan posisi Akane ini. Huft.

Meskipun demikian, jilid ini masih mengagumkan kok. jurus yang dikeluarkan Mu Su juga unik-unik namanya. Saya salut pada sang penerjemah yang bisa menerjemahkan dengan apik namun tetap keren dan tidak kaku. Good job. Saya maskin penasaran bagaimana kelanjutan kehidupan Ranma yang menjalani dua kelamin ini kedepannya. Stay tune terus ya~

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Ranma ½ (Jilid 4)

coverranma4

Judul: Ranma ½ (Jilid 4)

Komikus: Takahashi Rumiko

Penerjemah: M Gunarsah

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 188

Terbit Perdana: 2006

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2006

ISBN: 9789792088465

cooltext-blurb

Seorang gadis cantik bernama Shan Pu tiba-tiba muncul untuk membunuh Ranma. Sementara itu, Ranma laki-laki malah dicintai Shan Pu yang memberinya ciuman ‘I love you’. Apa yang akan terjadi?

cooltext-review

*WASPADA! Review ini kemungkinan mengandung spoiler jilid sebelumnya!* Sejauh ini saya tetap suka cerita yang diusung Ranma ½ ini. jilid keempat kali ini memiliki jumlah chapter paling banyak dibandingkan pertama hingga ketiga. Sepuluh chapter yag disuguhkan sudah makin berkembang dengan tambahan beberapa tokoh baru. Penasaran siapa saja? Simak yuk.

Melanjutkan akhir kisah di jilid ketiga, jilid keempat ini dibuka dengan chapter Tak Kan Kulepaskan Tangan Ini yaitu pertandingan free skate antara Saotome Ranma dan Tendo Akane melawan Mikado Sanzenin dan Shiratori Asuza. Pasangan SMU Kholkoz ini sangat tangguh. Bahkan keduanya memiliki jurus mematikan bernama Reverse Matchmaker on Ice.

Benar! Tehnik keahlian terdahsyat dari pasangan Mikado Sanzenin dan Shiratori Asuza adalah… menghancurkan pasangan!! (Halaman 5)

Ciuman Maut adalah awal babak baru kehidupan Ranma dan Akane. Pertandingan free skate yang berhasil diluar dugaan membuat keduanya dan juga Ryoga sedikit pening. Tiba-tiba muncul seorang gadis bernama Shan Pu yang memiliki tujuan membunuh Ranma cewek persis seperti Ryoga. Hal ini adalah lanjutan dari sebuah tragedi di masa lalu ketika Ranma di China.

Suku pendekar wanita punya harga diri yang sangat tinggi. Kalah dari orang luar… adalah penghinaan yang melebihi kematian! (Halaman 94)

Shan Pu yang Mematikan merupakan sebuah chapter yang isinya sangat mengejutkan. Kondisi yang semakin rumit karena ketidaktahuan Shan Pu yang ingin membunuh Ranma cewek sekaligus mencintai Ranma cowok turut menyeret Akane dalam pusaran konflik. Pertarungan satu lawan satu keduanya memunculkan jurus totokan cuci rambut oleh Shan Pu. Apa itu?

Menggunakan sampo yang diramu secara khusus dan mengatur ingatan dengan cara menekan titik tertentu pada kepala. Jurus yang mengerikan. (Halaman 151)

Kehadiran Shan Pu dalam kehidupan Ranma dan Akane membuat jalinan cerita semakin seru. sejauh ini, total ada tiga orang yang ingin membunuh Ranma yaitu Kunou, Ryoga, dan Shan Pu. Bedanya, Shan Pu ini sedikit-sedikit menggunakan aksi anarkis. Memang kekuatannya hebat. Ia sanggup merusakkan dinding sekolah, rumah, restoran, atau fasilitas umum lainnya. Super.

Kalau diingat-ingat, hampir semua tokoh penting di komik ini kuat semua dalam hal bela diri dan perjuangan. Sayangnya, kekuatan mereka terlihat cukup lebay karena pada beberapa bagian digambarkan mereka sekali memukul bisa menerbangkan lawan. Namun, karena ini bisa disimbolkan sebagai hal yang lucu, justru menjadi menggelikan.

Sayang sekali beberapa tokoh dibuat hanya sekali lewat. Misalnya Azusa dan Mikado. Padahal karakter mereka berdua sudah cukup unik dan berbeda dengan tokoh lain. Saya harap mereka berdua akan muncul lagi dalam kemasan cerita yang berbeda. Meskipun demikian, kehadiran tokoh-tokoh lain kalau dipikir-pikir juga tidak terlalu mengecewakan.

Kalau bicara tentang terjemahan, saya suka sekali. Terjemahannya tidak kaku dan sanggup menyampaikan kalimat yang sinkron dengan gambar sang mangaka. Kosa kata yang digunakan juga cukup beragam sehingga tidak terjebak pada kata-kata yang itu saja. Secara umum, saya suka jilid ini. Makin penasaran apa yang akan dilakukan Shan Pu nantinya.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Ranma ½ (Jilid 3)

coverranma3

Judul: Ranma ½ (Jilid 3)

Komikus: Takahashi Rumiko

Penerjemah: M Gunarsah

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 188

Terbit Perdana: 2006

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2006

ISBN: 9789792086294

cooltext-blurb

Pertandingan senam pertarungan terjadi antara SMU Furinkan tempat Ranma dan Akane bersekolah melawan SMU Putri Hebereke tempat Kodachi, si Mawar Hitam!! Akane menerima tantangan itu, namun karena cedera, Ranma harus menggantikannya!!

cooltext-review

*WASPADA! Review ini kemungkinan mengandung spoiler jilid sebelumnya!* Kehidupan sehari-hari Ranma dan Akane masih terus berlanjut. kali ini saya akan mengula jilid ketiga serial Ranma ½. Jilid nomor tiga ini mempunyai sembilan chapter yang saling berkaitan satu sama lain. Saya tak akan mengulas semuanya jadi akan saya ambil yang mengesankan.

Kunou Kodachi adalah tokoh baru yang sempat muncul pada bab terakhir jilid kedua yang lalu. Chapter berjudul Cinta Mawar Hitam, Kodachi menantang SMU Furinkan bertanding senam ritmik. Pada dasarnya ini adalah bentuk olah raga yang bisa menyerang lawan namun dilarang menggunakan tangan kosong. Kodachi menantang Akane dengan Ranma sebagai taruhannya.

Kehidupan SMU Putri berwarna abu-abu yang hambar dan tidak bergairah. Hubungan pria wanita yang indah, yang pernah kulupakan. Ooh! Sdah lama kutunggu pertemuan indah seperti ini. (Halaman 20)

Aku Menyerah adalah babak akhir pertarungan antara Ranma versi cewek (karena Akane cedera) melawan Kodachi sang Mawar Hitam. Ambisinya memenangkan pertandingan membuat Kodachi menghalalkan segala cara termasuk menggunakan alat-alat berbahaya untuk menghabisi Ranma. Untung saja Ranma sangat jeli melihat hal tersebut. Bagaimana akhirnya?

Ooh! Ada kerumunan pesenam di bawah ring!! Ternyata rahasia ring bergerak itu adalah tenaga manusia!! (Halaman 93)

Pertandingan senam ritmik berakhir. Kali ini ada babak baru ketika secara tidak sengaja Ranma dan Akane ditantang bertanding free skate oleh sepasang jagoan ice skating dari SMU Kolkhoz yaitu Shiratori Asuza dan Sanzenin Mikado. Chapter berjudul Bibir yang Membingungkan membuka sebuah kejadian yang sangat mengejutkan yang dialami Ranma cewek hahahaha.

Berisik! Orang yang melakukan itu padaku… Mana bisa kukalahkan dalam sekali pukul. (Halaman 154)

Jilid ketiga ini masih saja seru sekaligus menggelikan. Ranma yang kuat namun dalam beberapa hal masih sangat menyedihkan adalah kombinasi yang baik dan realistis. Sebagai contoh Ranma memang lihai bela diri kung fu, namun kemampuannya dalam hal free skate masih nol besar. bahkan ia dikalahkan Akane yang sudah pandai meluncur.

Jalinan kisah asmara antara Akane dan Ranma sampai jilid ini masih jalan di tempat meskipun ada secuil erkembangan yang tidak signifikan. Mereka berdua yang dijodohkan orang tua namun menolak lambat laun sudah bisa berdamai satu sama lain pada beberapa kondisi. Namun ketika sudah emosi, mereka berdua selalu bertengkar. Helah.

Kehadiran Kodachi yang notabene adalah adik Kunou Tatewaki turut membuat cerita menjadi lebih berwarna. Kelihaiannya yang piawai memainkan peralatan senam tidak sebanding dengan minimnya pengalaman cinta yang pernah ia rasakan. Hanya karena ditolong oleh Ranma (karena kesalahan Ranma juga sih), Kodachi langsung jatuh cinta pada pandangan pertama.

Mengenai pertandingan free skate, sangat terlihat bahwa Shiratori Asuza dan Sanzenin Mikado bukanlah lawan yang mudah. Akane yang tidak terlalu mahir bersama Ranma yang bahkan berhenti saat skating saja belum bisa harus berusaha sekuat tenaga. Lantas bagaimana kelanjutan pertandingan mereka? Simak ulasan saya pada jilid selanjutnya ya~

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Ranma ½ (Jilid 2)

coverranma2

Judul: Ranma ½ (Jilid 2)

Komikus: Takahashi Rumiko

Penerjemah: M Gunarsah

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 188

Terbit Perdana: 2006

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2006

ISBN: 9789792083149

cooltext-blurb

Seorang pria bernama Ryoga Hibiki yang memiliki dendam pada Ranma Muncul. penyebabnya roti kari!? Alasannya tidak jelas, tapi pertarungan keduanya berlanjut!! Akane terlibat sehingga rambutnya terpotong. Situasi menjadi gawat!! Akhirnya alasan dendam Ryoga terjelaskan!!

cooltext-review

*WASPADA! Review ini kemungkinan mengandung spoiler jilid sebelumnya!* saya suka dengan komik Ranma ini. setelah selesai menyelesaikan jilid pertama, saya lanjtkan ke jilid kedua. Sembilan chapter yang disuguhkan pada jilid ini masih tetap lucu dan seru. Apa lagi pada jilid ini ada sebuah momen yang sangat mengejutkan. Penasaran? Check this out.

Jilid kedua kali ini ada tokoh baru yaitu Hibiki Ryoga. Chapter yang berjudul Pria yang Mengejar Ranma mengisahkan kehadiran Ryoga secara tiba-tiba di SMU Furinkan setelah berhari-hari tersesat di wilayah lain. Dengan dendam membara, ia berniat menghabisi Ranma karena dirasa telah mengkhianati janji duel ketika Ranma masih sekolah di tempat kelahirannya.

Kamu!! Kamu pikir aku jalan santai selama empat hari!? Kamu tahu tidak, betapa sengsaranya aku berjalan sampai tiba di tujuan!! (Halaman 40)

Pertarungan antara Ranma dan Ryoga masih berlanjut hingga chapter berjudul Walaupun Tidak Terluka. Meskipun di masa lalu Ryoga selalu kalah telak oleh Ranma ketika berebut roti di kantin sekolah, kali ini Ryoga sangat kuat. Kemampuannya yang tangguh membuat Akane mencemaskan Ranma. Yang tidak diduga, sebuah insiden saat duel merenggut rambut Akane.

Aku tidak mau tahu lagi! Mulai sekarang, kita tidak punya hubungan apa-apa lagi…! (Halaman 96)

Setelah berkali-kali mengelak untuk menjelaskan alasan pasti mengapa Ryoga membenci Ranma akhirnya pada chapter Wajar Jika Dendam terjelaskan sudah sebab musabab Ryoga mendaki gunung lewati lembah demi membunuh Ranma. Hal ini berkaitan erat dengan tragedi di mata air kutukan Zhou Quan Xiang yang membuat Ryoga bisa “berubah wujud” juga. Ups.

Tunggu dulu! Waktu itu kau ditabrak wanita aneh sampai jatuh ke mata air, ‘kan!? Kalau begitu, kamu salah kalau dendam padaku… Kalau mau, dendamlah pada panda dan wanita… (Halaman 150-151)

Selain chapter tentang hadirnya Ryoga Hibiki di kehidupan Ranma dan Akane, chapter terakhir mengisahkan seorang tokoh baru yang dijuluki Mawar Hitam dari Sekolah Putri Saint Hebereka. Ia merupakan perwakilan pertandingan senam ritmik antar sekolah. Karena ketangguhannya, ia mengintimidasi tim lain termasuk tim dari SMU Furinkan. Kelanjutannya?

Saya tidak akan berbicara banyak karena lebih seru jika membacanya sendiri. Secara umum, saya suka dengan jilid kedua ini, jauh lebih suka dibandingkan jilid pertama. Hal ini khususnya ketika mengetahui betapa “parahnya” Ryoga setelah terkena kutukan mata air dan kondisinya yang selalu tersesat bahkan ketika pergi ke tempat yang dekat. Saya ngakak dibuatnya.

Selain itu, sedikit perubahan sikap antara Ranma dan Akane membuat jilid kedua ini lebih menggemaskan. Awalnya mereka berdua saling membenci, tetapi kali ini mereka sedikit lebih perhatian satu sama lain. Meskipun demikian, saya rasa keduanya akan menjadi tipikal orang yang tidak bisa jujur pada perasaannya masing-masing alias benci tapi cinta. Cieee.

Chapter terakhir yang mengisahkan hadirnya Ryoga pada kehidupan Akane dan Ranma memang belum menyelesaikan tujuannya secara lugas. Bahkan hadirnya chapter terakhir yang menghadirkan perempuan muda yang cukup jahat turut membuat saya penasaran. Kira-kira siapa perempuan ini? Kemampuannya dalam bidang senam ritmik tentu bukan hal yang remeh.

Saya suka bagaimana sang mangaka mengemas cerita kehidupan Ranma ini menjadi lucu namun tidak membosankan. Setiap karakter diciptakan unik dan menarik. Tentu saja “kutukan” yang diidap Ranma, Genma, dan Ryoga menjadi salah satu titik kelucuan ketika secara tidak sengaja mereka “berubah wujud”. Saya penasaran dengan jilid selanjutnya. Tunggu ya!

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Ranma ½ (Jilid 1)

coverranma1

Judul: Ranma ½ (Jilid 1)

Komikus: Takahashi Rumiko

Penerjemah: M Gunarsah

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 180

Terbit Perdana: 2006

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2006

ISBN: 9789792082586

cooltext-blurb

Ranma Saotome yang seorang laki-laki?! Atau wanita? Ranma yang jatuh ke mata air Niang Ni Quan pada waktu latihan akan berubah menjadi seorang wanita jika terkena air, dan kembali ke sosoknya semula, laki-laki, jika disiram air panas. Nasib yang sama menimpa ayahnya, Genma. Dia bolak balik berubah wujud menjadi panda dan manusia!!

cooltext-review

Bagaimana jadinya jika seseorang bisa berubah wujud hanya karena tersiram air? Tentu akan sangat kocak dan menggelikan. Hal itu pula yang dijadikan bumbu utama dalam komik Ranma ½ ini. Disebut dengan ½ karena sang tokoh utama dan beberapa tokoh pendukung yang lain memiliki dua wujud yang berbeda selain manusia alias setengah-setengah. Check it out.

Delapan chapter di jilid perdana ini masih berupa pengenalan tokoh dan awal mula konflik yang akan berkembang. Saotome Ranma adalah anak semata wayang dari Saotome Genma. Mereka telah berlatih kung fu dengan sangat keras hingga negeri asalnya, China. Mereka berlatih di Gunung Qunjing yang memiliki tempat latihan legenda bernama Zhou Quan Xiang.

Chapter yang berjudul Rahasia Ranma menguak tabir kengerian yang terjadi selama berlatih di sana. Ranma tercebur di mata air Niang Ni Quan yang membuatnya berubah wujud menjadi perempuan. Sedangkan Genma harus rela berubah wujud menjadi panda karena tercebur ke mata air Xiong Mao Ni Quan. Mereka bisa kembali ke wujud semula saat disiram air panas.

Kengerian sebenarnya apa…?! Ayah, sih… Bawa-bawa aku ke tempat aneh begitu! Walaupun harus berkorban nyawa, aku tak mau membuang wujud laki-laki! (Halaman 46-47)

Tidak memiliki tempat tinggal sekaligus ingin mengunjungi sahabat lama, akhirnya duo ayah-anak ini menumpang tinggal di rumah yang merangkap perguruan silat milik Tendo Soun, ayah tunggal dengan tiga anak perempuannya bernama Tendo Kasumi, Tendo Nabiki, dan Tendo Akane. Untuk sementara, Ranma bersekolah di SMU Furinkan bersama Akane dan Nabiki.

Chapter berjudul Tidak Terima mengisahkan bagaimana kehidupan pagi Akane di sekolah harus berurusan dengan para cowok yang ingin menjadi pacarnya dengan syarat mengalahkannya terlebih dahulu. Cowok terkuat di SMU Furinkan adalah Kunou Tatewaki. Ada sedikit salah paham antara Kunou dan Ranma sehingga mereka harus bertarung hingga…hujan turun.

Aah, sial! Seandainya tidak hujan, orang itu sudah kuhajar… (Halaman 84)

Perjumpaan tak sengaja antara Kunou dan Ranma versi cewek akhirnya membuatnya jatuh cinta. sayangnya, meskipun beberapa kesempatan Kunou menyaksikan sendiri bagaimana perubahan wujud Ranma cowok menjadi cewek, ia terlalu bodoh untuk mengerti. Hal ini membuat kondisi pada chapter berjudul Tubuh dan Pikiran sangat rumit gara-gara Kunou. Huft.

Akane yang bersahaja dan manis. Gadis berkepang yang cantik dan ceria. Keduanya sangat cantik dan tak bisa kubuang. Aku tak bisa membohongi hatiku bahwa aku ingin bersanding dengan keduanya. (Halaman 126-127)

Komik ini seru dan menyenangkan. Ide ceritanya yang unik dengan mengangkat sebuah “kutukan” perubahan wujud pada diri sang tokoh utama membuat kisah ceritanya tidak bisa ditebak. Baik Ranma maupun Akane juga bisa memikat perhatian saya. Ranma yang jago silat tapi memiliki ego tinggi dan Akane yang sangat tanggun tapi jaim mengakui perasaannya.

Oh iya, pada jilid perdana ini, Ranma dan Akane dijodohkan oleh ayah masing-masing. Tentu saja keduanya menolak mentah-mentah. Ranma masih ingin kembali ke China dan mengembalikan kondisi tubuhnya sedangan Akane telah menyukai orang lain bernama Kono Tofu, seorang dokter ahli tulang. Pada akhir jilid ini akan diketahui fakta menarik tentang Tofu.

Jilid perdana ini membuat saya penasaran mengetahui bagaimana kelanjutan kehidupan Ranma dan Akane ke depannya. Apa lagi Ranma versi cewek disukai oleh Kunou yang notabene sebelumnya juga menyukai Akane. Lantas, akan seperti apa kehidupan sang jagoan kung fu dari China, Ranma, dengan gadis kuat dan tangguh berambut panjang, Akane?

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Naruto (Jilid 1)

covernaruto1

Judul: Naruto (Jilid 1)

Sub Judul: Naruto Uzumaki

Komikus: Kishimoto Masashi

Penerjemah: Lenny

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 188

Terbit Perdana: 2004

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2004

ISBN: 9789792055856

cooltext-blurb

Ini adalah Desa Konohagakure… Naruto adalah salah satu murid di Akademi Ninja yang suka berbuat onar!! Impian Naruto adalah menjadi seorang Hokage. Tetapi, Naruto memiliki rahasia sejak lahir karena di dala tubuhnya terdapat siluman rubah yang disegel! Inilah petualangan Naruto untuk mewujudkan impiannya…

cooltext-review

Komik Naruto sudah bukan komik yang tidak terkenal. Kepopulerannya sampai diangkat menjadi anime dan film juga membuatnya sangat diminati penggemar anime, khususnya anak-anak. Sampai-sampai beberapa tahun yang lalu sempat ada kasus kekerasan yang berakibat kematian pada anak-anak akibat meniru jurus Naruto. Benarkah Naruto sangat berbahaya?

Pada komik perdana Naruto yang memuat tujuh bab ini, saya dikenalkan oleh sang tokoh utama, Uzumaki Naruto, yang sehari-hari selalu berbuat nakal dan usil. Kali ini kejahilannya adalah mencoret-coret wajah ninja terhebat di Desa Konohagakure yang disebut dengan istilah Hokage menggunakan cat. Semua penduduk desa geram dengan ulahnya tersebut.

Sang guru pembimbing tempat Naruto bersekolah di Akademi Ninja, Guru Iruka, harus turun tangan dan memberi Naruto pelajaran ketika di kelas. Ia memberi hukuman agar Naruto mencoba jurus tertentu agar bisa lulus dari akademi. Sekadar info, Naruto ini sudah dua kali ujian tapi masih belum bisa lulus dari Akkademi Ninja. Padahal teman-temannya lulus semua.

Mungkin Guru Iruka berpikir kau mirip dengannya. Dia yakin kau benar-benar mengerti arti sebenarnya “menjadi kuat”. Pasti begitu… (Halaman 21)

Pada ujian ketiga kalinya, Naruto berhadapan dengan Guru Iruka dan Guru Mizuki sebagai penguji. Sayangnya, lagi-lagi Naruto belum beruntung. Guru Mizuki yang ternyata serigala berbulu domba memanfaatkan Naruto yang sangat kesal karena tidak lulus ujian agar mau mencuri gulungan berharga milik Hokage yang berisi jurus-jurus terlarang.

Hokage keempat berharap penduduk desa bisa melihat Naruto sebagai pahlawan… Itulah harapannya waktu dia mengorbankan nyawanya untuk menyegel siluman itu. (Halaman 71)

Sayangnya, pencurian gulungan itu membawa dampak besar pada diri Naruto. Ia baru mengetahui sebuah rahasia besar yang menyangkut masa lalunya. Hal itulah yang membuat hampir seluruh warga Konohagakure sangat membenci Naruto. Hal ini pula yang memicunya bertinggah nakal dan usil setiap saat agar ia dianggap “ada” oleh warga desa. Hiks :(

Kesepiannya itu… Bukan karena tak ada orang tua yang memarahinya seperti pikiranmu. Kamu menyebalkan. (Halaman 102)

Pada tahun ajaran baru sekolah ninja, Naruto yang dengan sangat memukau berhasil lulus dari Akademi Ninja, sekelas dengan gadis yang ia sukai, Haruno Sakura. Sayangnya, cintanya bertepuk sebelah tangan karena Sakura sangat menyukai Uchiha Sasuke yang sangat pintar dan memiliki kemampuan ninja yang hebat. Hal ini membuat Naruto sangat membenci Sasuke.

Singkat kata, pada hari yang baru itu, Guru Iruka memberi tahu bahwa semua genin atau ninja tingkat bawah akan dikelompokkan menjadi satu grup yang berisi tiga orang. Masing-masing grup akan dibimbing seorang jonin atau ninja tingkat atas. Dan yak, benar sekali, Naruto, Sakura, dan Sasuke menjadi satu kelompok dan akan dibina oleh Hatake Kakashi yang hebat.

Latihan ini adalah ujian super sulit yang tingkat kegagalannya mencapai 66 persen! (Halaman 117)

Bagaimana kelanjutan perjalanan hidup Naruto menjadi ninja bersama Sasuke dan Sakura dibawah pengawasan Kakashi? Apaah cita-citanya menjadi shinobi hebat dan mengalahkan gelar hokage bisa ia capai? Semudah itukah berjuang menjadi ninja di sekolah ninja yang tidak semua orang bisa bertahan di dalamnya? Penasaran kaaaan?

Wow. Just wow. Saya sukaaaa. Pada jilid pertama ini isinya lengkap. Saya dibuat terpukau dengan ritme yang cepat dan menegangkan ketika Naruto, Sakura, dan Sasuke berlatih bersama Kakashi. Ternyata konsep ninja yang berpakaian tertutup dan hanya terlihat matanya saja tidak berlaku di sini. saya suka konsep sekolah ninja yang terasa nyata pelajaran dan hari-harinya.

Naruto di jilid pertama ini sukses membuat saya tersentuh karena udapan Hokage dan Iruka. Saya suka penggambaran sosok Naruto yang nakal dan suka berbuat onar ternyata memendam rasa kesepian yang teramat dalam. Alasan Naruto berbuat demikian juga diungkapkan komikus dengan sangat rasional. Saya sampai bersimpati dengan Naruto alih-alih ikut sebal padanya.

Pada jilid pertama ini saya amat sangat tidak suka dengan tokoh Sakura. Duh, anak ini benar-benar menyebalkan sesuai apa kata Sasuke. Pendapatnya tentang Naruto sangat tidak berperasaan dan semaunya sendiri. Saya suka dengan sikap Sasuke yang meskipun tidak terlalu menyukai Naruto namun justru memihaknya ketika Sakura memberikan pendapatnya itu.

Oh iya, saya juga suka karena di jilid ini sudah buanyak sekali jurus ninja yang disebut dan digunakan oleh beberapa tokoh. Sebut saja Henge no Jutsu, Bunshin no Jutsu, Kage Bunshin no Jutsu, Oiroke no Jutsu, Harem no Jutsu, Kawarimi no Jutsu, Gokakyu no Jutsu, dan Shinjyuzanshu no Jutsu. Artinya apa itu? Silakan baca saja sendiri yah hehehe. Recommended!

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Wild Half (Jilid 1)

coverwild1

Judul: Wild Half (Jilid 1)

Sub Judul: Anjing Liar

Komikus: Asami Yuko

Penerjemah: Faira Ammadea

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 214

Terbit Perdana: 2006

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2006

ISBN: 9789792084191

cooltext-blurb

Salsa, sejenis binatang yang memiliki kemampuan untuk berubah menjadi manusia, atau Wild Half. Dengan kekuatan yang dimilikinya, dia menjadi detektif yang handal. Meskipun terkenal, sosoknya tida diketahui siapa pun. Pertemuannya dengan Taketo menjadikan mereka pasangan yang unik.

cooltext-review

Seekor anjing menjadi detektif? Yang benar saja! Hehehe awalnya saya berpikir demikian ketika membaca tema cerita komik ini. seekor anjing yang menjadi detektif bukanlah hal yang rasional. Tetapi berbeda ceritanya jika anjing tersebut memiliki kemampuan khusus bisa berbicara dan berubah wujud menjadi manusia! Wah, ini baru menarik. Lanjut yah.

Komik ini memiliki enam bab sebagai jalinan cerita utama dan ditambah satu bab khusus yang menyuguhkan cerita spesial spin off dari kisah yang utama tadi. Langsung saja saya dibawa pada bab pertama berjudul Anjing Liar. Tokoh utama komik ini, Iwase Taketo adalah seorang siswa kelas 1 SMU yang tinggal berdua dengan kakaknya yang seorang polisi, Iwase Toshifumi.

Gara-gara kecerobohanku, senjataku direbut dan si pelaku berhasil kabur. Kalau sampai harus minta bantuan orang lain, berarti aku tidak pantas jadi polisi!! (Halaman 18)

Benar sekali, Toshifumi mengalami kecelakaan dan dirawat ringan di rumah sakit karena senjatanya direbut orang jahat. Taketo yang ingin menolong kakaknya itu berjumpa dengan Salsa, si anjing ajaib pada bab Hidung Kebenaran. Salsa yang secara rakus memakan bekal makan siang dan makan malam di rumah Taketo merasa ingin membalas budi dengan membantunya.

Aku tidak akan pernah meremehkanmu lagi, Salsa… Percayalah padaku. Kumohon, selamatkan anak ini!! (Halaman 70)

Bab Kobaran Api mengisahkan Salsa dan Taketo yang berpasangan dalam menangani klien yang memerlukan bantuan Salsa. Kali ini Salsa mendapatkan klien seorang perempuan yang mencurigai suaminya sebagai pelaku pembakaran rumah yang sering terjadi di lingkungan rumah Taketo. Melihat kesungguhan itu, Salsa tak berpikir dua kali untuk menerimanya. Lalu?

Percuma… Kau sedang terluka, tidak mungkin bisa mengangkatku… Kau saja yang lari… (Halaman 87)

Bab keempat berjudul Anjing Surga adalah bab yang sangat menyentuh. Jadi ceritanya Salsa dan Taketo sedang bertengkar. Di tengah jalan, Salsa bertemu dengan seorang gadis cilik bernama Atsushi yang mengira Salsa adalah Ricky, anjingnya yang telah mati. Sayangnya, kenyataan itu dan satu fakta memilukan lain disimpan rapat oleh kakek dan nenek Atsushi. Waduh :(

Katanya, mereka harus pergi untuk urusan pekerjaan sambil membawamu saat aku sedang tidur. (Halaman 107)

Ada tokoh baru di bab kelima Bunyi Lonceng. Di kelas Taketo, ada seorang cewek bernama Kitahara Miya yang hampir setengah tahun tidak masuk sekolah. Suatu hari, ada seorang gadis yang tiba-tiba masuk kelas dan duduk di bangku Miya. Namun, ada yang aneh dengan gadis ini. Ia memiliki tatapan tajam yang bisa menghipnotis orang lain! Wah, bagaimana lanjutannya?

Rupanya anak ini tidak mempan dengan kekuatan mataku… Jelas dia targetku berikutnya…!! (Halaman 129)

Masa Lalu yang Indah adalah bab keenam yang mengisahkan masa lalu Salsa. Taketo yang baru saja membeli motor baru, mengajak Salsa jalan-jalan ke pantai. Salsa menceritakan bagaimana awal mua ia berkenalan dengan manusia sebagai seekor wild half. Tak disangka masa lalu yang pahit pada awalnya tidak berlangsung lama. Saya suka bagaimana komikus menceritakannya.

Saat itu aku tidak mempercayai manusia… Hanya diluar mereka baik… Tapi, pada akhirnya mereka selalu menyiksaku!! (Halaman 148)

Saya suka komik ini. meskipun Salsa adalah anjing yang juga menjadi detektif, bukan sisi detektifnya yang komikus angkat di komik ini, melainkan kejaiban-kejaiban dan keseharian Salsa dan Taketo. Hal ini membuat saya jadi memahami bagaimana Salsa seekor wild half harus berlaku biasa saja di rumah Taketo, khususnya di hadapan kakaknya yang takut anjing.

Kelebihan dan keajaiban Salsa menurut saya sangat unik. Kemampuannya berubah wujud tidak bisa berlangsung dengan instan. Salsa memerlukan suatu dorongan emosi agar bisa berubah pada tahap manusia itu. tentu saja bentuk manusia Salsa sangat jauh lebih kuat dibandingkan wujud anjing. Tidak heran bahwa meskipun sendirian, Salsa bisa menyelamatkan siapapun.

Awalnya saya mengira tokoh utama komik ini adalah Taketo. Namun, ternyata Takeo bisa dikatakan berperan sebagai side-kick Salsa. Meskipun demikian, komikus tidak melupakan peran tersebut dan memberikan berbagai kejadian dan orang-orang yang muncul berasal dari lingkungan Taketo. Toh, bagaimana bisa lingkungan anjing dikupas lebih dalam, bukan?

Salsa pada dasarnya memang anjing biasa. Tentu saja sifat dasarnya juga tidak hilang sepenuhnya. Hal ini dijadikan komikus sebagai hal lucu yang disisipkan pada beberapa sudut. Contohnya ketika Salsa dan Taketo mengejar penjahat, Salsa dengan santai pipis di sebuah batang pohon. Tentu saja hal ini membuat Taketo geram. Sempet-sempetnya sih!

By the way, dampak dari hal yang saya ungkapkan di atas menjadikan hal klise tipikal cerita detektif menjadi hilang. Lupakan berbagai macam deduksi, dugaan, TKP, tersangka, alibi, dan sebagainya selayaknya kisah detektif. Komik ini tidak memberikan hal itu. mungkin sebagian pembaca yang ingin membaca alur detektif menjadi kecewa. Tapi saya sih fine-fine saja.

Oh iya, satu hal yang saya sebel ketika membaca komik ini pada bab keenam adalah GANTUNG! Duh namanya juga komik berseri sih, tetapi saya jengkel aja membaca akhir komik ini dibuat seperti itu oleh komikus. Untunglah bab terakhir spin off bisa meredaan emosi saya karena ceritanya sangat menarik dengan tokoh-tokoh yang sama namun berbeda. Penasaran?

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Medafighter Rintarou! R1 (Jilid 1)

covermeda1

Judul: Medafighter Rintarou! R1 (Jilid 1)

Judul Asli: Medafighter Rintarou! Medafighter R1

Komikus: Fujioka Kenki

Penerjemah: Randohri Neko

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 180

Terbit Perdana: 2004

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2004

ISBN: 9789792058628

cooltext-blurb

Awalnya, ini semua gara-gara Ryo dan Koji yang bertengkar karena berebut perhatian Karin pada Hari Natal. Akhirnya, aku, Kantaros, Ikki, dan Metabee malah turut terlibat dalam pertarungan akbar yang seru di Meda Tower pada Malam Tahun Baru itu.

cooltext-review

Suatu masa, pada tahun 2021, bumi mendapatkan sebuah hujan debu dari bintang biru. Debu-debu ini bukanlah debu biasa, melainkan debu bintang yang memiliki kemampuan magis bisa menghidupkan robot ketika diubah bentuknya menjadi medal. Oleh karena itu, muncul robot-robot yang disebut dengan medabot yang artinya robot yang menggunakan medal untuk hidup.

Komik ini memiliki lima bab, yang pertama adalah X-Project. Suatu hari, di SD Ginjo, Arika sangat bersemangat mengajak sahabat baiknya, Tenryo Ikki, dan medabot milik Ikki, Metabee, untuk mengikuti lomba yang diadakan saat festival sekolah sebelah, SD Kameyama. Di sana, terjadi sedikit insiden karena Metabee disangka medabot milik seorang champion di daerah itu.

Kalau dilihat baik-baik, ini bukan Kantaros, dyans. Salah orang, kuma. (Halaman 25)

Ya benar, akibat kesalahpahaman itu, Metabee jadi geram dan akhirnya bertarung dengan Kantaros, medabot milik Namishima Rintarou. Pada bab berjudul Kekalahan Kantaros ini terlihat seru pertarungan dua medabot yang jenisnya sama persis. Kemarahan Metabee karena kejahilan Unikura Bafusaku, Samejima Hasuke, dan Kinme Mutsuki membuatnya menang telak.

Maaf saja, tapi karena duel adalah duel.. Sesuai peraturan, parts milikmu aku ambil. (Halaman 56)

Meninggalkan Karin dan Ikki, mari beranjak ke bab ketiga berjudul Mecha Impian. Rintarou yang sangat depresi karena kekalahan Kantaros akhirnya mengajak Bafusaku, Hasuke, dan Mutsuki sesama penggusur klub Meda cewek menjadi Meda cowok. Mereka ingin membuat Kantaros hidup kembali dengan tampilan yang jauh lebih gahar dan memiliki kekuatan lebih dahsyat.

Kalian belakangan ini makin hilang bayangannya, yaaa. Meda-CW nggak ada giliran tampil, kuma. (Halaman 87)

Bab keempat sudah mulai ada tokoh baru. Awalnya Ikki, Metabee, dan Arika ingin merayakan malam tahun baru di rumah. Tiba-tiba di televisi ada siaran langsung pertarungan medabot atau robattle antara Kaiba Ryo dan Mach Massive melawan Karakuchi Koji dan Ramtam. Bab berjudul Love Robattle (Bagian Awal) ini adalah pertarungan memperebutkan Karin #capedeh.

Memang Kak Ryo adalah Hyper Medafighter ternama dalam negeri. Aku pun hormat dan kagum pada Kak Ryo. Tapi… (Halaman 125)

Sebagai penutup, ada bab Love Robattle (Bagian Akhir). Di sini, entah bagaimana ceritanya, tiba-tiba Rintarou dengan Kantaros yang telah berubah menjadi Heracles Type KBT dan Ikki bersama Metabee ikut-ikutan bertarung memperebutkan Karin. Pertandingannya juga cukup sederhana yaitu menyelamatkan Karin di puncak Tokyo Meda Tower. Siapakah yang menang?

Mach Massive Kakak terlalu banyak hiasan. Dalam ruangan sempit seperti ini, speed type mecha pun tidak berguna, dong!? (Halaman 154)

Hmm, saya mengenal medabot ini lebih dahulu melalui anime yang sempat ditayangkan di televisi swasta belasan tahun silam setiap hari minggu. Bahkan saya juga pernah memainkan video game nya di GBA emulator. Intinya, saya suka dengan konsep pertarungan robot yang menggunakan medal dan bisa mengambil parts medabot lawan yang kalah.

Tetapi, sayangnya saya harus kecewa ketika membaca versi komiknya. Secara cerita memang sama saja sih. Namun, komik ini bisa saya katakan sangat berantakan dalam hal penyampaian dan alur cerita. Saya kerap dibuat bingung oleh komikus karena strukturnya tidak jelas. Jalan cerita seenaknya sendiri dan tidak runtut. Semuanya serba tiba-tiba tanpa ada intermezo.

Pada bagian awal, seharusnya ada alur perkenalan yang runtut. Meskipun sudah ada halaman tersendiri tentang tokoh siapa saja yang berperan sepanjang jilid perdana ini, tetapi alur pengenalan sepanjang cerita yang berjalan sama sekali tidak nyaman dibaca. Untuk artwork, jenis gambar yang seperti arikatur, bukan komik, agak kurang sedap dipandang. Selera aja sih.

Yah di balik itu semua, saya jadi sedikit mengetahui tentang dunia medabot. Hal ini pada akhir bab pertama, ada empat halaman khusus yang menceritakan apa itu medabots (khususnya Metabee dan Kantaros yang bertibe KBT) dan apa saja yang melekat padanya. Oh iya, saya juga tahu ternyata meskipun memiliki medal dan bentuk yang berbeda, mereka punya kode sendiri.

Misalnya Ramtam milik Koji adalah tipe STG atau Sabertooth Tiger, Mach Massive milik Ryo adalah tipe KWG atau Kuwagata alias kumbang capit, sedangkan Metabee dan Kantaros adalah tipe KBT atau Kabuto Mushi yang merujuk pada kumbang tanduk. Jadi meskipun ada nama sendiri-sendiri, ternyata ada aturan khusus tentang kode tipe setiap medabot.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Wonder School Boy (Jilid 1)

coverwonder1

Judul: Wonder School Boy (Jilid 1)

Komikus: Shimizu Yoko

Penerjemah: Kreasita

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 196

Terbit Perdana: 2006

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2006

ISBN: 9789792084597

cooltext-blurb

Tenji Tsubaki, siswa SMU tukang molor yang sudah jadi detektif demi melunasi hutang ayahnya. Mati-matian, dia berusaha menutupi identitasnya, tapi ketahuan teman sekelasnya, Kirin Tachibana. Dan, demi kerahasiaan identitasnya, Tenji dengan terpaksa menerima Kirin menjadi asistennya. Kini, tugas perdana Tenji dan Kirin dimulai.

cooltext-review

Apa jadinya jika seorang anak SMA memiliki pekerjaan sebagai detektif swasta? Tak hanya menyelidiki suatu kasus, namun juga”membereskan” orang jahat yang menjadi targetnya? Apakah ia akan langsung tewas begitu saja? ataukah menjadi bulan-bulanan sang penjahat yang sangat lihai dalam hal kekerasan dan kejahatan yang keji?

Wonder School Boy memiliki tema tersebut. Adalah seorang anak laki-laki biasa bernama Tsubaki Tenji yang masih berusia 17 tahun. Akibat kelakuan ayahnya sendiri yang menggelapkan uang sebesar 1,1 trilyun dari kantor bernama Biro Penyelidikan Muroto, Tenji harus pasrah dipekerjakan secara paksa demi melunasi hutang ayahnya yang sembrono itu.

Jilid perdana ini dibuka dengan bab pertama berjudul Wonder Boy tentang rasa penasaran teman sekelas Tenji, Tachibana Kirin, yang sebaya dengan Tenji karena merasa Tenji yang doyan tidur di kelas memiliki gerak reflek yang baik, bahkan bisa menyelamatkan Kirin dari bola baseball yang hampir mengenai wajahnya. Lambat laun Kirin selalu memperhatikan Tenji.

Gerakan Tenji waktu itu sangat cepat dan rasanya, nggak percaya kalau orang seperti dia bisa melakukannya. (Halaman 9)

Akibat kecerobohan Tenji yang sedang bertugas pada malam hari, Kirin yang diam-diam mengikutinya justru terjerumus pada penyanderaan di bab kedua berjudul Wonder Boy II. Meskipun berhasil lolos, Kirin meminta hal yang sangat gla kepada Tenji agar menjadikannya asisten. Sebagai imbalan, Kirin tak akan buka mulut pada pihak sekolah tentang pekerjaan Tenji.

Cara kerja mereka, menarik uang dari rekening sedikit demi sedikit dalam waktu yang lama. (Halaman 58)

Oh iya, Biro Penyelidikan Muroto tempat Tenji bekerja dipimpin oleh Miroto Shino yang masih berusia 25 tahun. Sebagai pimpinan tertinggi, ia justru menyetujui kehadiran Kirin yang masih nol besar dalam dunia penyelidikan turut bergabung menjadi asisten Tenji. Sangat sembrono sih kalau dipikir. Apalagi pada bab berjudul Operasi Pembebasan Seorang Anak ini sangat berbahaya.

Tatara, orang yang nggak kenal ampun pada siapa saja! karena saat ini, aku jadi sorotan publik maka orang-orang nggak berani berbuat macam-macam. Tapi kalau semua itu sudah berakhir, sudah pasti dia akan membunuhku dan putraku. (Halaman 102)

Selain Shino dan Tenji, ternyata biro penyelidikan itu memiliki satu orang pegawai lagi bernama Muroto Yuki yang masih berusia 18 tahun. Ia sesungguhnya adalah adik Shino. Namun demikian, kemampuan bela diri dan menggunakan senjata tak perlu diragukan. Pada bab keempat berjudul Perasaan Kirin saja ia berani melawan gerombolan penjahat jalanan.

Isi disket ini berhubungan dengan penemuan teknik baru yang masih sangat dirahasiakan, yaitu energi dengan bahan baku baterai. (Halaman 145)

Sebagai bab terakhir yang berjudul Mr. Cool, Tenji dan Kirin yang bertugas secara tidak sengaj berjumpa dengan Ryuichi Kuki yang ternyata adalah kepala polisi berusia 28 tahun. Meskipun saat itu mereka dalam satu tujuan yang sama, Kuki dan anak buahnya mengacuhkan nyawa anak yang disandera oleh orang yang mereka incar. Sampai-sampai Kirin menjadi geram.

Kamu kelihatannya seperti polisi, tapi apa kamu juga nggak memperdulikan nyawa orang? (Halaman 170)

Well well, sebenarnya tema yang diangkat komik ini cukup menarik. Seorang siswa sekolah menengah atas yang seharusnya fokus pada pelajaran dan nilai rapor justru terbelenggu dalam dunia penyelidikan yang berbahaya dan mengancam nyawa akibat ulah ayahnya sendiri. Belum lagi ia yang sering tidur di kelas karena bekerja hingga larut malam bukanlah hal yang baik.

Tenji sebagai anak yang tidak bisa apa-apa akhirnya menerima pekerjaan itu. namun demikian, Tenji tumbuh menjadi ppemuda kuat dan lihai dalam hal bertarung dengan musuh-musuhnya. Aksi yang gesit dan cekatan kerap membuatnya sukses menunaikan pekerjaan dari klien Shino. Sampai-sampai semua musuhnya yang jahat tidak percaya bahwa Tenji adalah anak SMU biasa.

Hingga suatu ketika kehadiran Kirin di kehidupan malamnya menjadi problema. Dan di titik inilah saya merasa sangat heran dan kesal. Bagaimana tidak, “hanya” karena diselamatkan dari bola baseball yang nyasar, Kirin menjadi sangat naif dan keppo terus dengan Tenji. Bahkan tidak sampai di situ, Kirin memaksa menjadi asisten Tenji dengan mudahnya. Seriously?

Kirin adalah anak pandai yang selalu masuk 10 besar di kelas. Namun dalam hal berpikir dalam hidup, khususnya yang menyangkut hidup Tenji, Kirin sangat sangat sangat bodoh. Bagaimana mungkin dia mau membahayakan nyawanya sendiri dengan bergabung bersama Tenji padahal ia tida punya pengetahuan dan pengalaman sama sekali?

Komikus mungkin memang berniat membuat Kirin yang awalnya hanya teman sekelas menjadi rekan kerja Tenji. Sayangnya komikus tidak lihai dalam menempatkan situasi penting dan latar belakang alasan yang logis agar Tenji tidak menolak Kirin menjadi asistennya. Belum lagi Shino sang direktur langsung menyetujui Kirin. Duh itu nyawa orang jadi taruhannya lho.

Biro penyelidikan Muroto juga bukanlah usaha yang ilegal. Seringnya menerima klien dan bahkan bertemu dengan jajaran kepolisian tentu Shino tidak boleh mengabaikan nyawa Kirin yang masih nol besar untuk bergabung dengan kantornya. Harusnya Shino lebih tegas menolak atau paling tidak menunggu hingga Kirin memiliki bekal yang cukup mendampingi Tenji.

Lima bab yang tersaji di komik jilid perdana ini juga terasa membosankan. Formula yang dipakai dalam hampir setiap bab adalah ada klien minta tolong, Tenji (dan Kirin) bertugas yang kadang Yuki ikut campur, bertarung sana sini dengan komplotan penjahat, masalah beres. Begitu terus hingga bab terakhir. Saya sampai bisa menebak bagaimana akhir bab itu.

Meskipun demikian, nuansa serunya masih terasa kok. apa lagi Tenji yang lihai bela diri kerap memunculkan gerakan-gerakan cakep yang membuat lawannya terkapar dalam sekali serang. Artwork komik ini juga tidak perlu diragukan lagi detil dan bagusnya. Tapi yaa, begitu saja sih. Mungkin pada jilid selanjutnya akan lebih seru. semoga. Tapi saya nggak punya lanjutannya ._.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Real (Jilid 1)

coverreal1

Judul: Real (Jilid 1)

Komikus: Inoue Takehiko

Penerjemah: Nalti Kikuchi

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 216

Terbit Perdana: 2007

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2007

ISBN: 9789792701043

cooltext-blurb

Nomiya adalah kapten basket di SMU Nishi. Namun, setelah istirahat panjang akibat kecelakaan, bukan hanya posisinya sebagai kapten saja yang digantikan Takahashi, tapi juga dia harus berhenti dari sekolahnya. Namun, ia tidak bisa lepas dari basket. Pada suatu hari, ia berkenalan dengan Azumi, manajer klub basket kursi roda. Sejak saat itu, Nomiya mulai mengenal Kiyoharu, jagoan basket kursi roda…

cooltext-review

Komik tentang olahraga basket sepertinya sudah cukup banyak. Kebanyakan berkisah tentang perjuangan seseorang atau sebuah tim dalam bertanding hingga mencapai puncak kemenangan. Tetapi hampir semuanya memiliki tokoh yang sempurna secara fisik. Nah, bagaimana jika orang berkebutuhan khusus yaitu orang berkursi roda yang bermain basket?

Enam bab yang disuguhkan di komik ini tidak ada kalimat dalam judul. Hanya dicantumkan urutan tingkatan. Yang pertama adalah 1st. Alkisah ada seorang siswa SMU Nishi bernama Nomiya Tomomi. Ia harus berhenti sekolah karena kecelakaan dan perangai yang buruk. Padahal ia adalah kapten tim basket di sekolah. Akibatnya ia selalu uring-uringan.

Kenapa di Jepang ini kalau kita berhenti dari klub basket sekolah, tak ada tempat lain untuk bisa main basket!? (Halaman 27)

Pada bab 2nd, Nomiya sedang menjenguk Yamashita Natsumi, gadis muda yang harus mengalami kenyataan pahit seumur hidupnya akibat kelalaian Nomiya. Di rumah sakit itu, Nomiya tak sengaja berjumpa dengan Togawa Kiyoharu, pemuda berkursi roda yang sangat jago bermain basket. Sampai-sampai pada laga 1 on 1, Nomiya sang kapten harus kalah telak.

Keliahatannya, pemainmu tidak ada seorangpun yang main dengan begitu semangat seperti orang itu, ya… (Halaman 60)

Perjumpaan Nomiya dengan Kiyoharu ternyata tidak berhenti sampai di situ. Pada bab 3rd ketika Nomiya latihan menyetir mobil, ia berjumpa dengan Azumi, manajer klub basket kursi roda yang pernah Kiyoharu ikuti. Mengetahui hal ini, Nomiya langsung meminta Kiyoharu agar bertanding basket dengan kapten baru tim basket SMU Nishi yang sangat kurang ajar.

Yang bertanding betulan hanya 1 on 1. 2 orang itu sudah tahu hal ini. Lihat! Nomiya dan Takahashi begitu semangat. (Halaman 105)

4th adalah bab keempat yang membawa pembaca pada hasil akhir pertandingan tersebut. Nomiya dan Kiyoharu bertanding dengan sang kapten, Takahashi Hisanobu, dan Seki, teman baik Nomiya saat masih bersekolah. Akibat terlalu meremehkan Kiyoharu, Takahashi dan Seki yang bermain 2 on 2 harus menelan pahit kekalahan. Sayangnya, justru Seki yang disalahkan.

Kalau sebelumnya, aku merasa teman-temanku begitu sedikit mengoper bola padaku, mulai hari itu… betul-betul nol besar. (Halaman 137)

Nomiya yang berkunjung ke rumah sakit terkejut ketika mengetahui bahwa Natsumi telah keluar rumah sakit dan pergi jauh. Pada bab 5th ini, Nomiya berencana menyusul Natsumi agar bisa terus menghiburnya semampunya karena telah merenggut kebahagiaan Natsumi. Salah satu cara mengumpulkan uang adalah bermain taruhan basket dengan anak orang kaya.

Kalian kalah oleh orang berkursi roda dan sekarang kalian bilang, permainan ini tidak fair? (Halaman 157)

Kebiasaan Nomiya dan Kiyoharu mendapatkan uang dengan cara tersebut membuat anak-anak kaya itu kesal. Suatu hari, mereka mendatangkan Nagano Mitsuru, seorang yang jago basket yang sama kondisinya dengan Kiyoharu, berkursi roda. Pada bab 6th ini Mitsuru meminta tanding 1 on 1 pada Kiyoharu. Sayangnya, keyakinan Kiyoharu harus runtuh seketika.

Sialan!! Orang ini paling tidak, tingginya 190 cm, itu yang membuat kursinya tinggi. (Halaman 189)

Sebagai pembuka, saya cukup kaget mendapati adanya lima lembar di dalam komik ini yang berarti berisi sepuluh halaman full color dengan kertas lux yang bagus, masing-masing terbagi atas tiga lembar di awal dan dua lembar di paruh akhir. Saya jadi bisa melihat jelas bagaimana warna dan goresan tangan sang komikus versi warna. Bagus sekali.

Artwork yang disuguhkan komikus juga sangat khas sekali. Sebenarnya gaya gambarnya sama sekali tidak jelek, hanya saja sepertinya bukan selera saya. Salah satu hal yang cukup mengganggu adalah penampakan siswa siswi sekolah terlihat terlalu tua dan boros paras. Apalagi perawakannya juga terlalu dewasa untuk anak usia belasan tahun.

Kalau dari segi cerita, saya justru sangat menikmati. Komikus tidak buru-buru membawa sang tokoh utama dan Kiyoharu menjadi lengket dan bermain dengan bahagia bersama, tetapi masih menyuguhkan suasana kaku dan egois untuk Nomiya dan Kiyoharu. Secara ide ini sangat logis. Sebagai orang baru kenal pasti masih jaim dan tidak langsung membaur begitu saja.

Tentang konflik, sebenarnya sangat khas konflik remaja sih. Tetapi entah kenapa kok rasa-rasanya jadi terlalu berat untuk ukuran remaja sekolah. Saya tidak tahu apakah komikus memang berniat demikian, membuat konflik Nomiya dan sekitarnya teramat berat hingga tidak bisa diselesaikan dengan kepala dingin. Apalagi Nomiya suka sekali menghajar orang.

Oh iya, saya agak bingung dengan perpindahan bab di komik ini. selain tidak ada kalimat judul, pada bab tiga tidak terlihat perpindahannya. Awal bab baru hanya ditunjukkan melalui salah satu gambar di halaman yang bersangkutan. Saya tidak sadar bahwa gambar itu merujuk bab baru. Padahal secara kejadian dan alur masih belum bisa dikatakan chapter baru.

Overall, saya suka dengan komik ini meskipun artwork yang kurang saya sukai. Tema basket yang digeluti orang berkursi roda juga sangat menarik. Ternyata kursi roda yang digunakan juga berbeda lho. Pantas saja Kiyoharu sangat mahir bermain basket. Yang saya suka juga komik ini tidak terlalu menyuguhkan teori dan tehnik basket, melainkan keseruan permainan.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Recast (Jilid 1)

coverrecast1

Judul: Recast (Jilid 1)

Komikus: Kye Seung-Hui

Penerjemah: Minkee Kang

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 184

Terbit Perdana: 2007

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2007

ISBN: 9789792704723

cooltext-blurb

Tanpa disadari JD, Kakek Grifford melakukan sihir Recast padanya sejak dia masih bayi. Namun Kakek Grifford yang selama ini bersembunyi dari Dunia 4, akhirnya ditemukan oleh para puppet. Kakek Grifford pun terbunuh, dan JD jadi buruan puppet. Untuk menyelamatkan diri, JD harus pergi ke daerah Jade untuk menemui Vreis, sang vampir.

cooltext-review

Akhirnya saya berkesempatan lagi membaca dan mereview komik yang berasal dari negeri ginseng, Korea. Saya tidak tahu sih ini bikinan Korea Selatan atau Korea Utara. Tapi yang jelas manhwa alias komik asal Korea tidak kalah serunya dengan komik manga dari Jepang yang sudah populer di mana-mana. Lantas serunya apa manhwa Recast ini?

Nah jadi komik ini bertemakan sihir. Tokoh utamanya adalah seorang anak laki-laki yang bersekolah di sekolah sihir bernama JD. Intinya sih dunia tempat tinggal JD ini sudah sangat terbiasa dengan sihir. Bagian pembuka komik jilid perdana ini adalah ketika JD dikejar-kejar oleh makhluk ganas pada malam hari di sekitar kuburan tempat ia tinggal.

Dalam menghalau makhluk jahat yang disebut puppet tersebut, JD menggunakan senjata bernama UST-1000 pemberian kakeknya, Grifford. Senjata berbentuk pentungan itu memiliki kemampuan khusus berubah bentuk sesuai kehendak pemakainya. Sayangnya, karena masih beberapa menit mendapatkannya jadi kewalahan karena senjata tidak membantu sama sekali.

Seperti yang kukatakan dulu, kalau mau mendengar, memerlukan udara. Kalau mau melihat, memerlukan cahaya. Di dunia ini ada yang namanya box yang mengandung partikel sihir untuk menyihir. (Halaman 22)

Selain Kakek Grifford, JD juga dekat dengan guru sekolahnya bernama Celine. Beliau ini juga merupakan murid dari Grifford. Oleh karena itu ia memanggil kakek JD dengan panggilan Guru. Kegelisahan Celine karena kemunculan puppet yang mengejar JD dianggapnya sebagai hal yang mencurigakan. Terlebih puppet itu sangat kuat dan sesungguhnya sulit dikalahkan JD.

Kamu gentar karena tidak tahu sehebat apa yang telah kubuat dengan recastku. Bila aku terima tawaran itu, kamu juga mengambil JD. Itu menguntungkanmu, ‘kan? (Halaman 73)

Akhirnya Celine mengetahui fakta bahwa hal itu akibat dari sihir recast. Karena Kakek Grifford menggunakan semua clementes (kemampuan sihir) yang dimiliki untuk menggunakan sihir itu pada JD. Semua kekuatan itu diberikan pada JD. Untuk apa? Padahal JD yang usianya masih muda belum tahu menahu tentang apa yang dilakukan oleh Kakek Grifford tersebut.

JD harus bisa mengalahkannya sendiri. Kalau tidak, sia-sia aku menggunakan sihir recast padanya!! (Halaman 90)

Di dunia JD ini, ada konsep dunia yaitu Dunia 4, Dunia 5, dan Dunia 6. Saya cukup suka tentang pembagian dunia ini dan cara berpindah dunia. Singkat cerita, Kakek Grifford akan pergi dengan JD ke wilayah Jade. Sayangnya, belum sempat hal itu terwujud, muncul puppet atau pembunuh bayaran bernama Mickey T. G. yang mengincar nyawa Kakek Grifford dan JD.

Aku ingin memberi tahumu lebih lanjut, tapi recastmu belum selesai. Karenanya kamu harus menyadarinya sendiri. (Halaman 126)

Nah bagaimana kelanjutan petualangan JD sebagai anak yang mendapatkan sihir recast? Apakah ia bisa menemui Vreis, sahabat sang kakek sesuai keinginan Kakek Grifford? Pasalnya, sebelum ia menunaikan permintaan tersebut, JD harus berhadapan langsung dengan puppet baru bernama Dwee Mascara yang sangat tangguh dan licik.

Jangan keras kepala! Guru sudah mengorbankan nyawanya untukmu! Sekarang kamu harus kabur untuk menuruti perintah Guru!! (Halaman 137)

Saya cukup heran pada awalnya karena membaca komik ini membukanya dari kanan ke kiri, tidak seperti manga yang dari kiri ke kanan. Saya jadi berpikir apakah manhwa memang seperti buku-buku di Indonesia yang dibuka dari kanan ke kiri ya? entahlah. Yang jelas komik ini menawarkan hal baru dengan tema sihir yang memukau dan tidak biasa.

Sebelum berbicara lebih lanjut tentang sihir, saya cukup malas sebenarnya apabila berhadapan dengan komik yang tokoh-tokohnya menggunakan nama-nama orang Korea pada umumnya yang menurut saya tidak bisa dihafalkan dengan mudah. Untung saja komik ini menggunakan nama yang jauh lebih mudah diingat dan diucapkan daripada nama komikusnya. LOL.

Oh iya, komik ini memiliki kekurangan yaitu tidak adanya info chapter yang dimuat di jilid ini. daftar isi tidak ada, judul chapter awal juga tidak ada. Awalnya saya menemukan Creation File No. 1 dan 2 pada seperempat komik. Namun selanjutnya tidak ada lagi. hanya ada satu halaman penuh berisi ilustrasi satu tokoh tertentu. Saya bingung ini bagaimana pembagiannya.

Recast ini sesungguhnya memiliki tema yang unik dengan dunia yang menarik pula. Sihir yang bisa digunakan oleh manusia bahkan diajarkan di kurikulum sekolah membuat komik ini tidak bisa dianggap remeh. Sayangnya, namanya juga jilid pertama, segalanya serba tidak jelas dan misterius. Saya penasaran sekali dengan asal-usul JD dan kelanjutan petualangannya.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Harmel’s Violin (Jilid 1)

coverharmels1

Judul: Harmel’s Violin (Jilid 1)

Judul Asli: Hamerun no Violin Hiki

Komikus: Watanabe Michiaki

Penerjemah: Arief Hidayat

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 196

Terbit Perdana: 1995

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 1995

ISBN: 9796371146

cooltext-review

Harmel’s Violin ini adalah salah satu judul komik era 90-an yang saya baca. Awalnya saya agak-agak ragu bisa menikmati komik ini. Maklum saja saya dapat komik ini di obralan seharga 5000 rupiah saja pada tahun 2008 yang lalu. Eh ternyata tak disangka saya sangat menikmatinya. Setiap tokohnya memiliki keunikan tersendiri. Tidak sia-sia deh baca jilid perdananya ini.

Jilid ini memiliki lima bab yang memiliki cerita saling berkaitan. Uniknya, setiap bab tidak memiliki judul, melainkan hanya dituliskan pakai pembuka not balok di partitur lagu. Paham maksud saya nggak ya? Pokoknya begitu deh. jadi jangan harap mendapatkan sebuah kalimat layaknya judul chapter di komik-komik yang lain.

Bab pertama mengisahkan pertemuan sang tokoh utama komik ini, Harmel dan burung gagak hitam pendampingnya, Orbow, dengan Viola seorang pemuda kecil yang hidup sebatang kara di pegunungan Eropa Utara. Viola secara tidak sengaja menyaksikan permanan indah Harmel. Tak sungkan Viola mengundang Harmel dan Orbow bertandang di rumahnya yang sederhana.

Aku tahu, orang yang bisa bermain musik seperti itu pasti orang yang baik hati. Ketika pertama kali bertemu, kukira dia dewa. (Halaman 21)

Bab kedua mengambil setting lokasi di pegunungan Eropa Utara, tepatnya di Desa Stakatt. Pengembaraan Harmel dan Orbow membawa mereka bertemu dengan Flute, seorang gadis pemberani yang melawan anak buah monster Raja Tuba yang menyerang warga kota. Status sebagai yatim piatu membuatnya harus melakukan yang terbaik pada warga kotanya tercinta.

Berani-beraninya kalian memukuli wajahku yang elegant dan beautiful ini. Ongkos ganti ruginya sangat besar! (Halaman 67)

Singkat kata, setelah Harmel “turun tangan” dengan alunan melodi indah biolanya, Flute ikut berkelana bersama Orbow dan Harmel hingga sampai di Kota Tenut. Di sini lagi-lagi ada monster jahat bernama Basoon yang memaksa warga bekerja keras setiap saat. Akibatnya kota yang awalnya makmur tersebut menjadi kotor dan tidak terurus. Kasihan sekali melihatnya.

Tubuhnya sebesar gunung, kekuatannya tak terukur, dan sekali ayun gunung pun seakan-akan terlempar… Selama dia tak dikalahkan, kedamaian tak akan ada di desa. (Halaman 90)

Meninggalkan problematikan Kota Tenut yang telah usai, kali ini Flute “dimanfaatkan” oleh Harmel melalui melodi indahnya untuk membuat jera monster yang dijuluki Tuan Vargote (atau Vargot? atau Fargot? Entahlah.) di Kota Legart. Hal ini dikarenakan Fargot bertindak kasar kepada sseorang gadis cilik yatim piatu penjual bunga yang tidak laku sama sekali.

Padahal waktu dulu, mereka membelinya karena indah. Tetapi aku akan terus berusaha! Soalnya ini kebun bunga ayah dan ibu. (Halaman 135)

Sayangnya, kemampuan Flute karena efek lagu yang dimainkan Harmel tidak mampu mengalahkan Fargot. Berkali-kali Flute babak belur oleh Fargot. Tak pelak hal ini membuat Fargot murka dan berencana menghajar Harmel yang dianggap Pahlawan Penyelamat Dunia. Mulanya Harmel ingin menyerah. Namun, satu tindakan Fargot membuatnya “meledak”.

Dia tidak menunjukkan perasaannya dengan jujur, sebenarnya dia mau minta maaf lho. (Halaman 162)

Ada yang pernah mengetahui tentang cerita terkenal berjudul Kotak Pandora? Komik ini pada bagian awal-awal memang menyisipkan cerita klasik tersebut, menganai sebuah kotak yang berisi segala kejahatan di muka bumi dan tersegel. Hingga suatu ketika seseorang bernama Pandora membukanya dan semua kejahatan terbang dan tersebar ke seluruh dunia.

Yang bisa menyelamatkan dunia dari kejahatan adalah satu harapan yang ada di kotak tersebut. Harapan tersebut dimanifestasikan sebagai Harmel yang dijuluki Sang Pahlawan. Nah, lika-liku perjalanan Harmel bersama Orbow inilah yang menjadi inti cerita komik ini. Sepasang manusia dan burung gagak yang bisa berbicara ini hendak menuju ke utara demi menumpas kejahatan.

Oh iya, di sini Harmel memiliki senjata andalan sebuah biola (atau cello karena terlalu besar, menurut saya) untuk melawan para monster. Ia selalu memainkan lagu-lagu klasik yang entah bagaimana selalu bisa membuat monster lawannya bertekuk lutut kalah tanpa ampun.

Nah, setiap melawan monster, Orbow selalu memberikan sebuah info atau pengetahuan tentang lagu-lagu yang dimainkan Harmel. Lagu yang digubah oleh komposer terkenal sepanjang masa itu selalu terasa benar-benar bagus didengar. Sayangnya, kemahiran bermain biola Harmel justru berbanding terbalik dengan sifatnya yang serakah dan sakarepe dewe *sigh*.

Satu-satunya orang yang cukup waras (dan mungkin cukup bodoh) untuk mengikuti Harmel adalah Flute. Memang benar sih kemampuan bawah sadarnya sangat bermanfaat dalam melawan para monster. Namun harga yang harus dibayar Flute sungguh memilukan hati, dan Harmel tidak mempedulikan hal itu. Grrh. Alau saja bukan dia sang pahlawan, pasti saya tidak akan mendukungnya. Tetapi kalau dipikir-pikir justru itulah yang membuat komik ini kocak.

Ya benar, komik ini banyak sekali menyuguhkan humor spontan ataupun anti klimaks yang membuat saya cengengesan. Misalnya ketika Harmel justru menjual Flute pada orang-orang di Kota Legart. Atau setelah monster berhasil dikalahkan, Harmel jstru meminta bayaran sangat tinggi pada warga Kota Legart yang ujung-ujungnya warga kota tidak jadi damai wkwkwk.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Fullmetal Alchemist (Jilid 1)

coverfullmetal1

Judul: Fullmetal Alchemist (Jilid 1)

Komikus: Arakawa Hiromu

Penerjemah: Leona

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 188

Terbit Perdana: 2007

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2007

ISBN: 9789792705249

cooltext-blurb

Kami, Edward dan Alphones Elric. Kakakku yang alchemist jenius juga dikenal sebagai “Fullmetal Alchemist”. Cinta kami pada Ibu membuat kami melanggar hukum pertukaran setara, dan menyebabkan Kami menjadi seperti sekarang.

cooltext-review

Selamat siang. Jumpa lagi. Kali ini komik berjudul Fullmetal Alchemist bisa saya selesaikan dalam sekali duduk. Komik ini terdiri atas empat chapter yang masingmasing sedikit berkaitan meskipun tidak terlalu erat. Two Alchemist adalah bab pertama yang mengisahkan kehadiran dua bersaudara bernama Edward Elric dan Alphones Elric di sebuah kota yang gersang.

Ternyata di kota ini beredar rumor tentang seorang pria yang dijuluki Guru Cornello. Sang guru ini diyakini masyarakat sebagai utusan Dewa Leto. Salah satu orang yang mempercayainya adalah Rose, seorang gadis sebatang kara yang ingin meminta Guru Cornello menghidupkan kembali kekasihnya yang telah tiada. Elric bersaudara mencium hal aneh tentang sang guru itu.

Beliau bisa menghidupkan kembali dan memberikan jiwa yang abadi pada makhluk hidup yang sudah mati. (Halaman 15)

Ternyata Elric bersaudara tersebut adalah seorang alchemist yang disuguhkan di bab The Cost of Life. Bahkan Edward Elric adalah alchemist negara yang memiliki kemampuan sangat tinggi. Mereka berdua ingin meminta “hal berharga” yang dimiliki Guru Cornello agar tujuan pribadi mereka ini bisa tercapai. Yah, meskipun harus mengorbankan keyakinan Rose dan warga kota.

Begini akibatnya kalau ingin menghidupkan kembali satu orang dengan usaha dua orang… (Halaman 63)

Kisah pilu Elric bersaudara di kota tempat tinggal Rose juga tidak berakhir bahagia. Perjalanan mereka berlanjut ke bab ketiga berjudul The Mine City. Di Tambang Youswell ini, mereka berdua ingin bermalam di salah satu penginapan. Sayangnya, latar belakang Edward sebagai abdi negara dinilai sangat mengganggu warga. Akibatnya hanya Alphonse yang boleh tinggal.

Walau ditukar berbagai macam hal istimewa, aku tak bisa memaafkan orang yang menjual jiwanya pada pihak militer negara. (Halaman 108)

War on The Train sebagai bab terakhir jilid ini mengisahkan sebuah penyanderaan seorang petinggi negara bernama Jendral Hakuro dan keluarganya yang ingin berlibur. Ketua geng yang menyandera itu adalah Bald. Namun tak disangka, Edward dan Alphonse yang berada di kereta yang sama mau tidak mau harus turun tangan mengatasi kelompok jahat tersebut.

Kalau terjadi sesuatu diluar dugaan, pasti akan langsung runtuh. Mereka pasti sudah tidak akan mematuhi kalian lagi. (Halaman 155)

Membaca judul komik ini pertama kali membuat saya agak-agak bingung. Apa itu alchemist? Meskipun di dalam jilid perdana ini dijelaskan secara singkat tentang apa itu alchemist, saya masih penasaran. Akhirnya saya “berselancar” dan mendapatkan jawaban bahwa alchemist adalah orang-orang yang mempelajari (dan biasanya sudah menguasai) tentang alkimia.

Kemudian muncul pertanyaan apa itu alkimia? Thanks to google, saya mendapatkan jawaban bahwa alkimia adalah ilmu kimia yang didasari dengan paham spiritual sehingga bertujuan untuk membuat benda-benda atau materi-materi yang tidak masuk akal, dan bertujuan untuk melawan hukum alam. Wow. Kenapa saya nggak dapet materinya saat sekolah ya?

Eeh ternyata pada akhir referensinya, disebutkan bahwa bisa disimpulkan bahwa alkimia adalah protosains yang menggabungkan unsur-unsur kimia, fisika, astrologi, seni, semiotika, metalurgi, kedokteran, mistisisme, dan agama. What the? Jangankan menggabungkan semua unsur ilmu tersebut, satu saja saya belum menguasai. Hahahahahak.

Baiklah di sini saya bisa katakan bahwa komik ini sangat sangat fiksi. Bentuk fisik Alphonse yang “ajaib” saja bisa ada, hal ini membuktikan komik ini memang hanya imajinasi komikusnya. Yang saya sukai dari komik ini adalah…semuanya. Ya benar, tokohnya, kemampuannya, jalan ceritanya, humornya, setting dan plot yang disuguhkan sangat menarik.

Edward memiliki kelebihan automail. Hal ini juga membuat saya kagum bahwa seorang anak kecil yang seperi itu bisa menguasai ilmu alchemist hingga menjadi abdi negara yang dihormati. Kadar humor yang tersaji di komik ini juga sangat pas dan menghibur. Si adik, Alphonse, justru terlihat jauh lebih dewasa dalam berpikir dan bersikap dibanding kakaknya sendiri. Terlebih ketika Edward dengan sangat mudah murka karena disebut sebagai orang yang &#@%$# (biar nggak spoiler) :p Namanya juga masih jilid 1, jadi serba tidak jelas. Aaah tapi saya penasaran!

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Duel Jack (Jilid 1)

coverduelj1

Judul: Duel Jack (Jilid 1)

Komikus: Ihara Shigekatsu

Penerjemah: Patsiana T. Sofyan

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 188

Terbit Perdana: 2005

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2005

ISBN: 9789792071719

cooltext-blurb

Sho berhasil menguasai permainan sangat populer “Duel Masters” yang membuatnya terkenal di seluruh negeri.

cooltext-review

Permainan kartu dari Jepang yang cukup populer adalah permainan kartu Duel Masters. Selain populer dengan kisahnya sendiri, ternyata ada pula judul lain yang menggunakan permainan ini menjadi inti tema ceritanya, yaitu Duel Jack. Di komik ini, pembaca akan dibawa untuk menikmati petualangan seorang anak dalam bermain Duel Maters.

Adalah seorang anak laki-laki kelas 3 SD bernama Manato Hino yang gemar bermain bola di lapangan. Ia berpendapat bahwa permainan bola bisa membuat keringat dan sudah sepantasnya dilakukan anak laki-laki seusianya. Suat ketika, ia mendapati lapangan kosong karena semua anak laki-laki kecuali dirinya sedang bermain kartu di sebuah departement store.

Di sana, penyelenggara pertarungan kartu Duel Masters adalah seorang anak laki-laki yang menamakan dirinya Sho, sang Duel Jacker. Manato yang marah-marah karena semua temannya tidak ada di lapangan justru membuat Sho ingin memperkenalkan permainan kartu itu kepadanya. Sho berpendapat bahwa Manato harus mencoba asyiknya bermain Duel Masters.

Walaupun kalah, perbaiki strategi dan coba sekali lagi!! dalam duel semakin banyak bertarung, maka akan semakin kuat!! (Halaman 17)

Oh iya, komik ini terdiri atas delapan bab dan satu bab khusus berisi kumpulan trik bermain Duel Masters. Pengalaman Manato bermain kartu mengantarkannya pada beberapa lawan yang cukup tangguh. Salah satunya adalah seorang Leader Chinsoudan yang ingin menguasai taman bermain yang biasa digunakan Manato. Trik Manato yang masih pemula tentu saja kalah telak.

Selain orang asing, Manato juga berhadapan langsung dengan teman sekelasnya sendiri bernama Mizuno. Awalnya Mizuno ini sering kalah bermain kartu dengan Manato. Hingga suatu ketika ia meminta bantuan Sho agar mengajarinya menjadi lebih kuat dan bisa mengalahkan Manato. Hasilnya? Manato jadi mengakui kehebatan Mizuno. Lantas bagaimana?

Combo itu harus kamu temukan sendiri. Walaupun aku beri tahu… Itu artinya bukan combo milik Manato. (Halaman 61)

Dr. Baggy adalah salah satu tokoh lawan yang harus dihadapi oleh Manato. Ia awalnya sangat menyebalkan dengan cara bicara yang sering menyisipkan “Yo” disetiap ucapannya. Terlebih banyak sekali orang yang kalah bermain dengannya karena kehebatannya bermain kartu. Manato merasa tertantang dan ingin mengalahkan dia. Hasilnya bagaimana ya?

Kakeru Noroi dan Arasgu Kanezukai adalah anak-anak yang secara tidak sengaja bertarung Duel Masters dengan Manato karena keterpaksaan. Dua-duanya memiliki trik yang jauh diatas Manato dalam bermain kartu. Manato harus menelan kekecewaan karena kalah dalam waktu singkat karena tidak bisa mempertahankan diri bermain Duel Masters. Bagaimana selanjutnya?

Manato, strategi seperti apapun pasti punya kelemahan!! Nggak ada strategi yang sempurna!! (Halaman 129)

Membaca komik ini seharusnya saya merasa bersemangat dalam mengikuti setiap ceritanya. Apalagi tokoh dan permainan Duel Masters ini sebenarnya sangat menarik untuk diperhatikan. Sayangnya, saya justru sering sekali mengernyitkan dahi ataupun emosi membaca beebrapa bagian karena terasa tidak masuk akal meskipun ini adalah cerita fiksi.

Awal hal aneh yang saya pertanyakan adalah kemampuan Manato Hino yang awalnya nol besar tidak tahu menahu tentang permainan Duel Masters tiba-tiba bisa lancar jaya dan mengalahkan musuh pertamanya yang sudah mahir “hanya” karena diajari oleh Sho. Maksudku, seriusan? Yang ada juga kudu latihan berkali-kali dulu baru bisa menang. Grrrh.

Formula yang selalu terjadi di setiap cerita adalah Sho dan Manato berjumpa lawan baru, Manato bemain Duel Masters  dengan orang tersebut, Manato kalah, Manato belajar bermain kartu dari Sho, Manato dan sang lawan bertanding ulang, Manato menang. Begituuuu terus. Seakan Manato hanya belajar sepotong-sepotong tapi langsung nekat melawan orang. Grrrh.

Mana, shield, blocker, breacker, creature, dan beberapa istilah asing menghiasi berbagai sudut komik ini. pada bab satu sudah dijelaskan oleh Sho. Namun sayangnya Sho lupa menjelaskan kemampuan tiap kartu karena tiba-tiba Manato sudah bisa gitu memahami kemampuan kartu-kartunya. Padahal awalnya dia nggak punya kartu. Terus dia main pakai punya siapa? Grrh.

Satu hal yang saya sukai setelah emosi berkali-kali adalah ada bab bonus yang merangkum tata cara dasar bermain Duel Masters. Mulai dari jumlah kartu di tangan, apa itu shield, creature, dan lainnya. Meskipun dengan ciri khas Sho yang luebay dan terlalu ajaib, masih lebih mending daripada di bab-bab sebelumnya. Tapi tetap saja saya hanyamemberikan rating yang segini saja.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Croket! (Jilid 1)

covercroket1

Judul: Croket! (Jilid 1)

Komikus: Kashimoto Manavu

Penerjemah: Patsiana T. Mukmin

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 188

Terbit Perdana: 2007

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2007

ISBN: 9789792714630

cooltext-blurb

Kalau bisa mengumpulkan banyak koin emas, kamu bisa meminta apa pun yang kamu inginkan! Begitu hukum yang ada di dunia banker, tempat Croket hidup. Makanya, Croket, si banker kecil yang hebat ini, mulai berkelana untuk mengumpulkan koin emas. Sebenarnya, keinginan si kecil ini apa, sih?

cooltext-review

Komik berjudul Croket! ini pada dasarnya memiliki tema yang sederhana. Sebuah dunia yang terbiasa dengan sebuah profesi banker yang saling mengalahkan demi mendapatkan sejumlah koin emas milik banker yang kalah. Namun, selain hal tersebut ternyata ada hal ajaib lain yaitu seorang banker bisa meminta hal yang akan dikabulkan jin ketika celengannya sudah penuh.

Komik ini memiliki lima chapter sebagai pembuka jilid perdananya. Croket adalah seorang banker cilik yang berkelana bersama celengannya yang berbentu babi bernama Menchi. Chapter berjudul Aku, Croket Si Banker!! Membawanya bertemu dengan banker lain berwujud kucing yang licik bernama Oyster. Singkat kata, Oyster mengikuti Croket berkelana.

Pantas saja, biar badannya kecil, tapi kuat sekali… (Halaman 27)

Bersama Oyster, Croket, si anak banker legendaris bernama Banggu sampai di Kota Frypan Rock. Di chapter berjudul Banker Survival! Kerusuhan Dimulai!! ini Croket menyelamatkan seorang gadis cilik bernama Teto karena diganggu banker kasar bernama Abrami. Di kota ini Croket mendapatkan berita tentang perlombaan Banker Survival berhadiah banyak uang emas.

Katanya, siapa yang menang akan dapat hadiah uang emas yang banyak sekali, yang katanya bisa memenuhi celengan kita!! (Halaman 52)

Menginjak chapter berikutnya, Tidak Akan Ditinggalkan!! Teman Pertama, Croket dan Oyster sampai di lokasi perlombaan yaitu Pulau Miwakuno, tepatnya di Macadonia Island. Di sana sudah banyak berkumpul para banker dari seluruh penjuru negeri. Sebagai permulaan, setiap banker diberi misi memcahkan balon milik banker lain. Hmm apakah Croket bisa bertahan??

Masa’ mereka nggak sadar, kalau itu sama saja seperti memberitahu keberadaan mereka! (Halaman 79)

Pertemuan Croket dengan pembunuh mendiang ayahnya yaitu Pria Berjubah Hitam tertuang pada chapter keempat yaitu Malam Neraka!! Munculnya Pria Berjubah Hitam?! Tepat ketika pria itu hendak membunuh Croket, Oyster bangun dari tidurnya dan menyelamatkan nyawa Croket. Tidak lama berselang, malam sudah tiba dan pertarungan semakin lama semakin menegangkan.

Sepertinya nggak ada waktu untuk istirahat lagi, Oyster!! Lihat itu!! (Halaman 123)

Pada chapter terakhir berjudul Team Battle, Anggota yang Paling Kuat, Paling Parah?! sudah ada beberapa tokoh tambahan lain bernama Purin Purin, Risotto, dan Fondue yang pada awalnya bukanlah orang yang bersahabat. Namun karena mereka tergabung dalam satu “tim” yang sama mau tidak mau Croket dan Oyster harus bekerja sama dengan mereka bertiga.

Aku sampai lupa kalau aku nggak bisa bergerak gara-gara jebakan kotoran si Purin Purin. (Halaman 150)

Salah satu tanda seseorang adalah banker atau tidak adalah dengan melihat apakah ada tanda banker berbentuk lingkaran dengan silang didalamnya yang melekat di tubuhnya. Tanda ini tidak mengenal usia. Croket yang masih anak-anak ataupun Oyster berwujud kucing bisa mendapatkan lambang itu. mata uang emas yang diincar banker juga berlambang sama.

Jujur saja, pertandingan babak pertama Banker Survival yang saling meledakkan balon milik banker lain sangat sanat mengingatkan saya pada kisah dystopia Hunger Games. Dari sekian banyak banker hanya menyisakan 30 banker benar-benar mirip dengan pertandingan yang dijalani Katniss dan Peeta. Tapi saya abaikan saja agar saya bisa menikmati ceritanya.

Komik ini targetnya semua umur. Namun dengan cukup kasarnya tingkat kekerasan yang disuguhkan, seharusnya komik ini berlabel Remaja saja sih. Meskipun humor yang ditampilkan juga tidak vulgar dan masih bisa dinikmati anak-anak. Oh iya bicara humor, komikus gemar menyisipkan humor dengan membuat Croket pipis melulu bahkan ditengah pertarungan.

Saya cukup menikmati ceritanya yang ajaib. Yah namanya juga komik yang suka-suka imajinasi komikusnya, komik ini juga ajaib mulai dari kekuatan Croket yang sangat besar sebagai anak kecil, Oyster si kucing berjas hitam yang bisa berbicara, dan berbagai hal saat Banker Survival. Sayangnya ya itu tadi, cukup banyak kekerasan antar banker yang sering diperlihatkan.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Kobochan (Jilid 2)

coverkobo2

Judul: Kobochan (Jilid 2)

Komikus: Ueda Masashi

Penerjemah: Astuti Indriati

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 135

Terbit Perdana: 1993

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 1993

ISBN: 9795375628

cooltext-blurb

Komik Kobo-Chan adalah humor yang dientas dari segala peristiwa renik yang bisa terjadi sehari-hari dan dimata anak-anak harus ditanggapi dengan perasaan yang sangat peka terhadap kenaifan manusia. Humor ini dibutuhkan oleh anak-anak untuk melatih kepekaan mereka dalam menjaring nuansa kelucuan dalam pergaulan sehari-hari. – Arwah Setiawan, Lembaga Humor Indonesia

Komik sering dituduh berdampak negatif, mulai dari tidak mendidik sampai merusak moral! Komik Kobo-Chan merupakan salah satu bukti nyata yang meruntuhkan tuduhan keliru semacam itu. Dengan sentuhan garis dan suasana jenaka yang sederhana refleksi dunia anak-anak, Kobo-Chan bukan sekadar menghibur tetapi juga berpotensi mendidik, bukan hanya anak-anak namun juga kaum dewasa. tidak heran apabila komik Kobo-Chan begitu populer dan favorit di masyarakat Jepang. Silakan nikmati komik Kobo-Chan tanpa rasa kuatir! Terima Kasih dan Salam hormat dari: – Jaya Suprana

cooltext-review

Di dunia ini semua bisa terjadi dan apa yang akan terjadi… Ada yang ingat penggalan lirik lagu pembuka sebuah judul anime yang tayang setiap hari minggu pagi di salah satu stasiun televisi swasta Indonesia belasan tahun silam? Ya benar, Kobo-Chan adalah salah satu anime yang populer di Indonesia. Cerita yang sederhana dan menggelikan cocok dinikmati oleh siapa saja.

Komik ini sama persis dengan versi anime yang memiliki tokoh utama seorang anak laki-laki seusia TK bernama Tabata Kobo. Ia adalah anak dari pasangan Tabata Sanae dan Tabata Koji. Oh iya, selain mereka bertiga, keluarga Kobo juga ada Kakek dan Nenek serta hewan peliharaan anjing bernama Pochi dan kucing bernama Mi.

Komik ini menceritakan tentang kehidupan Kobo dan keluarganya yang kocak dan menghibur. Ada 126 cerita pendek yang terkonsep empat panel tamat pada setiap halamannya. Karena saya tidak bisa membahas satu per satu, jadi saya akan ambil beberapa cerita yang menurut saya  menarik saja yah.

Salah satu cerita yang lucu adalah ketika di sebuah pusat perbelanjaan yang ramai ada ibu-ibu yang kewalahan menggandeng anak lelakinya yang selalu berlari ke sana kemari. Tidak sengaja ia berjumpa dengan Kobo dan ibunya. Mencoba sedikit curhat, ibu tersebut kagum anak Sanae tidak berkeliaran. Eh tak disangka ternyata trik yang diterapkan Sanae sungguh cerdik.

Anakmu pintar kau tak perlu pegang tangannya erat-erat. (Halaman 33)

Ada lagi cerita tentang Kobo yang bersemangat memijat pundak kakek yang pegal. Sebagai imbalannya, Kakek memberikan Kobo uang jajan sebesar 100 rupiah. Iya benar, rupiah karena mata uang di komik ini sudah disadur menjadi mata uang lokal negara Indonesia. Kobo senang sekali mendapat uang tersebut dan bergegeas pergi. Wah kira-kira mau dibuat apa ya uang itu?

Padahal, jaman sekarang uang 100 rupiah nggak bisa buat beli apa-apa. (Halaman 65)

Namanya juga anak-anak, Kobo sangat suka makan makanan manis termasuk permen. Melihat anak tetangganya yang memakan permen berbentuk batangan, Kobo langsung pulang ke rumah dan mengambil pernem serupa. Nenek yang melihatnya langsung memarahi Kobo. Namun ternyata Ibu malah membiarkan Kobo memakannya. Wah, baik hati sekali ya.

Kobo! Bukannya tadi kamu sudah makan permen itu tadi! Nanti gigimu busuk lho! (Halaman 99)

Dari segi isi, komik ini sangat kaya akan cerita. Bagaimana tidak, setiap halaman memuat kisah yang berbeda-beda. Empat panel memang saya rasa membuat cerita beraneka macam. Namun, hal itu justru membuat saya kurang bisa menikmati karena “dipaksa” mencicipi akhir cerita dengan sangat cepat. Padahal kalau dipanjangkan sedikit pasti bisa lebih puas.

Kalau melihat ceritanya, terasa sekali nuansa keluarga dan kehidupan sehari-hari. Apalagi tokoh Kobo yang masih polos dan lugu membuat saya gemas setiap kali bertingkah konyol dan menggelikan. Yah, meskipun terkadang nakal, kenakalannya masih dalam batas yang wajar dan tidak terlalu parah.

Lima tokoh utama yang bermain di jilid ini juga saya rasa memiliki keunikan masing-masing. Koji sebagai ayah yang kocak dengan kesibukan sebagai pekerja kantoran, Sanae seorang ibu rumah tangga yang kadang tegas kepada anaknya sendiri, Kakek yang sama konyolnya dengan cucunya, serta Nenek yang memiliki sifat jahil. Semuanya memberikan nuansa lucu yang segar.

Komik yang isinya padat ini alangkah lebih baik jika diberi judul setiap ceritanya. Atau paling tidak dikelompokkan menjadi beberapa bab tersendiri agar lebih mudah dalam menikmati cerita sesuai tema ataupun latar belakang kejadian yang sama. Selain itu, penyesuaian mata uang menjadi versi rupiah saya rasa sangat tidak perlu karena menjadi sirna nuansa Jepangnya.

Namun demikian, komik ini cukup menarik untuk bacaan ringan di sore hari. Humornya tidak berlebihan, setiap kejadian terasa membumi dan mudah dijumpai, serta tokoh-tokohnya juga tidak terlalu fiksi sehingga bisa dinikmati dengan mudah. Sebagai penutup, ini dia lirik penutup lagu opening Kobo-Chan. Nipong nipong cha cha cha cha cha bersemangatlah selalu… 

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Vicious Horse Grooming Up! (Jilid 2)

covervicious2

Judul: Vicious Horse Grooming Up! (Jilid 2)

Judul Asli: Jajauma Grooming Up!

Komikus: Yuuki Masami

Penerjemah: Fetty Yeo

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 188

Terbit Perdana: 2004

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2004

ISBN: 9789792053036

cooltext-blurb

Kenangan selama liburan di peternakan membuat Shunpei tertarik dan jatuh cinta pada dunia pacuan. Dari koran pacuan yang dibacanya, dia mengetahui bahwa kuda dari Peternakan Watarai, Strike Eagle, mengalami patah tulang. Merasa bersalah karena sebelumnya pernah membuat kuda di sana terkejut, Shunpei memutuskan untuk datang lagi ke Peternakan Watarai….

cooltext-review

Saya jarang bahkan hampir tidak pernah tahu menahu tentang dunia pacuan kuda. Selain pertandingan ini bukanlah salah satu pertandingan yang jamak diberitakan dan disiarkan melalui media massa, keseruan menonton kuda adu cepat berlari masih belum bisa mengalahkan keseruan permainan sepak bola, menurut saya.

Hingga suatu ketika asaya membaca buku komik ini. Vicious Horse Grooming Up! mengisahkan tentang dunia pacuan kuda beserta halhal di balik layar sebuah peternakan kuda yang secara tidak sengaja dikunjungi oleh Kuze Shunpei ketika tersesat dan mengalami musibah di Hokkaido.

Komik ini memiliki sembilan bab utama sebagai lanjutan sepuluh bab di jilid perdana. Awal mula hubungan Shunpei dan Peternakan Watarai di Hokkaido telah tertuang di jilid pertama. Kali ini Shunpei sudah kembali ke Tokyo dan mengenyam pendidikan kelas 2 di SMA Swasta Fujimasa. Bab berjudul Di Bawah Atap Kota Tokyo ini adalah awal nostalgianya di Hokkaido.

Belajar tuh bukan sesuatu yang harus dilakukan sampai setengah mati. Sebab, tak akan ada hasil yang bisa melebihi batas kemampuan. (Halaman 12)

Pada bab yang berjudul Telur Emas, Shunpei berkenalan dengan teman sekelasnya yang sangat pintar bernama Tadenuma. Ia selain jenius dalam bidang pelajaran, Tadenuma sangat gemar mengikuti berita pacuan kuda. Tak pelak hal ini membuat Shunpei menjadi rajin mencari tahu tentang pacuan kuda hingga akhirnya ia merasa harus kembali ke Peternakan Watarai.

Yang dimaksud dengan kekuatan bawah sadar adalah kemampuan yang diwariskan secara turun temurun, yang berasal dari darah kuda unggulan. (Halaman 86)

Kembalinya Shunpei yang hanya bermodalkan alasan klasik “hanya mampir” justru membuat keluarga Watarai bahagia dengan kehadirannya. Selain anak-anak Pak Watarai yang semuanya perempuan itu senang ada Shunpei, sang bos juga bahagia bisa bermain catur dengan Shunpei. Apalagi pada bab berjudul Awal Mimpi ini SHunpei bisa berhadapan langsung dengan Hibiki.

Tapi, dalam pacuan tidak ada hal yang pasti. Yah… ini Pacuan Derby, kita tak tahu kuda mana yang nasibnya baik. (Halaman 140)

Meninggalkan dunia Shunpei dan peternakan kuda pacuan, ada satu bab spesial yang diberi judul utama Side Step dan sub bab judulnya Sire Line. Kalau pada bab utama mengisahkan tentang peternakan kuda dan segala hal tentang persiapan kuda pacuan, kali ini ada kisah tentang sang joki penunggang kuda pacuan tersebut.

Adalah keluarga Takeoka yang terdiri atas sang ayah bernama Takeoka Ryuji beserta kedua anaknya yaitu yang laki-laki bernama Takeoka Kazuto dan Takeoka Wakaba si adik perempuan. Ibu Kazuto yang telah meninggal sejak lama membuatnya harus mengikuti jejak sang ayah menjadi joki kuda pacuan. Interaksi ayah-anak ini sangat menggelikan saat dibaca.

Yah… Karena ayahku akan mengundurkan diri, akulah yang kelihatannya akan ikut terus. Kalau aku bisa memenangkan Satsuki Prix, nati akan kupikirkan. (Halaman 162)

Saya yang tidak sempat membaca jilid sebelumnya harus menelan kebingungan dengan segala hal yang diungkapkan jilid kedua ini mengenai kuda pacuan dan tetek bengeknya. Saya rasa komik ini bukanlah komik yang fokus pada hal-hal roman ataupun keseruan dunia pacuan kuda, melainkan menitikberatkan pada pengetahuan tentang kuda, khususnya kuda pacuan.

Saya yang sama sekali tidak tahu tentang jenis kuda pacuan harus membaca berbagai jenis kuda yang disebutkan seperti Dungeon Brett, Longman Gun, Aldebaran, dan sebagainya membuat saya pusing. Mungkin kalau saya sudah membaca jilid pertama sebagai “pengantar”, saya tak perlu sebingung ini. Pun demikian dengan segala hal tentang pacuan kuda. Oh my.

Namun, saya harus akui bahwa segala hal yang disebutkan di jilid ini memang pengetahuan baru bagi saya. Apalagi alur dan karakter tokoh utamanya membuat saya suka. Shunpei yang polos terkadang membuat penghangat suasana keluarga Watarai. Humor yang disuguhkan juga tidak berlebihan dengan situasi yang ada. Apakah saya bersedia baca lanjutannya? Tidak. Hehe.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Reborn Kumiho (Jilid 6)

coverreborn6

Judul: Reborn Kumiho (Jilid 6)

Judul Asli: [Reborn Kumiho]

Komikus: Han Hyun-Dong

Penerjemah: Presilia Agustin

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 171

Terbit Perdana: 2005

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2005

ISBN: 9789792069327

cooltext-blurb

Setelah ratusan tahun berlalu… Akhirnya Lee Mugi bangkit dari pertapaannya. Ini berarti bahaya buat Kumiho dan Maru…

cooltext-review

Reborn Kumiho adalah salah satu dari segelintir komik asal Korea yang pernah saya baca selama ini. Mohon maaf saya tidak sempat males mencari tahu tentang awal mula ataupun inti cerita judul ini karena saya langsung melompat ke jilid 6. Jadi saya akan mengupas sepemahaman saya tentang jilid ini saja ya.

Komik ini terdiri atas empat bab. Sesungguhnya keempatnya saling berkaitan satu sama lain. Namun, karena saya nggak tahu asal muasalnya seperti apa, jadi saya menangkap dua bab awal memiliki jalinan cerita sendiri yang terkesan tidak dalam jalinan kisah yang sama dari dua bab akhirnya.

Bab pertama (atau bab bernomor 24 di jilid ini) berjudul Hosomdo Pedang Maru mengisahkan seorang gadis muda bernama Danbi yang bekerja di sebuah restoran bernama Surga Mandu. Suatu hari ada seorang pria berambut panjang membuat kekacauan di restoran dan menghina bahwa mandu yang dibuat Danbi tidak enak sama sekali.

Kalau kau tidak percaya diri berarti selama ini Surga Mandu mempeprmainkan orang-orang… Dasar penipu.

Bersambung ke bab selanjutnya adalah Ju Danbi Lipan Petarung. Tak disangka, pria tersebut adalah jelmaan Setan Kalajengking ang ingin menghancurkan restoran yang notabene adalah sarang Setan Lipan yang telah dibunuh Danbi. Tak ingin restorannya hancur, Danbi terpaksa meladeni Setan Kalajengking agar bertarung hingga titik darah penghabisan.

Kau bicara seperti itu memangnya kau lebih mulia daripada manusia? Menurutku kau sama saja. Hanya karena bentuk gigimu seeprti itu, kau berbuat semaunya pada manusia.

Lee Mugi yang Tertidur Selama Ribuan Tahun adalah judul bab ketiga. Kali ini cerita dibuka di Dunia Setan ketika Lee Mugi yang telah bertapa ribuan tahun bangkit dan berambisi mengalahkan Kumiho. Ia dibantu oleh Myo Ryon, si Setan Kucing untuk mencari Kumiho. Sayangnya, Sadis, si Setan Laba-Laba tidak menyukai kehadiran Lee Mugi.

Sudah dikirim 4 setan untuk menangkap Kumiho, tapi… Selama 3500 tahun belum ada yang sanggup menghadapinya.

Bab terakhir di jilid ini adalah Uhyoldo Pedang Muryong. Kali ini Kang Maru bersama Kumiho harus berhadapan dengan Muryong dan pengikutnya, Setan Besi dan Setan Air. Kumiho merasa kedua setan tersebut telah mati dimasa lalu. Namun ternyata pedang rubah Muryong yang membuat mereka berdua hidup kembali. bagaimana akhir pertarungan Muryong dan Maru?

Tolong hentikan. Sekarang kau bergantung pada pedang rubah! Dendam pribadi bisa merugikan. Mulai sekarang, layanilah pemilik pedang rubah.

Komik ini saya rasa merupakan sebuah judul komik yang bagus. Perpaduan unsur fantasi, mitologi, dan aksi yang cukup menegangkan bisa menjadi tema yang tidak membosankan. Apalagi goresan gambar komik ini juga rapi dan sedap untuk dipandang. Karakter perempuannya cantik, tokoh laki-lakinya cakep, dan tak lupa setan-setan yang “keren” juga.

Sayangnya, saya tidak mengetahui Reborn Kumiho ini bercerita tentang apa, siapa saja tokoh penting yang ada di komik ini, di mana saja setting yang digunakan, kapankah terjadinya berbagai peristiwanya, dan bagaimana jalinan cerita utuh yang seharusnya saya jumpai terlebih dahulu. Intinya, 5W+1H komik ini tidak saya ketahui pasti.

Akibatnya, saya amat sangat kurang menikmati komik ini. Ditambah lagi nama tokohnya yang serba Korea yang seharusnya ada tiga suku kata justru dilebur suku kata kedua dan ketiga menjadi satu kata sendiri membuat saya bingung bacanya bagaimana. Contohnya Mehyang, harusnya dibaca Me-Hyang atau Meh-Yang? Mungkin sang penerjemah kurang memahami penulisan dasar nama Korea dalam huruf abjad.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Cerita Hantu di Sekolah (Jilid 18)

covercerita18

Judul: Cerita Hantu di Sekolah (Jilid 18)

Sub Judul: Ternyata Memang Hanitaro

Komikus: Maejima Akihito

Penerjemah: Patsiana T. Sofyan

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 156

Terbit Perdana: 2004

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2004

ISBN: 9789792064131

cooltext-blurb

Rupanya Hanitaro belum puas mengerjai aku dan teman-temanku. Miki-chan memutuskan untuk memiliki sebuah buku harian bersama denganku. Tapi Hanitaro cemburu dan merusak rencana indahku sehingga Miki-chan marah padaku. Namun pada akhirnya Kazuo menolongku dan Miki-chan pun mau berbaikan denganku.

cooltext-review

Selamat tahun baru 2017! Nah, di tahun yang baru ini saya ingin menghabiskan timbunan komik saya dalam setahun ini dengan membaca dan meresensinya semua. Semoga terlaksana. Sebagai pembuka, ada komik dari Jepang berjudul Cerita Hantu di Sekolah, sub judul Ternyata Memang Hanitaro. Isinya ada lima chapter yang berisi kumpulan cerita pendek, satu bagian khusus berisi ilustrasi kiriman para pembaca, serta sebuah halaman penutup.

Sebagai perkenalan, Hanitaro adalah sebuah patung tanah liat. Sebagaimana patung pada umumnya, dia seharusnya tidak bisa bergerak. Nah, uniknya Hanitaro bisa bergerak dan memiliki berbagai kemampuan khusus yang bisa dikatakan sangat tidak baik dan hanya dijadikan ide menjahili orang-orag di sekitarnya. Beneran deh, tokoh Hanitaro ini adalah sebuah patung yang sangat menyebalkan.

Komik Dongeng Hanitaro adalah chapter pertama. Seperti judulnya, pada chapter ini berisi sekumpulan cerita rakyat opuler Jepang yang dikemas sangat “berbeda” dibandingkan versi aslinya. Salah satunya adalah kisah Urashimataro yang diperdaya oleh Hanitaro sehingga menganggap Hanitaro adalah gurunya. Tidak sampai disitu, Hanitaro dengan tega menjebak Urashimataro agar menuruti segala perintahnya dan mencampakkannya begitu saja.

Guru memang kuat, ya!! Sekarang aku jadi bisa pulang dengan membawa harta karun dan bisa merawat kedua orang tuaku!! (Halaman 16)

Komik Hanitaro – Bagian Pertama – Masa Muda Selalu Crooot!! adalah chapter kedua. Berbeda dengan chapter pertama, pada bagian ini sudah berisikan cerita-cerita kasual sehari-hari Hanitaro dengan segala macam kejahilannya. Oh iya, sebagai patung tanah liat, dia tinggal bersama keluarga Yoshio. Namanya saja numpang tinggal, tentu saja Yoshio-lah yang sering sekali menjadi bulan-bulanan Hanitaro. Kasihan sekali dia ini… T-T

Orang yang tidak mengerti kasih sayang sih, sama saja dengan kotoran Yoshio!! Begitulah kata Hanitaro yang marah… (Halaman 33)

Komik Hanitaro – Bagian Kedua – Hari-Hari Menyenangkan Seorang Lelaki Tukang Buang Air! Adalah chapter ketiga. Salah satu cerita yang ada di bagian ini adalah ketika kawan sekelas Yoshio, Miki, mengajak Yoshio mengisi buku harian bersama. Konsepnya sih buku harian ini akan dibawa bergiliran untuk diisi satu sama lain setiapp hari. Tak disangka, kejujuran Yoshio menulis cerita di buku membuat Hanitaro murka dan mengacaukan isi bukunya. Akibatnya?

Mungkin Yoshio memang cowok tukang buang air!! Tapi, apa salahnya, sih, kalau jadi cowok tukang buang air!? Cowok tukang buang air juga ‘kan nggak apa-apa ‘kan!! (Halaman 63)

Komik Hanitaro – Bagian Ketiga – Tantangan Menuju Kebahagiaan!! Sebagai chapter keempat masih berisi cerita-cerita aneh tentang Hanitaro dan kawan, eh bukan dink, orang di sekitarnya. Salah satu ceritanya adalah Murakami, teman Yoshio yang memiliki kefanatikan dengan garis putih di tepi jalan. Ia memiliki ambisi bisa mengendarai sepeda melewati garis itu tanpa terjatuh. Sayangnya, halangan yang muncul membuatnya tidak pernah sukses. Hahahahah.

Aku sekarang lagi nggak punya waktu untuk bicara dengan orang-orang bodoh seperti kalian! Aku harus pergi!! Jangan pedulikan aku!! (Halaman 82)

Komik Hanitaro – Bagian Empat – Kata yang Paling Disukai adalah… Cinta merupakan chapter terakhir yang berisi kisah Hanitaro. Oh iya, meskipun Hanitaro sering menjahili Yoshio, kedua orang tua Yoshio tidak mengetahui bahwa segala “musibah” yang ada di rumah akibat ulah patung tanah liat itu. Suatu hari, ibu Yoshio mengetahui keburukan Hanitaro dan meminta anaknya membuang Hanitaro. Apakah berhasil?

Ah, Ibu terlalu nganggap enteng! Pasti sebelum dia dibuang ke sungai, bisa-bisa malah aku duluan yang dibuang. (Halaman 109)

Tipe model penyuguhan cerita di komik ini sangat acak. Ada yang model empat panel tamat, satu halaman tamat, dan ada pula yang menghabiskan dua halaman mencapai akhir cerita. Sebelum memasuki chapter pertama, pembaca diberi kemudahan perkenalan dengan tiga halaman yang beriis pengenalan tokoh-tokoh yang muncul serta tiga halaman khusus yang berisi penjelasan rinci tentang sosok Hanitaro, sang tokoh utama jilid ini.

Oh iya, meskipun komik ini mengambil kata hantu, cerita di dalamnya tidak ada yang seram. Yah mungkin “hantu” yang dimaksud di judul adalah patung tanah liat ajaib yang bisa bergerak sesuka hati dan memiliki kemampuan khusus bernama Hanitaro. Sayangnya, saya tidak tahu bagaimana awal mula Hanitaro ini muncul. Maklum saja, saya kan langsung meloncat ke jilid 18 hehehehe.

Sebagai tokoh utama, Hanitaro benar-benar tidak bisa saya sukai. Kejahilan dan keegoisannya benar-benar membuat murka siappapun itu. Sepanjang saya membaca komik ini, tidak ada satupun kemampuan Hanitaro yang dimanfaatkan untuk membantu sesama. Simpati terbesar saya curahkan kepada Yoshio yang meskipun doyan buang air besar di luar rumah, ia tetap sabar menghadapi keajaiban Hanitaro.

Segi cerita menurut saya 50:50. Ada yang lucu banget, ada pula yang garing abis. Mungkin selera humor yang berbeda menjadi alasan utamanya. Untung saja setiap tokoh sampingan selain Hanitaro memiliki karakter yang sangat kuat. Saking kuatnya, setiap tokoh ada ciri khas yang begitu ajaib dan tidak dimiliki tokoh lain. Contohnya, tidak ada yang pernah bertemu patung manusia dari batu kerja sambilan di toko makanan, bukan?

Kalau berbicara tentang artwork, saya rasa masih kurang. Sebenarnya sudah cukup jelas komposisi tokoh dan lingkungan sekitar, namun tidak semuanya seperti itu. Cerita empat panel tamat misalnya, latar belakang lingkungan sekitar hampir tidak ada alias polosan. Kalaupun ada, pasti hanya ala kadarnya seperti awan ataupun batu-batu. Kan ya jadi terasa si komikus hanya kejar tayang tanpa mempedulikan komposisi.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Thank You

coverthank

Judul: Thank You

Komikus: Bob Raigen

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 204

Terbit Perdana: 2009

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2009

ISBN: 9789792745306

cooltext-blurb

Will Zionlight, seorang bocah polos yang menjalani kehidupan bahagia bersama teman-teman dan keluarganya. Namun, nasib berubah. Secara tiba-tiba menjadikannya harus berjuang dan tumbuh dewasa dalam kepahitan. Will tidak bisa menerima kenyataan ini. Akan tetapi, di tengah dunia yang kejam ini, hadir seorang gadis kecil yang mempu menyadarkan Will akan arti hidupnya…

cooltext-review

Selamat sore semuanya. Yak masih dengan rutinitas saya memposting review komik, kali ini saya akan mengulas sebuah judul komik hasil karya anak bangsa Indonesia. Yep, setelah berkali-kali menikmati karya orang luar negeri, sesekali boleh lah ya saya mengulas satu judul asli buatan anak negeri kita tercinta ini. Hitung-hitung turut mendukung dunia perkomikan Indonesia hehehe.

Thank You ini terdiri atas sembilan chapter langsung tamat tanpa ada jilid berikutnya. Senang sih membaca komik tipe one shot begini, soalnya tidak perlu menyisakan rasa penasaran akan kelanjutannya. Kalau toh memang ada sekuel atau spin-off, kehadirannya tidak berkaitan langsung dengan komik yang sudah ada. Oh iya karena banyaknya chapter, saya tidak akan membahas semuanya ya.

Komik ini dibuka dengan kehidupan masa kecil Will Zionlight, seorang anak dari keluarga pengusaha Zionlight yang memiliki aset tak ternilai. Will kecil bersahabat dengan Ellie Chrisbell dan Jason Crusadio. Ketiganya sering bermain basket di lapangan dekat apartemen milik keluarganya. Komplek apartemen itu dibangun eksklusif dan hanya keluarga ataupun relasi dekat orang tua Will yang boleh tinggal di sana, termasuk Steve Zionlight, paman Will.

Tragedi besar yang meluluhlantakkan apartemen ketika hari ulang tahun Ellie membuat Will harus berjuang sendiri sejak saat itu. Cerita langsung meloncat ke masa berikutnya ketika Will telah tumbuh dewasa dan menjadi seorang polisi yang tangguh. Ia berpartner dengan Florene Healle, polwan muda yang sering mengkhawatirkan Will karena kasihan apabila Will terus menerus memikirkan tragedi masa kecilnya.

Adam Healle sebagai kakak Florene sekaligus rekan seprofesi Will tidak bisa berkata apa-apa. Ia mengerti apa yang Will rasakan, sehingga membiarkan Will mencari kebenaran adalah bentuk perhatian yang ia berikan. Meski demikian, suatu hari muncul Dave Steadhope, anak kecil yang tersesat dan meminta bantuan Will mengantar ke sekolah. Sejak saat itu mereka berdua sangat dekat dan Dave bercita-cita menjadi polisi karena sangat mengagumi Will.

Segala kriminalitas harus dibasmi agar nggak ada lagi yang bernasib seperti kita! (Halaman 54)

Suatu hari, Will mengetahui fakta mencengangkan tentang keterlibatan Sebastian, atasan Will di kepolisian, Steve Zionlight, dan Crux, bos besar geng mafia di kota tempat tinggal Will. Diliputi amarah yang teramat besar, Will berbuat nekat dan meninggalkan dunia kepolisian. Ia lantas bergabung dengan geng mafia tersebut dan mengubah nama menjadi Will Volttide.

Tepat ketika ia berhasil membalaskan dendam, muncul seorang gadis perempuan bernama Kit Zionlight. Entah kenapa, Will merasa tidak bisa meninggalkan Kit. Oleh karena itu kali ini ia harus kabur dari kejaran geng mafia sekaligus tidak menampakkan diri di hadapan polisi agar keberadaannya tidak ketahuan. Bagaimana nasib Will selanjutnya bersama Kit?

Kegelapan selalu saling mengincar nyawa masing-masing. Sekarang giliranmu menghadapi kematian!! Kali ini, kau nggak akan bisa lolos lagi!! (Halaman 102)

Aaaaaargh. Kagum. Ya benar, saya kagum sekali dengan Bob Raigen karena berhasil membuat cerita dan gambar yang tidak ketahuan kalau ini adalah hasil karya anak bangsa. Nama para tokoh yang nggak ada Indonesia-Indonesianya, dunia “hitam” yang jarang sekali dijumpai di Indonesia, serta adat budaya yang tidak biasa ada di Nusantara ini seakan memang menegaskan bahwa setting yang digunakan memang bukan di Indonesia.

Awalnya saya merasa agak aneh dengan nama para tokoh yang kebule-bulean. Tetapi lambat laun seiring cerita sekaligus melihat perawakan sang tokoh, saya harus mengakui bahwa nama—nama tersebut memang cocok sekaligus unik digunakan. Bisa lah jadi alternatif nama anak saya kelak #eh. Selain itu adegan berantem dan tembak menembak tetap terasa tegang meskipun Bob membuat adegan itu sehalus mungkin tanpa pertumpahan darah di mana-mana.

Bagaimana dengan akhir ceritanya? Aduh saya nggak mau spoiler, namun saya amat tersentuh dengan perjuangan Will. Meskipun Bob tidak mengupas dengan tuntas tokoh Will ini, saya merasakan bagaimana rasa dendam ataupun rasa sedih Will ketika dewasa. peran tokoh lain di lingkungan Will turut berarti dalam membangun emosi saya sebagai pembaca. Oh iya, kemunculan tokoh anak-anak yang lucu menjadi nilai plus juga untuk komik ini.

Di penghujung kisah, Bob sempat menuliskan bahwa Thank You atau Terima Kasih adalah ucapan umum dan sederhana namun menyimpan arti yang begitu mendalam. Oleh karena itu ia membuat cerita ini dan menjadikan Thank You sebagai judulnya. Saat saya menyelesaikan komik ini, saya memahami tentang Thank You yang dimaksud Bob.

Saya paham tentang rasa terima kasih dari Will, dari Florene, dari Kit, dari Dave, dan dari semua tokoh yang ada. Mereka berterima kasih atas segala hal yang mereka dapatkan dari orang lain. Memang seharusnya seperti itu. sebagai manusia, rasa terima kasih harus tetap disampaikan kepada siapapun yang memberikan hal sekecil aapun untuk kehidupan kita. Well done, Bon and Will!

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Yakitate!! Ja-Pan (Jilid 26)

coveryakitate26

Judul: Yakitate!! Ja-Pan (Jilid 26)

Komikus: Hashiguchi Takashi

Penerjemah: Ervin Kurniawati

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 204

Terbit Perdana: 2012

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2012

ISBN: 9786020021300

cooltext-blurb

Akhirnya pertandingan pamungkas! Azuma menyempurnakan Japan sejati. Apa dia bisa benar-benar menyelamatkan bumi!? Inilah jilid terakhir yang mengharukan dengan “Apa!?” yang terakhir dari Kawachi! Simak klimaks yang mengharukan dari komik kocak yang pernah meraih Penghargaan Komik Shogakukan tahun 2004 ini!!

cooltext-review

Yuichi Kirisaki yang telah berubah menjadi monster Maou telah menunggu Azuma dan lainnya di Gua Angin Fujigoku. Tak seperti arena pertandingan pada umumnya, di dasar gua (atau cekungan?) itu hanya terdapat tanah berbatu. Lantas, bagaimana cara membuat roti? Ternyata Maou telah mempersiapkan peralatan canggih yang bisa menghadirkan peralatan masak lengkap di tengah hutan belantara itu.

Karena Japan Azuma akan jadi roti yang lebih empuk dari roti tawar dan lebih keras dari roti Perancis kalau dipanggang kembali! (Halaman 26)

Berbeda dengan pertandingan sebelumnya, kali ini Maou tidak ikut memuat roti. Hal ini dikarenakan tubu dan rupa fisiknya sudah terbuat dari roti sehingga Azuma hanya perlu membuat roti yang jauh lebih enak daripada seluruh roti di dunia yang Maou kenal. Sayangnya hal ini tidak mudah, bahkan untuk mendukung Azuma pun Kawachi merasa kesulitan. Akhirnya dengan berbagai trik khusus, Azuma bisa memanggang roti yang sesuai dengan harapannya.

Seenak apapun rasamu, kau hanya roti yang keluar dari perasaan negatif di hati Kirisaki… Kau takkan bisa menang dari roti yang dibuat dari mimpi dan harapan yang murni. (Halaman 82-83)

Terbebasnya Kirisaki dari Maou bukanlah akhir dari segalanya. Azuma harus menghadapi wujud asli iblis Maou di akhir pertandingan. Bahkan nyawa Yuichi Kirisaki juga terancam karena hal ini. Hmm bagaimana akhirnya yah? Baca sendiri deh. Kemudian setelah segala hingar bingar itu, Azuma dkk diajak berwisata Pierrot di Maladewa. Sayangnya, disini ada sebuah permintaan sangat sulit dari Misha, si gadis Maladewa, yang harus bisa diselesaikan oleh Azuma sang pembuat Japan sejati. Kira-kira bagaimana hasil akhirnya ya?

Makanya, kami ingin juru roti sehebat kalian bikin roti dengan tata cara berbeda dengan yang selama ini kalian lakukan untuk membantu mengurangi pemanasan global. (Halaman 128)

Sejujurnya, menurut saya akhir duel antara Azuma dan Maou itu antiklimaks. Memang sih proses sampai terselesaikannya duel itu menjadi hiburan tersendiri. Bahkan Shigeru pun berkomentar demkian. Sayangnya akhir yang berpotensi dramatis justru berlangsung dengan begitu saja alias so-so. Tetapi tidak bisa dipungkiri sih, saat pertarungan melawan Maou, saya merasa tema komik ini bukanlah kuliner, melainkan action khas Dragon Ball hahaha.

Kemudian kisah mengenai liburan Azuma dkk di Maladewa terasa “aneh” dan maksa jika ditempatkan di bagian paling akhir jilid ini. Saya tahu sih, mungkin chapter ini terbit sebagai bonus ekstra di majalah komik di Jepang sana. Jadi semacam obat penawar rindu para penggemar Azuma. Namun kalau dijadikan satu komik seperti ini, jadi agak hambar. Hal ini karena gregetnya Maladewa tidak bisa mengalahkan gregetnya si monster Maou.

Anyway, akhir petualangan Azuma membuat Japan memang telah mencapai garis akhir. Sejujurnya masih belum bisa move on sih dari dahsyatnya roti buatan Azuma. Tetapi seperti kata pepatah, ada pertemuan pasti ada perpisahan. Meskipun kisah petualangan yang menakjubkan dari dunia kuliner roti ini harus berakhir, kisah Azuma dan kawan-kawan akan selalu saya ingat. Setidaknya sebagai salah satu komik bertema kuliner yang ciamik. Sayonara~

Penilaian Akhir:

★★

goodreads badge add plus