Rss

Death Note (Jilid 5)

coverdeath5

Judul: Death Note (Jilid 5)

Sub Judul: Blackout

Komikus: Ohba Tsugumi & Obata Takeshi

Penerjemah: Frisian Yuniardi

Penerbit: m&c!

Jumlah Halaman: 200

Terbit Perdana: 2007

Kepemilikan: Cetakan Ketiga, 2009

ISBN: 9789792313796

cooltext-blurb

Untuk mengamankan Misa, Light yang terdesak meminta agar dirinya disekap. Setelah itu, ia memberitahu Ryuk untuk membuang DEATH NOTE miliknya! Apa yang sedang direncanakannya? Sementara itu, diam-diam KIRA beraksi kembali!

cooltext-review

*WASPADA! Review ini kemungkinan mengandung spoiler jilid sebelumnya!* Awal komik dibuka dengan kondisi Amane Misa, Yagami Light, dan Yagami Soichiro dipenjara oleh L. Misa dikurung karena dicurigai sebagai Kira kedua, Light dipenjara karena “merasa” menjadi Kira, dan Soichiro menyusul karena tidak kuat melihat anak kandungnya mendekam dibalik jeruji.

Tidak bisa! Sampai kuputuskan Light-kun adalah Kira atau bukan, apapun yang Light-kun katakan atau apapun yang terjadi, saya tidak akan mengeluarkanmu dari situ, terlebih ini juga atas permintaan Light-kun sendiri.

Light “mengusir” Ryuk dengan membuang hak kepemilikan death note. Akibatnya, semua ingatan tentang death note dan jati dirinya sebagai Kira menjadi lenyap. Hal ini membuat L sangat depresi karena kecurigaannya yang nyaris mutlak pada Light harus terbantahkan begitu saja. Namun, ini justru membuat Soichiro sangat bersyukur karena mereka semua akan bebas.

Setelah hampir dua minggu tidak ada “pembunuhan” massal penjahat lagi, tiba-tiba muncul Kira yang mengeksekusi banyak orang. Tidak hanya penjahat, ternyata ada orang tak berdosa yang menjadi korban. Setelah diselidiki L dan Light, ternyata Kira melibatkan orang-orang perusahaan Grup Yotsuba. Ada delapan orang yang menjadi dalang pembunuhan itu.

Pasti salah satu dari 8 orang di sini adalah Kira. Dengan begini, kita tidak bisa absen dari rapat ini. Ya, karena berarti mati.

Kedelapan orang itu adalah Ooi Takeshi, Mido Shingo, Kida Masahiko, Takahashi Eiichi, Higuchi Kyosuke, Shimura Suguru, Hatori Arayoshi, Namikawa Reiji. Mereka mengadakan “rapat” setiap jumat dan melaksanakan “eksekusi” pada akhir pekan. Mereka mengesankan bahwa yang dibunuh adalah orang jahat. Namun, ternyata ada pihak tertentu yang dieksekusi.

Belum sampai kasus ini berakhir, para penyelidik Kira yang masih berstatus polisi menghadapi pilihan yang amat sulit antara profesi atau dedikasi. Pasalnya, pemerintah memerintahkan seluruh jajaran kepolisian berhenti mengusut kasus Kira. Apabila tetap bersikeras, mereka harus mengundurkan diri menjadi polisi. Hal ini sangat membebani Aizawa.

Menangkap Kira dengan mempertaruhkan nyawa sebagai seorang polisi memang tidak salah. Tapi kalau mengejar Kira sampai harus berhenti dari kepolisian dan membuat keluarga jadi sulit, saya tidak bisa menganggapnya benar. Mati saat bertugas sebagai polisi adalah kehormatan, tapi mati saat jadi pengangguran adalah sia-sia.

Munculnya tokoh baru yang “diimpor” L dari luar negeri bernama Aiber yang profesinya sebagai penipu ulung dan Wedy si gadis pencuri yang lihai turut menyumbang keseruan cerita meskipun hanya tampil sekilas. Saya juga dibuat terkejut menyadari fakta bahwa Erald Coil, detektif bayaran yang disewa para petinggi Yotsuba ternyata adalah…baca sendiri saja ya :p

Saya tidak bisa membenci komik ini. Jalinan cerita penuh kejutan dan alur pemikiran yang memukau membuat saya tidak terasa telah membaca sembilan chapter yang disuguhkan. People change, time flies, everything can happens. Tidak ada lagi karakter hitam pekat ataupun putih cemerlang, khususnya tokoh utama. Semua serba abu-abu. Inilah keunggulan Death Note.

Sebagai pembuka, adanya sinopsis jilid sebelum-sebelumnya sebelum chapter pertama yang merangkum garis besar cikal bakal dan peristiwa penting Death Note membuat saya ataupun pembaca yang tidak marathon membaca semua seri jadi sangat terbantu. Sayangnya, perkenalan tokoh yang ditampilkan tidak diupdate alias sama teruuus. Kan jadi bosan.

Mengenai isi ceritanya, saya tidak akan bercakap lebih banyak lagi. masih tetap bagus. masih tetap stunning. By the way, halaman khusus how to use death note meskipun chapter-nya sudah berganti tetapi ada yang diulangi butir penjelasannya alias sudah disampaikan di chapter yang lalu. Saya jadi tidak terlalu tertarik lagi sih. Seharusnya setiap chapter isinya berbeda-beda.

Mengenai “hilangnya” Kira dan Kira kedua, jujur saya tidak memperkirakan akan terjadi seperti ini. Kalau semua Kira hilang, lantas bagaimana kasus ini akan berakhir? Eh ternyata ada “Kira” baru yang berasal dari grup Yotsuba. Meskipun hingga akhir jilid ini belum jelas siapa yang menjadi “Kira”, perilaku delapan orang itu sangat menjijikkan sebagai petinggi perusahaan.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Previous Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*