Dragon Drive (Jilid 8)

Judul: Dragon Drive (Jilid 8)

Sub Judul: Doki Doki

Komikus: Ken’ichi Sakura

Penerjemah: Anindhita Raghia

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 198

Terbit Perdana: 2008

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2008

ISBN: 9789792736717

cooltext-blurb

DRAGON DRIVE adalah permainan kartu dan VR yang sangat populer di kalangan anak muda masa kini. Takumi Yukino, pemuda yang hidup dengan damai di dunia ini mendapatkan kartu Raikou-oh dari seorang pria misterius. Karena ingin merasa ‘berdebar-debar’, Takumi akhirnya menapak masuk ke dunia DD. Lembaran baru sejarah DD pun dimulai.

cooltext-review

Empat chapter yang ada di jilid kedelapan ini sungguh di luar ekspektasi saya. Meskipun sesungguhnya blurb jilid ini sudah mengindikasikan “perpindahan” yang akan terjadi, tetapi saya sangat kecewa mendapati sebuah kenyataan saat membaca bab kedua. Ya benar, saya tak akan mengulas chapter yang pertama karena saya cukup kecewa menyaksikan akhir kisah Reiji.

Akhir? Ya benar, kamu tidak salah membaca. Jadi, sejak jilid pertama chapter pertama hingga jilid kedelapan chapter ke-29 merupakan Reiji Arc atau semacam kisah mengenai Reiji. Sedangkan jilid kedelapan chapter kedua dinamakan 1st Turn Doki Doki. Kali ini lupakan tentang Reiji. Tokoh baru yang akan bertualang adalah remaja cowok bernama Takumi Yukino.

Satu-satunya benang penghubung Reiji Arc dan Takumi Arc (kalau boleh saya menyebut demikian) hanyalah status Takumi ini sendiri yaitu sebagai adik laki-laki Maiko Yukino, sahabat baik Reiji. Selain itu? tentu saja game virtual reality Dragon Drive dan penyelenggaranya. Kisah dibuka ketika Takumi kehujanan dan berteduh di depan sebuah toko yang memiliki game DD.

Sejak awal, Takumi diwanti-wanti oleh kakaknya (Maiko Yukino) agar tidak pernah menyentuh permainan Dragon Drive. Bisa diperkirakan hal itu karena Yukino memiliki rasa trauma berat atas perjalanannya di medan perang Rikyu yang hampir membunuhnya dan tak bisa kembali ke bumi di kehidupan nyata lagi. pada titik ini, Takumi termasuk adik yang sangat penurut.

3 hari lagi, ada turnamen. Pergi atau tidak, itu terserah padamu. Tapi, mungkin saja di sana. Ada sesuatu di luar bayangan yang telah menantimu, lho..? (Halaman 61)

Seorang kakek misterius yang memberinya setumpuk kartu Dragon Drive (disebut deck) akhirnya membuat Takumi melanggar janjinya sendiri. Ia berlaga di sebuah pertandingan final karena sebuah kesalahan tetapi justru menang gemilang. Lawannya, Koto, dibuat geregetan sekaligus emosi karena lawannya kali ini tidak tahu sama sekali tentang Dragon Drive. Hadeeh.

Chapter Prejudice membuka pengalaman bertarung Takumi yang kedua ketika ditantang oleh seorang anak yang suka memalak kartu milik orang lain. Meskipun Takumi masih kurang memahami permainan ini, saya suka semangatnya yang membara dan pemikirannya yang positif sehingga bisa membangkitkan semangat anak lain agar bisa memaksimalkan kartunya.

Memang… Sekarang mungkin memang lemah… Tapi..! Aku punya keyakinan untuk bisa jadi jauh lebih kuat. Daripada kamu yang menang dengan merebut rare card orang lain! (Halaman 127-128)

Akhir jilid ini masih menggantung karena sebuah permulaan pertandingan misterius khusus para pemegang kartu dragon Raikou-oh, termasuk Takumi. Meskipun terasa bagai mimpi, Takumi ternyata harus menghadapi pertandingan besar pada babak penyisihan Dragon Drive tingkat nasional. Bagaimana Takumi menghadapinya? Berhasilkan ia bertahan hingga akhir?

Satu hal yang berbeda mengenai permainan Dragon Drive versi Reiji dengan versi Takumi adalah jika Dragon Drive versi Reiji merupakan virtual reality game yang membawa pemain memaksimalkan kekuatan satu dragon yang sudah dimiliki. Sedangkan Dragon Drive versi Takumi memanfaatkan media kartu sehingga satu orang pemain memiliki banyak dragon.

Selain itu, dragon di Dragon Drive versi Takumi memiliki pikiran dan sikap sendiri, meskipun secara status mereka merupakan partner pemain. Seperti Raikou-oh milik Takumi yang tidak membiarkan Takumi ikut bertarung dan membawanya ke tempat aman. Cukup unik sebenarnya konsep ini. namun, bisa jadi bumerang juga jika nantinya pemain tidak ada fungsi.

Hmm. Sejauh ini masih saya amati dulu bagaimana keseruan Dragon Drive versi Takumi ini. secara karakter memang Takumi hampir mirip dengan Reiji. Namun, hal ini tidak membuat saya jenuh melainkan jadi tertarik bagaimana cara Takumi menghadapi masalah. Apakah seegois Reiji atau tidak. Simak review saya jilid berikutnya ya. selamat malam. Wusssh~

Penilaian Akhir:

★★★

goodreads badge add plus