Rss

A Direction of The Day After Tomorrow (Jilid 1)

coverdirection1

Judul: A Direction of The Day After Tomorrow (Jilid 1)

Komikus: Yamada J-Ta

Penerjemah: Ine Martiana

Penerbit: m&c!

Jumlah Halaman: 178

Terbit Perdana: Mei 2008

Kepemilikan: Cetakan Pertama, Mei 2008

ISBN: 9789792317787

cooltext-blurb

Karada Iokawa seorang gadis kecil yang ingin cepat dewasa. Shouko Nogami, wanita dewasa yang merindukan masa kecilnya. Nasib mereka berubah lewat batu permohonan. Si kecil jadi dewasa, sedang yang dewasa, jadi gadis kecil. Bagaimana mereka menjalani kehidupan mereka?

cooltext-review

Apakah kamu pernah menginginkan suatu hal yang ajaib dalam hidupmu? Akankah kamu bahagia dengan permintaanmu apabila bisa terkabul? Hal inilah yang dialami oleh dua tokoh utama komik yang memiliki prolog dan tujuh chapter ini. Keduanya saling memohon sebuah permintaan ajaib yang entah musibah ataukah anugerah, permintaan itu terkabulkan.

Iokawa Karada adalah gadis kecil yang akan memasuki dunia SMP setelah musim panas ini. ia tinggal berdua saja dengan kakak laki-lakinya bernama Iokawa Hiro setelah kematian kedua orang tuanya. Hiro kerja keras banting tulang untuk mencukupi kebutuhannya dan Karada yang masih kecil. Sayangnya, Karada menganggap dirinya adalah beban untuk kakakknya.

Masa lalu adalah sesuatu yang sudah pasti. Sekumpulan dari diri kita yang tidak bisa dihapus. Masa depan adalah sesuatu yang belum kita ketahui dan penuh dengan berbagai kemungkinan.

Di lain tempat, Nogami Shouko adalah rekan kerja sekaligus mantan pacar Hiro. Awalnya Hiro bekerja di luar negeri. Namun, karena insiden yang merenggut nyawa ayah ibunya, ia kembali ke Jepang dan memfokuskan diri merawat Karada. Hal ini menyebabkan hubungannya dengan Shouko harus diakhiri. Meskipun demikian, Shouko masih menyimpan rasa pada pemuda itu.

Dunia ini, terdiri dari hal-hal yang bisa kita ubah dan yang sama sekali tidak bisa kita ubah. Tetapi banyak sekali hal-hal yang sama sekali tidak bisa kita ubah.

Suatu hari, Karada dan Shouko berpapasan di jalan dan melewati sebuah batu yang dikeramatkan oleh masyarakat sekitar. Batu-batu tersebut ditempatkan dalam sebuah rumah kecil yang biasanya ditujukan untuk orang-orang yang meminta permohonan. Menganggap hanya iseng, Karada dan Shouko mengambil satu batu sambil memohon keinginannya terkabul.

Punyaku juga berubah jadi seperti arang. Aku sampai kaget. Kalau suatu permintaan sudah terkabul, mungkin jadinya seperti itu.

Siapa sangka permintaan Karada yang ingin segera dewasa dan Shouko yang ingin kembali menjadi anak kecil tiba-tiba terkabul dalam sekejap. Meski sangat kaget, mereka melibatkan Hiro dan berusaha kembali seperti semula. Masalah menjadi tambah rumit ketika Amino Tetsu, tetangga Karada yang curiga dengan kepergian teman sekelasnya itu secara tiba-tiba. Waduh!

Komik ini shoujo banget. Tokoh perempuan yang cantik dan tokoh laki-laki yang tak kalah cantik memang menjadi ciri khas komik semacam ini. Memang bagus sih, tapi jadinya agak kurang terlihat perbedaan laki-laki dan perempuan. Mungkin jika anak perempuan yang membaca komik ini akan merasa tertarik. Tapi kalau saya jadi merasa monoton. Hmm.

Secara isi cerita sesungguhnya cukup menarik. Permohonan yang terkabul secara tiba-tiba karena membawa batu yang disinyalir mengandung kekuatan gaib tidak umum saya jumpai. Namun demikian, meskipun sangat tidak masuk akal, kisahnya dikemas cukup realistis dan tidak menambah keajaiban itu lebih dalam lagi.

Namanya saja masih jilid pertama, tidak banyak hal seru yang bisa dijumpai. Semua masih tentang perkenalan tokoh dan awal mula konflik utama. Yang masih menjadi pertanyaan saya adalah mengapa Shouko ingin kembali menjadi anak-anak? Alasan keinginannya saya lihat belum sekuat keinginan Karada. Ataukah saya yang kurang teliti membacanya? Entahlah.

Akhir jilid pertama ini diakhiri dengan menggantung ketika Hiro, Shouko, dan Karada hendak ke sebuah daerah yang memiliki informasi cara mengembalikan tubuh mereka berdua. Secara tak sengaja, Tetsu melihat mereka dan terkejut saat menyaksikan tubuh Karada. Bagaimana kelanjutan kisahnya? Mari simak review saya untuk jilid kedua nanti ya!

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*