Dragon Drive (Jilid 7)

Judul: Dragon Drive (Jilid 7)

Sub Judul: Decisive Battle

Komikus: Ken’ichi Sakura

Penerjemah: Anindhita Raghia

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 190

Terbit Perdana: 2008

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2008

ISBN: 9789792733655

cooltext-blurb

TOKI AKHIRNYA berhasil merebut Jinryuuseki. Reiji yang mendapatkan Shinsaber menghadapi pilihan antara segera mengalahkan Toki saat itu juga, ataukah menolong Meguru yang gagal menghentikan Toki. Pilihan yang dibuat Reiji membuat hati Toki terusik, sehingga dia akhirnya mengabaikan perintah ayahnya. Berhasilkan kebangkitan Shinryu dicegah?

cooltext-review

Empat chapter yang ada di jilid ketujuh ini semakin seru mengisahkan pertarungan antara Reiji dan kawan-kawan berhadapan dengan Kohei dan sekutu-sekutunya. Setelah mendapatkan pedang Shin Saber (yang enttah mengapa saya juga tidak tahu padahal awalnya Shin Saber merupakan dragon, bukan pedang), Reiji bermaksud menghadang Kohei Toki di depan kuil.

Tidak hanya mereka yang memiliki dragon, Meguru bahkan berhasil menerobos ke dalam kuil Four Dragon God demi membujuk Toki agar tidak mengambil jinryuseki. Sayang, Toki sangat bebal dan tak ingin menyerah. Meguru akhirnya mengorbankan dirinya sendiri agar membeku di dalam kristal bersama Toki. Namun, Toki berhasil lolos dari kristal milik Meguru.

Di sisi lain, Reiji dan lainnya kewalahan menghadapi dragon hebat yang dibawa Toki dari bumi. Bahkan ia menerjunkan tiga ekor dragon lagi yang sangat kuat. Sementara ia melenggang santai, Reiji dan kawan-kawan harus bertarung habis-habisan. Pada chapter Decisive Battle diperlihatkan cikal bakal pertarungan sat lawan satu antara Reiji Ozora melawan Kohei Toki.

Kenapa aku kesal begini!? Jinryuseki sudah di tangan… begitu masuk gate. Game clear. Menyebalkan… Dia itu menyebalkan…!! (Halaman 55)

Duel penentuan antara Reiji dan Toki berlangsung alot. Masing-masing memiliki kekuatan dahsyat yang tak bisa diremehkan begitu saja. hingga suatu saat, Reiji termakan jebakan Toki dan ditusuk tepat pada bagian dada. Apakah Reiji akan mati? Apakah segala perjuangan akan berakhir sampai di sini dan kemenangan ada di pundak Kohei Toki? Hmm sepertinya belum.

Pada chapter berjudul Counterattack, di saat kritis, terjadi sebuah “keajaiban” (yang sebenarnya sudah sejak awal ini komik ajaib sih) yaitu Chibi yang sudah berubah menjadi dragon dewasa tiba-tiba berubah lagi sedemikian rupa hingga memasuki wujud puncak yaitu Senkoukura, dragon yang dianggap sebagai dewa di Rikyu. Mengapa bisa begini? Bagaimana dengan Reiji?

Aku sudah berjanji!! Akan melindungi Rikyu!! Aku pasti mengalahkanmu!! Kekuatan Chibi tak akan kalah dengan dragon milik Toki! Pastinya aku… Aku yang masih kalah dengannya. (Halaman 114)

Pada jilid ketujuh ini, penilaian saya pada Reiji berubah drastis. Sejak awal saya menaruh simpati pada Reiji yang selalu bersemangat dan tidak pernah menyerah. Namun, kali ini saya sangat membenci Reiji yang egois, tidak berpikir panjang, dan seenaknya sendiri. Hanya demi menyelamatkan satu orang, ia mengorbankan satu-satunya kesempatan mengalahkan Toki.

Bukannya saya tidak menyetujui tentang plot yang sang mangaka buat, tapi oh please. Sedemikian egoiskah Reiji setelah berbagai kejadian yang seharusnya membuat dia lebih dewasa dalam bersikap? Meh. Udah gitu ternyata bukannya menghasilkan jalan keluar lebih baik, justru ada masalah besar yang jauh lebih sulit diselesaikan yaitu kebangkitan Shinryu.

Overall, meskipun ada hal yang membuat saya membenci Reiji, saya masih bisa menikmati jilid ini dibandingkan jilid yang sebelum-sebelumnya. Plus kejadian paling mengagetkan yaitu terhunusnya dada Reiji membuat saya takjub. Wow! Beginikah akhir perjalanan Reiji dan Rikyu? Saya langsung membayangkan akan sangat sangat antiklimaks jika Reiji mati saat itu.

Seperti biasa, akhir kisah di jilid ketujuh ini masih menggantung. Saya rasa petualangan Reiji telah mencapai puncak. Kebangkitan Shinryu dan hadirnya Senkoukura sepertinya akan menjadi sebuah kisah penutup yang membuat penasaran. Semoga jilid selanjutnya bsia saya nikmati dengan baik. Penasaran? Simak review saya untuk jilid selanjutnya ya. sampai jumpa!

Penilaian Akhir:

★★★

goodreads badge add plus