Digimon 02 (Jilid 10)

coverdigimon0210

Judul: Digimon 02 (Jilid 10)

Komikus: Hongo Akiyoshi

Penerjemah: Rahmi Vanina K.

Penerbit: m&c!

Jumlah Halaman: 160

Terbit Perdana: September 2002

Kepemilikan: Cetakan Pertama, September 2002

ISBN: –

cooltext-blurb

Courage

Friendship

Sincerity

Knowledge

Love

Miracle

Kindness

Hope

cooltext-review

Era kekejaman Kaisar Digimon yang diperankan oleh Ichijouji Ken sekarang telah berakhir. Namun ternyata tidak hanya sampai di situ saja kekacauan yang terjadi di dunia digital. Semua ini dikarenakan oleh digimon jahat bernama Arukenimon yang menguasai menara kegelapan dan berusaha menghancurkan dunia digital.

Perangkap Serangga adalah judul kisah pertama dalam komik jilid ini. Ceritanya, keenam anak terpilih (ya benar, Ken tergabung dalam rombongan anak terpilih ini) mendapat undangan dari Arukenimon ke kediamannya. Merasa ini saat yang tepat mengalahkan lawan kuat tersebut, semua anak terpilih memasuki dunia digital.

Dengan menangkapnya, kita bisa menghentikan kekuatan kegelapan. (Halaman 18)

Baru juga masuk ke dunia digital, Ken, Iori, dan Daisuke diserang oleh sekumpulan Gokimon dan Kinemon di dalam rumah Arukenimon. Sedangkan Takeru, Hikari, dan Miyako diserang oleh Flymon. Wah, kira-kira mereka bisa meringkus Arukenimon tidak, ya?

Memasuki kisah kedua berjudul Arukenimon, Wanita Laba-Laba. Anak-anak kini berhadapan langsung dengan digimon berbentuk wanita yang kemudian berubah bentuk menjadi laba-laba besar. Takeru, Hikari, dan Miyako masih belum bisa kabur dari serangan digimon murka, akhirnya Ken, Iori, dan Daisuke yang menjadi sasaran.

Dengan mengganggu suara suling, kita bisa memulihkan para digimon. Iya, kan? (Halaman 68)

Tepat saat terdesak, Wormmon dan V-mon melakukan DNA digivolve dan berubah menjadi Paildramon. Sayangnya, ditengah pertarungan dengan Arkenimon tersebut, muncul Mumymon yang menyelamatkan Arukenimon dan membuat pertarungan tersebut berakhir sia-sia. Akhirnya anak-anak terpilih meninggalkan rumah Arukenimon.

Memasuki cerita ketiga adalah Wujud Kegelapan, Blackwargreymon. Diawali oleh Arukenimon yang berkeinginan membuat digimo jahat yang terbuat dari helai rambutnya dan menara kegelapan. Mumymon memberikan dukungan penuh kepada wanita digimon itu sebagai bentuk kecintaannya.

Digimon yang terbuat dari satu atau lebih menara kegelapan, pasti kalah! Kalau mau mengalahkan mereka, kita harus pakai 100 menara kegelapan, dong. (Halaman 122)

Yak, benar sekali. Akhirnya muncul digimon baru yang terbuat dari banyak menara kegelapan bernama Blackwargreymon. Seperti yang kia ketahui, Wargreymon adalah digimon yang sangat kuat. Dengan versi jahat bernama Blackwargreymon ini, Paildramon sebagai satu-satunya tumpuan untuk mengalahkannya pun tidak berkutik. Bagaimana akhirnya?

Satu hal yang saya sadari ketika membaca komik Digimon 02 ini, terlebih dengan kondisi loncat-loncat tidak berurutan, adalah saya lupa nama digimon! Huahahahak. Meski dulu saya sangat menyukai anime ini, tetapi ingatan anak usia SD tidak semuanya termigrasi ke usia masa kini. Beberapa kali saya lupa siapa nama beberapa digimon, lupa pula sebelum digivolve, digimon tersebut berasal dari digimon apa.

Adegan yang kurang nendang, misalkan saat bertarung, seperti ada yang hilang, adalah hal lain yang saya sayangkan. Seperti yang sudah saya ungkapkan pada resensi sebelumnya, komik yang mencuplik adegan anime memberi dampak patah-patah alias tiap panel tidak ada kesinambungan. Berbeda dengan komik asli yang memang digambar di atas kertas.

Selain itu, saya cukup bingung dengan metode membaca komik ini. Komik ini dibuka dari kanan ke kiri, namun bacanya dari kanan juga. Berbeda dengan komik kebanyakan yang dibuka dari kiri dan dibaca dari kanan ataupun dibuka dari kanan dan dibaca dari kiri. Saya tidak tahu apakah ini kesalahan penerbit ataukah dari sononya.

Berbicara mengenai tema cerita, sesungguhnya ceritanya amat sangat sederhana, karena pangsanya memang untuk anak-anak. Mengenai si baik melawan si jahat. Tapi satu hal yang membuat saya suka hingga sekarang adalah adanya digimon yang beraneka rupa dan digivolve yang berbeda jauh dari bentuk asalnya. Sampai jumpa pada resensi berikutnya~

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus