Rss

One Piece (Jilid 3)

coverone3

Judul: One Piece (Jilid 3)

Sub Judul: Hal yang Tak Dapat Dipungkiri

Komikus: Oda Eiichiro

Penerjemah: Faira Ammadea

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 198

Terbit Perdana: 2003

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2003

ISBN: 9789792041224

cooltext-blurb

Luffy tak bisa menahan marah saat golok Buggy Badut merobek topi jeraminya, dan tentu saja Buggy Badut mendapat balasan yang setimpal. Akhirnya Nami bersedia berlayar bersama Luffy dan Roronoa Zoro. Di tengah perjalanan menuju Grand Line, Luffy, Zoro, dan Nami mampir di sebuah pulau untuk mencari bekal makanan. Di sana mereka bertemu manusia aneh penjaga harta karun pulau…

cooltext-review

Kali ini saya akan mengulas jilid ketiga dari seri komik One Piece. Komik One Piece ini memiliki tipe chapter yang berkaitan antara satu dengan selanjutnya. Alurnya maju, sehingga harus mengikuti sejak awal agar mengetahui tentang awal mula konflik dan tokoh-tokohnya. Jilid kedua yang lalu berakhir ketika Lufffy akan berhadapan langsung dengan Buggy.

Jalan Sang Pencuri adalah detik-detik pertarungan Buggy si manusia Bara Bara melawan Luffy si manusia Gomu Gomu. Meskipun disebut pertarungan, menurut saya banyak dialog dan cerita yang disuguhkan daripada aksi yang sadis dan keras. Hal ini dimulai ketika Buggy mengisahkan hubungannya dimasa lalu dengan Shanks, bajak laut yang sangat dikagumi Luffy.

Ketika Buggy asik berhadapan dengan Luffy, Nami mencoba menjarah seluruh harta kekayaan kelompok bajak laut Buggy. Tak disangka, hal itu diketahui oleh Buggy. Ia segera mencerai-beraikan tubuhnya dan menyerang Nami. Melihat hal ini, tentu saja Luffy tidak tinggal diam dan menghalau Buggy. Antiklimaks pertarungan ini membuat saya terbahak-bahak. XD

Jangan bercanda! Hartaku adalah milikku!! Kau kira dengan mencurinya berarti jadi milikmu!? Dari mana kau belajar hal seperti itu!? (Halaman 50)

Luffy, Nami, dan Zoro akhirnya berlayar bersama menuju Grand Line. Sayangnya, Luffy dan Zoro terlalu bodoh dengan tidak mempersiapkan perbekalan sama sekali. Akhirnya mereka bertiga merapat ke sebuah pulau tak berpenghuni. Benarkah demikian? Ternyata pulau tersebut dihuni berbagai hewan aneh. Selain itu ada seorang penjaga pulau bernama “Gaimon”.

Gaimon sesungguhnya adalah bajak laut. Pada chapter berjudul Si Makhluk Ajaib, ia mengisahkan bagaimana awal mula ia menjadi penghuni tetap pulau itu selama dua puluh tahun tanpa bisa melarikan diri. Kemauannya yang keras tak meninggalkan pulau sesungguhnya dikarenakan ia melindungi lima peti harta karun yang ada di puncak tebing.

Gara-gara kotak ini, aku jadi terjebak!! Karena itulah selama dua puluh tahun aku terus melindungi harta karun ini!! Harta karun milikku!! (Halaman 105)

Babak baru petualangan yang cukup panjang dimulai ketika akhirnya Luffy, Nami, dan Zoro singgah ke sebuah desa di tepi pantai. Di desa tersebut hidup seorang pemuda seusia Luffy bernama Usopp. Ia memiliki tiga pengikut setia yang masih anak-anak bernama Ninjin, Pi-Man, dan Tamanegi. Sehari-hari Usopp membuat geram penduduk desa dengan berbuat onar.

Hal yang Tak Dapat Dipungkiri merupakan chapter yang sangat emosional terkait dengan Usopp. Semua bermula ketika Usopp sering menjenguk Kaya, gadis muda yang sakit-sakitan. Meskipun Usopp dibenci warga desa, Kaya sangat senang dengan Usopp yang lucu dan sering membuatnya tertawa. Namun, Kurohador, sang kepala pelayan tidak suka pada Usopp.

Aku kasihan padamu… Bukankah kau membancinya? Ayahmu yang tergila-gila pada harta hingga tega meninggalkan keluarga dan kampung halamannya. (Halaman 151)

Jilid ketiga ini semakin menarik saja. berbagai kejadian tidak membosankan untuk diikuti satu demi satu. Saya suka segi humor yang disuguhkan oleh sang mangaka. Tidak berlebihan dan porsinya pas sesai kebutuhan. Mau itu slapstick, antiklimaks, atau umpatan dan ejekan. Sepertinya saya dan sang mangaka memiliki sense of humor yang sama. Hahahaha.

Oh iya, selain beberapa tokoh yang telah saya sebutkan di atas, ada tokoh lain yaitu Jango si ahli hipnotis dan Yasopp, ayah Usopp yang sempat disinggung sedikit. Namun, karena kemunculan mereka masih sangat minim, saya tidak akan mengulas lebih banyak. Yang jelas, akhir jilid ini diisi dengan rencana busuk Kurohador dan Jango yang mengincar harta kekayaan Kaya.

Chemistry antara Nami, Luffy, dan Zoro yang baru saja dipertemukan dalam satu kelompok bajak laut terasa cukup mengalir dan tidak terlalu dipaksakan. Meskipun demikian, mereka bertiga sudah saling melengkapi dan melindungi satu sama lain sehingga petualangan pencarian harta karun terbesar dalam sejarah terasa mengasyikkan. Jadi penasaran kelanjutannya!

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*