Detektif Conan (Jilid 24)

coverconan24

Judul: Detektif Conan (Jilid 24)

Judul Asli: Meitantei Conan

Komikus: Aoyama Gosho

Penerjemah: M. Gunarsah

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 194

Terbit Perdana: 2000

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2000

ISBN: 9789792018370

cooltext-blurb

Karena kebiasaan minum-minum, kesehatan Kogoro terganggu. Saat memeriksakan diri ke dokter bersama Conan dan Ran, mereka diundang makan malam di kediaman dokter yang ternyata pengagum Detektif Ternama Kogoro Mouri. Di tengah perjamuan, listrik padam dan saat menyala kembali, tubuh dokter Yoshideru Araide ditemukan terbujur kaku di kamar mandi.

cooltext-review

Setelah sebelumnya saya mengulas tiga jilid paling awal seri Detektif Conan, kali ini melangkah cukup jauh ke depan, saya hendak memberikan ulasan singkat pada komik Detektif Conan jilid ke-24. Cerita sudah berkembang sedemikian rupa dan tokoh-tokoh baru sudah bertambah sangat banyak. Hal ini cukup membuat saya terseok-seok memahami keseluruhan ceritanya.

Sebelas chapter yang disajikan di jilid ini diawali dengan kasus pertama mengenai pencarian tersangka oleh seorang polisi bernama Takagi dengan dibantu anak-anak alias Conan cs. Ia tak boleh berlama-lama karena rekannya, Miwa, sedang terborgol bersama tersangka palsu. Namun, karena tidak mengetahui awal mula kasus ini, saya tak akan mengulasnya lebih jauh.

Kasus kedua bermula ketika Kogoro Mouri bersama Ran dan Conan berkunjung ke klinik dokter bernama Yoshideru Araide yang tertuang pada chapter Setengah Tahun Lagi. Mengetahui pasiennya adalah detektif terkenal, Kogoro dan lainnya diundang makan malam bersama keluarga Araide. Sayang, sang dokter harus meregang nyawa di bak kamar mandi.

Selain Yoshideru, rumahnya dihuni oleh sang istri, Yoko Araide, anak Yoshideru dan mendiang istri pertamanya, Chiaki Araide, bernama Tomoaki Araide, nenek Tomoaki bernama Mitsu Araide, serta Hikaru Yasumoto yang bekerja sebagai pembantu. Keempatnya dicurigai sebagai tersangka atas meninggalnya sang dokter ketika mati listrik. Bagaimana ujung kasus ini?

Maaf saja! Kurasa detektif terkenal dan seorang dokter tak akan bisa menjadi pasangan terkenal… Tugas sebenarnya dari kami para dokter, bukanlah mengautopsi mayat dan menemukan pembunuhnya. Melainan menolong korband an mencegah pembunuh… (Halaman 47-48)

Laki-laki berjubah hitam are back di chapter Perpisahan yang Tiba-Tiba! Kali ini kemunculan mereka melibatkan teman baru Conan yaitu Ai Haibara. Ai sesungguhnya merupakan korban Apoptoxin 4869, obat yang membuat Shinichi mengecil menjadi Conan. Mimpi buruk yang terus membayangi tidur Ai ternyata berhubungan langsung dengan Gin, Wocker, dan Pisco.

Kemunculan laki-laki berjubah hitam berhubungan langsung dengan pembunuhan seorang politikus bernama Shigehiko Nomiguchi saat pesta di Hotel Haido City. Ada tujuh orang yang berada di sekitar korban sebelum kematian tragisnya yaitu Mika Nanjo, Yasuo Mihei, Naoya Tarumi, Chris Veinyard, Yoshiharu Tawara, Kenzo Masuyama, dan Naomichi Mugikura. Siapakah Pisco yang menjadi pelaku pembunuhan itu sesungguhnya? Bagaimana nasib Ai?

Jika itu adalah pembunuhan… Maka satu-satunya cara adalah mempersiapkan perlengkapan agar lampu jatuh ketika lampu dimatikan untuk memutar film slide, Shigehiko harus dibawa ke tempat tepat di bawah lampu gantung itu!! (Halaman 145)

Awalnya, saya sangat bingung membaca jilid 24 ini. Memang beginilah nasib pembaca yang tidak mengikuti serial sesuai urutannya satu per satu. Terlebih ketika melompati cukup banyak jilid, maka saya sebagai pembaca itu harus pasrah dengan kebingungan yang menerpa terkait perkembangan cerita yang sangat besar dan penambahan tokoh yang sangat signifikan.

Kasus pertama sesungguhnya memiliki dua chapter. Sayangnya, awal mula kasus terjadi dan progress sebelum chapter di jilid 24 ini sepertinya cukup panjang. Saya jadi tidak bisa menerka bagaimana keseruan kasus ini bermula. Meski akhirnya saya bisa mengikuti penyelidikan Takagi bersama Conan cs hingga menemukan pelaku sesungguhnya. Tapi jadi terasa nanggung.

Kasus kedua dan ketiga memiliki tipe yang berbeda baik jenis trik pelaku maupun pengembangan plot. Pada kasus kedua, setelah terungkap siapa pelakunya, cerita diakhiri dengan kepulangan Kogoro, Ran dan Conan ke rumah. Sedangkan kasus ketiga, setelah diketahui siapa Pisco dan trik pembunuhan, cerita masih dilanjutkan dengan penculikan Ai.

Ya benar, penculikan Ai Haibara oleh gerombolan lelaki berjubah hitam menjadi tambahan cerita yang seru. apa lagi pada jilid ini saya mengetahui bagaimana cara instan mengembalikan tubuh yang telah mengecil menjadi dewasa kembali hanya karena sebuah minuman tertentu. Meski demikian, akhir cerita tak berlangsung menegangkan. Misteri tentang mereka masih ada.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*