xxxHOLiC (Jilid 2)

coverxxx2

Judul: xxxHOLiC (Jilid 2)

Komikus: CLAMP

Penerjemah: Leona

Penerbit: Level Comics

Jumlah Halaman: 184

Terbit Perdana: 2008

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2008

ISBN: 9789792710663

cooltext-blurb

Sebelum dikenal sebagai ‘dunia’, dunia bukanlah sesuatu yang satu.

cooltext-review

Selamat malam. Langsung saja ya, lagi males basa-basi huahahhaak. Seperti janji saya pada review sebelumnya, kali ini saya akan memberikan sedikit bocoran tentang tokoh dari judul komik apa yang dihadirkan CLAMP dalam xxxHOLiC ini. ada yang sudah tahu? Ya benar! Sakura dan Syaoran (serta Kurogane dan Fai D. Flourite) dari komik Tsubasa RESERVoir CHRoNiCLE. Saya tidak perlu mengupas adegan apa yang mereka lakukan karena secara lengkap bisa dicek di review saya untuk jilid tersebut :p

Kali ini Yuko tidak lagi didatangi oleh pengunjung toko. Justru Watanuki dan Yuko sedang plesiran ke suatu tempat untuk mengunjungi seorang peramal kenalan Yuko. Hal ini awal mulanya karena Watanuki mengetahui bahwa gadis pujaan hatinya, Himawari Kunogi, suka dengan dunia ramalan. Oleh karena itu, daripada mempercayai ramalan picisan di majalah remaja, Yuko mengajak Watanuki mengunjungi kenalannya itu.

Meramal diri sendiri itu salah satu hal yang dilarang. Lain soal kalau tiba-tiba muncul sendiri. (Halaman 55)

Sayangnya, Yuko menemukan bahwa tempat tinggal sang peramal telah dihuni oleh “peramal” yang lain. Alih-alih balik kanan, mereka berdua tetap masuk ke rumah itu. Bagaimana respon Watanuki dengan “peramal” itu? mengapa Yuko tetap keukeuh masuk dan ingin berbincang dengan orang yang menempati rumah kenalannya? Apakah ada hal yang salah?

Meninggalkan hasil ramalan yang heart warming, kali ini Watanuki dibuat kesal bukan kepalang karena Himawari menampakkan rasa sukanya pada lelaki lain, yaitu Shizuka Domeki. Pria ini sebenarnya satu angkatan dengan Watanuki namun benda kelas. Entah kenapa setiap kali berjumpa dengan cowok ini, Watanuki selalu emosi. Apalagi kali ini Himawari cenderung “memihak” Domeki.

Iya, sih. Tapi, sejak pertama kali bertemu, entah kenapa bawaannya pengen marah terus! Ditambah lagi dia agak-agak meremehkan orang lain! Groaaarrr. (Halaman 123)

Demi mengobati rasa kesal Watanuki, akhirnya Yuko menawarkan diri agar Watanuki bisa berkencan dengan Himawari, namun dengan jumlah orang yang lebih banyak. Yup, Yuko mengajak Watanuki, Himawari, dan Domeki bermain Cerita 100 Kisah. Kebetulan Domeki bertempat tinggal di sebuah kuil sehingga Yuko ingin mengadakan disana.

Anyway saya baru tahu untuk bermain permainan ini, setiap pemain (eh atau orang biasa ya) menggunakan yukata. Atau memang ini hanya akal-akalan Yuko? Entahlah. Namun yang jelas saya merasa senang melihat tampilan para tokoh berbalutkan kain yukata. Awalnya permainan ini tidak terlalu seram. Setiap orang menceritakan kisah hantu secara bergiliran.

Namun semua berubah ketika secara tiba-tiba banyak roh jahat (atau hantu, mungkin) yang ikut “berpartisipasi” dalam permainan itu. Watanuki bahkan hampir terjebak dalam “pelukan” para hantu. Untung saja Domeki dapat “membebaskan” Watanuki dan permainan itu berakhir. Karena hal ini, Yuko memberikan sebuah pandangan baru kepada Watanuki mengenai kelanjutan hidupnya. Apakah itu?

Well well well, semakin kesini saya jadi betah dan menikmati sekali ceritanya. Apa ya, mungkin saya memang kurang cocok dalam menikmati cerita CLAMP lain yang penuh pertarungan dan “dunia lain” yang jauh berbeda. Namun xxxHOLiC ini masih dalam koridor masa kini dengan bumbu “dunia lain” yang tidak terlalu dominan. Pendek kata, masih bisa dimaklumi lah.

Secara umum, saya menjadikan xxxHOLiC ini salah satu judul yang saya favoritkan. Apalagi karakter Watanuki yang selalu ditindas Yuko membuat saya sering cengengesan. Kalau bicara outfit dan segala pernak-perniknya, CLAMP benar-benar juara banget. Yang perlu diperhatikan mungkin hanyalah proporsi tubuh. Saya agak aneh sih melihat tokoh berkaki jenjang bagaikan lidi hanya memiliki tubuh pendek standar.

Penambahan tokoh Himawari dan Domeki akhirnya memberikan warna lain dalam komik ini. setidaknya jadi sedikit terlihat bahwa kehidupan Watanuki tidak hanya di toko milik Yuko saja bersama Maru dan Moro. Sayangnya, saya tidak ada stok lagi komik xxxHOLiC ini, sehingga saya tidak bisa menikmati perjalanan hidup Watanuki dan Yuko. Males mencari kelanjutannya adalah alasan klasik saya hahaha.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*