Dr. Slump (Jilid 3)

coverslump3

Judul: Dr. Slump (Jilid 3)

Komikus: Toriyama Akira

Penerbit: Rajawali Grafiti

Jumlah Halaman: 192

 

cooltext-review

Toriyama Akira adalah komikus Dr. Slump yang sekaligus komikus judul lain yang sangat fenomenal, Dragon Ball. Jujur saja, saya kurang bisa menikmati keseruan Dragon Ball  dalam komik (dan anime yang sudah beranak jadi banyak season). Namun dugaan saya salah ketika membaca komik Dr. Slump ini. saya tidak sengaja sih menemukan komik ini di tempat loak buku bekas, tujuh tahun yang lalu.

Setelah tujuh tahun teronggok di timbunan, kini saya sudah mulai menjamahnya. Dan ternyata seru! Mengisahkan seorang profesor jenius tetapi aneh bernama Dr. Slump yang menciptakan dua anak ajaib bernama Arale dan Kitty. Ada 13 cerita dalam komik ini yang satu sama lain tidak saling berkaitan. Jadi saya ambil beberapa yang menarik ya.

Ada kisah kedua berjudul Puput Anak Modern. Ceritanya, anak balita bernama Puput sedang bermain pasir di taman. Tak disangka, pertemuannya dengan Arale dan Kitty yang menurutnya aneh membuat ketiga anak ini bermain bersama. Yang menggelika adalah setiap PUput kaget atau marah, dia jadi…pipis.

Undur-undur kepalamu peang! Kau membuatku kaget tadi! Sampai-sampai aku ngompol 4 tetes nih…! (Halaman 21)

Lanjut pada cerita ketujuh yaitu Ke Pulau Aneh I kemudia bersambung menuju cerita kedelapan berjudul Ke Pulau Aneh II. Cerita dibuka ketika Dr. Slump menemuukan rekaman video aneh dari dalam rumah. Ternyata itu adalah ayah Dr. Slump yang entah bagaimana sukses menebak problema asmara yang dihadapi anaknya sendiri.

Dr. Slump memang sudah lama menaksir Bu Wini, guru sekolah Arale di SMP Asal Bayar Desa Pinguin Village. Nah, untuk menyelamatkan garis keturunan Dr. Slump, sang ayah menyarankan membuat sebuah ramuan ajaib yang terbuat dari berbagai macam bahan aneh, termasuk air mata raja iblis. Waduh! Apakah ramuan itu akan berhasil?

Siapapun yang minum jamu ini langsung jatuh cinta sama kamu! Aku nikah sama ibumu pakai jamu ini juga! (Halaman 92)

Cerita yang akan saya singgung kemudian adalah kisah kedua belas yang bertajuk Superman Payah. Jadi, desa tempat Arale dan Dr. Slump tinggal ada berbagai macam spesies manudia yang aneh, termasuk Superman. Bedanya, Superman ini memang sangat payah. Niat hati membantu orang yang kesulitan, apa daya justru membuat kekacauan dimana-mana.

Si Super Goblok yang katanya menangkap makhluk Mars, ternyata menangkap ikan lelenya Si Doel! (Halaman 162)

Satu hal yang ingin saya tanyakan ketika membaca komik ini adalah: Penerjemahnya siapa sih?? Saya bisa mengira-ngira komik ini diterbitkan pada tahun 90an (atau mungkin sebelumnya), mengingat berbagai kosakata yang digunakan masih “unik” dan cenderung kasar. Saya sih tidak terganggu, justru emosi setiap kalimat jadi tersampaikan dengan greget.

Selain itu, ada banyak hal yang di-Indonesia-kan, mulai dari lagu bintang kecil, indomie, sholat maghrib, dan lain sebagainya. Padahal komik yang berasal dari Jepang pasti tidak lumrah dengan hal itu. Namun setting waktu dan tempat komik Dr. Slump yang tidak jelas ini juga membuat penafsiran lokasi di Indonesia dengan segala pernak-perniknya juga tidak bisa disalahkan sih.

Satu hal yang cukup mengganggu adalah penulisan kalimat di balon kata masih memakai tulisan tangan, alih-alih ketikan kompter. Saya memahami mungkin kala itu masih sulit teknologi komputer. Namun bentuk huruf yang terkadang berbeda membuat saya harus pintar membaca tulisan yang “unik” ini. Oh iya, ada permainan seru dan sisipan proses pembuatan komik Dr. Slump lho disela-sela pergantian cerita. Tunggu review berikutnya ya…

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*