Rss

Medafighter Rintarou! R1 (Jilid 1)

covermeda1

Judul: Medafighter Rintarou! R1 (Jilid 1)

Judul Asli: Medafighter Rintarou! Medafighter R1

Komikus: Fujioka Kenki

Penerjemah: Randohri Neko

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 180

Terbit Perdana: 2004

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2004

ISBN: 9789792058628

cooltext-blurb

Awalnya, ini semua gara-gara Ryo dan Koji yang bertengkar karena berebut perhatian Karin pada Hari Natal. Akhirnya, aku, Kantaros, Ikki, dan Metabee malah turut terlibat dalam pertarungan akbar yang seru di Meda Tower pada Malam Tahun Baru itu.

cooltext-review

Suatu masa, pada tahun 2021, bumi mendapatkan sebuah hujan debu dari bintang biru. Debu-debu ini bukanlah debu biasa, melainkan debu bintang yang memiliki kemampuan magis bisa menghidupkan robot ketika diubah bentuknya menjadi medal. Oleh karena itu, muncul robot-robot yang disebut dengan medabot yang artinya robot yang menggunakan medal untuk hidup.

Komik ini memiliki lima bab, yang pertama adalah X-Project. Suatu hari, di SD Ginjo, Arika sangat bersemangat mengajak sahabat baiknya, Tenryo Ikki, dan medabot milik Ikki, Metabee, untuk mengikuti lomba yang diadakan saat festival sekolah sebelah, SD Kameyama. Di sana, terjadi sedikit insiden karena Metabee disangka medabot milik seorang champion di daerah itu.

Kalau dilihat baik-baik, ini bukan Kantaros, dyans. Salah orang, kuma. (Halaman 25)

Ya benar, akibat kesalahpahaman itu, Metabee jadi geram dan akhirnya bertarung dengan Kantaros, medabot milik Namishima Rintarou. Pada bab berjudul Kekalahan Kantaros ini terlihat seru pertarungan dua medabot yang jenisnya sama persis. Kemarahan Metabee karena kejahilan Unikura Bafusaku, Samejima Hasuke, dan Kinme Mutsuki membuatnya menang telak.

Maaf saja, tapi karena duel adalah duel.. Sesuai peraturan, parts milikmu aku ambil. (Halaman 56)

Meninggalkan Karin dan Ikki, mari beranjak ke bab ketiga berjudul Mecha Impian. Rintarou yang sangat depresi karena kekalahan Kantaros akhirnya mengajak Bafusaku, Hasuke, dan Mutsuki sesama penggusur klub Meda cewek menjadi Meda cowok. Mereka ingin membuat Kantaros hidup kembali dengan tampilan yang jauh lebih gahar dan memiliki kekuatan lebih dahsyat.

Kalian belakangan ini makin hilang bayangannya, yaaa. Meda-CW nggak ada giliran tampil, kuma. (Halaman 87)

Bab keempat sudah mulai ada tokoh baru. Awalnya Ikki, Metabee, dan Arika ingin merayakan malam tahun baru di rumah. Tiba-tiba di televisi ada siaran langsung pertarungan medabot atau robattle antara Kaiba Ryo dan Mach Massive melawan Karakuchi Koji dan Ramtam. Bab berjudul Love Robattle (Bagian Awal) ini adalah pertarungan memperebutkan Karin #capedeh.

Memang Kak Ryo adalah Hyper Medafighter ternama dalam negeri. Aku pun hormat dan kagum pada Kak Ryo. Tapi… (Halaman 125)

Sebagai penutup, ada bab Love Robattle (Bagian Akhir). Di sini, entah bagaimana ceritanya, tiba-tiba Rintarou dengan Kantaros yang telah berubah menjadi Heracles Type KBT dan Ikki bersama Metabee ikut-ikutan bertarung memperebutkan Karin. Pertandingannya juga cukup sederhana yaitu menyelamatkan Karin di puncak Tokyo Meda Tower. Siapakah yang menang?

Mach Massive Kakak terlalu banyak hiasan. Dalam ruangan sempit seperti ini, speed type mecha pun tidak berguna, dong!? (Halaman 154)

Hmm, saya mengenal medabot ini lebih dahulu melalui anime yang sempat ditayangkan di televisi swasta belasan tahun silam setiap hari minggu. Bahkan saya juga pernah memainkan video game nya di GBA emulator. Intinya, saya suka dengan konsep pertarungan robot yang menggunakan medal dan bisa mengambil parts medabot lawan yang kalah.

Tetapi, sayangnya saya harus kecewa ketika membaca versi komiknya. Secara cerita memang sama saja sih. Namun, komik ini bisa saya katakan sangat berantakan dalam hal penyampaian dan alur cerita. Saya kerap dibuat bingung oleh komikus karena strukturnya tidak jelas. Jalan cerita seenaknya sendiri dan tidak runtut. Semuanya serba tiba-tiba tanpa ada intermezo.

Pada bagian awal, seharusnya ada alur perkenalan yang runtut. Meskipun sudah ada halaman tersendiri tentang tokoh siapa saja yang berperan sepanjang jilid perdana ini, tetapi alur pengenalan sepanjang cerita yang berjalan sama sekali tidak nyaman dibaca. Untuk artwork, jenis gambar yang seperti arikatur, bukan komik, agak kurang sedap dipandang. Selera aja sih.

Yah di balik itu semua, saya jadi sedikit mengetahui tentang dunia medabot. Hal ini pada akhir bab pertama, ada empat halaman khusus yang menceritakan apa itu medabots (khususnya Metabee dan Kantaros yang bertibe KBT) dan apa saja yang melekat padanya. Oh iya, saya juga tahu ternyata meskipun memiliki medal dan bentuk yang berbeda, mereka punya kode sendiri.

Misalnya Ramtam milik Koji adalah tipe STG atau Sabertooth Tiger, Mach Massive milik Ryo adalah tipe KWG atau Kuwagata alias kumbang capit, sedangkan Metabee dan Kantaros adalah tipe KBT atau Kabuto Mushi yang merujuk pada kumbang tanduk. Jadi meskipun ada nama sendiri-sendiri, ternyata ada aturan khusus tentang kode tipe setiap medabot.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*