Dragon Drive (Jilid 6)

Judul: Dragon Drive (Jilid 6)

Sub Judul: Hope

Komikus: Ken’ichi Sakura

Penerjemah: Anindhita Raghia

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 198

Terbit Perdana: 2008

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2008

ISBN: 9789792732566

cooltext-blurb

SISA DUA UJIAN LAGI, sampai Reiji atau Hikaru bisa meraih Shin Saber. Kohei akhirnya kembali lagi ke Rikyu dan membawa pasukan untuk menghancurkan Yaudim. Bagaimana nasib Yukino yang menjadi tahanan Guan Coo seperti putri penyanyi dulu? Peperangan semakin bergerak mendekati wilayah suci tempat Shinryu terlelap.

cooltext-review

Empat chapter yang disuguhkan di jilid keenam ini termasuk memiliki pace yang cukup cepat, tak seperti jilid-jilid sebelumnya yang terkesan lambat dan dipanjang-panjangkan. Jilid ini dibuka dengan perjalanan Reiji bersama Hikaru dalam menyelesaikan ujian penentuan agar bisa mendapatkan Shin Saber. Yang sangat sulit adalah babak terakhir karena menguji mental.

Pada chapter berjudul Power, saya sangat terkesan dengan serunya babak ketiga. Tidak hanya itu, sisi lain seorang Hikaru Himuro yang notabenen sangat dingin dan berambisi mengalahkan Reiji ternyata bisa berlinang air mata hanya karena ujian ketiga ini. kira-kira apa yang terjadi? Apakah Reiji bisa mendapatkan Shin Saber sebelum Kohei kembali ke Rikyu?

Apakah bagimu… aku ini…! aku ini sedemikian tidak berharganya untuk dilawan!? (Halaman 69-70)

Di sisi lain, kota Yaudim telah porak poranda dilanda bencana dan kerusakan bangunan. Meskipun demikian, sang dragon enguasa Yaudim, Guan Coo, masih sangat memiliki waktu luang bersama tawanan perempuannya, Maiko Yukino. Gadis ini dikurung dalam sebuah sangkar dan tak bisa ke mana-mana, bahkan membebaskan Hagiwara ataupun Taiyo.

Lambat laun, Yukino menjumpai bagaimana sang naga yang dinilai kasar dan beringas di Yaudim ini bersikap. Guan Coo memang memiliki fisik yang seram dan terkesan jahat. Namun, ia sesungguhnya Guan Coo bagaikan bayi yang masih memiliki pola pikir sederhana dan tidak jahat. Lantas, siapa yang ada di balik ini semua? Bagaimana Yukino harus bertindak sekarang?

Guan Coo bukanlah tipe yang berbuat jahat atau kejam atas keinginannya sendiri! Yang merencanakan menguasai Rikyu dengan memanfaatkan kekuatannya pastilah orang lain..! (Halaman 111)

Tiga hari batas waktu yang dikatakan oleh Meguru akhirnya habis sudah. Kohei benar-benar kembali ke Rikyu dan mulai memporak-porandakan seluruh kota. Mengerti bahwa ia telah memiliki kunci pembuka segel jinryuseki, Kohei akhirnya menuju Kuil Four Dragon God. Melihat hal ini, Reiji dan kawan-kawan berusaha menghadang Kohei. Berhasilkah mereka?

Saya tidak menyangka perkembangan cerita akan berjalan cukup cepat. Lima jilid sebelumnya masih terasa lambat dan penambahan arakter diiringi dengan penjelsan dan adegan yang cukup banyak sehingga sang tokoh baru memiliki porsi tampil yang tidak sebentar. Sedangkan pada jilid ini kemunculan tokoh-tokoh baru hanya muncul sekejap dan terkesan tempelan belaka.

Meskipun demikian, saya akui ceritanya menjadi lebih seru. perebutan jinryuseki antara Kohei dan Reiji cs membuat saya penasaran bagaimana akhir kisahnya. Yang sangat mengejutkan, pada jilid ini ada sebuah kejadian memilukan yang tidak saya sangka. Meskipun menyedihkan, saya tetap menaruh harapan bahwa nantinya akan berakhir bahagia. Semoga saja ya. hmm.

Penilaian Akhir:

★★★

goodreads badge add plus