Rss

Death Note (Jilid 7)

coverdeath7

Judul: Death Note (Jilid 7)

Sub Judul: Zero

Komikus: Ohba Tsugumi & Obata Takeshi

Penerjemah: Frisian Yuniardi

Penerbit: m&c!

Jumlah Halaman: 200

Terbit Perdana: 2008

Kepemilikan: Cetakan Kedua, 2009

ISBN: 9789792316735

cooltext-blurb

Para penyelidik dan polisi sudah mengepung Higuchi yang memiliki Death Note. Apakah Light akan berhasil mendapatkan kembali Death Note miliknya? Lalu, apakah rencana yang sudah dirancang oleh Light sebelum disekap akan menjadi kenyataan? Fakta mengejutkan telah menunggu…!

cooltext-review

*WASPADA! Review ini kemungkinan mengandung spoiler jilid sebelumnya!* saya tidak dibiarkan “bernapas” oleh sang mangaka Death Note setelah jilid sebelumnya saya dibuat deg-deg-an. Sembilan chapter yang disuguhkan di jilid ketujuh ini lagi-lagi “menikam” jantung saya karena ada kejadian sangat besar yang menjadi titik balik “permulaan” baru di Death Note.

Jilid ketujuh ini dibuka dengan chapter yang isinya flashback ke masa-masa sebelum Light dikurung di dalam penjara. Ternyata, ia telah merencanakan hal yang sangat licik sekaligus jenius untuk menyelamatkan dirinya sendiri. Bahkan ia tega “mengusir” Ryuk dan menukar buku milik Rem dan Ryuk agar rencananya berhasil. Voila! Rencananya benar-benar brilian.

Tidak ada cara lain lagi. Pilih baik-baik orangnya, orang yang akan memakainya demi kedudukan, kesuksesan, dan uang. Kau harus menyerahkan buku itu padanya dalam waktu kurang dari sebulan! Kalau kau terlambat menyerahkannya, Misa akan lebih lama disekap.

Ryuk ternyata selama ini berada di dunia shinigami. Hal ini dikarenakan “buku” miliknya tidak ada manusia yang memilikinya. Pantas saja ia absen di jilid keenam kemarin. Namun, karena Misa dan Light telah dibebaskan, Light membuat Misa mencari keberadaan buku kematian milik Ryuk dan akhirnya shinigami tersebut bisa kembali ke dunia manusia. Hmm menarik.

Tidak bisa, Light… Misa tidak ingat namanya. Soalnya, waktu itu setiap hari Misa melihat nama dan umur berpuluh-puluh, bahkan beratus-ratus orang… Meskipun ingatan Misa kembali, bukan berarti Misa bisa ingat semuanya…

Pada pertengahan komik ini, saya sangat terkejut bahwa sang mangaka akan banyak “menghabisi” tokoh penting Death Note di jilid ketujuh ini. Saya tidak tega mengungkapkan siapa saja yang harus meregang nyawa di jilid ini. Yang jelas, sepak terjang L sang detektif jenius telah usai dan akan dimulai oleh Near dan Mello. Siapakah mereka berdua ini?

Karena ada banyak orang bodoh di dunia ini, meskipun L mati, bukan berarti semua orang lantas akan mendukung Kira. Berikutnya adalah pertempuran kedua…

Benar sekali, jilid ini adalah titik balik berakhirnya penyelidikan kasus Kira oleh L sekaligus dimulainya babak baru perburuan Kira sesungguhnya. Saya benci sekaligus kagum pada kelicikan Light yang memiirkan rencana sangat rapi, bahkan melibatkan Rem dan Ryuk yang masih tidak tahu apa-apa. Saya ragu Light ini sesungguhnya manusia atau bukan hahahaha.

Oh iya, pada akhir jilid keenam kemarin dan di awal jilid ketujuh ini sudah ketahuan siapa “Kira” yang berasal dari jajaran tinggi grup perusahaan Yotsuba. Sayangnya, “Kira” ini tidak sepintar Light bahkan sangat dungu dan seenaknya sendiri. Sudah bisa diduga akhirnya ia juga meregang nyawa karena kebodohannya sendiri. Sedangkan enam petinggi lainnya, meskipun sejak awal dijanjikan oleh L bahwa mereka akan baik-baik saja, ternyata janji hanya tinggal janji.

Seperti yang sudah saya singgung, kematian besar-besaran yang terjadi di jilid ini sangat menyakitkan. Saya speechless mengetahui siapa saja yang harus menutup usia karena Kira alias Light yang sudah ingat segalanya. Ada yang memang pantas mati, namun ada pula yang sangat disayangkan kematiannya huhuhu. Tetapi saya percaya bahwa kebenaran akan menang.

Ryuk muncul lagi! Hore! Saya cenderung lebih suka pada Ryuk daripada Rem. Ryuk sangat santai dan tidak memihak Light meskipun buku kematian miliknya dipegang oleh Light. Sedangkan Rem, meskipun shinigami, ia sudah sangat melibatkan perasaannya sendiri pada Amane Misa. Dan benar saja, hal itulah yang dimanfaatkan Light mencapai tujuannya. Huft.

Seperti yang sudah dikatakan Light, pertempuran kedua ini terjadi sekitar empat tahun kemudian ketika Light sudah menjadi polisi. Ia sudah memastikan bahwa dunia yang baru dengan Yagami Light sebagai “dewa” telah terjadi secara perlahan. Namun, keberadaan Death Note yang hampir tidak terendus tiba-tiba menimbulkan gejolak baru. Seperti apa gerangan?

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Previous Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*