Death Note (Jilid 6)

coverdeath6

Judul: Death Note (Jilid 6)

Sub Judul: Give-and-Take

Komikus: Ohba Tsugumi & Obata Takeshi

Penerjemah: Frisian Yuniardi

Penerbit: m&c!

Jumlah Halaman: 200

Terbit Perdana: 2008

Kepemilikan: Cetakan Kedua, 2009

ISBN: 9789792316728

cooltext-blurb

Setelah Yagami dan Amane, kini muncul KIRA yang lain. Namun, KIRA yang satu ini melakukan pembunuhan demi kepentingan pribadi dan berlindung di balik 8 orang kuat Yotsuba. Ryuzaki dan Light bekerja sama untuk menangkapnya, namun Matsuda-lah yang akan menentukan berhasil tidaknya rencana perburuan terhadap KIRA!

cooltext-review

*WASPADA! Review ini kemungkinan mengandung spoiler jilid sebelumnya!* Jilid kali ini sangat berbda dibanding lima jilid sebelumnya. Pada jilid kali ini, saya merasakan jantung berdegup kencang dan mata yang tak bisa berhenti membaca untaian kalimat dan menghayati setiap ceritanya. Semuanya seba memukau dan tidak diduga-duga.

Sembilan chapter yang disuguhkan diawali dengan rapat tertutup antar petinggi Yotsuba. Tidak seperti sebelumnya yang anggota rapat berjumlah delapan orang, kali ini hanya ada tujuh orang yang menghadiri rapat. Sudah bisa diduga bahwa salah seorang yang tidak hadir tersebut telah tewas dibunuh oleh “Kira” yang merupakan salah satu dari tujuh anggota yang lain.

Sebenarnya tidak perlu menunggu satu bulan. Jika sebelum satu bulan L sudah terbunuh, kita bisa langsung meminta bantuan Kira lagi. Dengan kata lain, kalau besok L mati, saat itu juga kita bisa meminta kembali bantuan Kira.

Keputusan akhir rapat yang hendak membunuh dua orang petinggi perusahaan pesaing membuat Light bertindak cepat menghubungi Namikawa, orang yang disinyalir bukanlah Kira. Setelah bercakap beberapa saat, Namikawa mengusulkan agar pembunuhan dilakukan sebulan lagi sambil menunggu “Coil” membunuh L. Semua setuju dan rapat diakhiri.

Kecerobohan Matsuda pada jilid yang lalu menawarkan Misa agar menjadi model iklan perusahaan Yotsuba ternyata dimanfaatkan L agar bisa menarik “Kira” yang sesungguhnya. Bersama Mogi, Misa mulai mendekati petinggi Yotsuba dengan mengikuti wawancara direksi. Tak disangka, saat pertengahan wawancara, Rem membuat Misa menyentuh kertas death note!

Kira kedua dipastikan memiliki Mata Shinigami. Sejak peristiwa di Sakura TV… Kalau yang diucapkannya benar, apapun yang terjadi, aku ingin gadis ini terus berada di sisiku.

Tindakan Misa yang berjumpa langsung dengan “Kira” tanpa pemberitahuan apapun pada yang lain membuat strategi L dan Light sedikit berubah. Tak tanggung-tanggung, Matsuda yang telah “tewas” dirasa sangat cocok tampil di Sakura TV dan memberikan kesaksian bahwa ia tahu siapa “Kira” yang ada di Yotsuba. Sosok asli “Kira” pun tidak tinggal diam.

Kau tetap harus pergi ke sana. Kalau tidak ada, kau memang tidak bisa berbuat apa-apa. Tapi kalau ada dan kau bisa menulis namanya, kau tidak akan dicurigai bila ada yang mati di Sakura TV.

Setelah jilid kemarin saya protes kenapa tidak ada update apapun pada tokoh yang tampil di sepanjang komik, pada jilid kali ini sudah ada update tokoh yang diperkenalkan, khususnya penghapusan tokoh polisi yang mati dan bertambahnya delapan orang petinggi Yotsuba. Sayangnya, jilid kali ini tidak menampilkan Ryuk. Saya penasaran kira-kira Ryuk kemana ya?

Inti konflik yang ada di jilid ini sesungguhnya bermula pada tahap wawancara Misa dengan petinggi Yotsuba yang akan menggunakannya sebagai bintang iklan. Namun, gara-gara Rem yang seenaknya sendiri menampakkan diri di depan Misa dan menceritakan siapa Misa, siapa Light, dan apa yang terjadi di masa lalu membuat rencana L sedikit berantakan.

Awalnya saya menganggap rencana L dan Light sangat bagus dan matang. Semua bagus dan tidak ada yang bisa dicurigai. Sayangnya, tindakan Misa yang ceroboh dan tidak matang membuat tidak logis taktik yang digunakan L dan Light, yang dimulai sejak Matsuda mulai muncul di Sakura TV. Beneran deh, strateginya sangat payah. Tetapi “Kira” kok ya tertipu. Zzz.

Yang paling tidak logis menurut saya adalah ketika “Kira” ingin mengetahui nama asli Taro Matsui alias nama Matsuda saat menjadi manajer Misa karena ia sangat khawatir identitasnya sebagai “Kira” akan terbongkar oleh Matsuda. Awalnya, ia mencoba menelepon Misa dan Mogi.

Namun, ketiadaan informasi siapa nama asli Matsui membuat “Kira” menghubungi direktur manajemen Misa. Dan dengan mudahnya sang “direktur” menyuruh “Kira” datang langsung ke kantornya dengan memberikan akses password pintu utama agar bisa melihat sendiri arsip nama asli Matsui (yang lagi-lagi telah dipalsukan oleh L) yaitu Yamashita Taichiro. Seriously?

Seorang direktur memberikan akses kemanan pintu masuk kantornya pada orang yang tak dikenal (terlihat dari “Kira” yang tidak memperkenalkan diri lebih dahulu) begitu saja tanpa ada kekhawatiran? Maksud saya, bisa saja kan ada yang menyalahgunakan hal itu. memang sih itu hanya taktik L semata. Namun saya juga tidak bisa mengabaikan aspek realistis dong. Huft.

Overall, jilid ini benar-benar membuat jantung saya berdebar khususnya sejak Matsuda tampil di Sakura TV dan melihat “Kira” mulai panik akan identitasnya yang akan terbongkar. Kekalutannya membuat otaknya tak bisa berpikir jernih dan “mengikuti” apa yang diperkirakan oleh L. meskipun demikian, hingga akhir komik jilid inipun saya masih dibuat penasaran karena “Kira” belum bisa diringkus padahal ia sudah terpojok di tepi jalan. Memang tidak mudah meringkusnya sebab “Kira” sudah melakukan “transaksi” dengan Rem. And then?

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*