Hai, Miiko! (Jilid 19)

covermiiko19

Judul: Hai, Miiko! (Jilid 19)

Judul Asli: Kocchimuite! Miiko

Komikus: Ono Eriko

Penerjemah: Widya Anggraeni Winarya

Penerbit: m&c!

Jumlah Halaman: 192

Terbit Perdana: November 2008

Kepemilikan: Cetakan Pertama, November 2008

ISBN: 9789792332315

cooltext-blurb

Hore, hore! Yang ditunggu-tunggu sudah datang! Adik Miiko dan Mamoru!

cooltext-review

Miiko kembali lagii! Kali ini di jilid 19 ini ada sepuluh macam cerita yang berbeda-beda. Secara umum tidak semuanya memiliki kaitan. Namun karena ada satu momen penting yang terjadi di jilid ini, maka saya akan memberika kesan pada cerita-cerita yang masih satu lingkup kejadian ya. Apakah itu? Kelahiran adik Miiko dan Mamoru! Horee!

Benar sekali, kali ini Yamada Miiko dan adik laki-lakinya, Yamada Mamoru, mulai disibukkan dengan kondisi Mama yang hamil tua. Pada bab pertama berjudul Mamoru Si Calon Kakak, dikisahkan bagaimana syndrom “calon kakak” yang harus selalu mengalah dalam cukup banyak hal membuat Mamoru sangat tidak nyaman. Ia bahkan menangis kencang saat makan.

Kenapa… Kenapa selalu saja Miiko yang duluan! Kenapa aku harus… selalu ngalah…

Berganti menuju cerita lain, kali ini sangat heboh pada bab berjudul Adik Lahir! Dikarenakan Papa sedang bekerja di luar kota dan Mamoru ada lomba pidato, Miiko terpaksa tidak masuk sekolah karena harus menemani Mama yang ternyata hendak melahirkan! Awalnya Miiko merasa proses persalinan hanya satu jam. Namun ternyata sangat lama. Ia sangat khawatir.

Selama melahirkan adikmu… Ibumu sangat mencemaskanmu.

Ketika adik Miiko sudah lahir, ia diberi nama Yamada Momo. Suatu pagi yang cerah, pada bab berjudul Momo-chan, Tertawa Dong! mengisahkan kehadiran teman baik Mamoru, Kobayashi Yuka, yang akan mengerjakan PR bersama. Sayangnya, Mamoru terlalu fokus dengan adik barunya sehingga membuat Yuka sangat sedih. Tak pelak hal ini turut membuat Momo heboh.

Hari ini sangat senang… Bisa pergi ke rumah Mamoru. Tapi Mamoru… sama sekali tak peduli padaku!

Pada bab yang berjudul Inikah Rasanya Jadi Kakak? menceritakan kondisi Miiko ketika curhat pada Yukko perihal perasaannya saat Momo mempunyai baju yang sama dengannya. Ia merasa yang pantas dan bisa mendapat pujian adalah adik yang lebih kecil. Ternyata Yukko juga berpendapat serupa. Sedangkan Mari? Ia justru membawa perspektif baru sebagai seorang adik.

Kakak kan sosok kita meniru dandanan keren? Apa salahnya kalau kita tiru?

Aaaaa saya masih suka dengan kisah Miiko. jilid kali ini membawa momentum babak baru kehidupan Miiko sebagai kakak seorang bayi perempuan yang manis. Saya sangat tersentuh ketika Miiko harus menemani Mama yang berjuang melahirkan selama berjam-jam. Ia tidak bisa tenang sehingga menghubungi Kenta Tappei. Yang terjadi selanjutnya so sweet banget deh.

Pada jilid kali ini pembaca sudah dibawa dengan bumbu-bumbu romantis anak SD yang mulai suka dengan lawan jenis. Sebenarnya saya sangat malas dengan romansa percintaan yang dibawa pada dunia anak-anak. Tetapi sepertinya saya harus memberi pengecualian pada kisah Miiko dan kawan-kawan. Sang mangaka tidak berlebihan dalam memberikan cinta-cintaan itu.

Sebagai contoh, apa yang dilakukan Tappei pada Miiko yang sedang panik di rumah sakit mungkin terkesan sangat so sweet. Sebenarnya itu hal yang jika dibawa ke perspektif orang dewasa tentu sangat chessy abis. Apalagi jika dilanjutkan dengan hal yang bagaimana-bagaimana. Namun, Ono Eriko menyuguhkan hal itu dengans sederhana yang sangat tulus.

Adanya “rival” cinta Tappei bernama Yoshida Takuya yang juga suka pada Miiko tentu memuat saya gemas. Berbeda dengan Tappei yang sok-benci-tapi-mau, Yoshida adalah tipikal si-jujur-memang-suka pada Miiko. saya jadi berandai-andai apakah Miiko akan terus berlanjut dengan Yoshida ataukah menjadi “peka” dengan kode-kode Tappei selama ini. Huft.

Oh iya, pada jilid kali ini ada yang berbeda dengan jilid yang terakhir kali saya review. Pada jilid ini ada bonus setiap akhir cerita atau bab. Bonus tersebut bisa berupa komik empat panel tamat atau tanya jawab dari pembaca ke Ono Eriko atau bisa kesan dan cerita sekelumit dari mangaka saat mengerjakan Miiko. Baik cerita utama atupun bonus semuanya bagus. Well done!

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*