Dr. Slump (Jilid 16)

coverslump16

Judul: Dr. Slump (Jilid 16)

Komikus: Toriyama Akira

Penerbit: Rajawali Grafiti

Jumlah Halaman: 192

 

cooltext-review

Komik Dr. Slump jilid keenam belas ini adalah jilid terakhir yang saya miliki sekaligus yang saya baca. Dalam jilid ini terdapat 14 cerita yang amat sangat jauh berkembang dibandingkan jilid sembilan yang terakhir kali saya baca sebelumnya. Perkembangan tersebut meliputi tokoh-tokoh yang berperan dan setting waktu dan tempat yang tergambarkan dalam komik.

Saya suka denga cerita pertama yaitu yang berjudul Halaman Jawaban Khusus. Tidak seperti kisah yang lain, kali ini Toriyama Akira, sang mangaka, hadir dalam cerita dengan dalih bertanya beberpa hal pada tokoh ciptaannya sendiri. Pertanyaan itu sesungguhnya adalah pertanyaan dari pembaca setia komik Dr. Slump.

Yang pertama, Toriyama bertanya pada Dr. Slump mulai dari denah rumah, penampilan Arale yang jauh berbeda, hingga sumber pendapatan Profesor yang “terlihat” tidak bekerja. Selain Dr. Slump, Toriyama juga bertanya kepada Kitty, Arale, dan alien yang sempat menyerang bumi. Selain Toriyama, sang asistennya sendiri juga ikut muncul sambil ngerecoki Toriyama yang sedang melakukan wawancara.

Sebel. Cuma kasih 300 yen tanya banyak amat. Minta aku omong apa saja!! (Halaman 7)

Satu hal yang berkembang pada jilid kali ini adalah keluarga Slump yang semakin ramai. Pada awalnya Slump yang membujang hanya hidup bersa Arale, robot ciptaannya. Kemudian ada Kitty sang alien misterius yang diangkat menjadi adik Arale. Plus berbagai robot ciptaan Slump. Namun kali ini sudah ada pertambahan anggota.

Kitty ada dua yang entah dari mana hadirnya. Kemudian ada balita bernama Turbo sebagai anak Slump. Anak? Ya benar. Akhirnya Slump sudah menikah dengan perempuan bernama Weni (atau Sansan?) dan memiliki anak jenius bernama Turbo. Hal ini cukup menggembirakan karena pada banyak jilid sebelumnya, Slump selalu apes dan tidak bisa menyatakan perasaan pada Bu Wini (atau Weni? Atau Sansan?)

Cerita kesembilan yang berjudul Apa Kabar Kampung Pinguin 10 Tahun Lagi adalah cerita lain yang menarik minat saya. Kali ini (lagi-lagi) Toriyama Akira muncul pada manga ciptaannya dan ingin memberikan sesuatu yang baru yaitu berkunjung ke Desa Pinguin sepuluh tahun kemudian. Hal ini semata-mata agar Toriyama bisa menghadirkan hal fresh di komiknya sendiri.

Satu fakta yang mengejutkan yang terjadi pada Desa Pinguin sepuluh tahun lagi adalah semua tokoh anak-anak Dr. Slump jadi saling menikah. Mulai dari Baby dan Arale, Taro (atau Jimmy?) dan Kulin, Kudo (atau Upay?) dan Ajen, serta Sisy dan Tuki. Entah kenapa mereka semua adalah teman masa kecil, seolah-olah tidak ada dunia lain selain Desa Pinguin dan tidak ada orang lain selain kawan bermain mereka sendiri.

Dia sudah punya anak. Dia sendiri kayak anak-anak!! (Halaman 117)

Kado dari Profesor Markus adalah kisah kesepuluh yang menggelitik bagi saya. Jadi ada seorang rofesor yang sesungguhnya jenius. Namun ambisinya menguasai dunia membuatnya memandang Arale sebagai musuh terkuat yang harus dikalahkan. Kali ini ia ingin mengalahkan Arale bukan melalui pertempuran langsung, melainkan dengan trik khusus.

Pada saat itu kebetulan adalah malam natal. Seluruh warga Desa Pinguin merayakan dengan sukacita. Profesor Markus menyelundupkan sebuah bom yang dibungkus kain layaknya kado dan diletakkan di bawah pohon natal. “Kado” tersebut rencananya akan meledak ketika dibuka oleh salah satu anggota keluarga Slump. Waduh, bagaimana nasib Arale ya?

Dulu untuk jatuhkan Arale, aku hanya perhatikan senjata… Kini telah kutemukan cara mudah! (Halaman 128)

Selain minimnya identitas buku dan penulisan kalimat dalam balon kata yang (masih) sukar dibaca, jilid ini saya rasa adalah jilid yang cukup menjengkelkan. Komik ini halamannya dibuka dari kanan ke kiri, tetapi beberapa halaman ada yang harus dibaca dari kanan ke kiri juga. Tentu hal ini membuat saya sebagai pembaca jadi heran sendiri kenapa panel komiknya jadi tidak beraturan.

Satu hal lagi yang membuat saya heran adalah siapa sih nama aslinya tiap tokoh disini? Saya sadar bahwa komik asli Jepang ini di-Indonesia-kan karena pada masa itu komik Jepang yang mengikuti gaya cerita dan tata caranya tidak lumrah di Indonesia. Namun semakin kesini kok jadi tidak konsisten dalam hal penamaan karakter. Contohnya? Silakan baca paragraf-paragraf saya diatas.

Kemudian pada jilid ini saya akhirnya menemukan bagaimana Arale bisa berjalan dan “hidup” layaknya manusia hingga sekian lama. Ternyata ada bahan bakar energi bernama Serat “A” yang khusus diciptakan Dr. Slump untuk Arale. Mengenai ramuannya saya tidak tahu, karena sepertinya hanya Slump yang tahu. Oleh karena itu Profesor Markus mengincar Slump, alih-alih Arale. Ups #spoiler. Sampai jumpa pada komik lainnya~

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus