King of Bandit Jing (Jilid 1)

coverjing1

Judul: King of Bandit Jing (Jilid 1)

Komikus: Kumakura Yuichi

Penerjemah: Alex Pribadi

Penerbit: m&c!

Jumlah Halaman: 216

Terbit Perdana: Mei 2003

Kepemilikan: Cetakan Pertama, Mei 2003 

cooltext-blurb

Dari bintang yang berkilauan sampai anggur berharga, pasti bisa dicurinya. Dialah King of Bandit Jing. Sasaran Jing kali ini ialah harta terkenal di Kota Bandit, Double Mermaid. Selain itu, Kapal Hantu serta Anggur Penghenti Waktu. Juga menarik perhatian Jing dan Kir.

cooltext-review

Dalam dunia komik, saya rasa tidak ada lagi istilah baik dan buruk. Keberpihakan pembaca pada sisi baik dan buruk ditentukan oleh sang tokoh utama. Suatu hal yang dianggap buruk, bisa saja justru “didukung” oleh pembaca karena sang tokoh utama yang menjadi pusat cerita melakukan hal “buruk” tersebut. Sepperti cerita dalam komik yang akan saya bahas kali ini. mengisahkan seorang anak laki-laki bernama Jing yang sehari-hari menjadi seorang bandit.

Bandit? Jahat dong! Hmm, meskipun sesungguhnya ia melakukan hal “buruk”, peran Jing yang menjadi tokoh utama membuat saya mengikuti keseharian Jing bersama burung sahabatnya, Kir, mencuri barang-barang dari penjuru negeri. Komik ini terdiri dari empat chapter yang masing-masing mengisahkan perjalanan Jing dan Kir dari satu kota ke kota yang lain dalam rangka mencuri barang-barang berharga.

Chapter pertama berjudul Kota Bandit. Sesuai judulnya, kali ini Jing dan Kir tiba di sebuah kota yang dipenuhi oleh berbagai macam bandit. Di kota ini, Jing dan Kir berniat mencuri sebuah barang berharga bernama Double Mermaid. Di tengah jalan, mereka berdua bertemu dengan Nenek Jingle yang memberi tahu letak Double Mermaid, yaitu di puncak menara batu yang dijaga ketat oleh Walikota Cognac.

Ngincar juga, ya? bahaya sekali, lho. Menara itu jadi ajang pertarungan para bandit yang mati-matian ingin mendapatkan double mermaid. (Halaman 21)

Chapter kedua berjudul Misteri Kapal Setan yang berlokasi di sebuah kota bernama Blue Hawaii. Kali ini Jing dan Kir dikejutkan dengan kemunculan Kapal Setan yang kerap meneror penduduk di lepas pantai kota ini. sayangnya, niat hati ingin mencari tahu kebenaran rumor tersebut, mereka berdua justru terlibat masalah dengan Rose, sang polwan muda kota Blue Hawaii.

Nggak, kok. sama sekali nggak ada tanda-tanda ada penjaga… Satu-satunya yang bergerak cuma jangkar yang mendengkur… (Halaman 95)

Ya benar, setelah menimbang-nimbang, Rose ikut bersama Kir dan Jing menyelidiki kapal setan itu. perjalanan mereka bertiga tertuang dalam chapter berjudul Keadaan Si Raja Bandit. Ketika mereka terancam, Kir, sang burung yang menemani Jing, bisa “menyatu” dengan Jing dan mengeluarkan jurus pamungkas bernama Kir Royal. Oleh karena itu, mereka bertiga dapat menyusup ke kapal setan yang ternyata adalah Kasino Morte Calon.

Di kasino ini, manusia tidak bermain dengan uang… Tapi uanglah yang mempermainkan manusia! (Halaman 135)

Chapter terakhir mengambil setting di kota Adonis alias Kota Waktu. Pada cerita yang berjudul Duel Maut di Kota Waktu ini, Jing dan Kir bermaksud mencuri harta bernama Anggur Penghenti Waktu. Sayangnya, kota ini bukanlah kota yang mudah untuk disinggahi. Jangankan mencuri, melewati penjaga gerbang Kota Waktu saja bagaikan pertaruhan nyawa. Semua ini tak lain dan tak bukan karena Kota Waktu sangat tidak menerima keterlambatan.

Kedatanganmu terlambat 2 jam 37 menit 29 detik dari jam kunjungan hari ini… Kembali saja nanti. (Halaman 170)

Bandit? Hmm bukan sebuah “profesi” yang umum disebutkan dimasa kini. Benar saja, setting waktu yang entah kapan dan tempat yang entah di belahan Bumi sebelah mana membuat profesi bandit sah-sah saja diberlakukan. Jangankan penggunaan kata, segala macam keanehan dan keganjilan juga normal-normal saja disuguhkan sepanjang cerita di komik ini.

Meskipun tema dan beberapa unsur komik ini mengingatkan saya pada beberapa judul lain, saya mencoba menepisnya. Saya memusatkan perhatian pada segi menariknya komik ini saja. Ternyata sukses! Saya suka dengan profesi Jing yang notabene masih anak-anak menjadi Raja Bandit, nama-nama unik kota dan harta incaran, serta konsep Kir yang “menyatu” dengan Jing saat menghadapi berbagai masalah,

Layaknya jilid pertama, berbagai hal di jilid kali ini hanyalah sebagai tahap perkenalan. Berbagai pertanyaan masih menggantung seusai saya menutup halaman terakhir komik ini. konsep 5W+1H masih berkecamuk menuntut jawaban. Sayangnya saya harus berpuas diri dengan akhir kisah yang bersambung. Untuk mengobati kekecewaan saya, ada halaman bonus berisi kumpulan sketsa awal beberapa tokoh yang cukup menarik. Sudah ya, bye bye!

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*