Doraemon Petualangan (Jilid 10)

Judul: Doraemon Petualangan (Jilid 10)

Sub Judul: Nobita dan Planet Binatang

Judul Asli: Daichohen Doraemon: Nobita no Animaru Puranetto

Komikus: Fujiko F. Fujio

Penerjemah: Roberto Masami Prabowo

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 188

Terbit Perdana: 1996

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 1996

ISBN: 9796378159

cooltext-review

Doraemon, Nobita, Shizuka, Suneo, dan Giant kembali berpetualang. Kali ini mereka mengunjungi Planet Binatang! Semua bermula ketika Nobita menemukan kabut aneh berwarna merah jambu ketika sedang tertidur. Ia mengira sedang bermimpi karena ia melihat anjing, beruang, dan gajah berdiri dan berbicara layaknya manusia. Hingga ia sadar bangun di lorong.

Kesokan malamnya, Nobita kembali memasuki kabut merah jambu. Ia berencana membuktikan kebenaran dunia binatang ini. sayang, Nobita datang pada saat yang salah. cuaca sedang badai dan hujan deras di tengah hutan. Untung saja Doraemon menyelamatkan Nobita dari bahaya sehingga ia tak lenyap diterpa angin topan dan hujan badai. Kebetulan mereka berjumpa…

Chippo. Anak anjing yang tempo hari dilihat Nobita sedang terombang ambing di sungai besar dengan sebuah rakit. Nobita berinisiatif menolong anak anjing ini. sesudahnya, Nobita dan Doraemon mengantar Chippo pulang. Betapa terkejutnya Doraemon melihat semua hewan bisa berbicara. Lebih heran lagi mereka tidak mengetahui di bagian bumi mana mereka berdiri.

Mereka bisa berjalan dengan dua kaki, tangan yang bisa sempurna memegang, meskipun kecerdasannya masih jauh dibandingkan manusia, dapat diramalkan mereka akan mengalami kemajuan besar. (Halaman 37)

Masalah mulai muncul ketika Doraemon, Nobita, Shizuka, Suneo, dan Giant terjebak di dunia binatang. Hal ini dikarenakan kabut merah jambu misterius yang menghubungkan Bumi dan Planet Binatang tidak bisa diakses lagi. justru kabut itu menyambung pada sebuah dunia yang disebut Dunia Neraka karena memiliki kondisi yang sangat mengenaskan.

Aku baru ingat sekarang! Di bumi pada abad 22 dijual gas yang bentuknya mirip seperti ini. namanya “Gas Segala Tempat”. Bisa melewati ruang antariksa yang jauh sekalipun. Jadi seperti pintu ke mana saja tapi berbentuk gas. Tapi karena sering tidak sesuai dengan tempat tujuan, maka akhirnya tidak dibuat lagi. (Halaman 99)

Nimuge sebagai orang-orang yang ingin menguasai Planet Binatang berusaha menaklukkan seluruh penghuni planet itu. rmah-rumah rusak, gedung runtuh, banyak hewan meregang nyawa, sebagian besar mengungsi ke Hutan Terlarang. Bahkan Nimuge menculik Lomi, sepupu Chippo. Anak anjing ini merasa ketakutan dan berniat menghubungi Nobita yang ada di Bumi.

Berbondong-bondong Doraemon, Nobita, Shizuka, Suneo, dan Giant pergi Planet Binatang dengan menggunakan pesawat tempur luar angkasa. Untung saja Nobita memiliki bunga dari Planet Binatang sehingga lokasi planet ini bisa diketahui. Ternyata perang hendak berkecamuk. Nobita harus menemukan Pesawat Bintang agar bisa menyelamatkan Lomi. Berhasilkah?

Kamu benar-benar penasaran. Tak ada yang tak bisa kita lakukan…. Tapi pada akhirnya pencemaran udara dan perang nuklir… Tempat tinggal kita jadi hancur. Manusia yang tersisa hidup kembali seperti di zaman batu. (Halaman 141)

Doraemon Petualangan jilid 10 ini memiliki jumlah halaman lebih sedikit dibandingkan jilid keempat yang sempat saya bahas pada saat yang lalu. Meskipun demikian, saya merasa jilid sepuluh ini memiliki porsi yang pas dalam hal pembagian runtutan kisah yang disuguhkan. Tidak seperti jilid empat yang terlalu bertele-tele di awal namun terburu-buru di akhir.

Konsep keberadaan Planet Binatang sesungguhnya bisa jadi merupakan impian setiap anak-anak. Pasti sangat menyenangkan apabila hewan-hewan bisa bersikap dan berbicara layaknya manusia. Hal ini pula yang diangkat Fujiko F. Fujio. Belum lagi pesan moral tentang pencemaran lingkungan dan pelestarian alam juga diselipkan dengan sangat baik.

Berbagai hal aneh dan janggal kerap saya temui ketika membaca jilid ini. mulai dari keberadaan Planet Binatang yang kurang cocok disebut planet karena hanya satu tempat yang disorot. Jika memang kediaman Chippo yang diserang, mengapa penduduk bagian lain tidak ada yang membantu? Mengapa seolah Planet Binatang hanya dihuni oleh Chippo dan sekitarnya?

Serta yang paling misterius, Nimuge itu siapa? Penampakannya sangat familiar. Jika memang ada kaitannya dengan Bumi, mereka berasal dari waktu kapan dan lokasi yang mana? Terlebih lagi indikasi yang menyebutkan betapa menderitanya Nimuge setelah perang nuklir dan pencemaran lingkungan. Hmm, seperti kondisi di Bumi ya? entahlah.

Overall, jlid 10 ini cukup meanrik untuk disimak. Dunia fiksi sekaligus isu lingkungan diangkat dengan baik melali petualangan Doraemon dan Nobita ke Planet Binatang. Oh iya, jilid ini juga sudah diangkat ke layar lebar berjudul ドラえもん のび太とアニマル惑星 pada 10 Maret 1990 lho. Wah hebat ya. padahal saat itu belum terlalu marak tentang isu lingkungan hidup.

Penilaian Akhir:

★★★

goodreads badge add plus