Cerita Spesial Doraemon (Jilid 14)

Judul: Cerita Spesial Doraemon (Jilid 14)

Sub Judul: Dorami

Judul Asli: Doraemon Kyofu-Hen (bunko-ban)

Komikus: Fujiko F. Fujio

Penerjemah: Sherry Suryo

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 212

Terbit Perdana: 2004

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2004

ISBN: 9789792060492

cooltext-blurb

Dorami adalah adik Doraemon. Pandai bersih-bersih, mencuci dan memiliki tenaga sepuluh ribu kuda. Orangnya apik dan benci terhadap ketidakrapihan. Tetapi, sifat lain Dorami tidak bisa toleransi karena terlalu serius.

cooltext-review

Selain komik reguler, Doraemon hadir pula dalam edisi bundel khusus yang diberi judul Cerita Spesial Doraemon. Seperti yang tertulis pada judul, bundel komik ini berisikan gabungan cerita-cerita yang memiliki kesamaan tema yang sudah pernah dimuat dalam komik reguler Doraemon. Kini saya baru membaca jilid ke-14 yang memiliki kesamaan tokoh utama Dorami.

Dorami merupakan sebuah robot perempuan berwarna kuning yang berasal dari masa depan, sama dengan dunia Doraemon. Dorami dianggap sebagai “adik” Doraemon dikarenakan ia adalah sebuah robot yang diproduksi setelah Doraemon. Ttentu saja Dorami juga memiliki keunggulan yang lebih baik dibandingkan kakaknya, khususnya saat menghadapi masalah.

Terdapat 13 cerita di komik ini yang semuanya menghadirkan Dorami sebagai tokoh utama maupun pendukungnya, tidak melulu Nobita dan Doraemon saja. saya tidak akan mengungkapkan semua cerita, hanya tiga cerita saja yang belum pernah saya baca sebelumnya (dari jilid reguler) yang menurut saya menarik untuk dibagikan kepada khalayak luas.

Doraemon dan Dorami merupakan cerita pertama yang cukup menarik. Kisah bermula ketika Nobita ingin lebih dekat dengan Shizuka. Doraemon yang sedang pergi ke abad 22 untuk pemeriksaan rutin digantikan oleh Dorami untuk sementara waktu menemani Nobita. Awalnya Nobita menolak menceritakan masalahnya. Namun, ia jadi tidak tahan dengan keadaan.

Dorami yan mengetahui hal ini mengeluarkan alat ajaib yang membuat Shizuka mengunjungi Nobita. Tepat saat Dorami sedang “beraksi” di atap, Doraemon kembali. ia mendengar penjelasan Nobita dan mengeluarkan alat ajaib pula yang membuat Dekisugi tidak ada di rumah. Keadaan makin rumit ketika Nobita justru keluar rumah ketika Shizuka datang. Lha?

Terserah, pokoknya kamu harus membuat Shizuka senang. Dengan begitu, dia pasti akan menyukai Nobita. Misalnya menghadiahkan sesuatu yang dia inginkan. (Halaman 13)

Cerita unik selanjutny adalah Meteran Ringan. Semua bermula ketika ibu Nobita uring-uringan dan memarahi semua orang, mulai dari Nobita, Doraemon, dan tak lupa Ayah juga turut menjadi sasaran amukan kemarahannya. Usut punya usut, kemarahan Ibu dikarenakan Ibu sedang menjalani diet tidak makan nasi. Sayangnya, berat badannya justru melonjak naik.

Dorami yang kebetulan sedang berkunjung membawa sebuah alat menarik yaitu Meteran Ringan. Orang ataupun benda yang dibidik meteran ajaib ini akan memiliki berat yang lebih ringan ataupun sebaliknya. Tentu saja sasaran utama alat ini adalah Ibu. Sayangnya, Nobita dan Doraemon meninggalkan Ibu sendirian sehingga khasiat alat itu terbongkar. Waduh gimana?

Cerita menggiurkan seperti itu… Nggak bisa dipercaya. Selama ini aku sudah mencoba berbagai diet, tetapi selalu saja gagal. (Halaman 118)

Doraemon Bersedih adalah kisah yang paling melankolis di jilid ini. keseharian Nobita dan Doraemon yang selalu bertengkar membuat Sewashi, cicit Nobita di masa depan merasa khawatir. Selama Doraemon mendampingi Nobita, hampir tidak ada kemajuan sama sekali dalam hidup Nobita. Sewashi akhirnya berpikiran meminta Dorami menggantikan Doraemon.

Hari yang direncanakan tiba. Kehadiran Dorami yang meminta agar satu hari penuh ia menggantikan tugas Doraemon mendampingi Nobita akhirnya dimulai. Semua masalah yang dihadapi Nobita bisa terselesaikan dengan baik dan membanggakan. Bahkan Doraemon juga tidak menyangka tentang hal ini. lantas, apakah ini adalah akhir tugas Doraemon di masa lalu?

Apa boleh buat. Apa mungkin aku salah mengirimkan Doraemon kepada kakekku? Padahal aku kirim Doraemon supaya Kakek bisa lebih sigap, tetapi tampaknya rencanaku tidak berjalan mulus. (Halaman 191-192)

Selain ketiga belas cerita yang semuanya menghadirkan Dorami, ada dua halaman khusus di akhir jilid ini yang berisi komentar dari sang pengisi suara Dorami yaitu Yokozawa Keiko. Ia menceritakan bagaimana awal mula ia menjadi pengisi suara Dorami hingga suka duka selama lebih dari dua puluh tahun membawakan karakter Dorami dalam karir pengisi suara.

Saya suka bagaimana Dorami bisa menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi Nobita. Dorami tidak memberikan jalan instan untuk Nobita agar bisa terbebas dari masalahnya, tetapi Dorami memberikan alat-alat yang menuntut Nobita tetap berusaha sendiri menyelesaikan masalahnya. Kemampuan inilah yang tidak dimiliki oleh DOramon, sang “kakak” robot biru.

Meskipun demikian, tokoh Dorami yang serius dan tidak easy going memang membuat kelucuan-kelucuan cerita tidak tersampaikan dengan maksimal. Pun demikian sepertinya Nobita kurang cocok apabila ditemani oleh Dorami. Meskipun bila bersama Doramon juga Nobita selalu ribut dan bertengkar. Hal ini jadi membingungkan bagian mana yang salah.

Satu bundel komik yang berisi kumpulan cerita dalam satu tema yang sama seperti ini membuat saya menjadi lebih tertarik menyelesaikan hingga akhir. Hal ini dikarenakan tokoh Dorami yang terus muncul (dalam jilid ini) jadi emmacu saya memahami karakter DOrami yang notabene bukanlah tokoh utama dalam keseharian Nobita. Jadi penasaran membaca yang lain!

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus