X (Jilid 4)

coverx4

Judul: X (Jilid 4)

Sub Judul: Their Destiny Was Foreordained, 1999.

Komikus: CLAMP

Penerjemah: Abigail Natalya

Penerbit: Level Comics

Jumlah Halaman: 188

Terbit Perdana: 2005

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2005

ISBN: 978979207084

cooltext-blurb

Gempa besar di Tokyo. Hanya Seven Seal-lah yang dapat menyelamatkan Tokyo dari kehancuran. Jika berhasil, Kamui akan tahu rahasia tentang dunia, masa depan, ibu, dan dirinya.

cooltext-review

Kelanjutan komik X masih ada nih. Setelah meninggalkan jilid kedua yang masih samar-samar inti cerita sesungguhnya, pada jilid keempat ini sudah mulai jelas asal muasal kisah dan mau dibawa kemana hubungan kita, eh kehidupan Kamui. Cerita dibuka dengan kesedihan mendalam kakak beradik Fuuma dan Kotor setelah kehilangan satu-satunya orang tua mereka.

Pada saat yang bersamaan, Kamui menghilang entah kemana bersama Sorata. Saya tidak tahu sih mereka berdua ini sedang ada misi untuk apa. Namun yang jelas ternyata mereka hendak berjumpa dengan Hinoto, sang peramal sekaligus orang yang memberikan “mimpi” pada Kamui ketika masih terluka berat.

Jangan khawatir, Kamui. Jika terjadi apa-apa padamu, aku akan memasang tubuhku untukmu. Itu adalah takdirku. (Halaman 70)

Berjumpa langsung dengan Hinoto di ruang bawah tanah gedung parlemen Jepang memberikan waktu lebih banyak bagi Kamui untuk mencerna “mimpi” yang ia alami sebelumnya dengan lebih lengkap dan jelas. Hinoto sesungguhnya tidak berbicara langsung pada Kamui, melainkan langsung “berujar” pada hati Kamui, baik di dunia nyata maupun di dunia “mimpi” Kamui.

“Mimpi” yang dikira Kamui hanyalah halusinasi ternyata adalah ramalan masa depan Bumi menurut “terawangan” Hinoto. Ia memperlihatkan bagaimana rusaknya Jepang, khususnya Tokyo akibat gempa bumi dahsyat yang melanda. Gempa ini bukanlah sembarang gempa, melainkan gempa dahsyat yang diakibatkan bangkitnya tujuh Naga Bumi atau disebut Angels sehingga membuat bencana dan kematian massal.

Kamui, hanya kau yang dapat mencegah gempa besar di Tokyo. memimpin naga langit dan menyelamatkan dunia ini. kau pasti menyadari. (Halaman 113)

Ya benar, Naga Bumi dapat dikalahkan dengan tujuh pasukan Naga Langit atau bisa disebut sebagai Seals. Yak benar, orang seperti Sorata dan Yuhto merepresentasikan naga-naga tersebut. Sorata mewakili Naga Langit dan Yuhto mewakili Naga Bumi. Sayangnya, salah satu pasukan bisa menang apabila dipimpin oleh seseorang yang hebat, yaitu Kamui. Nah, kira-kira Kamui akan berpihak ke siapa ya? Naga Bumi yang akan menciptakan dnia baru ataukah Naga Langit yang mempertahankan kehidupan?

Melompati jilid ketiga ternyata tidak membuat saya ketinggalan cukup banyak. Bahkan saya bersykur membaca jilid keempat karena berisi informasi penting sebagai pemahaman awal untuk mengikuti cerita berikutnya. Yah, meskipun saya tidak bisa mengikuti lagi dikarenakan tidak memiliki jilid-jilid selanjutnya hahahahak.

By the way, saya risih sekali dengan gambaran CLAMP yang cuantik-cuantik. Bukannya saya anti dengan yang cantik, tetapi melihat gambar tokoh Kamui yang cantik banget, mengalahkan kecantikan Kanoe, membuat saya meragukan “kejantanan” sosok Kamui. Yah sebenarnya kepribadian dan sikap tokoh tidak tergantung dari gambar sih. Hanya agak terganggu saja.

Sejauh ini saya suka tokoh Sorata. Dia periang dan humoris. Cocok sekali ketika ditengah percakapan serius atau adegan penting, sosok Sorata memberikan penyegaran sehingga tidak tegang melulu. Akhir kata, sekian saja yang bisa saya tuliskan mengenai X jilid keempat ini. oh iya sampai sekarang saya belum paham arti judul X hehe. Sayonara~

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus