Rss

One Piece (Jilid 1)

coverone1

Judul: One Piece (Jilid 1)

Sub Judul: Romance Dawn

Komikus: Oda Eiichiro

Penerjemah: Faira Ammadea

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 206

Terbit Perdana: 2002

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2002

ISBN: 9789792039504

cooltext-blurb

Namaku Luffy. Dahulu, ada seorang pria yang telah memiliki semua kekayaan, kemasyhuran, dan kekuasaan di dunia yang disebut One Piece, yaitu Gold Roger, si Raja Bajak laut. Kalimat terakhir yang diucapkan sebelum kematiannya telah mendorong orang-orang di seluruh dunia untuk mengarungi lautan, mencari harta karun, termasuk aku. Aku ingin menjadi Raja Bajak Laut! Namun, untuk meraih cita-cita itu aku harus jadi kuat! Buah gomu-gomu yang kumakan, membuatku menjadi manusia karet. Ya! Sekarang saatnya mencari kru untuk kapal bajak lautku!

cooltext-review

Bajak laut. Siapa yang tidak pernah mendengar istilah itu? Sering dikaitkan dengan dunia kejahatan di lautan membuat banyak kisah yang mengangkat sepak terjang bajak laut ini. penggambarannya juga macam-macam, ada yang bermata satu dan berkaki kayu, sering bertarung dengan gerombolan bajak laut lain, dan sebagainya. Begitu pula dengan komik ini.

One Piece adalah komik yang mengisahkan tentang perjalanan hidup seseorang bernama Monkey D. Luffy yang ingin menjadi Raja Bajak Laut dan memiliki semua kekayaan, kemasyhuran, dan kekuasaan di dunia atau biasa disebut One Piece. Pemilik One Piece sesungguhnya sudah ada, namun ia telah mati dan menyembunyikan segala kekayaannya itu.

Delapan chapter yang disuguhkan di jilid perdana ini diawali dengan masa kecil Luffy ketika ada kelompok bajak laut yang singgah di kotanya. Luffy yang belum genap sepuluh tahun selalu memohon pada Shanks Si Rambut Merah, pimpinan bajak laut itu, agar mengijinkannya ikut berlayar. Tentu saja Shanks tidak bersedia. Kisah ini tersaji dalam chapter Romance Dawn.

Masalah mulai muncul ketika tiba-tiba ada kelompok perompak gunung yang dipimpin oleh Higuma memporak-porandakan bar milik Makino. Tak ingin ada orang berperilaku jahat, Luffy menantang Higuma meminta maaf. Kekacauan makin heboh ketika Luffy memakan buah Gomu Gomu yang membuatnya menjadi manusia karet. Waduh, lantas bagaimana nih!?

Dengar… Meskipun aku dipukul dengan sebotol sake, atau dipermainkan oleh kalian, bagiku itu bukan masalah. Tapi! Apa pun alasannya, aku tidak akan mengampuni orang yang menyakiti sahabatku!! (Halaman 35)

Sepuluh tahun kemudian, Luffy sudah beranjak dewasa dan bertekad menjadi Raja Bajak Laut. Ia akhirnya mulai mengembara di lautan luas sambil mencari kru kapal bajak laut. Ia berjumpa dengan Coby, pesuruh di grup bajak laut pimpinan Alvida Si Gada Besi. Alvida bukanlah majikan yang baik. Hal ini membuat Coby muak dan ikut Luffy menuju pulau Angkatan Laut.

Zoro Si Pemburu Perompak adalah chapter yang membawa Luffy bertemu dengan calon rekannya mengarungi samudra. Roronoa Zoro yang dianggap pengacau kota dipasung oleh Helmeppo, putra dari Kapten Morgan Si Lengan Kapak. Ternyata selama menjadi kapten, Morgan ataupun Helmeppo sangat sewenang-wenang. Zoro ikut dijadikan calon orang yang akan dibunuh.

Apa? Dari mana kau dengar berita seperti itu? Janji itu hanya sebuah lelucon!! Hanya orang bodoh yang akan menganggapnya serius. He he he. (Halaman 100)

Chapter berjudul Orang Pertama mengisahkan tentang bagaimana Zoro mulai melawan balik karena ditipu mentah-mentah oleh Helmeppo. Kelihaiannya bermain pedang sangat mengagumkan. Belasan anggota angkatan laut yang diperintahkan Morgan untuk membunuhnya bisa ia kalahkan dalam sekejap. Hal ini tentu membuat Morgan geram.

Morgan sendiri berhadapan langsung dengan Luffy sang manusia karet. Kemampuannya tidak bisa dianggap remeh meskipun ia baru saja memulai perjalanan menjadi bajak laut. Sedangkan Coby? Ia terpaksa harus menerima satu tembakan di dada kirinya saat membantu Zoro membebaskan diri. Meskipun demikian, Coby tetap bertekad menjadi Perwira Angkatan Laut.

Kau tak bisa menyangkal bahwa kau pernah bekerja di kapal Alvida selama dua tahun, walaupun hanya sebagai pesuruh. Jangan pernah meremehkan penyelidikan Angkatan Laut. Kalau hal itu sampai ketahuan, kau tak akan bisa bergabung dengan mereka. (Halaman 172)

One Piece is cool!! Saya sebenarnya kurang begitu suka dengan bajak laut. Referensi tentang bajak laut yang jahat, kasar, dan licik membuat saya agak malas mengikuti cerita yang ada kaitannya dengan bajak laut. Namun, One Piece berbeda. Mereka dikisahkan memiliki karakteristik yang berbeda-beda, meski sisi kasar dan licik kerap ditemui. Hal ini bisa terobati.

Adanya tujuan yang menajadi cita-cita Luffy sejak jilid pertama membuat One Piece memiliki totok fokus yang sangat kuat sehingga (semoga saja) kelak tidak ada yang namanya cerita berceceran kemana-mana dan melupakann benang merah tentang cita-cita Luffy menjadi Raja Bajak Laut. Oh iya, meski konsep One Piece masih agak mengambang, saya tetap menikmati.

Satu hal yang membuat saya menyukai One Piece adalah segi humor yang tidak tanggung-tanggung. Slapstick, antiklimaks, dan berbagai hal lebay membuat cerita menjadi lebih berwarna. Misalnya saja ketika Alvida yang sangat ditakuti bawahannya tiba-tiba dihina Luffy sebagai tante-tante tua yang menyeramkan. Semua sontak melotot dan menganga lebar. Ahaha.

Munculnya tokoh Zoro yang menjadi rekan pertama Luffy juga sangat mengejutkan. Perjalanan Luffy menjadi calon Raja Bajak Laut memang baru saja dimulai. Kru kapal perahu juga masih dikumpulkan Luffy satu demi satu. Masih sangat panjang. Namun demikian, saya bisa menebak bahwa pengembaraan Luffy menjcari One Piece akan tetap menarik untuk diikuti.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*