Angel Duster

coverangel

Judul: Angel Duster

Komikus: Sakurai Susugi

Penerjemah: Widya Anggraeni

Penerbit: m&c!

Jumlah Halaman: 177

Terbit Perdana: September 2007

Kepemilikan: Cetakan Pertama, September 2007

ISBN: 9789792313574

cooltext-blurb

Para malaikat yang diturunkan ke dunia punya misi menyelamatkan manusia sampai tanggal 24. Dalam hujan yang deras, sesosok malaikat bertemu dengan seorang pemuda yang terus menunggu di tempat yang dijanjikan. Sebuah kisah yang lembut di malam kudus!

cooltext-review

Pada bulan terakhir tahun 2016 ini, saya ingin menutupnya dengan menyuguhkan beberapa reiew komik one-shot alias komik yang langsung tamat. Sedangkan komik-komik saya yang lain yang tipe serial ataupun ceceran jilid yang terpisah akan saya tuliskan untuk tahun 2017 nanti. Salah satu komik one-shot yang saya tayangkan pada postingan kali ini adalah komik dari Jepang berjudul Angel Duster.

Komik ini berisi lima cerita pendek yang masing-masing cerita memiliki kisah dan tokoh yang berbeda. Kisah pertama tentu saja Angel Duster. Bersetting pada malam Natal 24 Desember, ada seorang(?) malaikat dari langit yang turun ke bumi dan bertugas membantu manusia yang mengalami kesulitan. Malaikat berwujud gadis muda ini sesungguhnya sejak enam hari yang lalu berada di bumi. Namun, ia belum menemukan target manusia yang tepat untuk ditolong.

Pertemuannya dengan seorang pemuda yang menunggu di sudut kota pada malam bersalju membuat si gadis malaikat (saya sebut GM saja) tertegun. Si pemuda yang menunggu (saya sebut PM) ini sedang menanti seorang gadis. GM seharusnya tidak bisa dilihat oleh manusia. Namun, entah kenapa tiba-tiba PM bisa melihat GM dan mengusir GM yang hendak membantu PM. Saya merasa cerita pertama ini benar-benar menyebalkan.

Aku tak tahu bagaimana membuat manusia gembira, juga tak pernah berpikir untuk menyelamatkan manusia. Aku ingin punya arti eksistensi sebagai malaikat… meski hanya sekejap. (Halaman 30)

Tokoh yang nggak jelas namanya siapa aja benar-benar membuat saya kesal saat menuliskan review ini. kan menyulitkan saya dalam mengarahkan pembaca ke tokoh yang saya maksud. Selain itu durasi halaman yang seharusnya bisa dimanfaatkan komikus untuk mengemas cerita yang padat nan berisi justru disia-siakan. Kalau boleh saya katakan, cerita Angel Duster ini memanjangkan hal tak berguna dan justru menghilangkan hal penting. Intinya begitu.

Superlovers in The Sun adalah cerita kedua. Tidak seperti amarah saya ketika membaca cerita pertama, kisah kedua ini jauh lebih baik. Saya Koito adalah siswi SMA yang lahir dari perkawinan manusia dan makhlk penghisap darah (yah, sebut saja vampir). Oleh sebab itu, Koito sangat benci musim panas karena ketika ia bersekolah harus berjumpa dengan sinar matahari.

Saking tidak kuat dengan matahari, Koito sepanjang hari tidur di klinik sekolah. Malam harinya? Ia memangsa darah pemuda hidung belang yang menggodanya. Tak disangka kelakuan Koito diketahui Takewaka, teman sekelasnya yang tiba-tiba mengajaknya berpacaran selama satu bulan. Koito menerima tawaran Takewaka agar ketika satu bulan telah berakhir, Koito bisa kembali pada kebiasaan lamanya tanpa diganggu Takewaka. Benarkah begitu?

Setelah menghisap darah mereka, kubuat mereka tidur pulas dengan cara hipnotis. Mereka takkan ingat lagi. (Halaman 52)

Unik sekali tokoh Koito ini. Gadis vampir yang tidak suka matahari justru bersekolah pada musim panas yang akhirnya hanya tidur di klinik sekolah. Saya suka pada kejadian mengenaskan Koito karena kebodohannya sendiri. Selain itu hari-hari “berpacaran” antara Koito dan Takewaka juga menarik untuk disimak. Apalagi ketika menjelangg akhir cerita, Koito mengkhianati janjinya pada Takewaka. Namun, kegigihan Takewaka berakhir manis.

Cerita ketiga adalah Cat in The Boat yang lagi-lagi menurut saya terlalu ajaib. Ajaibnya apa? Gini ya, seorang (lagi-lagi) gadis remaja bernama Sawako pada pagi hari Natal menemukan seekor kucing yang bisa berbicara di sepatu boot hitam di samping tempat tidurnya. Sawako tidak tahu bagaimana asal muasal si kucing bisa ada di kamarnya.

Berlanjut di sekolah, Sawako memiliki musuh bebuyutan bernama Hachiouji. Dia ini tipikal cowok tampan dan kaya raya yang suka menggoda Sawako dengan memanggilnya Sabako. Status Sawako sebagai anak tukang ikan yang kerap membawa bekal berbagai olahan ikan tak luput menjadi bahan godaan Hachiouji. Tidak perlu saya ceritakan lagi ya bagaimana akhir cerita ini.

Tapi, anak tukang ikan tak mungkin jadian dengan seorang pangeran yang benci ikan. Itu sebabnya aku tak pernah berpikir untuk mengutarakan perasaanku. (Halaman 99)

Sudah tahu betapa ajaibnya cerita ketiga ini? Ya benar, ceritanya benar-benar FTV dan too good to be true. Ditambah keajaiban si kucing yang bisa berbicara dan sanggup melakukan hal ajaib juga membuat saya sesebal membaca kisah pertama. Ending cerita yang melibatkan Hachiouji dan Sawako melengkapi kejengkelan saya. Sikap Hachiouji yang tiba-tiba berubah membuat saya ingin protes pada sang mangaka.

Fake Romance sebagai cerita keempat menurut saya tidak terlalu buruk. Alkisah ada seorang siswa SMA bernama Koyuki Sonokawa. Ia bertetangga dengan kakak kelasnya bernama Kuma Yoshiharu. Mereka berdua adalah teman sejak kecil sehingga mereka sangat dekat layaknya orang berpacaran. Ketika dalam perjalanan berangkat sekolah, Koyuki menerima pelecehan seksual di bis. Melihat hal itu, Kuma meminta Koyuki pura-pura menjadi pacarnya.

Koyuki menerima ajakan itu karena ia merasa Kuma bisa diandalkan dalam melindungi dirinya. Pun demikian dengan Kuma yang merasa berura-pura pacaran bisa menghalau cewek-cewek yang ingin mendekatinya, termasuk Miyano, teman seangkatan Kuma. Status pura-pura pacaran ternyata tidak berlangsung mulus. Beberapa kejadian yang mengguncang batin Koyuki harus membuatnya mengambil keputusan yang melibatkan Kuma. Bagaimana akhirnya?

Kalian ini teman sejak kecil, tapi hubungan kalian terlalu dekat. Lagipula, aku tak suka melihat Kuma bersama orang lain. (Halaman 145)

Oke. Cerita ini sebenarnya seru. Pura-pura pacaran demi alasan masing-masing pihak memang menarik. Trauma yang dialami Koyuki memang harus dilindungi agar tidak terjadi lagi. Kuma sebagai teman Koyuki sejak kecil tentu saja tidak akan membiarkan hal itu menimpa tetangganya itu. Apalagi Kuma juga gerah terus didekati cewek-cewek. Yang saya pertanyakana dalah, mengapa harus pura-pura pacaran sih? Wong ya mereka sama-sama demen. Zzzz!

Dust Box adalah cerita terakhir yang sangat singkat cerita ini adalah lanjutan dari cerita Angel Duster. Durasi halaman yang sangat sedikit dan saya rasa tidak ada menarik-menariknya membuat saya tidak akan membicarakannya lebih lanjut. Akhir kata secara keseluruhan komik ini mungkin disukai para perempuan. Tapi saya tidak suka. Nggak tahu lagi kalau Mas Anang. Cmiiw. Sampai jumpa lagi dilain kesempatan.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus