Cerita Spesial Doraemon (Jilid 16)

 

Judul: Cerita Spesial Doraemon (Jilid 16)

Sub Judul: Robot

Judul Asli: Doraemon Roboto-Hen (bunko-ban)

Komikus: Fujiko F. Fujio

Penerjemah: Patsiana T. Sofyan

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 228

Terbit Perdana: 2005

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2005

ISBN: 9789792070026

cooltext-blurb

Lagi-lagi Nobita mengalami kesulitan menghadapii masalah belajar, teman-temannya dan lain-lain. Untung Doraemon yang selalu siap membantu memiliki aneka peralatan ajaib. Kali ini Doraemon membantu Nobita dengan memakai robot yang dibuat di abad 22. Tentu saja dengan bantuan ini Nobita jadi sangat terbantu, namun, seperti biasa Nobita suka lupa diri, dan akibatnya dirinya selalu mengalami kesialan.

cooltext-review

24 cerita yang disuguhkan di Cerita Spesial Doraemon edisi khusus Robot ini banyak yang membuat saya tergelak. Mulai dari kecerobohan Nobita, kekhawatiran Doraemon yang berlebih, hingga robot yang dikeluarkan Doraemon itu sendiri yang membuat ulah menyebalkan dan membuat onar di lingkungan sekitar Nobita. Penasaran? Saya kupas sedikit…

Robot Kaguya adalah kisah yang pada awalnya terkesan lucu, tetapi pada paruh akhir menjadi kisah yang mengharukan. alkisah Doraemon secara tidak sengaja mendapat kiriman robot dari masa depan. Robot ini bernama Robot Kaguya dan harus “dikembangbiakkan” melalui pohon bambu. Merasa tidak membutuhkan ini, Doraemon hendak mengembalikannya ke abad 22.

Nobita yang saat itu merasa bosan, akhirnya mencoba menghidupkan robot ini. tak disangka, Robot Kaguya benar-benar cantik dan sangat mirip manusia. Meskipun demikian, Nobita harus main kucing-kucingan dengan Ibu karena tak mungkin ia membawa Kaguya ke dalam rumah. Semua makin runyam ketika Doraemon marah besar dan menyalahkan Nobita. Bagaimana nih?

Kamu berbuat lancang lagi, ya!! Tanpa berpikir panjang, kamu seenaknya saja membuat robot!! Walaupun robot tapi dia nggak beda dengan manusia, lho!! Selanjutnya mau gimana ini?! (Halaman 57)

Petter juga sebuah kisah yang bermula dari rasa iri hati Nobita. Suneo yang memiliki seekor kucing pintar sedang memamerkannya di depan Nobita dan yang lain. Sepulang dari lapangan, Nobita merengek pada Doraemon agar bisa memiliki binatang peliharaan. Sayangnya, Ibu tidak suka binatang dan melarang keras ada binatang di dalam rumah. Doraemon mengeluarkan…

Petter, sebuah barang ajaib yang membuat sebuah vacuum cleaner menjadi peliharaan. Seperti layaknya anjing atau kucing, mesin penyedot debu ini harus dilatih berdiri, duduk, dan lain-lain secara perlahan hingga akhirnya menguasai berbagai keahlian. Semua berlangsung damai hingga suatu ketika Sohji, nama vacuum cleaner ini, mendapat amarah dari Ibu. Wah wah wah.

Kalau sampai dibenci sama Ibu, kamu nggak bisa ada di rumah ini, lho. Waah sebagai tanda maaf, dia membersihkan rumah, ya… (Halaman 90)

Santai dengan Alat Pengcopy Otak merupakan cerita yang menggelikan. Doraemon yang sedang sibuk terpaksa menggunakan Alat Pengcopy Otak dan memasangkannya pada kucing liar untuk mencari Nobita yang tidak pulang-pulang dari sekolah. Noita yang sedang bersantai membaca komik di toko buku jadi ngomel-ngomel karena ada kucing yang memarahinya.

Sesampainya di rumah, Nobita mulai meminjam alat itu untuk membantunya mengerjakan PR. Sebelm hal itu terlaksana, Ibu sudah terlebih dahulu meminta Nobita belanja ke pasar. Langsung saja Doraemon meminta bantuan seekor kucing liar dan mengcopy otak Nobita lalu memasangkannya. Meski awalnya berlangsung lancar, lambat laun Nobita jadi kena batunya.

Aku kasih pinjam, deh. tempelkan di dahimu. Kepandaian kamu, pengetahuan, dan cara berpikir kamu juga akan terekam. (Halaman 173)

Robot Kerdil adalah cerita fiksi yang berangkat dari dongeng terkenal dunia tentang seorang tukang sepatu. Nobita merasa ia sangat berbakat dalam hal tidur kapanpun dan dimanapun. Tidak sulit untuk tidur membuatnya sering dimarahi Ibu. Padahal hari itu ia memiliki pekerjaan rumah yang cukup sulit dari sekolah. Bukannya segera mengerjakan, ia malah tidur nyenyak.

Untung saja Doraemon memiliki alat ajaib bernama Robot Kerdil. Seperti yang dikisahkan pada dongeng tukang sepatu, robot-robot ini akan muncul apabila Nobita tidur lelap. Awalnya Nobita menginginkan robot ini mengerjakan PR-nya yang sulit. Eeh lha kok akhirnya Nobita keasyikan menggunakan robot ini untuk membantu kesulitan teman-temannya. Waduh!!

Ketika tukang sepatu sakit, dia tertidur tanpa mengerjakan pekerjaannya sedikitpun juga. Begitu tengah malam, muncul orang-orang cebol yang membuatkan sepatu. (Halaman 207)

Selain 24 cerita yang disuguhkan, bagian akhir komik ini juga memiliki empat halaman khusus yang berisikan komentar dari Yuuji Sawajiri, seorang Peneliti di Pusat Penelitian Robot Bandai. Hal ini tentu saja berkaitan erat dengan edisi khusus Robot yang dijadikan tajuk bundel Cerita Spesial DOraemon jilid 16 ini. yuuji mengisahkan proyek jangka panjang tentang “Doraemon”.

Secara umum, ketika mengetahui jilid ini tentang alat-alat ajaib berupa robot dari Doraemon, saya merasa agak lucu. Seperti yang diketahui, Doraemon merupakan sebuah robot dari masa depan. Sepanjang jilid ini, identitas asli Doraemon sebagai robot sedikit kabur dan seolah menjadi “manusia” karena jati dirinya sebagai “robot” lebih tinggi daripada alat-alat “robot”.

Semua robot yang dikeluarkan oleh Doraemon memang memiliki keunikan dan ciri khas masing-masing. Meskipun demikian, tidak ada satupun robot yang sanggup mengungguli Doraemon. Hal ini membuat saya berpikir jangan-jangan Doraemon dan Dorami dan segolongannya merupakan kasta tertinggi robot di abad 22? Entahlah. Terlihat begitu, mungkin.

Meskipun saya menyukai jilid ini, saya tidak bisa memberikan penilaian yang sama ataupun lebih tinggi dibandingkan jilid 15 yang lalu. Sisi sentimentil dan melankolis saya tidak tersentil sama sekali meskipun ada beberapa cerita yang mengharukan. mungkin memang pada dasarnya jilid ini hanya menghibur karena semuanya berkisah tentang robot. Hahaha.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus