Rss

Ranma ½ (Jilid 2)

coverranma2

Judul: Ranma ½ (Jilid 2)

Komikus: Takahashi Rumiko

Penerjemah: M Gunarsah

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 188

Terbit Perdana: 2006

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2006

ISBN: 9789792083149

cooltext-blurb

Seorang pria bernama Ryoga Hibiki yang memiliki dendam pada Ranma Muncul. penyebabnya roti kari!? Alasannya tidak jelas, tapi pertarungan keduanya berlanjut!! Akane terlibat sehingga rambutnya terpotong. Situasi menjadi gawat!! Akhirnya alasan dendam Ryoga terjelaskan!!

cooltext-review

*WASPADA! Review ini kemungkinan mengandung spoiler jilid sebelumnya!* saya suka dengan komik Ranma ini. setelah selesai menyelesaikan jilid pertama, saya lanjtkan ke jilid kedua. Sembilan chapter yang disuguhkan pada jilid ini masih tetap lucu dan seru. Apa lagi pada jilid ini ada sebuah momen yang sangat mengejutkan. Penasaran? Check this out.

Jilid kedua kali ini ada tokoh baru yaitu Hibiki Ryoga. Chapter yang berjudul Pria yang Mengejar Ranma mengisahkan kehadiran Ryoga secara tiba-tiba di SMU Furinkan setelah berhari-hari tersesat di wilayah lain. Dengan dendam membara, ia berniat menghabisi Ranma karena dirasa telah mengkhianati janji duel ketika Ranma masih sekolah di tempat kelahirannya.

Kamu!! Kamu pikir aku jalan santai selama empat hari!? Kamu tahu tidak, betapa sengsaranya aku berjalan sampai tiba di tujuan!! (Halaman 40)

Pertarungan antara Ranma dan Ryoga masih berlanjut hingga chapter berjudul Walaupun Tidak Terluka. Meskipun di masa lalu Ryoga selalu kalah telak oleh Ranma ketika berebut roti di kantin sekolah, kali ini Ryoga sangat kuat. Kemampuannya yang tangguh membuat Akane mencemaskan Ranma. Yang tidak diduga, sebuah insiden saat duel merenggut rambut Akane.

Aku tidak mau tahu lagi! Mulai sekarang, kita tidak punya hubungan apa-apa lagi…! (Halaman 96)

Setelah berkali-kali mengelak untuk menjelaskan alasan pasti mengapa Ryoga membenci Ranma akhirnya pada chapter Wajar Jika Dendam terjelaskan sudah sebab musabab Ryoga mendaki gunung lewati lembah demi membunuh Ranma. Hal ini berkaitan erat dengan tragedi di mata air kutukan Zhou Quan Xiang yang membuat Ryoga bisa “berubah wujud” juga. Ups.

Tunggu dulu! Waktu itu kau ditabrak wanita aneh sampai jatuh ke mata air, ‘kan!? Kalau begitu, kamu salah kalau dendam padaku… Kalau mau, dendamlah pada panda dan wanita… (Halaman 150-151)

Selain chapter tentang hadirnya Ryoga Hibiki di kehidupan Ranma dan Akane, chapter terakhir mengisahkan seorang tokoh baru yang dijuluki Mawar Hitam dari Sekolah Putri Saint Hebereka. Ia merupakan perwakilan pertandingan senam ritmik antar sekolah. Karena ketangguhannya, ia mengintimidasi tim lain termasuk tim dari SMU Furinkan. Kelanjutannya?

Saya tidak akan berbicara banyak karena lebih seru jika membacanya sendiri. Secara umum, saya suka dengan jilid kedua ini, jauh lebih suka dibandingkan jilid pertama. Hal ini khususnya ketika mengetahui betapa “parahnya” Ryoga setelah terkena kutukan mata air dan kondisinya yang selalu tersesat bahkan ketika pergi ke tempat yang dekat. Saya ngakak dibuatnya.

Selain itu, sedikit perubahan sikap antara Ranma dan Akane membuat jilid kedua ini lebih menggemaskan. Awalnya mereka berdua saling membenci, tetapi kali ini mereka sedikit lebih perhatian satu sama lain. Meskipun demikian, saya rasa keduanya akan menjadi tipikal orang yang tidak bisa jujur pada perasaannya masing-masing alias benci tapi cinta. Cieee.

Chapter terakhir yang mengisahkan hadirnya Ryoga pada kehidupan Akane dan Ranma memang belum menyelesaikan tujuannya secara lugas. Bahkan hadirnya chapter terakhir yang menghadirkan perempuan muda yang cukup jahat turut membuat saya penasaran. Kira-kira siapa perempuan ini? Kemampuannya dalam bidang senam ritmik tentu bukan hal yang remeh.

Saya suka bagaimana sang mangaka mengemas cerita kehidupan Ranma ini menjadi lucu namun tidak membosankan. Setiap karakter diciptakan unik dan menarik. Tentu saja “kutukan” yang diidap Ranma, Genma, dan Ryoga menjadi salah satu titik kelucuan ketika secara tidak sengaja mereka “berubah wujud”. Saya penasaran dengan jilid selanjutnya. Tunggu ya!

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Previous Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*