Rss

Ranma ½ (Jilid 7)

coverranma7

Judul: Ranma ½ (Jilid 7)

Komikus: Takahashi Rumiko

Penerjemah: M Gunarsah

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 178

Terbit Perdana: 2006

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2006

ISBN: 9789792094251

cooltext-blurb

Balapan ratu duel katering diadakan. Ranma wanita, Akane, dan Shan Pu melakukan pertarungan besar mempertaruhkan tekad wanita!! Siapakah yang akan menang!? Tiba-tiba, muncul guru ayah Ranma dan Akane yang bernama Happosai. Kakek mata keranjang yang sangat parah!!

cooltext-review

*WASPADA! Review ini kemungkinan mengandung spoiler jilid sebelumnya!* Jilid ketujuh ini sama dengan jilid sebelumnya dalam hal jumlah chapter yang terkandung di dalamnya. Sebelas chapter yang disuguhkan di jilid ini menyimpan kejutan yang tak terduga. Hal ini disebabkan oleh munculnya tokoh baru yang sangat unik sekaligus menyebalkan. Penasaran kan?

Balap Duel Katering adalah chapter pertama yang mengisahkan pertarungan tiga tokoh wanita komik ini yaitu Akane, Shan Pu, dan Ranma versi cewek. Ketiganya bertarung dalam pertandingan balapan ratu duel katering. Inti pertandingan ini adalah adu cepat mengantarkan makanan pada rumah yang ditunjuk oleh panitia. Lucunya, orang tersebut sangat tidak asing.

Dengar, gunakan kesempatan ini untuk mendapatkan Tuan Pengantin. Biarkan dia merasakan dalamnya ilmu katering. (Halaman 18)

Bangkitnya Kejahatan adalah babak baru yang harus dialami keluarga Tendo dan keluarga Saotome. Guru Happosai, orang yang menjadi mentor Genma dan Soun dimasa lalu. Akibat sebuah tindakan yang sangat “keras”, keduanya menyingkirkan Happosai di sebuah lubang yang ditutup batu. Tak disangka, sang guru bangkit kembali dan meneror kedua keluarga ini.

Tenang. Aku datang bukan untuk balas dendam. Aku juga sudah tua. Aku ingin melatih salah satu dari kalian… (Halaman 80)

Kemarahan Happosai adalah salah satu chapter yang menghadirkan tingkal laku sang kakek yang sangat tidak bermoral. Ia sangat hobi mengintip para gadis muda demi kesenangannya sendiri. Sampai-sampai Ranma menjulukinya sebagai kakek cabul. Bahkan saking cabulnya, ia memiliki Gejala Pantangan yang membuatnya sangat lemah apabila tidak menyentuh wanita. Ckckckck.

Kamu bisa bicara begitu karena tidak tahu kengerian sebenanrnya dari kemarahan guru. (Halaman 141)

Cerita tentang pertandingan balapan ratu duel katering menurut saya adalah sebuah kisah yang lucu dan terlalu ajaib. Sebuah pertandingan yang khusus diikuti oleh kaum hawa membuat ketiga tokoh (agak) utama di komik ini bisa berpartisipasi. Jurus yang dikeluarkan Shan Pu sepanjang pertandingan terasa sangat ajaib karena membuat peserta lain menjadi kesulitan.

Penunjukan rumah yang menjadi garis finish oleh panitia mmebuat saya langsung menggumam “kok ya kebetulan banget nih” berkali-kali. Pun demikian ketika tiga peserta tercepat (kita semua tahu lah ya siapa saja) sudah memasuki rumah target namun akhirnya penentuan juaranya harus melebar ke mana-mana. Cukup antiklimaks juga sih menurut saya.

“Kebangkitan” kakek Happosai setelah “tertimbun” di kaki gunung adalah hal yang (lagi-lagi) cukup fenomenal. Meskipun ia adalah kakek tua, kepandaiannya dalam hal silat dan kung fu jelas sangat lebih baik dibandingkan Ranma, Genma, Soun, dan yang lainnya. Tetapi hobinya mengintip gadis muda dan mencuri pakaian dalam wanita memang sangat menyebalkan.

Dari segi cerita, saya masih menikmati. Apa lagi munculnya Happosai yang mata keranjang namun tangguh bertarung juga menjadian cerita lebih seru lagi. hanya saja, saya masih agak terganggu dengan penggambaran kakek Happosai dan nenek buyut Shan Pu yang seperti anak-anak tetapi kerutan yang cukup banyak. Jadi sedikit aneh sih melihatnya. Hmm.

Oh iya, saat membaca komik ini, saya mendapat gangguan yaitu setelah halaman 124 langsung melompat ke halaman 141. Setelah saya telusuri, ternyata halaman 125 hingga 140 ada di bagian belakang setelah halaman terakhir. Salah posisi di akhir ini cukup menjengkelkan sih. Tetapi masih lebih baik daripada halaman hilang. Paling tidak masih mendingan daripada hilang.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Previous Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*