Rss

Selamat Ulang Tahun Blogger Buku Indonesia

Satu-satunya komunitas yang telah saya ikuti dan belum ada keinginan untuk saya tinggalkan adalah Blogger Buku Indonesia. Sesuai namanya, komunitas ini adalah kumpulan blogger yang fokus pada dunia perbukuan. Dan hari ini, tepat enam tahun BBI mengudara di jagat dunia maya sebagai salah satu komunitas online yang sangat bergengsi #ahsek.

Pada postingan yang disinyalir akan sangat panjang ini, saya akan berbicara tentang beberapa hal. Saya sangat jarang menuliskan opini atau hal-hal lain diluar resensi buku. Tapi khusus hari ini, saya akan berbicara tentang apa yang telah, sedang, dan ingin saya alami dalam keluarga besar Blogger Buku Indonesia. Silakan dibaca ya…

Mula-mula, saya ingin bercerita tentang awal mula mengenal BBI. Tahun 2013 saya sempat nyasar di blog para member yang sedang menyelenggarakan Giveaway Hop dalam rangka ulang tahun BBI. Saat itu ingin ikutan tapi hampir semua host mewajibkan follow blog. Kala itu saya tidak tahu follow blog itu apa dan bagaimana. Akhirnya saya mundur nggak ikut. :(

Saya jadi kepo kenapa kok banyak orang bagi-bagi buku gratis. Selidik punya selidik, mereka adalah para anggota Blogger Buku Indonesia. BBI? Apa itu? Saya yang masih lugu hanya bisa menemukan akun twitter, website, dan fanpage. Mulai saat itu saya mengikuti beberapa postingan member melalui aggregator website sambil memahami tentang BBI. #ceileh

Hari kamis tanggal 10 Juli 2014 jam 15.31 WIB, saya kirim email permohonan bergabung dengan BBI. Saat itu BBI belum menerapkan jangka waktu pendaftaran alias bisa daftar kapan saja. Secara umum, seharusnya email saya bisa langsung direspon. Sayangnya, ada sedikit drama karena saya belum memperoleh kejelasan hingga dua bulan lebih. Kenapa ya?

Ternyata oh ternyata, email saya kemungkinan terdeteksi spam sehingga terhapus dari inbox membership BBI. Setelah bertanya di twitter Bebi, hari senin tanggal 15 September 2014 jam 13.17 WIB, saya apply ulang. Satu bulan lebih kemudian, hari rabu tanggal 22 Oktober 2014 pukul 13.00 WIB, saya sudah memperoleh nomor ID yaitu BBI 1410260. Senangnya~

Oh iya, saat itu saya menggunakan blog khusus mahasiswa yang disediakan oleh kampus saya. Sesungguhnya blog itu saya buat hanya untuk syarat verifikasi penerimaan beasiswa saja. Satu tahun kemudian, memang dasarnya saya malas membuat blog baru, akhirnya blog yang hanya berisi satu postingan saja itu saya rombak ulang menjadi blog khusus buku. Hehe.

Setelah menjadi anggota resmi BBI, satu hal yang saya rasakan adalah saya memiliki lingkungan sosial baru yang sama-sama memiliki hobi dan kesukaan yang sama. Meskipun hanya di dunia maya, saya sudah cukup bahagia. Saya juga menemukan orang-orang yang suka menimbun buku seperti saya. Saat itulah saya merasa menimbun bukanlah dosa. Ahaha.

Saat awal bergabung, saya tidak kenal sama sekali anggota generasi pertama ataupun yang seangkatan pada generasi kedua. Bergabungnya saya di grup whatsapp BBI regional Jatim akhirnya membuka jalan perkenalan saya dengan member BBI lain. Lambat laun saya dijebloskan ke grup whatsapp regional Joglosemar. Di grup ini, member yang ada sudah campur aduk berbagai domisili dan generasi. Perkenalan saya makin bertambah.

Awal tahun 2016, ikatan saya dengan Bebi semakin dalam karena ditunjuk sebagai tenaga bantu untuk mengurusi forum BBI yang akan diluncurkan awal bulan februari sebagai jalur komunikasi baru. Saya yang sudah tidak berstatus mahasiswa tentu saja menerima kesempatan itu dengan segala hormat. Meski sekarang forumnya sepi sekali. Maafkan saya :(

Bicara apa lagi ya, hmm. Oh iya, sejak awal bergabung hingga detik ini saya beberapa kali memperoleh buntelan buku melalui jalur BBI. Tidak terlalu banyak memang. Namun semuanya berkesan. Dari BBI pula saya bisa mencicipi menjadi host blogtour. Terima kasih kepada para pihak yang memberikan kepercayaan kepada saya.

Saya yang saat ini tidak seperti masa-masa sebelum dan baru bergabung BBI. Jujur saya katakan bahwa salah satu motivasi saya menjadi member BBI saat itu adalah ingin mendapat buntelan buku gratis. Baik lewat tawaran penerbit, penulis, ataupun kuis giveaway. Memang receh sekali alasannya, saya akui itu. Namun, lambat laun mindset saya berubah.

Menjadi anggota BBI bukan hanya perkara buku gratis. Menjadi member BBI bukan melulu tentang jadi blogger eksis. Menjadi bagian dari BBI artinya jadi salah satu penggiat literasi di Indonesia yang makin tergerus habis. Mungkin awalnya hanya sekadar hobi membaca dan menulis. Namun, virus membaca telah disebarkan melalui postingan member yang manis.

Sebelum postingan ini semakin panjang dan membosankan, lebih baik segera saya akhiri saja. Harapan saya dengan bertambahnya usia BBI tahun ini, semoga turut meningkatkan semangat membaca para member. Semoga semua anggota generasi pertama, kedua, ketiga, keempat, dan kelima bisa akrab dan saling menyemangati dalam menimbun mengisi blognya.

SELAMAT ULANG TAHUN BLOGGER BUKU INDONESIA!!

Comments (7)

  1. Alvina

    Ya ampun ricooo aku jd merasa bersalah karena jarang aktif di forum jugaa. Huhuhuhu.

  2. Maaf ya Rico..sampai dua bulan kamu nunggu. Seingatku waktu itu kayaknya ga masuk spam. Tapi membership lagi sibuk aja, haha ^^;

    Masalah forum…bisa jadi agenda kedepannya juga gimana biar bisa rame lagi ya. Atau mau diramein di FB? Whichever work the best lah :)

  3. Bintang Permata Alam

    Hiiisshh jan gak sopan, masa ‘belum ada keinginan untuk saya tinggalkan’? Berarti suatu saat nanti om orik bakal ninggalin Bebi gitu? Sungguh teganya teganya *loh

    Btw, aku terkesan banget sama kalimat ini: “Menjadi bagian dari BBI artinya jadi salah satu penggiat literasi di Indonesia yang makin tergerus habis. Mungkin awalnya hanya sekadar hobi membaca dan menulis. Namun, virus membaca telah disebarkan melalui postingan member yang manis.” Hmm, dapet contekan dari mana? HWAHAHAHAHAHAHA *kabuuurrrrrr* *om canda om*

  4. “Menjadi anggota BBI bukan hanya perkara buku gratis. Menjadi member BBI bukan melulu tentang jadi blogger eksis.”

    Whoaaa..ini kalimat juara.. jd pengen masuk UB juga deh #eh

    Yuk digodog lagi, gimana biar forum BBI jadi rame. *padahal sendirinya jrg nulis jg di sana*

  5. Wah, mantap jiwa deh ini curhatannya…!!!

    Btw, kamu emang inget bener tanggal plus jam dan menitnya ato cuma ngarang doang? (ini beneran nanya, serius).

  6. “Namun, virus membaca telah disebarkan melalui postingan member yang manis.”
    Ini maksa banget belakangnya pake ..is. Hwahahaha~~
    Rico maaf yaa jarang mampir forum. Username sama password aja kayaknya lupa :(
    *dikeplak Iko*

  7. Menjadi bagian dari BBI artinya jadi salah satu penggiat literasi di Indonesia yang makin tergerus habis.

    like this quote!

    Keuntungan punya blog sendiri, bebas mendesain theme. dan itu adalah keasyikan tersendiri, co.

    tetap semangat.
    aku menunggu tema-tema tulisan tentang wisata buku di Malang.
    request ya :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*