Lum, The Invader Girl (Jilid 2)

coverlum2

Judul: Lum, The Invader Girl (Jilid 2)

Judul Asli: Urusei Yatsura (Shinso-ban)

Komikus: Takahashi Rumiko

Penerjemah: Lanny

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 196

Terbit Perdana: 2008

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2008

ISBN: 9789792733600

cooltext-blurb

Tak lama lagi SMA Kuyo akan mengadakan festival olahraga. Semua murid mempersiapkan segala sesuatunya dengan semangat tinggi, kecuali Utsunomiya yang dapat tugas untuk berpakaian ala “Si Tudung Merah” di festival nanti. Didandani seperti perempuan sudah jelas membuat Utsunomiya kesal, tapi yang paling membuatnya gundah adalah di festival itu para wali murid diharuskan hadir. Dan untuk membantu teman

cooltext-review

Yo! Balik lagi~ Kali ini saya masih mengusung komik yang sama namun jilid yang berbeda yaitu Lum, The Invader Girl jilid kedua. Tidak seperti jilid perdana, kali ini hanya ada delapan chapter plus bagian special data file. Hal ini membuat jumlah halamannya lebih sedikit dibandingkan jilid yang lalu. Namun, apakah masih tetap seseru pendahulunya? Yuk simak.

Salah satu chapter yang menurut saya sangat menarik adalah yang berjudul Keturunan. Awal mula sebenarnya sangat biasa saja sih, tentang Ataru yang sudah beberapa hari berturut-turut selalu terlambat sekolah. Kali ini juga terancam terlambat karena bangun kesiangan. Bahkan ia sarapan dan ganti baju secara bersamaan. Melihat ini, Lum berniat membantu “suaminya” itu.

Lum menciptakan lorong pintas ajaib sehingga Ataru bisa langsung sampai ke sekolah. Meski Ataru bisa sampai dengan sangat singkat, ternyata Lum membuat lorong pintas menuju masa sepuluh tahun yang akan datang, yang secara kebetulan di sekolah sedang ada reuni angkatan Ataru. Kelucuan mulai muncul ketika ada anak kecil bernama Kokeru Moroboshi. Siapa dia?

Oh iya, sekarang kan 10 tahun yang akan datang!! Gara-gara kamu, bekalku diambil, uangku habis sia-sia, dan telat datang ke sekolah!! (Halaman 67)

Chapter selanjutnya yang sangat menarik adalah berjudul Pita Kuning yang Membahayakan. Seringnya Ataru mendapat kekerasan dari “istrinya” alias Lum yang sangat kuat membuat Ataru frustrasi. Kekuatan terbesar Lum yaitu mengeluarkan tenaga listrik dan menyetrum Ataru hingga tak berdaya membuat Ataru meminta bantuan pada Cherry yang “sakti” :D

Ternyata Cherry menyanggupi permohonan Ataru dan mengirimkan sebuah pita kuning beserta surat yang berisi catatan untuk Ataru. Meskipun pita itu memang sangat bermanfaat menghilangkan kekuatan super milik Lum, Ataru justru mendapatkan masalah baru dan mau tidak mau mengakui segala tindakannya. Reaksi Lum tentu marah dan berniat menghabisinya.

Apa, ikat Lum dengan ini!? Ini hanya bisa dilepas oleh orang yang mengikatnya. Pita khusus untuk menyegel kekuatan jin. (Halaman 117)

Chapter Jadilah Perempuan adalah awal munculnya tokoh perempuan baru bernama Putri Kuramaya. Ketika kelas Ataru sedang ada kegiatan di luar kelas saat malam hari, tiba-tiba ada pesawat yang menyerupai bintang jatuh di area hutan tempat Ataru dan lainnya berkemah. Ternyata di pesawat itu terbaring putri yang tertidur dan menunggu ciuman pria biar bangun.

Singkatnya, Ataru yang (lagi-lagi) sial, dibawa oleh para pelayan Putri Kurama dan tentu saja, Ataru yang mata keranjang tergila-gila pada sang putri dan tidak berpikir dua kali untuk menciumnya. Naas, ketika Putri Kurama bangun, ia tidak sudi berikrar semalam bersama Ataru agar  bangsanya bisa terselamatkan. Ataru dirasa tak memenuhi kuaifikasi. Lantas bagaimana??

‘Kan sudah kubilang, kalian harus mencarikan laki-laki tampan!! Kenapa laki-laki serigala begini? Hei, aku takkan berikrar dengan orang bodoh kayak gini!! (Halaman 142)

Pertama, saya masih ingin mengkritik tentang teledornya editor komik Lum, The Invader Girl jilid kedua ini. bisabisanya kesalahan pencantuman blurb masih terjadi. Bahkan sama persis dengan jilid pertama. Blurb masih milik komik lain tetapi tetap dituliskan di bagian belakang buku. Seharusnya kesalahan jilid pertama bisa dijadikan pembelajaran. Eeh, malah terulang.

Dari segi cerita, masih tetap menarik dan seru layaknya jilid perdana. Hanya saja, jilid kedua ini sudah sangat random berbagai peristiwa yang terjadi. Seolah segala macam tokoh utama hanya diperkenalkan dan disinggung cikal bakal konflik pada jilid pertama. Sedangkan jilid kedua sudah sangat acak tentang lokasi, waktu, dan hal-hal yang disajikan setiap chapternya.

Lagi-lagi saya selalu membandingkan dengan komik Ranma ½ yang sudah saya baca. Dibandingkan judul tersebut, komik Lum (setidaknya hingga jilid dua ini) masih jalan di tempat. Tidak ada progress berarti tentang keberlanjutan hidup Ataru dan Shinobu. Tidak jelas pulsa status Lu sebagai “istri” Ataru yang notabene bukan manusia bumi. Entahlah.

Ataru selalu digambarkan bodoh, ceroboh,, dan mata keranjang. Seseungguhnya kombinasi sifat itu tidak disukai cewek-cewek. Sayangnya, komik ini juga bertema hareem dengan Ataru sebagai titik utamanya. Berbagai perempuan cantik dan seksi selalu bersinggungan dengan dirinya. Seolah segala sifat buruknya tak ada masalah. Padahal tabiat Ataru juga menyebalkan.

Oh iya, pada jilid ini ada extra file yang berisi tentang salah satu tokoh perempuan cantik bernama Sakura. Trivia-trivia yang ada di bagian ini banyak yang menyinggung komik jilid-jilid berikutnya, bahkan jilid yang sangat jauh ke depan. Menurut saya ini sangat mengganggu karena pengetahuan saya masih sampai jilid 2, tetapi sudah dicontohkan jilid 25. Kan kesel.

Meskipun demikian, hal-hal lebay dan terlalu ajaib menurut saya masih dalam porsi cukup dan menunjang keberlangsungan cerita. Misalnya saja tiba-tiba Ataru diculik ke istana Raja Naga di dasar danau ataupun Ataru yang disetrum jutaan volt oleh Lum masih baik-baik saja. Sang mangaka masih membuat benang merah sehingga cerita tetap jalan ke depan. #terTulus.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*