Digimon 02 (Jilid 17)

coverdigimon0217

Judul: Digimon 02 (Jilid 17)

Komikus: Hongo Akiyoshi

Penerjemah: Rahmi Vanina K.

Penerbit: m&c!

Jumlah Halaman: 160

Terbit Perdana: Januari 2003

Kepemilikan: Cetakan Pertama, Januari 2003

ISBN: –

cooltext-blurb

Courage

Friendship

Sincerity

Knowledge

Love

Miracle

Kindness

Hope

cooltext-review

Kali ini adalah jilid terakhir dari judul Digimon 02. Berbeda dengan jilid-jilid sebelumnya, jilid kali ini hanya terdiri dari dua kisah saja yang cukup panjang. Hal ini tidak mengherankan karena sejak awal satu kisah yang disuguhkan mewakili satu episde anime. Jadi total 50 episode anime terangkum dalam 17 jilid komik yang masing-masing berisi tiga kisah, kecuali jilid penutup ini.

Oh iya, dalam seri penutup kali ini, saya persembahkan pada mendiang Wada Kōji, sang penyanyi berbagai lagu dalam seri Digimon, yang telah tutup usia pada tanggal 3 April 2016 akibat penyakit kanker. Tdak bisa saya pungkiri bahwa ketika membaca komik khususnya adegan peperangan, suara khas Wada Kōji terngiang-ngiang dalam benak saya. Semoga engkau damai selalu, Pak :’(

Kisah pertama berjudul Armor Digivolve Terakhir. Kali ini keenam anak terpilih tidak lagi berhadapan dengan Arukenimon, melainkan Belialvamdemon, digimon sangat jahat yang bermaksud menguasai dunia nyata dan dunia digital. Sampai-sampai senjata pamungkasnya bisa membuat dunia lain sehingga mengelabui anak-anak terpilih.

Sayangnya, atau bisa saya katakan untungnya, dunia ciptaan Belialvamdemon ini membuat semua keinginan anak-anak terpilih bisa terkabul. Akibatnya, Ex V-mon, Fladramon, dan Lighdramon sebagai digivolve V-mon bisa muncul bersamaan. Tidak lupa Hawkmon bisa berdigivolve tiga kali dan menghadirkan Holsmon, Shurimon, dan Aquilamon.

Takeru juga tidak mau kalah dan turut menghadirkan Angemon, Pegasumon, dan Holyangemon. Iori juga ikut memanggil Digmon, Ankylomon, dan Submarimon. Terakhir, Hikari bisa membuat Tailmon digivolve menjadi Nefertimon dan Angewomon. Semua digimon itu dibantu Stingmon berusaha mengalahkan Belialvamdemon.

Kekuatan seperti ini harusnya belum cukup untuk mengalahkanku. Tapi bagaimana mungkin kalian bisa mengalahkanku? (Halaman 47)

Merasa terdesak karena Belialvamdemon semakin kuat, akhirnya keenam digimon melakukan DNA digivolve dan menghasilkan gempuran Imperialdramon (versi petarungnya Paildramon), Silphymon, dan Shakkoumon. Sayangnya semua serangan sia-sia belaka. Bahkan Belialvamdemon sudah membuat bumi terselimuti dengan kegelapan. Kalau terus dibiarkan, bumi akan musnah.

Kisah terakhir berjudul Dunia Digital Kami yang menghadirkan perjuangan anak terpilih lain dari seluruh dunia. Meskipun diselimuti oleh kegelapan, cahaya terang dari digivice para anak terpilih sanggup menuntun digimon lain guna menghadapi sang digimon iblis. Sayangnya, gempuran itu hampir sia-sia karena ada semangat yang pupus dari anak anak non-terpilih. Bagaimana akhirnya ya?

Huh! Gabungan seluruh pasangan digimon!? Aku tidak takut! Meskipun kalian semua bergabung, tetap bukan tandinganku! (Halaman 99)

Pada akhir kisah Digimon 02 ii, jujur saya akui saya kecewa. Karena Digimon 02 ini merupakan sekuel Digimon Adventure, saya jadi membandingkan ending masing-masing seri. Dan meskipun Digimon Adventure memiliki akhr kisah yang tidak terlalu jelas (sampai kemudian dilanjutkan di Digimon tri), namun ending seri kedua ini benar-benar antiklimaks.

Kalahnya Belialvamdemon yang hendak menguasai bumi dan dunia digital hanya karena hal sangat-sangat sederhana membuat saya gemas. Rasanya segala macam digivolve dan perjuangan mati-matian para digimon anak terpilih terasa sia-sia belaka. Mungkin karena saya yang tidak membaca secara lengkap sehingga tidak bisa mengerti alasan jelasnya? Enahlah.

Oh iya, jumlah anak terpilih yang amat sangat buanyak sekali dan tersebar di seluruh dunia meruntuhkan pemahaman saya pada seri Digimon Adventure. Saya kala itu hanya menganggap anak terpilih hanya ada tujuh orang (eh tambah satu dink). Namun melhat digivice para anak terpilih di seluruh dunia yang bentuknya sama dengan milik Taichi dkk, membuat saya berpikir eksklusifitas Taichi dkk tidak lagi terasa.

Oh iya, sedikit kejutan yang muncul di akhir kisah adalah adanya Gennai! Saya ingat rupa Gennai di Digimon Adventure yaitu kakek-kakek pendek dengan rambut putih dikuncir kuda, ternyata di Digimon 02 digambarkan masih muda. Wah wah, berbeda sekali. Akhir kata, epilog yang disuguhkan menggambarkan 25 tahun setelah peristiwa itu terjadi.

Kali ini digimon sudah hidup berdampingan dengan damai. Namun untuk bertemu, harus memasuki dunia digital lebih dahulu. Setiap anak terpilih dari seri Digimon Adventure dan 02 muncul dengan generasi penerus masing-masing (psst, ada yang menikah lho!) dan membuat akhir cerita semi menggantung dengan petualangan yang tidak pernah berakhir..

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus