Rss

Detektif Conan (Jilid 1)

coverconan1

Judul: Detektif Conan (Jilid 1)

Judul Asli: Meitantei Conan

Komikus: Aoyama Gosho

Penerjemah: Tita Feronti

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 180

Terbit Perdana: 1997

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 1997

ISBN: 9789796677900

cooltext-review

Kisah misteri-kriminal-detektif memiliki penggemar yang tidak sedikit. Pemecahan misteri (biasanya kasus kriminal) yang coba diungkap oleh seorang detektif tidak pernah habis untuk dijelajahi. Pelaku yang memiliki naluri tidak ingin tertangkap berusah keras menyusun satu demi satu trik yang sempurna tanpa cacat. Inilah yang dianggap menarik oleh penggemarnya.

Komik yang memiliki tema detektif hadir dalam serial berjudul Detektif Conan. Dari judulnya yang sangat tersurat ini bisa diketahui bahwa cerita komik ini mengusung lika-liku seorang detektif dalam memecahkan kasus kriminal yang terjadi di sekitarnya. Biasanya san tokoh detektif adalah orang dewasa dan sangat jenius. Nah, mari simak ulasan saya berikut ini.

Jilid perdana komik ini tidak memiliki daftar isi yang memuat judul tiap chapter. Pun demikian dengan isinya yang tidak memiliki judul chapter yang memsahkannya. Kisah bermula ketika seorang detektif muda bernama Shinichi Kudo sedang bermain di Tropical Land bersama teman perempuannya, Ran Mouri. Di sini terjadi kasus kematian seseorang yang sangat sadis.

Lokasi kejadian adalah gerbong kereta roller coaster. Korban yang bernama Kishida adalah kekasih Aiko. Teman mereka berdua, Hitomi, naik di kereta yang sama. Secara kebetulan, Ran dan Shinichi ikut menjadi saksi kematian Kishida. Meski ada bukti yang ada di tas Aiko, Shinichi merasa bahwa gadis itu tidak akan bisa membunuh kekasihnya sendiri.

Memang tidak bisa jika hanya dengan tenaga manusia… Tapi… Jika menggunakan kecepatan kereta dan lilitan benang piano, itu memungkinkan! (Halaman 26-27)

Saat perjalanan pulang, Shinichi merasa curiga dengan lelaki berjubah hitam yang sempat berjumpa dengannya. Sayang, rasa ingin tahunya harus dibalas dengan pil penyusut tubuh yang membuat Shinichi yang notabene anak kelas 2 SMA berusia 17 tahun menjadi kecil seolah anak berusia 6 tahun! Mau tidak mau akhirnya ia menyamar dengan nama Conan Edogawa.

Saat itu, tiba-tiba ayah Ran yang bernama Kogoro Mouri yang menjadi detektif swasta mendapat panggilan kasus penculikan oleh lelaki berjubah hitam. Yang diculik adalah Akiko Tani, putri seorang konglomerat. Satu-satunya saksi yang ada adalah Aso, asisten Akiko. Meski tercium gelagat yang aneh, mereka semua tidak menyadari nyawa Akiko mulai terancam.

Padahal waktu aku menjadi Shinichi Kudo, Detektif SMA, semua menghormati kesimpulanku. Saat menjadi kecil, tak ada yang mau mendengar ucapanku. (Halaman 74)

Conan yang akhirnya menumpang di rumah Kogoro Mouri mlai terlibat kasus lain. Salah satunya kasus kematian seorang pria di apartemen artis kenamaan Yoko Okino. Awalnya Yoko dan manajernya, Yamagishi, ingin meminta bantuan Kogoro agar bisa menangkap pelaku penguntitan Yoko. Tak disangka ketika pulang, ada mayat seorang pria di kamar Yoko.

Di jari mayat itu ada rambut!? Rambut siapa!? Mengapa manajer itu menyembunyikannya!? Jangan-jangan pelaku kasus ini… (Halaman 141)

Hmm jilid perdana ini menawarkan premis yan sangat menarik. Seorang detektif SMA yang tersohor ke seluruh Jepang tiba-tiba harus menerima kenyataan dirinya menjadi anak-anak akibat sebuah obat yang dibawa organisasi misterius hanya karena ia penasaran tentang lelaki berjubah hitam. Kehidupannya tentu hancur seketika dan kembali mengulang jadi anak-anak.

Meski telah menjadi anak-anak, kemampuan Shinichi tidak menurun.ia tetap bisa memcahkan kasus yang bahkan seorang Kogoro Mouri dan Inspektur Megure dari kepolisian tidak bisa memecahkannya. Sebenarnya saya sangat benci sih dengan cerita detektif yang membuat polisi hanya sebagai boneka tak berguna. Tapi ya gimana, memang takdir mereka begitu. Pukpuk.

Oh iya, tentang kasus yang terjadi di komik perdana ini, menurut saya cukup menarik. Meski tidak terlalu berat, saya sangat menikmati alur yang dibuat Aoyama Gosho. Tentu saja saya tidak bisa memcahkan kasusnya karena saya digiring hanya mengikuti alur berpikir Conan yang menjadi inti kisah ini. Jilid perdana ini juga ditutup dengan amat manis meskipun sesungguhnya sangat sedih. Loh maksudnya? Penasaran? Simak sendiri saja ya~~

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*